6 April 2026
Beranda blog Halaman 37875

Polda Aceh Bongkar Penyelundupan 5 Kg Ganja

Banda Aceh, Aktual.co — Kepolisian Daerah Aceh berhasil menggagalkan penyelundupan 4,8 ton ganja yang hendak dibawa ke Pulau Jawa di kawasan Kreung Raya, Aceh Besar. Ganja itu disita dari dua truk berisi 4.813 bal ganja kering beserta empat tersangka. Mereka adalah SF (31), NS (41), M (55) dan M (29).
Informasi yang diterima Aktual.co, Kamis (19/3) truk bernomor polisi BM 8713 RE dan BL 8846 A. Ganja itu dibawa dari Lamteuba Kabupaten Aceh Besar menuju Ladong Aceh Besar. Untuk mengelabui polisi, ganja itu diletakkan di bawah kayu bakar.
Direktur Satuan Narkoba Polda Aceh Kombes Pol Trapsilo menyebutkan seluruh tersangka merupakan warga Aceh Besar. Mereka bertindak sebagai sopir dan kernet truk. Sementara itu polisi sedang mencari pemilik ganja itu.
“Polisi sudah mengendus tindakan mereka sejak dari Lamteuba. Kini kita kembangkan penangkapan ini dan memburu pemiliknya,” ujar Kombes Trapsilo.
Dijelaskan ganja itu akan dibawa ke Pulau Jawa. “Pemiliknya masih kita telusuri,” pungkas Kombes Trapsilo.

Artikel ini ditulis oleh:

Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Mata Manusia Bisa Gerak ‘Maju & Mundur’

Jakarta, Aktual.co — Sejak lama, para ilmuwan telah mengetahui bahwa mata kita ibarat sebuah ‘kabel yang bisa ditarik mundur’. Tapi mengapa mata manusia berevolusi dengan cara tersebut, hingga sekarang masih menjadi misteri.

Fakta menakjubkan, cahaya melewati retina Anda – jaringan atau lapisan yang peka terhadap cahaya di belakang mata – itu harus melakukan perjalanan melalui lapisan sel sebelum mencapai batang yang sangat penting dan kerucut yang memprosesnya.

Secara teoritis, hal ini akan menyebabkan cahaya mampu menyebar dengan cara yang menghasilkan sudut pandang kabur – namun ternyata tidak.

Saat ini dibalik studi ilmiah tersebut, para peneliti berhipotesa, mereka sudah paham terhadap apa yang terjadi.

Mari kita mengintip ke dalam mata. Di dalam penelitian tersebut, para peneliti di Technion-Israel Institute of Technology di kota Haifa membuat model komputer dari retina manusia dan kemudian dibandingkan dengan gerakan bagaimana cahaya dalam model itu bisa masuk ke dalam retina seekor marmut.

“Alih-alih kami kesulitan mendapatkan mata mayat, kami memilih hewan sebagai gantinya seperti, babi guinea dan sebagainya, yang modelnya disesuaikan di komputer untuk perbandingan dengan hasil pengukuran. Kami menggunakan lima jenis mata untuk memastikan bahwa apa yang kita hasilkan benar-benar akurat,” kata penulis studi, Dr Erez Ribak, peneliti fisika di lembaga tersebut, mengatakan kepada The Huffington Post dalam surat elektronik-nya.

Persiapan studi. Perbandingan menunjukkan bahwa, ketika cahaya bergerak melalui lapisan sel sebelum mencapai batang dan kerucut (fotoreseptor), itu benar-benar terurut sejajar ke warna merah, hijau, dan biru muda – sebelum sampai ke bagian belakang retina.

“Memang kami terkejut, karena retina yang diteliti setiap hari oleh ribuan dokter mata, dan tak seorang pun melihat sebelum proses yang tidak merata cahaya melintasi retina itu,” kata Ribak dalam email-nya.

Apa yang terjadi setelah pemilahan?. Timbul struktur kecil yang dikenal sebagai sel ‘glia Muller’, menurut para peneliti.
Sementara itu, penemuan ini sangat mengejutkan, tidak semua ilmuwan yakin bahwa fenomena penyaringan cahaya menjelaskan mengapa mata kita mirip ‘kabel mundur’, demikian BBC News melaporkan.

“Kita juga harus ingat bahwa beberapa jenis hewan tidak memiliki mata ‘mundur-maju’, dan juga memiliki sel ‘Muller’,” kata Mark Hankins, seorang profesor ilmu saraf penglihatan dari University of Oxford di Inggris, kepada BBC.

“Jadi sel ‘Muller’ melakukan banyak hal penting selain mungkin berfungsi sebagai panduan ringan.”

Penelitian ini dipresentasikan dalam pertemuan American Physical Society pada 5 Maret 2015 di San Antonio, Texas.

Artikel ini ditulis oleh:

Terminal Regasifikasi Arun Terima Kargo LNG Kedua

Jakarta, Aktual.co — Terminal Penerima dan Regasifikasi Arun, Aceh sudah menerima kargo gas alam cair (LNG) kedua dari kilang BP Tangguh, Papua Barat. Dirut PT Perta Arun Gas Teuku Khaidir di Jakarta, Kamis (19/3) mengatakan, kargo LNG kedua dengan kapasitas 117.754 m3 telah selesai bongkar muat (unloading) pada 17 Maret 2015 pukul 16.00 WIB.

“Setelah kargo pertama 19 Februari 2015 lalu, kini kami telah menerima kargo LNG kedua,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini, terminal sudah memasok gas melalui pipa Arun-Belawan ke PLTGU Belawan sebesar 71 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Sementara, total gas yang akan disalurkan kepada pembangkit PLN sebesar 135 MMSCFD yang terdiri dari 40 MMSCFD di Arun dan 95 MMSCFD di Belawan, Medan.

Terminal LNG Arun yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 9 Maret 2015 dirancang memiliki kapasitas penyimpanan tanki LNG mencapai 12 juta ton per tahun. Saat ini, kapasitas produksi mencapai 400 MMSCFD atau tiga juta ton per tahun.

Selain PLN, menurut Khaidir, terminal juga akan memasok kebutuhan gas industri di Sumut dan Aceh dengan potensi mencapai 250 MMSCFD. Dengan demikian, total penyaluran gas terminal Arun mencapai 385 MMSCFD. Penyaluran gas ke industri dan pembangkit di Sumut tersebut melalui pipa transmisi Arun-Belawan yang dioperasikan PT Pertagas, induk usaha Perta Arun. Sekarang ini, Pertagas sudah menyelesaikan pembangunan pipa ruas Arun-Belawan. Sementara, pipa yang menuju Kawasan Industri Medan dan Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei sedang dalam pengerjaan.

PLN menghitung pemakaian gas dari terminal regasifikasi di Arun, Aceh mampu menghemat biaya pembelian bahan bakar lebih dari Rp5 triliun pada 2015. Pemakaian gas Arun itu mengurangi penggunaan BBM di pembangkit listrik Belawan hingga 80 persen. Sisanya, masih menggunakan bahan bakar minyak jenis “marine fule oil” (MFO) sebesar 2×65 MW. Pasokan gas ke Belawan tersebut dibeli PLN dari BP Tangguh, Papua Barat yang kemudian diregasifikasi di terminal Arun sebelum dialirkan melalui pipa transmisi Arun-Belawan sepanjang 350 km milik Pertagas.

PLN telah menandatangani kontrak pembelian LNG dengan BP Tangguh pada 17 Oktober 2014 untuk memasok kebutuhan sampai 2033. Pada 2015, PLN akan menerima sembilan kargo Tangguh.

Artikel ini ditulis oleh:

Danareksa Optimis Rupiah Segera Menguat

Jakarta, Aktual.co — PT Danareksa Sekuritas merasa optimistis rupiah segera menguat selama Pemerintah melakukan sejumlah kebijakan ekonomi. “Pemerintah harus memperkuat sisi ekonomi lokal, salah satunya adalah menarik investor masuk ke Indonesia,” kata Branch Manajer PT Danareksa Sekuritas Cabang Semarang Melcy RS Makarawung di Semarang, Kamis (19/3).

Menurutnya, beberapa yang harus dilakukan di antaranya kemudahan izin, infrastruktur, UMK dibenahi, dan ada kepastian hukum sehingga sisi keamanan akan terjamin. “Dengan adanya pabrik-pabrik besar yang masuk maka dana asing akan kembali masuk ke Indonesia. Selanjutnya rupiah menguat dan produksi manufaktur akan meningkat,” katanya.

Dampak positif yang lain di antaranya volume ekspor semakin banyak. Dari sisi ketenagakerjaan, dengan banyaknya pabrik tersebut maka jumlah pengangguran akan semakin rendah. Sementara itu, pihaknya juga berharap agar Pemerintah baik di level presiden, menteri, hingga Bank Indonesia (BI) harus menyamakan pernyataan di hadapan masyarakat bahwa Pemerintah akan melakukan segala upaya agar rupiah kembali menguat.

“Misalnya Kementerian keuangan dan BI harus sering tampil di pasar dan media, tunjukkan bahwa mereka tidak suka kondisi rupiah melemah lebih dalam,” katanya.

Menurutnya, jika pernyataan pejabat berbeda-beda maka akan meresahkan masyarakat sehingga dampak dari melemahnya rupiah ini akan semakin terasa. “Kami sendiri merasa bahwa kondisi rupiah saat ini pasti hanya berlangsung sebentar. Ke depan, prediksi kami rupiah akan segera menguat hingga Rp12.500/dolar AS, selanjutnya indeks harga saham gabungan (IHSG) juga akan meningkat seiring dengan masuknya investor asing ke Indonesia,” katanya.

Pihaknya juga berharap agar Pemerintah memastikan ketersediaan bahan pokok salah satunya beras. Menurutnya, beras merupakan salah satu komoditas yang memiliki kontribusi besar terhadap terjadinya inflasi, jika ketersediaan beras baik maka inflasi cenderung rendah bahkan berpotensi terjadi deflasi. “Deflasi ini sangat berpengaruh terhadap ketertarikan investor untuk masuk ke suatu negara, jika kondisi inflasi baik maka mereka tidak segan untuk masuk dan berinvestasi di negara tersebut,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Subhanallah, Pria Tuna Netra dan Cacat Fisik Ini Bisa Tanam 10 Ribu Pohon

Malang, Aktual.co — Keterbatasan fisik ternyata tidak menyurutkan langkah Jia Haixia dan Jia Wenqi untuk melakukan hal positif yang bermanfaat bagi masyarakatnya. Mirip dengan kisah ‘Superhero’ di layar lebar,  kedua sahabat yang memiliki kekurangan fisik ini bahu-membahu untuk menanam pohon dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

Jia Haixia diketahui adalah seseorang yang menderita tuna netra, sedangkan Jia Wenqi tidak memiliki kedua tangan karena diamputasi.

Situs Bored Panda melaporkan, Jia Haixia menderita kebutaan saat mengalami kecelakaan pada tahun 2000 lalu. Sedangkan, sahabatnya Wenqi kehilangan dua tangannya karena harus diamputasi sejak ia berusia tiga tahun.

Kedua pria asal Desa Yell, timur laut Tiongkok tersebut, rela menanamkan 10 ribu pohon pada area seluas delapan hektar guna menjaga desa dari bencana banjir.

Dalam foto yang diunggah di situs tersebut, kedua orang ini terlihat sangat bahagia dengan apa yang mereka lakukan. Mereka bahu membahu dengan kelebihan yang mereka miliki masing-masing untuk melakukan tugas mulia tersebut.

“Mereka bangun pada pukul 7 pagi setiap harinya untuk memulai kerja,” lapor laman Bored Panda.

Dalam satu foto yang diunggah, membuat orang yang melihatnya bakal terenyuh. Bagaimana tidak, meski tidak memiliki dua tangan, Wenqi rela menggendong Haixia untuk sampai ke lokasi tempat menanam pohon meski melewati sebuah sungai kecil.

Artikel ini ditulis oleh:

Berfikir Positif, Pemerintah Disarankan Gencarkan Isu Kedamaian

Jakarta, Aktual.co — Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyarankan Pemerintah Indonesia agar menggencarkan propaganda kepada masyarakat melalui media terkait isu kedamaian.
“Pemerintah sebaiknya melalui media bisa memengaruhi masyarakat untuk tetap berpikir positif terkait isu kedamaian, jangan hanya banyak isu konflik dan kebencian,” kata Direktur Deradikalisasi BNPT, Irfan Idris, di kawasan Cikini, Jakarta Kamis (19/3).
Semakin banyak isu kedamaian yang dibicarakan, maka kemungkinan konflik antar golongan bisa sedikit diredam. “Jika masyarakat selalu melihat isu konflik dan kebencian antar golongan, maka benih-benih kekerasan akan mudah tersulut,” tutur Irfan.
Menurutnya, dengan banyaknya benih kebencian tersebut, kemunculan bentuk teroris akan semakin berkembang luas di Indonesia. Pasalnya, dengan menaruh kebencian terhadap suatu kelompok, penanaman idealis kepada seseorang akan mudah masuk.
“Teroris itu cara ‘mencuci otak’ korbannya dengan memasukkan unsur-unsur kebencian kepada orang baru, maka dengan begitu semangat untuk berjuang atau jihad sering disalahgunakan.”
Hingga saat ini, berbagai propaganda sudah diagendakan oleh BNPT bersama dengan pemrintah melalui instansi-instansi terkait.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain