16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37866

Hingga Siang Ini Api masih Membara di Wisma Kosgoro

Jakarta, Aktual.co — Hingga pukul 09.30 WIB, petugas pemadan kebaran masih terus berjibaku memadamkan api di Wisma Kosgoro, Thamrin Jakarta Pusat. Meski kobaran api sudah tak tampak, namun kepulan asap masih terus membumbung keluar dari gedung yang hangus terbakar.
Sulitnya menjangkau titik api yang berada di lantai 19 dan 21 gedung membuat petugas menggunakan crane untuk menjangkau titik api.
Pantauan Aktual.co tiga lantai teratas Wisma Kosgoro gosong dimakan api. Kaca-kaca yang sebelumnya menempel digedung juga habis tak bersisa.
Praktis, aktivitas perkantoran di Wisma Kosgoro lumpuh hari ini Selasa (10/3)

Artikel ini ditulis oleh:

Lagi, Terpidana Mati Dibesuk Kerabat di Nusakambangan

Jakarta, Aktual.co — Sejumlah terpidana mati yang saat ini menghuni jeruji lembaga pemasyarakatan Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, kembali dikunjungi sejumlah kerebat menjalang ekseksusi.
Berdasarkan pantauan di Dermaga Wijayapura, Cilacap, Selasa (10/3), keluarga terpidana mati Rodrigo Gularte dan Serge Arezki Atlaoui tampak mendatangi tempat penyeberangan khusus Pulau Nusakambangan dengan menumpang mobil milik salah satu hotel di Cilacap.
Rombongan itu terdiri atas Angelita Aparecida Muxfeldt (sepupu Rodrigo Gularte), Sabine Megel Atlaoui (istri Serge Arezki Atlaoui), Yasen Areski Atlaoui (anak bungsu Serge), Samia Ans Eliane Atlaoui (anak Serge), dan Alexandre Ferdinand Megel (anak tiri Serge).
Angelita yang duduk di samping sopir tampak keluar dari mobil lebih dulu dan langsung berjalan menuju Pos Penjagaan Dermaga Wijayapura disusul keluarga Serge.
Selain keluarga Rodrigo Gularte dan Serge Arezki Atlaoui, Konsulat Jenderal Australia Majel Hind bersama anggota tim kuasa hukum dua terpidana mati kelompok “Bali Nine” Andrew Chan dan Myuran Sukumaran juga mendatangi Pos Dermaga Wijayapura meskipun bukan jadwal kunjungan untuk warga binaan Lapas Besi, Nusakambangan.
Setelah mengurus perizinan di Pos Penjagaan Dermaga Wijayapura, rombongan keluarga Serge Arezki Atlaoui, sepupu Rodrigo Gularte, Konjen Australia Majel Hind, dan anggota tim kuasa hukum duo terpidana mati “Bali Nine” menyeberang ke Pulau Nusakambangan dengan menumpang Kapal Pengayoman IV milik Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
Berdasarkan jadwal kunjungan yang berlaku di Nusakambangan, hari Senin dan Rabu untuk warga binaan Lapas Terbuka, Lapas Batu, Lapas Besi, dan Lapas Narkotika, sedangkan hari Selasa dan Kamis untuk warga binaan Lapas Kembangkuning, Lapas Permisan, dan Lapas Pasir Putih.
Sementara sejak duo terpidana mati “Bali Nine” dipindahkan dari Lapas Kerobokan, Denpasar, Bali, ke Lapas Besi, Pulau Nusakambangan, pada Rabu (4/3), Konjen Australia Majel Hind tercatat telah beberapa kali mendatangi lembaga pemasyarakatan itu, yakni pada Jumat (6/3), Sabtu (7/3), dan Senin (9/3).
Dalam kunjungan pada Senin (9/3), Majel Hind mendampingi keluarga duo “Bali Nine” yang saat ini mendekam di Lapas Besi, Nusakambangan.
Saat dihubungi dari Cilacap, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Jateng Yuspahruddin mengatakan bahwa kedatangan Konjen Australia untuk menemui duo “Bali Nine” atas izin Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham.
“Boleh (menemui terpidana, red.) atas izin Direktur Jenderal meskipun bukan hari kunjungan,” kata dia ketika dikonfirmasi.
Karena baru dipindahkan dari Lapas Kerobokan ke Lapas Besi, kata dia, Konjen Australia beserta keluarga duo “Bali Nine” boleh berkunjung meskipun bukan pada hari yang ditetapkan untuk kunjungan.
Menurut dia, kunjungan tersebut untuk memastikan kondisi duo “Bali Nine” karena sempat tersiar kabar jika eksekusi akan segera dilaksanakan pascapemindahan dari Lapas Kerobokan ke Lapas Besi.
“Akan tetapi sampai sekarang kan belum dieksekusi. Jika sudah pasti belum akan dieksekusi, waktu kunjungan akan dikembalikan sesuai jadwal yang ada,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Kurs Jual Rupiah Pagi Ini di Kisaran Rp 13.065 – Rp 13.080

Jakarta, Aktual.co — Setelah melemah di perdagangan kemarin, Senin (9/3), rupiah pagi ini, Selasa (10/3) dibuka stagnan di level Rp13.051 per dolar AS. Demikian berdasarkan data Bloomberg Dollar Index. Sesaat setelah pembukaan BEI, rupiah diperdagangkan turun 0,07% ke Rp13.060 per dolar AS, bahkan sempat menyentuh level Rp13.065 per dolar AS.

Sementara itu, kurs jual rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di Bank Mandiri pagi ini berada di angka Rp 13.080 per dolar AS. Berdasarkan informasi dari situs resmi Bank Mandiri, Selasa (10/3) pukul 09.22 WIB, rupiah berada di kurs beli Rp 13.030 per dolar AS. Adapun kurs jual rupiah berada di Rp 13.080 per dolar AS. Dibandingkan dengan posisi pada Senin(09/3), posisi kurs jual atau beli stagnan.

Sedangkan kurs jual rupiah terhadap dolar AS di Bank BCA pagi ini berada di level RP 13.065.00 dan kurs beli di harga Rp 13.045.00.
Berikut pantauan nilai tukar rupiah terhadap mata uang lainnya berdasarkan data Bank Mandiri, 10/03/2015 jam 09:20 WIB:
USD/IDR 13030/13080
EUR/IDR 14100/14170
AUD/IDR 9970/10030
JPY/IDR 106.90/107.60
GBP/IDR 19650/19750
SGD/IDR 9400/9465
EUR/USD 1.0810/1.0840
AUD/USD 0.7650/0.7680
USD/JPY 121.60/121.80
USD/SGD 1.3830/1.3850

Kurs dapat berubah sewaktu-waktu.

Artikel ini ditulis oleh:

Pembiayaan Partai Politik, Ide RR yang (Akhirnya) Berbuah

Agar sistem demokrasi sungguh-sungguh bekerja untuk kepentingan rakyat, dan tidak dibajak oleh kekuatan uang, maka perlu dilakukan reformasi pembiayaan partai politik. 
Kutipan Pidato Kebudayaan DR Rizal Ramli (RR) di Graha Bakti Budaya Taman Ismail Marzuki, 4 Mei 2011 Suatu ide terobosan, pada saat awal digulirkan biasanya kurang mendapat sambutan yang layak. Sebagian besar pendengarnya akan acuh tak acuh, sebagian kecilnya mungkin akan berusaha mencerna dan memahaminya (namun belum sampai menyimpulkan), dan hanya sangat sedikit yang setuju dengan kebenarannya. 
Namun seiring berjalannya waktu, lambat laun, kebenaran dari ide tersebut mulai akan mendapatkan tempatnya yang layak di masyarakat yang semakin rasional.
Hal ini juga terjadi pada ide besar DR Rizal Ramli (RR) tentang pembiayaan partai politik (diistilahkannya sebagai Reformasi Pembiayaan Partai Politik). Ide ini berangkat dari situasi nasional saat itu yang sarat dengan korupsi yang dilakukan oleh para politisi, pimpinan daerah maupun anggota legislatif, demi alasan melunasi biaya kampanye mereka maupun mengisi kas partainya masing-masing. 
Selain itu pula, pemberlakuan sistem pembiayaan ini dapat memutus ketergantungan partai politik dari para donatur kaya raya sehingga anak-anak muda yang idealis (yang pasti tidak berduit) dapat muncul di pentas politik. 
Saat itu ekonom senior yang menjadi penasehat ahli di Perserikatan Bangsa-Bangsa ini menghitung hanya diperlukan sekitar Rp 5 triliun pertahun agar sistem pembiayaan parpol dapat berjalan.
Pada saat awal digulirkan pada Mei 2011, ide RR sangat minim sambutan dari publik, meskipun sudah ada segelintir politisi visioner yang mengamini. 
Diantaranya adalah Ganjar Pranowo yang saat itu adalah pimpinan Komisi II DPR (saat ini Gubernur Jawa Tengah), namun ia masih menyangsikan kesiapan pemerintah untuk membiayai sistem ini, dan lebih menyerahkan kembali ke mekanisme iuran anggota. 
Selain itu ada juga Agun Gunanjar yang saat itu adalah Ketua Fraksi Golkar di MPR, meskipun ia sangat mewanti-wanti agar proses audit dana dan sosialisasi sistem baru tersebut dilakukan dengan sebaik-baiknya. Setelah itu gaung ide pembiayaan parpol ini mulai menghilang karena ditelan hiruk pikuk isu politik.
Namun RR tidak berhenti untuk terus mengkampanyekan idenya. Pada berbagai kesempatan saat berpidato di hadapan rakyat maupun saat konferensi pers, ide pembiayaan parpol tak lupa didengungkannya. Sampai pada pertengahan Mei 2013, RR secara khusus menyambangi Ketua MPR (alm) Taufik Kiemas untuk menyampaikan idenya ini. 
Dan di luar dugaan, sambutan mantan suami Megawati Sukarnoputeri ini sangat baik, ia memuji-muji ide RR setinggi langit (bahkan sempat mengusulkan RR maju nyapres!) dan berjanji untuk membantu mengkonkretkannya sesegera mungkin. Sayang sungguh sayang, tidak sampai sebulan setelahnya,  tokoh politisi-negarawan 3 zaman ini tutup usia karena sakit. Namun ternyata ide pembiayaan parpol belum lagi redup. Pada Juli 2013, Ketua DPR Marzuki Alie di berbagai kesempatan pernah mengungkapkannya ide serupa, bahkan ia juga mengusulkan apabila parpol yang sudah dibiayai oleh negara tersebut masih saja melakukan korupsi, lebih baik dibubarkan saja. 
Sampai kemudian, pada Mei 2014, ide ini pun masuk dalam ke dalam visi dan misi calon presiden Jokowi “Jalan Perubahan untuk Indonesia yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian” yang hendak merevisi UU partai politik untuk mendorong pengaturan pembiayaan partai politik melalui APBN/APBD.
Kini, Maret 2015, ketika Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo melemparkan ide tersebut ke publik yang seharusnya merupakan penggenapan janji kampanye Presiden Jokowi tahun lalu yang kemudian ditanggapi beragam oleh para politisi, budayawan, hingga aktivis, RR adalah tokoh yang paling layak mendapatkan kredit. 
Karena ide pembiayaan parpol yang dibibitnya sejak 4 tahun lalu, kini akhirnya sudah akan berbuah.
Oleh: Gede Sandra.

Artikel ini ditulis oleh:

Maskapai Garuda Fokus Ekspansi di Indonesia Timur

Jakarta, Aktual.co — Maskapai penerbangan Garuda Indonesia akan fokus ekspansi ke Kawasan Indonesia bagian Timur (Intim) karena memiliki prospek yang semakin baik.

“Akhir-akhir ini, pertumbuhan ekonomi di Intim semakin baik, dan ini memberikan peluang besar kepada Garuda untuk melakukan ekspansi ke kawasan tersebut,” kata GM Garuda Cabang Manado Dedy Irawan di Manado, Selasa (10/3).

Dedy mengatakan hingga pertengahan 2015, Garuda akan membuka penerbangan langsung Manado-Melonguane, Manado-Tobelo, Manado-Luwuk dan Manado-Gorontalo. Dia mengatakan pertumbuhan ekonomi di beberapa daerah tersebut mulai menunjukkan peningkatan sehingga memerlukan alat transportasi untuk menunjang kegiatan pemerintah dan bisnis di tempat tersebut. “Memang di beberapa tempat tersebut, sudah ada maskapai lain, namun Garuda memberikan pilihan kepada masyarakat,” jelasnya.

Hal ini pula, katanya, sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang akan mendorong kawasan Intim agar lebih cepat meningkat seperti di Indonesia bagian Barat.

Dalam waktu dekat ini, Garuda rencananya akan membuka rute penerbangan langsung Manado-Denpasar, Bali, pada akhir Maret 2015. “Kami sudah siap untuk penerbangan langsung ke Bali, namun masih menunggu izin dari Kementerian Perhubungan,” katanya.

Penerbangan langsung ke Denpasar dari Manado selama ini belum ada, katanya, namun Garuda optimistis akan menciptakan pasar baru sehingga penerbangan langsung ini dapat berjalan optimal. “Jika izin ini sudah keluar, pasti penerbangan langsung Manado-Denpasar akan segera dilakukan, karena sudah banyak masyarakat yang menunggu,” jelasnya.

Garuda akan menggunakan pesawat Boeing 737-800 Next Generation dengan kapasitas penumpang sebanyak 162 orang, untuk kelas bisnis sebanyak 12 kursi dan ekonomi 150 kursi.

Artikel ini ditulis oleh:

Jampidsus Kejagung: Penangguhan Penahanan Mandra Terserah Penyidik

Jakarta, Aktual.co — Pelawak asal Betawi Mandra Naih atau Mandra, Senin (9/3) kemarin telah melayangkan permohonan penangguhan penahanan atas kasus dugaan korupsi siap siar TVRI ke penyidik Jampidsus Kejagung. 
Surat itu dilayangkan melalui kuasa hukum Mandra, Abdullah Subur. Dia menyebut permohonan penangguhan itu diajukan karena memang tidak ada alasan bagi penyidik untuk menahan kliennyaa tersebut.
Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, R Widyo Pramono mempersilahkan setiap tersangka yang ditahanan untuk mengajukan permohonan tersebut, karena itu merupakan haknya. Namun, Jampidsus memberi sinyal permohonan penangguhan penahanan itu tidak akan dikabulkan jaksa penyidik.
“Silahkan diajukan, itu hak dia. Nanti tinggal bagaimana pendapatnya penyidik, kalau penyidik berpendapat ok ya ok, kalau tidak ya tidak,” ujar Widyo, Selasa (10/3).
Menurut dia, apabila permohonan penangguhan penahanan ingin dikabulkan oleh pihak penyidik, maka setiap tersangka harus memenuhi beberaapa persyaratan dan ada jaminan.
Jaminan tersebut bisa berupa uang maupun berupa orang. Besaran jumlah jaminan uang itu pun tergantung dari pendapat penyidik.
“Biasa kalau tersangka mengakibatkan kerugian negara Rp 5 miliar kira-kira jaminanya Rp 1 miliar ‎tergantung penyidik nanti,” kata Widyo.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain