7 April 2026
Beranda blog Halaman 37887

Pengusaha Harap Hilirisasi Tidak Hambat Ekspor Rumput Laut

Jakarta, Aktual.co — Indonesia sebagai negara produsen terbesar untuk komoditi rumput laut tropis (Eucheuma sp dan Gracillaria sp), diharapkan dapat melakukan langkah-langkah strategis dalam pengembangan dan penguatan ekonomi dari hulu ke hilir pada komoditi rumput laut. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memperhatikan daya serap indutri dalam negeri dan permintaan industri luar negeri yang terus bertumbuh.

Ketua Umum Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI), Safari Azis mengatakan bahwa terdapat beberapa hal strategis yang perlu dilakukan untuk menjadikan komoditi tersebut menjadi unggulan. Diantaranya yaitu menyusun roadmap pengembangan usaha rumput laut di Indonesia bersama seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Kami ingin semuanya terarah, kegiatan hulu hilir lebih baik dan selaras,” kata Safari dalam rilis yang diterima Aktual.co, Kamis (19/3).

Lebih lanjut dikatakan dia, pihaknya akan mendorong tumbuh kembangnya hilirisasi menuju tercapainya peningkatan nilai tambah, mediasi pemanfaatan, dan penggunaannya kepada industri produk jadi tanpa menghambat pemasaran ekspor bahan baku rumput laut. Menurut Safari, kelancaran pemasaran hasil produksi petani rumput laut perlu terus dibangun dengan memperkuat hubungan usaha antara petani, eksportir, dan industri rumput laut baik dalam maupun luar negeri.

“Rumput laut Indonesia produksinya cukup banyak, bila bisa mengekspornya kenapa harus ditahan dan dihambat? Kebutuhan industri lokal penyerapannya masih kecil sehingga masih bisa terpenuhi” ungkap Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan, Yugi Prayanto.

Menurut Yugi, untuk mencapai program hilirisasi rumput laut diperlukan juga pertukaran informasi antar negara, alih teknologi serta investasi harus diperhatikan dengan serius. Peta jalan rumput laut, kata dia,juga harus segera dibuat sebagai acuan semua pihak untuk mengembangkan hilirisasi komoditas rumput laut.

“Kami berkomitmen untuk memediasi dan memfasilitasi kredit atau pembiayaan dengan lembaga perbankan dan pembiayaan secara inklusif pada sektor rumput laut dengan mengoptimalkan program kerjasama Kadin Indonesia dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Agung Safari Politik, KMP Tetap Solid

Jakarta, Aktual.co — Safari politik yang dijalankan oleh DPP Partai Golkar Munas Ancol ke sejumlah partai pendukung pemerintah atau Koalisi Indonesia Hebat (KIH), dinilai tidak mempengaruhi soliditas partai politik di Koalisi Merah Putih (KMP).
Demikian disampaikan Wakil Sekjen PKS, Fahri Hamzah, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/3). dirinya menilai kunjungan yang dilakukan Agung Laksono hanya dalam konteks silaturahmi saja.
“Bahwa silaturahmi itu adalah tradisi baik bangsa Indonesia, bertemu dan ngobrol segala macam enggak apa-apa. KMP tetap solid, Kita tetap jalan dengan enam partai yang memimpin di lembaga legislatif,” kata dia.
Diketahui, safari politik yang dilakukan Agung Laksono cs tidak hanya menyambangi partai politik dari KIH, melainkan juga partai yang ada di KMP, seperti PAN. Rencananya, dalam waktu dekat kubu Agung akan melakukan safari ke Partai Demokrat.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Sofyan Djalil Kunjungi KPK

Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil usai melakukan pertemuan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Kamis (19/3/2015). Kedatangannya ke KPK untuk melakukan diskusi dengan pimpinan KPK. Diskusi mengenai perbaikan kebijakan di bidang gula. AKTUAL/MUNZIR

Pertamina Dapat Kapal Tanker Baru dari PT PAL

Jakarta, Aktual.co — PT Pertamina (Persero) menerima kapal pengangkut BBM baru berkapasitas 17.500 “long ton deadweight” (LTDW) dari PT PAL Indonesia. Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang di Jakarta, Kamis (19/3) mengatakan, kapal dengan investasi 24 juta dolar AS tersebut akan menjadi kapal ke-69 yang berstatus hak milik.

“Kapal milik ini akan semakin meningkatkan efisiensi biaya transportasi, sehingga Pertamina mampu bersaing di bisnis hilir migas global,” katanya.

Menurut dia, pengadaan kapal dari BUMN tersebut juga merupakan komitmen perusahaan turut serta membangun industri maritim nasional.

Kapal yang diberi nama Pangkalan Brandan itu merupakan kapal ke-2 dari PAL setelah Pagerungan yang diserahterimakan pada 12 November 2014. Pangkalan Brandan menjadi kapal milik Pertamina yang ke-69 dari total 200-an kapal yang dioperasikan untuk menjamin keamanan pasokan energi di dalam negeri.

Komisioning kapal telah dilakukan pada 9-12 Februari 2015. Kapal akan digunakan mengirim BBM dengan rute Pelabuhan Balongan/Tuban/Tanjung Wangi menuju depot di Kalimantan dan Sulawesi.

Ahmad Bambang juga mengatakan, hingga akhir 2015, Pertamina akan menerima tiga kapal baru dari galangan dalam negeri lainnya. Yakni, kapal tanker 17.500 LTDW bernama Pattimura dan Parigi yang dibangun PT Anggrek Hitam, Batam dan kapal tanker 17.500 Pasaman yang dibangun galangan PT Multi Ocean Shipyard, Karimun.

Ia menambahkan, pelaku bisnis maritim di Indonesia tentu paham kesulitan melakukan investasi pembangunan kapal baru di galangan dalam negeri.

“Namun, Pertamina menyerap semua potensi dan kendala tersebut dengan satu tujuan yakni Pertamina maju bersama industri maritim nasional,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Kurtubi: Saya Menentang Reklamasi Teluk Jakarta Untuk Tujuan Eksklusif

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi VII DPR Kurtubi menentang reklamasi Teluk Jakarta. Pasalnya, Izin reklamasi di Teluk Jakarta yang dikeluarkan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diduga bukan untuk kepentingan rakyat Jakarta.
“Kalau arahnya ekslusifitas kita tentang, jadi ada kelompok masyarakat yang ingin ekslusif, ingin ‘free place’ untuk kelompoknya doang yang menikmati fasilitas itu akan kita tentang,” ujar Kurtubi, saat dihubungi, Kamis (19/3).
Menurutnya, jika pembangunan tersebut bertujuan untuk kepentingan kelompok dengan menggunakan fasilitas negara maka reklamasi tersebut tidak boleh dilakukan.
“Harus jelas perencanaannya, kalau ekslusifitas apalagi menggunakan areal milik negara hanya menguntungkan kelompok, rakyat dirugikan. Rakyat yang ingin memandang laut hilang karena dikuasai kelompok tertentu bahkan tujuannya untuk ekslusifitas masyarakat tertentu tidak boleh,” kata Kurtubi.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera merealisasikan reklamasi pantai utara Jakarta. Rencananya, dari reklamasi yang merupakan bagian dari proyek tanggul raksasa (Giant Sea Wall) ini akan menghasilkan tambahan lahan di Jakarta seluas 51 ribu hektar. 
Lahan reklamasi ini akan terbangun 17 pulau baru yang merupakan bagian pengembangan wilayah pantai utara Jakarta. Di atas lahan pulau-pulau buatan itu akan dibangun perumahan, hotel, apartemen, pusat bisnis dan belanja, dengan konsep meniru proyek Palm Islands di Dubai atau proyek reklamasi di Singapura dan Hong Kong.

Artikel ini ditulis oleh:

Pasca Reformasi, Belum Ada Gerakan Yang mampu Menggulingkan Rezim

Jakarta, Aktual.co — Ketidakstabilan politik dan ekonomi berpotensi memicu gerakan sosial yang diduga dilakukan untuk menggulingkan rezim pemerintahan saat ini.
Pengamat Politik Arya Fernandes menilai  pasca reformasi belum ada pergerakan yang berhasil menggulingkan rezim dan gerakan sosial yang muncul hanya sementara.
“Saya rasa ketidakpuasan sesaat saja tidak ada sejarahnya gerakan protes pasca reformasi berhasil mengulingkan pemrintahan,” ujar Arya saat dihubungi di Jakarta, Kamis (19/3).
Menurutnya, pada masa ini tak ada yang bisa menggulingkan pemerintahan kecuali Dewan Perwakilan Rakyat, namun tidak memungkinkan konstitusi melakukan hal demikian.
“Kalau kita lihat konstitusi, itu posisi presiden sangat kuat, yang bisa hanya anggota DPR, tapi di konstitusi juga tidak dimungkinkan ada gerakan protes yang bisa menggulingkan,” katanya.
Sementara itu, dengan timbulnya pergerakan mahasiswa yang didominasi perguruan tinggi negeri, sampai saat ini pergerakannya belum masiv dan masih di level lumrah.
“Tidak ada yang perlu di khawatirkan, kalau ada kekecewaan itu lumrah.”

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain