13 April 2026
Beranda blog Halaman 37916

Pertamina Terima Kapal Buatan PAL Senilai USD24 Juta

Jakarta, Aktual.co — PT Pertamina (Persero) kembali menambah kapal pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) buatan PT PAL. Kapal tersebut bernama White Oil Tanker dan berkapasitas 17,500 long ton deadweight (LTDW).

Kapal ke-2 yang dibangun oleh PAL ini merupakan sister ship dari kapal Pagerungan yang telah diserahterimakan ke Pertamina pada 12 November 2014. Kapal Pangkalan Brandan menjadi kapal milik Pertamina yang ke-69 dari total 200-an kapal yang dioperasikan dalam menjamin keamanan pasokan energi di dalam negeri.

Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang mengatakan, kontrak pembangunan kapal Pangkalan Brandan ini ditandatangani dengan total investasi sekitar US$24 juta. Commissioning telah sukses dilakukan pada 9-12 Februari 2015.

“Pertamina dalam waktu tiga bulan ke-depan akan maksimalkan performa kapal untuk mendistribusikan minyak olahan Pertamina dan secara bersamaan melakukan persiapan pemenuhan regulasi atau administrasi yang dipersyaratkan Terminal Approval sebelum melakukan trading out,” kata Bambang dalam siaran persnya, Jakarta, Kamis (18/3).

Menurutnya, utilisasi kapal ini akan digunakan untuk alokasi pengiriman BBM dari atau ke Pelabuhan Balongan atau Tuban atau Tanjung Wangi dan depot wilayah Kalimantan dan Sulawesi.

“Komitmen untuk turut serta membangun industry maritime nasional telah kami buktikan sekali lagi dengan dilakukannya serah terima kapal Pangkalan Brandan ini. Pelaku bisnis maritim di Indonesia tentu sudah mengerti dan paham kesulitan melakukan investasi pembangunan kapalbaru di galangan dalam negeri, namun sekali lagi Pertamina menyerap semua potensi dan kendala tersebut dengan satu tujuan, Pertamina maju bersama industry maritime nasional,” ungkap Bambang.

Menurutnya, keputusan manajemen Pertamina dalam pengembangan usaha penguatan armada milik diyakini akan dapat meningkatkan efisiensi biaya transportasi migas sehingga dapat memberikan margin lebih baik bagi perusahaan.

“Total biaya transportasi menjadi salah satu andalan Pertamina dalam persaingan global di bisnis hilir migas,” tukas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Imigrasi Persulit WNI Soal Nama, DPR: Dapat Picu Kemarahan Rakyat Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Perlakuan Imigrasi bandara Soekarno Hatta yang mempersulit  sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin keluar negeri, lantaran menggunakan nama Muhammad dan Ali, mendapat kritik keras dari parlemen.
Pasalnya, para calon penumpang tidak bisa daftar autogate di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.
“Kalau benar ada kebijakan yang memperlakukan Warga Negara Indonesia dengan nama Muhammad, Ahmad atau Ali, tidak bisa menggunakan autogate imigrasi, maka ini persoalan serius,” kata Politisi PPP Arsul Sani, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (19/3).
“Artinya, Ditjen Imigrasi telah melakukan diskriminasi terhadap WNI yang hendak bepergian keluar negeri. Lebih dari itu, kebijakan seperti itu mengandung unsur SARA, karenanya harus dihentikan,” tegasnya.
Oleh karena itu, sambung Arsul, fraksi PPP di Komisi III DPR RI akan mempertanyakan dan meminta kebijakan tersebut segera dicabut. Sebab, perlakuan seperti itu dapat menyulut kemarahan umat Islam di seluruh Indonesia.
“‎Di Inggris saja yang umat Islamnya hanya minoritas tidak menerapkan kebijakan seperti itu terhadap warga negaranya yang muslim dan ada nama Muhammad, Ali atau Ahmad dalam passportnya,” tandas dia. 

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Tekan Biaya Transportasi, Pertamina Genjot Investasi Kapal Dalam Negeri

Jakarta, Aktual.co —   Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang mengatakan bahwa keputusan pihaknya dalam pengembangan usaha penguatan armada  diyakini akan dapat meningkatkan efisiensi biaya transportasi migas sehingga dapat memberikan margin lebih baik bagi perusahaan.

Seperti diketahui, PT Pertamina (Persero) telah menerima kapal pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) buatan PT PAL. Kapal tersebut bernama White Oil Tanker dan berkapasitas 17,500 long ton deadweight (LTDW). Kapal ke-2 yang dibangun oleh PAL ini merupakan sister ship dari kapal Pagerungan yang telah diserahterimakan ke Pertamina pada 12 November 2014. Kapal Pangkalan Brandan menjadi kapal milik Pertamina yang ke-69 dari total 200-an kapal yang dioperasikan dalam menjamin keamanan pasokan.

“Total biaya transportasi menjadi salah satu andalan Pertamina dalam persaingan global di bisnis hilir migas,” kata Ahmad dalam siaran persnya, Jakarta, Kamis (19/3).

Ia mengungkapkan, hingga akhir tahun 2015, Pertamina merencanakan untuk menerima kapal baru yang dibangun di galangan dalam negeri lainnya, yang saat ini sudah memasuki tahap Cargo Oil Tank Coating yakni kapal tanker 17.500 LTDW bernama Pattimura dan Parigi yang dibangun oleh PT. Anggrek Hitam, Batam dan kapal tanker 17.500 Pasaman yang dibangun di galangan PT Multi Ocean Shipyard, Karimun.

“Pertamina melalui rencana jangka panjang penguatan armada milik, telah berkomitmen untuk mengedepankan kerjasama dengan mitra nasional sebagai pembangun kapal yang dibutuhkan perusahaan sesuai dengan kompetensinya,” imbuhnya.

“Selain itu, Pertamina secara konsisten menjaga kepatuhan terhadap azas cabotage dalam semangat memberdayakan bisnis maritime di dalam negeri terkait kepemilikan kapal, pengibaran bendera Indonesia dan pemberdayaan awak kapal berkebangsaan Indonesia,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Wow, Bayi Berusia 2 Bulan Bisa Bicara “I Love You”

Jakarta, Aktual.co —   Ada-ada saja, tingkah laku bayi berusia dua bulan ini. Kabarnya, secara spontan bayi perempuan tersebut bisa mengikuti ucapan sang ayah bernama Ali Shariff (25) mengucapkan kata-kata “I Love You”. Ucapan itu, didengar Ali di saat dirinya tengah menggendong putrinya bernama Ariana ke tempat tidur,untuk tidur siang.

Hal senada juga dikatakan oleh istri Ali, Fatima Abubakar (22), awalnya ia tidak memercayai cerita suaminya itu.

“Istri saya bilang, katanya saya bohong. tetapi ketika dia (istri, red) mendengar langsung baru ia percaya dan melakukan hal yang sama seperti yang saya ucapan kepada anak saya yakni ‘I Love You’, ” kata Ali seperti yang di kutip dari laman DailyMail baru-baru ini.

Pria asal Kilburn, barat laut London itu membeberkan, bahwa putrinya yang lahir pada Desember 2014 tahun lalu pertama kali mengucapkan kata-kata ‘I Love You” pada awal bulan Februari, saat Arianna berusia dua bulan.

Meskipun hal ini, bukanlah kali pertama pernah ada. Namun demikian, cerita bayi bisa berbicara juga pernah dialami oleh pasangan, Toni dan Paul McCann asal Irlandia.

Di mana aksi putranya bernama Cillian kali pertama saat berbicara diusia 2 bulan itu pernah direkam  sang ibunda lewat sebuah video. Dalam rekaman video tersebut Cillian sudah bisa mengucapkan kata pertamanya,’Hello’.

Artikel ini ditulis oleh:

WGG, Ajang Kepedulian Terhadap Anak Marjinal

Jakarta, Aktual.co — Ajang pertemuan dari banyak individu penggiat dan pemerhati sosial serta organisasi sosial dalam jaringan internasional Yayasan Wadah Titian Harapan, mengadakan Wadah Global Gathering (WGG), di Yogyakarta, pada 18 – 20 Maret 2015. 
Anak-anak remaja korban konflik, kemiskinan, perdagangan manusia dan termarjinalkan oleh berbagai permasalahan sosial dari beberapa negara Asia berkumpul di acara ini. 
“Hanya dengan mengerti dan menerima mereka apa adanya serta menghargai serta memperdulikan perasaan, harapan dan impiannya, maka kita dapat mendidik mereka kearah yang lebih baik,” kata penggagas terselenggaranya WGG, Anie Hashim, di Yogyakarta, Kamis (19/3).
Jika pada pertemuan pertama tiga tahun lalu (Bali 2012) berbicara mengenai kemiskinan, maka di pertemuan kedua ini, tema yang dibahas adalah pendidikan (education). Pendidikan merupakan kata kunci yang ingin digali dalam pertemuan ini.
“Pengalaman dilapangan menunjukan bahwa kegiatan pendidikan yang transformatif menuju sebuah pembaharuan bagi anak-anak termarjinalkan memerlukan keterbukaan dan kepedulian yang dalam agar mereka tetap menjadi pusat dan subyek pembaharuan,” kata Anie, yang juga pendiri Yayasan Wadah Titian Harapan.
Hal menarik dari WGG ini adalah anak-anak remaja yang termarjinalkan dari berbagai Negara Asia yang memiliki permasalahan sosial, diundang sebagai narasumber utama. Mereka datang mewakili negara masing-masing, diantaranya Indonesia, Nepal, India, Bhutan, Afghanistan dan Filipina.
WGG kali ini diikuti oleh lebih dari 220 peserta yang berasal dari 16 negara di dunia, seperti  Inggris, Swiss, Polandia, Spanyol, Perancis, Amerika Serikat, Bhutan, Afganistan, Australia, Korea Selatan, Nepal, India, Filipina, Malaysia, Singapore dan Indonesia.
Untuk diketahui, Yayasan  Wadah Titian Harapan atau dikenal dengan sebutan WADAH, didirikan pada tahun 2008 oleh Ibu Anie Hashim Djojohadikusumo, dan bertujuan untuk membawa harapan dengan membantu kaum perempuan menolong diri mereka sendiri dalam upaya menciptakan perubahan jangka panjang dalam membentuk masa depan yang lebih baik bagi kehidupan mereka dan keluarganya.
WADAH sendiri merupakan singkatan dari ‘Wanita dan Harapan’, sedangkan ‘Titian Harapan’ dimaksud sebagai jembatan menuju harapan. Seiring berjalannya waktu dan proses belajar, membuat cakupan kerja organisasi, serta skala yang menjadi lebih luas.

Artikel ini ditulis oleh:

Musim Ini, Penalti untuk Chelsea ‘Abnormal’

Jakarta, Aktual.co — Klub asal London, Chelsea mengklaim jumlah penalti yang mereka telah diberikan di Liga Premier musim ini tampaknya ‘abnormal rendah’ dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Sebuah artikel di situs resmi klub tersebut (eksternal) menunjukkan, sisi Jose Mourinho telah diberikan dua sejauh ini. Sedangkan, Arsenal dan Manchester City telah memiliki tujuh masing-masing.

Dua hadiah penalti berada di home ketika menang melawan Arsenal di bulan Oktober dan QPR pada November lalu.

Artikel berjudul ‘Penalty Puzzle’, memberikan jumlah hukuman ‘The Blues’ yang telah diterima di Liga Premier dalam enam musim terakhir. Padahal, musim lalu mereka diberikan tujuh.

“Jadi penghitungan musim ini dari dua digit diragukan lagi tren baru-baru ini. Namun posisi kami sebagai pemimpin liga yang jelas dan tertinggi kedua pencetak gol menyarankan kita tidak dapat diberi label apa pun selain menyerang dan menghabiskan banyak waktu di kotak penalti,” tulis artikel tersebut.

“Tentu saja, bisa jadi ketika tim telah menjadi pemimpin klasemen, pemain sangat berhati-hati dalam pertahanan mereka sendiri. Namun, kita semua memiliki banyak kenangan, menyarankan hal ini tidak terjadi.”

Artikel ini juga menyoroti insiden selama musim di mana disebutkan, Chelsea seharusnya diberikan hukuman.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain