4 April 2026
Beranda blog Halaman 37821

Dinkes Minta Korban Banjir Waspada Leptospirosis

Jakarta, Aktual.co — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang, Madura, meminta warga korban banjir di wilayah itu waspada terhadap penyakit leptospirosis, yakni jenis penyakit yang disebabkan oleh kencing tikus.

“Sebab jenis penyakit ini biasanya mudah menyerang manusia, apabila menyentuh air yang bercampur dengan kencing tikus,” kata Kepala Dinkes Sampang Firman Pria Abadi kepada Antara per telepon di Sampang, Jawa Timur, Minggu (22/3) pagi.

Pada musim banjir seperti sekarang ini, kata Firman, penularan penyakit leptospirosis akan sangat mudah, karena genangan air terjadi dimana-mana, bahkan hingga masuk ke kamar rumah warga.

Ia menjelaskan, sebenarnya, pihaknya telah menyampaikan imbauan kepada masyarakat melalui petugas medis yang ada di masing-masing puskesmas agar masyarakat waspada. “Tapi media, perlu juga membantu menyuarakan, hal ini, agar segera tersebar luas, sehingga sosialisasi tentu akan lebih optimal,” katanya.

Tahun lalu, Pemkab Sampang pernah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) dalam kasus leptospirosis itu. Kala itu sebanyak 95 orang terserang jenis penyakit karena terinfeksi kencing tikus itu, dan sebanyak 10 orang di antaranya meninggal dunia.

“Tentunya, kami tidak ingin, kejadian sebagaimana tahun lalu terulang lagi,” kata Firman.

Leptospirosis adalah penyakit akibat bakteri Leptospira sp yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia atau sebaliknya (zoonosis). Di Indonesia sendiri, penularan jenis penyakit ini paling sering terjadi melalui tikus pada kondisi banjir.

Sebab, menurut Kepala Dinkes Sampang Firman Pria Abadi, dalam keadaan banjir menyebabkan adanya perubahan lingkungan seperti banyaknya genangan air, lingkungan menjadi becek, berlumpur, serta banyak timbunan sampah yang menyebabkan mudahnya bakteri leptospira berkembang biak.

Selain leptospirosis, jenis penyakit lain yang juga perlu diwaspadai bagi warga korban banjir ialah penyakit gatal-gatal dan diare.

Artikel ini ditulis oleh:

DPR: Libatkan Sejumlah Birokrasi, Wajar Kasus UPS Dilimpahkan ke Bareskrim

Jakarta, Aktual.co — Pelimpahan kasus dugaan korupsi pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) di DPRD DKI Jakarta dari Polda Metro Jaya kepada Bareskrim Mabes Polri dinilai sebagai hal yang wajar.
Alasannya, dalam kasus tersebut diduga adanya keterlibatan jajaran birokrasi pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan menyangkut jumlah uang yang besar.
Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani melalui keterangan tertulisnya kepada wartawan, di Jakarta, Sabtu (21/3).
“Dalam kaca mata saya ketika kasus tersebut diambil atau dialihkan kepada Bareskrim, maka paling tidak ada dua hal yang jadi pertimbangan. Pertama, karena kasus tersebu berpotensi melibatkan jajaran birokrasi pemprov DKI Jakarta serta menyangkut jumlah uang yang besar,” ucap Arsul.
“Kedua, ada semacam konvensi di kepolisian jika dengan quantum kasus seperti itu, maka biasanya kasus diangkat ke level kepolisian satu tingkat lebih tinggi, dan itu biasa kita lihat baik di kabupaten atau kota,” imbuhnya.
Ia pun mengatakan bahwa penanganan kasus korupsi ini, juga dapat menjadi ajang pembuktian bagi korps Tribrata ini dalam penangan kasus korupsi.
“Kita sama-sama lihat apakah nantinya Bareskrim akan melakukan penegakan hukum sesuai bukti yang ditemukannya. Karena, kasus ini sudah terungkap dan menjadi perhatian publik, sehingga ada pertaruhan reputasi bagi Bareskrim jika tidak diproses secara benar,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novak Djokovic Akan Hadapi Federer di Final Indian Wells

Jakarta, Aktual.co — Petenis peringkat satu dunia Novak Djokovic menaklukkan petenis Inggris Raya Andy Murray 6-2, 6-3 untuk mencapai final BNP Paribas Terbuka di Indian Wells pada Sabtu (Minggu WIB), di mana ia akan berhadapan dengan petenis peringkat dua dunia Roger Federer.

Federer mengalahkan petenis Kanada Milos Raonic 7-5, 6-4 untuk mencapai final ATP Masters 1000 ke-40 dia dan akan memainkan ulangan final tahun lalu ketika ia kalah dari Djokovic dalam pertarungan tiga set.

Djokovic kini mencatatkan enam kemenangan beruntun atas petenis Skotlandia itu sejak kekalahannya di final Wimbledon 2013, dan menggenggam rekor 17-8 sepanjang sejarah pertemuan mereka.

“Itu benar-benar berjalan dengan lancar sejak awal,” kata Djokovic. “Saya keluar dengan intensitas yang tepat dan Andy banyak melakukan kesalahan sendiri. Saya hanya bermain solid dan saya gembira dengan penampilan ini,” kata Djokovic setelah pertandingan yang berlangsung selama satu jam 28 menit itu.

“Saya mengharapkan pertarungan, selalu seperti itu dengan Andy namun hari ini saya rasa ia tidak sedekat di mana ia ingin berada dengan kualitas tinggi. Saya hanya bergantung di sana dan memainkan taktik yang tepat.” Sang juara bertahan mematahkan servis Murray sebanyak tiga kali untuk memenangi set pembuka, dan tidak pernah terlihat memerlukan tiga set untuk mengamankan tempatnya di final.

Djokovic, yang telah menang tiga kali di Indian Wells, terlihat tajam sejak awal sedangkan Murray hanya melakukan dua servis pertama pada enam angka pada game pembukanya.

Murray melakukan serangkaian kesalahan sendiri dan setelah tertinggal satu set, ia kesulitan untuk menemukan jalan untuk dapat membalik momentum.

Pada set pertama yang berlangsung ketat, Federer melakukan “break” untuk unggul 6-5 ketika Raonic melepaskan pukulan “backhand” yang terlalu panjang, namun ia tetap memegang kendali pada set kedua. Raonic, mencapai semifinal setelah mengalahkan Rafael Nadal pada Jumat.

Artikel ini ditulis oleh:

Redam Maraknya Penyalahgunaan, Sulbar Dukung Deklarasi Gerakan Nasional Anti Narkoba

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, mendukung penuh atas dilaksanakannya deklarasi gerakan nasional anti Narkoba sebagai bentuk meredam maraknya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya di daerah tersebut.
“Pemprov sangat respek dengan kegiatan deklarasi gerakan anti Narkoba yang nantinya dipusatkan di anjungan pantai Manakarra Mamuju,” kata Wakil Gubernur Sulbar, Aladin S Mengga di Mamuju, Sabtu (21/3).
Menurutnya, penyalahgunaan Narkoba semakin mencemaskan sehingga pemerintah terus bersosialisasi akan dampak penyalahgunaan barang haram itu. Apalagi, jumlah ketergantungan terhadap Narkoba tren-nya semakin meningkat sehingga perlu gerakan untuk memerangi peredaran Narkoba.
“Narkoba merupakan musuh besar yang dihadapi bangsa ini. Dampak penggunaan narkoba sangatlah berbahaya bagi generasi kita sehingga memang perlu ada langkah strategis untuk meredam masuknya Narkoba di Indonesia khususnya di Sulbar,” ungkap Aladin.
Aladin menyampaikan, semua pihak harus saling bahu membahu untuk memerangi penyalahgunaan Narkoba karena tanpa dukungan masyarakat maka upaya meredam masuknya Narkoba akan sia-sia.
Kegiatan kampanye gerakan anti Narkoba ini merupakan kerja sama antara pemerintah provinsi Sulbar, Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulbar, Polri, TNI, Kemenkumhan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta berbagai organisasi kemasyarakatan yang ada di daerah.
Sementara itu, Pengurus MUI Sulbar, Muhammad Tasrif menyampaikan, jajarannya akan ikut memimpin pembacaan deklarasi gerakan nasional anti narkoba yang akan berlangsung di anjungan pantai Manakarra, Mamuju.
Tasrif mengatakan, narkoba merusak bangsa sehingga patut untuk dijauhi dari bahaya narkoba. Apalagi, narkoba merupakan barang yang haram sebab bisa merusak jasmani dan rohani.
Ia mengatakan, ikrar ini merupakan sikap umat Islam untuk membasmi peredaran narkoba dalam mewujudkan generasi muda yang berakhlak mulia dalam membangun bangsa ini.
“Untuk membasmi narkoba ini, paling penting adalah kesadaran masyarakat yang harus ditingkatkan akan bahaya narkoba,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Ratusan Remaja Lubukbasung Ikuti Pelatihan Khatib Jumat

Jakarta, Aktual.co — Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), mengadakan pelatihan Khatib Jumat dan penyelenggaraan jenazah bagi 122 remaja dan pemuda daerah itu, Sabtu (21/3).
Ketua Umum BKPRMI Kecamatan Lubukbasung, Supriadi, mengatakan peserta pelatihan yang diadakan di aula Kementerian Agama Kabupaten Agam, berasal dari utusan nagari se-Kecamatan Lubukbasung.
Ia menambahkan, pelatihan ini diadakan selama dua hari Sabtu hingga Minggu (22/3). Pada hari pertama, pelatihan penyelenggaraan jenazah dan hari kedua pelatihan Khatib Jumat.
Pemateri di antaranya dosen UMSB Padang Firdaus, guru Pondok Pesantren H. Miskin Padang Panjang Mutaqin, dan dari Kanwil Kemenag Sumbar Amrizal.
Pelatihan ini bertujuan untuk memperbanyak warga yang bisa tampil menjadi khatib Jumat dan penyelenggara jenazah, karena masih ada masjid di Lubukbasung tidak jadi melaksanakan shalat Jumat akibat khatibnya tidak datang dan juga sulitnya mencari orang untuk penyelenggaraan jenazah.
“Ini tanggung jawab kita bersama sebagai umat muslim untuk mengatasi persoalan tersebut,” katanya.
Supriadi mengharapkan, peserta yang mengikuti pelatihan ini betul-betul bisa merealisasikan ilmunya di tengah-tengah masyarakat dan jangan hanya sekadar mengikuti pelatihan saja.
“Jangan sampai kita menghindar-hindar jika suatu saat dipanggil masyarakat untuk menjadi khatib atau penyelenggara jenazah,” tegasnya.
Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Agam, Isman Imran memberikan apresiasi kepada BKPRMI atas dilaksanakan pelatihan tersebut dan mudah-mudahan dengan pelatihan ini bisa lahir mubaligh baru.
“Dengan pelatihan ini, kita bisa membangkitkan semangat jiwa muda untuk belajar menjadi mubaligh yang akan menjadi penuntun di tengah-tengah masyarakat,” katanya.
Untuk itu, jangan sampai ada masjid tidak dipakai untuk menyelenggarakan shalat Jumat, karena tidak ada khatib dan jangan sampai tidak ada penyelenggara jenazah.

Artikel ini ditulis oleh:

Petani Keluhkan Harga Cengkih yang Terus Turun

Jakarta, Aktual.co — Petani di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengeluhkan karena harga cengkih di sentra perdagangan Kota Manado dan sekitarnya terus mengalami penurunan.
“Memang seperti biasa di saat panen raya, pedagang langsung menurunkan harga cengkih,” kata Sam (45), petani cengkih asal Minahasa, Sabtu.
Sam mengatakan penurunan harga cengkih ini akan memberikan dampak kerugian bagi petani, karena biaya panen tidak sesuai dengan hasil penjualan.
Hal senada juga dikatakan, Ruddy (50 thn) petani cengkih asal Minahasa Selatan bahwa harga cengkih yang sudah turun hingga Rp118.000 per kilogram dirasa cukup rendah jika dibandingkan sesi perdagangan bulan sebelumnya sebesar Rp150.000 per kg.
“Kami berharap harga tidak akan anjlok karena saat ini petani tengah melakukan panen,” jelasnya.
Hampir semua kabupaten di Sulut, katanya, sementara melakukan panen cengkih, karena tahun ini masuk masa panen raya.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Hanny Wajong mengatakan harga cengkih memang mengalami penurunan namun masih dirasa dapat menguntungkan petani.
“Harga cengkih saat ini, masih berada di atas angka Rp100.000 per kilogram, dan dinilai masih menguntungkan,” jelasnya.
Namun, katanya, pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan sehingga terus terkontrol jika terjadi fluktuasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain