16 April 2026
Beranda blog Halaman 37934

Selamatkan SDA, Semua Kementerian dan Lembaga Tandatangan MoU

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyaksikan penandatanganan nota kesepakatan Gerakan Nasional Penyelamatan Sumber Daya Alam (SDA) antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), 29 kementerian dan lembaga 12 pemerintahan provinsi.
Pelaksana tugas Ketua KPK Taufiequrachman Ruki mengatakan, kesepakatan ini lanjutan dari upaya penyelamatan SDA di sektor minerba tahun lalu. Namun program diperbaharui dengan penyelamatan SDA hingga sektor perkebunan dan kelautan. Upaya pencegahan penyelamatan SDA ini dilakukan KPK sejak 2013 dan berhasil menambah pendapatan negara lebih dari Rp 20 triliun di tahun 2014.
“Berdasarkan data yang kami laporkan dari sektor minerba dapat capai Rp 5,8 triliun. Ada potensi kerugian Rp 10 triliun per tahun. Di sektor kehutanan setidaknya 31.000 lahan hutan. Di sektor kelautan masih rendahnya PNPB demikian pula kontribusi dari sektor perikanan,” ujar Ruki, di Istana Negara, Kamis (19/3).
Penandatangan MoU itu diikuti yakni Menko Polhukam, Menko Perekonomian, Menko Kemaritiman, Menteri Dalam Negeri, Menteri Luar Negeri (diwakili Sekretaris Luar Negeri), Kementerian Pertahanan (diwakili Inspektur Kementerian Pertahanan), Menteri Hukum dan HAM, Menteri Keuangan (diwakili Wakil Menteri Keuangan), Menteri Perindustrian dan Menteri Perdagangan.
Kemudian Menteri ESDM, Menteri Perhubungan, Menteri Pertanian, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Kelautan (diwakili oleh Sekretaris Kementerian Kelautan), Menteri Agraria, Bapenas, MenPAN RB, Menteri BUMN, Menteri Pariwisata (diwakili Sekretaris jenderal Kementerian Pariwisata). Selanjutnya Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Kepala Badan Pengawasan Pengelolaan Keuangan Pembangunan, Kepala Badan Informasi Geospasial, Ketua Komnas HAM, Ketua Komisi Informasi Pusat, Ketua Ombudsman RI. 
Untuk Penandatanganan deklarasi penyelamatan SDA ditandatangani oleh Ruki, Wakapolri Badrodin Haiti, Jaksa Agung HM Prasetyo, dan Panglima TNI Moeldoko.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

ASI Dijadikan Bahan Dasar Facial bagi Kecantikan Wanita

Jakarta, Aktual.co — Baru-baru ini di dunia kecantikan, air susu ibu (ASI) sedang ramai diperbincangkan kaum hawa di Amerika Serikat. Salah satunya, yang diprogramkan oleh Mud Spa, sebuah Spa di kota Chicago, yang menggunakan perawatan facial dengan menggunakan ASI, sebagai bahan dasar facial bagi kecantikan. Pada umumnya ASI sangat bermanfaat bagi pertumbuhan bayi.

Kabarnya, untuk menghasilkan penggunaan bahan kecantikan tersebut, Mud Spa melakukannya dengan bahan yang berasal dari ASI yang dicampurkan dengan tanah liat kemudian diaplikasikan pada wajah hingga kering.

Oddity Central melaporkan, perawatan menggunakan ASI ini dinyatakan ampuh menciptakan kulit sehalus pantat bayi.

“Terdapat banyak sekali tulisan di blog ibu-ibu di luar sana yang membicarakan penggunaan ASI sebagai cara mengobati permasalahan kulit,” terang Patel, penemu bahan dasar facial dari ASI, Mud Spa.

Bagi Shama Patel penemu perawatan menjelaskan, pada awalnya dirinya menciptakan produk kecantikan ini setelah dia mengetahui banyaknya para ibu menggunakan ASI mereka sendiri dalam mengobati permasalahan kulit.

Namun demikian, untuk mendapatkan ASI ini guna keperluan pekerjaannya. Patel kini memburu ASI dari ibu-ibu setempat yang terdaftar memiliki sertifikat Bank ASI.

Sekedar informasi, Bank ini bertanggung jawab untuk melakukan screening terhadap para ibu yang mendonorkan ASI mereka dan menginformasikan bahwa ASI mereka digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk untuk facial perempuan saat ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Tingkatkan Akses Keuangan, Mandiri Dukung Inovasi “Branchless Banking”

Jakarta, Aktual.co — Bank Mandiri mendorong “branchless banking” atau layanan bank tanpa kantor dalam meningkatkan akses keuangan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Layanan ‘branchless banking’ Bank Mandiri sudah mulai jalan dan akan terus ditingkatkan lagi sehingga mampu menjangkau masyarakat di perdesaan tanpa harus datang ke bank,” kata Vice President Area Manager Manado Bank Mandiri Hotman Nainggolan di Manado, Kamis (19/3).

Hotman mengatakan bahwa pihaknya menargetkan layanan bank tanpa kantor cabang (branchless banking) hingga perdesaan. “Ini merupakan target kami bahwa pelayanan Bank Mandiri akan menyentuh masyarakat hingga tingkat perdesaan melalui ‘branchless banking’,” kata Hotman.

Program itu, lanjut dia, secara perlahan-lahan akan diberlakukan di tiga wilayah kerja Bank Mandiri Manado, yakni Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara.
 “Branchless banking”, kata dia, merupakan kegiatan jasa layanan sistem pembayaran dan keuangan terbatas yang dilakukan tidak melalui kantor, tetapi dengan menggunakan sarana teknologi atau jasa pihak ketiga, terutama untuk melayani masyarakat yang tak terjangkau sistem jaringan perbankan konvensional.

Hotman menjelaskan bahwa Bank Mandiri memanfaatkan ponsel (teknologi) sebagai pengganti kantor cabang. Lewat ponsel bisa dilakukan kegiatan, seperti menabung dan transfer uang. Namun, nominal kegiatan masih dibatasi tidak terlalu banyak.

Asisten Direktur BI Perwakilan Sulut Ignatius Adhi mengatakan bahwa “branchless banking” merupakan inovasi layanan perbankan yang memungkinankan jasa sistem pembayaran dan keuangan tidak harus melalui kantor fisik bank, tetapi melalui teknologi, seperti electronic data capture (EDC) dan ponsel.

Branchless banking, lanjut dia, mampu mengefisienkan investasi perbankan karena menggunakan bantuan operator telekomunikasi.

Bank Indonesia berharap perbankan yang ada di Sulut dapat menerapkan layanan bank tanpa kantor untuk meminimalkan pembuatan kantor kas yang bisa memakan biaya yang relatif cukup tinggi.

Artikel ini ditulis oleh:

Kemenperin Komitmen Selesaikan Kendala Lahan Investasi Garam

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —  Kementerian Perindustrian berkomitmen untuk menyelesaikan kendala lahan yang akan digunakan untuk investasi pengolahan garam oleh PT Cheetam Garam Indonesia di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

“Kami akan meminta Bupati Nagekeo mau datang untuk membicarakan hal ini, tentunya dengan Menteri Agraria terkait kendala lahan ini,” kata Direktur Industri Kimia Dasar Ditjen Basis Industri Manufaktur Muhamad Khayam di Jakarta, Rabu (18/3) malam.

Khayam mengatakan, Cheetam membutuhkan lahan seluas 1.000 hektar untuk membangun industri garam di wilayah tersebut, namun sekitar 230 hektar di dalamnya masih belum dapat dibebaskan, karena lahan tersebut dibagikan untuk rakyat pasca-Reformasi Agraria. “Kami minta yang 230 hektar, yang dibagikan ke rakyat itu dipindah ke luar lahan yang 1.000 hektar. Lahan tersebut juga terbilang tidak subur, jadi kami harap bisa dipindahkan ke lahan yang subur,” kata Khayam.

Menurut dia, industri garam membutuhkan lahan yang tidak subur dengan musim kemarau yang lebih panjang dari musim hujan, di mana Kabupaten Nagekeo memiliki musim kemarau selama delapan setengah bulan, hampir sama dengan di negara pengekspor garam ke Indonesia yakni Australia.

Khayam mengatakan, apabila pembebasan lahan tersebut berhasil dilakukan, maka tidak hanya Cheetam yang akan berinvestasi pada industri garam, namun juga beberapa perusahaan seperti PT Rodamas dan PT Indofood.

Khayam menambahkan, dari beberapa investasi tersebut, diharapkan industri dalam negeri mampu memproduksi 1,5 juta ton garam dalam setahun dari total kebutuhan 2 juta ton garam setiap tahun. “Ini program ekstensifikasi, istilahnya kalau bicara untuk swasembada, harus dimulai dari produksi dalam negeri. Dan ini terjadi kalau ada lahan minimal seluas 1.000 hektar,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Cheetam Garam Indonesia Arthur Tanudjaja mengatakan, apabila sudah mulai berproduksi, Cheetam akan menghasilkan 200.000 ton garam setiap tahunnya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“Ditambah produksi plasma petani sekitar 20 ribu ton sampai 40 ribu ton. Jumlah ini bisa mensubtitusi impor garam, yang selama ini angkanya mencapai 2 juta ton. Namun, memang masih sangat kecil, hanya 10 persennya,” ujar Arthur.

Menurut dia, dengan nilai investasi sekitar 25 juta hingga 35 juta dollar AS, perusahaan akan menyerap sekitar 100 orang pekerja. “Kami berharap Kemenperin mengakselerasi persoalan lahan ini di tingkat tinggi. Kami memberikan waktu hingga Juni 2015. Kalau jadi, ini akan mendukung swasembada garam,” ujar Arthur.

Artikel ini ditulis oleh:

Kasus Jero Wacik, KPK Periksa Dua Saksi

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus korupsi yang menjerat bekas politikus Partai Demokrat, Jero Wacik (JW) terkait penyalahgunaan wewenang ketika menjabat sebagai Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) periode 2008-2011.
Untuk melengkapi berkas penyidikan kasus tersebut, KPK memanggil dua orang saksi. Adapun saksi yang diperiksa yakni seorang pegawai swasta Muhammad Agus Sumarta, serta Mantan Kepala Biro Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM, Didi Dwi Sutrisnohadi.
“Iya benar, keduanya diperiksa untuk tersangka JW,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsan Nugraha di gedung KPK, Kamis (19/3).
Seperti diketahui, JW diduga melakukan penyalahgunaan wewenang terkait penggunaan anggaran untuk meperkaya diri atau orang lain. Akibat korupsi yang dilakukan JW, KPK menaksir kerugian negara senilai Rp 7 miliar.
Sebelumnya, KPK juga menetapkan JW sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan di Kementerian ESDM. Dalam kasus pertama, penetapan Jero sebagai tersangka merupakan hasil pengembangan proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan di Sekretariat Jenderal ESDM yang menjerat mantan Sekretaris Jenderal ESDM Waryono Karno.
Selama menjadi Menteri ESDM, Jero melalui Waryono dan bawahannya yang lain diduga memeras sejumlah rekanan pengadaan di kementerian tersebut. Terhitung sejak tahun 2011 hingga 2013, menurut KPK, total uang yang diperoleh Jero dari pemerasan itu mencapai Rp 9,9 miliar.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Kerjasama Maskapai Irak dengan GMF Aero Asia Indonesia

Baghdad, Aktual.co — KBRI Baghdad memfasilitasi kerjasama Maskapai penerbangan, Iraqi Airways dengan Garuda Maintenance Facility atau PT. GMF Aero Asia Indonesia. Untuk itu Dubes RI untuk Irak, Safzen Noerdin, melepas keberangkatan pesawat Iraqi Airways di Bandara Internasional Baghdad, Selasa (17/3) malam.

Pesawat milik Maskapai pelat merah Irak itu akan mendapat perawatan di PT. GMF Aero Asia Indonesia, Jakarta.

“Ini merupakan kerjasama nyata yang menunjukkan hubungan sangat dekat RI-Irak. Sebab, selain pertimbangan bisnis, pemilihan Indonesia juga didasarkan atas hubungan dan kerjasama yang telah terjalin baik selama ini,” ungkap Dubes RI.

Untuk tahap pertama, Iraqi Airways telah mengirim satu armadanya, pesawat B 747-400 IAW 1119 pada 17 Maret 2015. Pesawat tersebut akan mendapatkan engineering service dan line maintenance di GMF selama sekitar sebulan dengan biaya 757.700 dollar AS. Selain 4 crew (pilot dan co-pilot), 3 orang engineering Iraqi Airways juga akan ikut dalam pelaksanaan maintenance.

Saat ini, Iraqi Airways sedang mengembangkan bisnis penerbangannya baik untuk rute-rute domestik maupun internasional ke sejumlah negara Timur Tengah dan Eropa.

“Ini merupakan potensi dan peluang yang sangat menjanjikan untuk meningkatkan kerjasama dalam bidang layanan perawatan pesawat yang lebih baik dengan pihak Irak di masa mendatang. Selain itu, ini salah satu kerja konkret yang dapat mendatangkan devisa bagi Indonesia,” jelas Dubes RI.

Tareef T. Othman, Kepala Engineering Iraqi Airways menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya kepada Dubes RI atas bantuan yang diberikan. Tareef juga menyampaikan rencana Iraqi Airways untuk terus meningkatkan kerjasamanya dengan mitra di Indonesia, khususnya dalam bidang perbaikan dan perawatan armada Iraqi Airways.  (Laporan: Satrio Arismunandar/ Redaktur Senior Aktual.co)

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain