3 April 2026
Beranda blog Halaman 37836

Mendikbud Akan Tarik Buku Bermuatan Radikal

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan mengatakan bahwa pihaknya akan menarik buku-buku pelajaran yang bermuatan paham radikal kelompok militan ISIS.
“Buku yang bermasalah akan kami tarik,” kata Anies,  di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (20/3).
Anies berjanji akan mengkaji ulang materi-materi yang terdapat dalam buku ajar untuk menghindari kejadian yang sama.‪”Kami akan review. Kami panggil orang-orang yang paham, beri waktu yang cukup. Sesudah barang itu jadi, baru diberikan kepada anak-anak. Jangan barangnya belum jadi, belum direview dengan lengkap, lalu diberikan kepada anak-anak. Konsekuensinya seperti sekarang,”
“Kalau masalah agama, banyak orang yang tahu. Coba kalau masalah fisika, matermatika, dan kimia. Kalau salah bagaimana? Di situ letaknya saya katakan perubahan kurikulum jangan main-main,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Jalin Kerjasama, Dua Partai Demokrat Bertemu

Jakarta, Aktual.co — Partai Demokrat Timor Leste menemui Partai Demokrat untuk membahas kerjasama antar partai di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (20/3). 
Elite Demokrat Timor Leste disambut Ketua Harian Syarif Hasan dan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Hermanto.
“Kami datang untuk menjalin kerjasama dengan partai Demokrat, kita banyak memgikuti juga sewaktu pemerintahan Pak SBY,” ujar Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Timor Leste, Mariano Assanami Sabino.
Dirinya mengaku telah mengenal mantan presiden yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Soesilo Bambang Yudhoyono.
“Jadi waktu itu saya dampingi Xanana bertemu SBY, waktu menjadi presiden dan pertama kali dikenalkan oleh Pak Dino Pati Jalal saat itu,” katanya.
dia menambahkan, saat ini adalah waktunya PD Timor Leste membuka diri di pemerintahan.
“selama ini saya menjabat menteri pertanian, kehutanan dan perikanan saya mengorganisir partai dan memperkuat koalisi di pemerintahan. Ini saatnya kami membuka diri dari opisisi partai di pemerintahan,” tutupnya
Bersama Partai Demokrat, pihaknya ingin mempelajari dan berfikir untuk membangun negara.

Artikel ini ditulis oleh:

Pekan Budaya Internasional di NTNU Taiwan Hadirkan Kuliner Nusantara

Jakarta, Aktual.co — Beragam jenis makanan khas Nusantara turut menyemarakkan Pekan Budaya Internasional di kampus National Taiwan Normal University (NTNU) Taipei pada 16-20 Maret 2015.

“Sudah dua kali ini kami turut berpartisipasi dalam acara ini,” kata Stephanie Angela, mahasiswi NTNU asal Indonesia, di Taipei, Jumat (20/3).

Ia bersama rekan-rekan mahasiswa NTNU asal Indonesia bergotong-royong menyediakan makanan khas Nusantara, seperti nasi uduk, mi goreng, telur dadar, dan aneka jajanan pasar di stan berukuran 3 x 3 meter itu.

“Semuanya kami masak sendiri di dalam stan. Modalnya patungan di antara kami,” ujar mahasiswi jurusan Aplikasi Bahasa dan Kebudayaan China itu.

Di salah satu perguruan tinggi negeri di bawah naungan Kementerian Pendidikan Taiwan itu terdapat sedikitnya 16 mahasiswa asal Indonesia.

Mereka menempuh jenjang pendidikan S1 dan S2 bidang pengajaran (paedogogik) yang meliputi bahasa, kebudayaan, olahraga, sosial, dan musik.

Selama Pekan Budaya Internasional itu berlangsung, stan yang dijaga mahasiswa asal Indonesia dengan berpakaian batik itu mampu menarik minat pengunjung dari mancanegara.

“Kebanyakan yang datang ke sini mahasiswa asal Taiwan, selain dari Eropa yang penasaran dengan masakan pedas khas Indonesia,” ujar Stephani.

Ia menyebutkan selama kegiatan berlangsung omzetnya mencapai 10.000 dolar NT atau setara Rp4,1 juta per hari dari hasil penjualan aneka makanan khas Nusantara.

“Tentu kami bangga bisa berpartisipasi dalam acara ini bersama dengan mahasiswa-mahasiswa dari negara-negara lain,” ujarnya mengenai alasan keikutsertaan mahasiswa Indonesia di ajang yang digelar di pusat Kota Taipei itu.

Meskipun tidak ada suvenir khas Nusantara, stan yang diapit stan milik mahasiswa asal Tiongkok dan Hong Kong itu tetap ramai oleh kehadiran pengunjung.

Apalagi pada saat jam istirahat ketika mahasiswa NTNU makan siang. “Untuk rasa sedikit kami sesuaikan dengan lidah orang asing. Memang pedas, tapi tidak terlalu,” kata mahasiswi asal Jakarta itu.

Sementara itu, Chris Pan dari panitia penyelenggara Pekan Budaya Internasional menyebutkan bahwa sebanyak 13 negara berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Ini kegiatan tahunan yang bisa menjadi ajang bagi mahasiswa dari berbagai negara mengenalkan budaya dan makanan khasnya masing-masing,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Diguyur Hujan Deras, Jalan Mayjen Sutoyo Tergenang 40 Centimeter

Jakarta, Aktual.co —Diguyur hujan deras disertai angin kencang satu jam lebih sejak pukul 19.00Wib,  mengakibatkan genangan setinggi 40 centimeter di Jalan Mayjen Sutoyo ke arah UKI, Jakarta Timur. 
Dari pantauan Aktual.co, arus kendaraan yang menuju persimpangan UKI arah Tanjung Priok, menjadi tersendat. 
Beberapa kendaraan memilih menepikan kendaraan, khawatir mogok akibat terendam air. 
Hingga berita ini diturunkan hujan deras masih mengguyur.

Artikel ini ditulis oleh:

MRT Mandeg, Jokowi Perintahkan Adhi Karya Garap LRT

Jakarta, Aktual.co — PT Adhi Karya mendapat tugas dari Presiden Joko Widodo untuk membangun Light Rail Transit (LRT) dari beberapa kota di sekitar Jakarta menuju ke Jakarta. Proyek ini juga menjadi pengganti proyek monorail yang mandek.

Direktur Utama Adhi Karya, Kiswodharmawan mengatakan, saat ini dirinya tengah melakukan kajian, dan diharapkan dapat selesai pada akhir kuartal pertama 2015.

“Jadi memang harapan kami paling tidak Q4 bisa dieksekusi fisik,” kata Kiswo di kantornya, Jumat (20/3).

Menurutnya, jika dapat dieksekusi di akhir tahun ini, maka pada 2018, masyarakat Jakarta dan sekitarnya sudah dapat menikmati sarana transportasi tersebut.

“Nantinya LRT ini akan dibangun ditepian jalan tol, dimana tahap awal akan dibangun LRT jurusan Cibubur-Cawang-Grogol. Untuk investasinya, diperkirakan akan memakan dana Rp 9-10 triliun,” ujarnya.

Maka dari itu, lanjut dia, ke depan pembangunan LRT ini akan lebih cepat mengingat tidak perlu ada proses pembebasan lahan yang dimana sering menjadi penghambat proyek. Sementara dalam hal kapasitas LRT, nantinya setiap hari akan mengangkut penumpang sekitar 360 ribu orang.

“Tarifnya nanti mungkin Rp1.000 per kilo meter, jadi kalau dari Cibubur-Grogol itu 15 km, jadi Rp 15 ribu,” tegas dia.

‎Seperti diketahui, Presiden Jokowi memerintahkan Adhi Karya untuk membangun LRT ini dikarenakan moda transportasi ini lebih fleksibel jika dibandingkan dengan Monorail ataupun MRT. Dengan lebar kereta hanya sekitar 2,8 meter dan kecepatan rata-rata 40 km/jam, LRT ini dipercaya cocok dengan kondisi Jakarta yang memiliki gedung-gedung bertingkat sehingga dapat lebih efektif mengangkut penumpang ke berbagai tujuan.‎

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pemerintah Perketat Investasi Asing Masuk Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan bahwa pemerintah akan memperketat pengaturan masuknya investasi asing, termasuk tenaga kerja asing dengan mengutamakan perusahaan yang benar-benar menguntungkan Indonesia.

“Kita akan memberikan kepastian bagi investasi asing yang serius, kalau tidak serius akan kelihatan di depan. Intinya, bawa duit, kalau bawa duit gampang itu nanti,” kata Hanif usai rapat bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Jumat (20/3).

Dia mengatakan ketentuan tersebut akan dituangkan dalam perbaikan regulasi yang pada prinsipnya mempermudah syarat dan peraturan bagi perusahaan yang benar-benar ingin menanamkan modalnya di Tanah Air.

“Jadi pada dasarnya (Pemerintah) terbuka karena kita punya kepentingan besar terhadap kesempatan peningkatan investasi secara keseluruhan. Oleh karena itu, semua regulasi terkait itu akan kita permudah, termasuk di dalamnya mengenai tenaga kerja asing,” jelasnya.

Keseriusan perusahaan yang ingin menanamkan modal di Indonesia itu, lanjut dia, akan terlihat ketika perusahaan tersebut mengajukan rencana investasinya.

“Kalau ada perusahaan yang mau masuk ke Indonesia musti membuat rencana dulu, nanti rencana itu dikirimkan ke kami dan itu prosesnya bisa cepat karena kita sudah menggunakan sistem daring,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain