14 April 2026
Beranda blog Halaman 37940

Lulung: “Buset Dah” Operasional Wali Kota Miliaran

Jakarta, Aktual.co — RAPBD DKI menganggarkan operasional untuk Walikota dan Bupati di DKI Jakarta mencapai Rp21,1 miliar. Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana (Haji Lulung) geram. Hal tersebut dinilai tidak memiliki dasar hukum dalam penganggaran
“Pada halaman 22, Kemendagri larang dana operasional wali kota,” katanya,  Rabu (18/3).
Dikatakan Lulung sapaan Lunggana seperti Wali Kota Jakarta Barat sendiri per tahunnya mendapat kucuran dana senilai Rp4 miliar. Hal tersebut menurutnya harus dilandasi payung hukum yang kuat.
“Wali kota Jakarta Barat operasionalnya Rp4 miliar per tahun. Buset dah,” paparnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Menteri Yohana: Angka Kematian Ibu di Indonesia Tinggi

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise menyatakan, angka kematian ibu di Indonesia tergolong masih tinggi, sehingga perlu berbagai upaya untuk mengatasinya.

“Secara keseluruhan angka kematian ibu sekitar 123 orang per 100.000, kita di Indonesia 369 per 100.000, ini cukup tinggi dan semua negara dengar bahwa Indonesia masalahnya itu,” kata Yohana dalam sosialisasi program gerakan nasional pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan Indonesia di Istana Negara Jakarta, Rabu (18/3).

Yohana menyebutkan, dirinya baru saja kembali dari New York memimpin delegasi perempuan Indonesia untuk mempertanggungjawabkan dan mengevaluasi pelaksanaan Beijing Platform For Action Tahun 1999 di Tiongkok.

“Selain itu ada beberapa ‘critical area’ pada 12 bulan ke depan yang harus perhatikan adalah perempuan dalam kemiskinan, perempuan dalam lingkungan, perempuan dalam pendidikan dan perempuan dalam kesehatan,” katanya.

Dalam kesempatan pertemuan itu, ia menyatakan bahwa Indonesia sudah cukup berkembang di mana perempuan-perempuan sekarang cukup berkembang.

“Namun, satu masalah yang menjadi perhatian kita semua adalah angka kematian ibu yang masih tinggi, oleh karena itu kita harus bekerja sama untuk mengatasi ini dan menyelamatkan ibu ini,” katanya.

Ia juga menyampaikan perkembangan lain yaitu mengenai kasus kekerasan dalam rumha tangga (KDRT), kekerasan terhadap anak.

“Ini harus menjadi perhatian karena pertemuan ini menjadi pertemuan kedua terbesar setelah pertemuan presiden seluruh dunia yang dihadiri negara di seluruh dunia dengan semua menteri yang menangani masalah perempuan,” katanya.

Menurut dia, ada tiga hal yang menjadi perhatian utama yaitu pertama “gender mainstreaming” dan “gender equality”, kedua “sustainable development” dan ketiga “clean government”.

“Itu yang menjadi perhatian United Women seluruh dunia, tugas kita cukup besar, masalah kita cukup banyak, selain angka kematian ibu cukup besar, KDRT masih tinggi, kekerasan terhadap anak masih ada,” katanya.

Ia menargetkan pada 2030, berbagai masalah itu sudah harus terselesaikan.

“Saya mohon bantuan, kerja sama dan dukungannya, saya siap untuk berkolaborasi,” kata Yohana.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Ekonom Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Singapura ke 2,8 Persen

Jakarta, Aktual.co —   Survei Triwulan Otoritas Moneter Singapura (MAS) menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi Singapura menjadi 2,8 persen tahun ini, dari perkiraan sebelumnya 3,1 persen.

Survei yang dikutip, Rabu (18/3) mencerminkan pandangan dari 21 analis yang memonitor perekonomian Singapura. Sedangkan estimasi resmi pertumbuhan ekonomi datang di antara dua persen hingga empat persen tahun ini.

Semakin rendah ekspektasi menyusul angka lemah untuk ekspor Singapura yang dirilis Selasa. Ekspor domestik non-minyak negara itu turun 9,7 persen pada secara tahunan pada Februari, menurut badan promosi perdagangan Singapura International Enterprises (IE) Singapura.

Alasan utama untuk kontraksi ekspor termasuk pelambatan pertumbuhan ekonomi Tiongkok dan pertumbuhan lemah di tempat lain di dunia.

Para ekonom yang disurvei memperkirakan pertumbuhan dua persen untuk kuartal pertama yang berakhir 31 Maret, merupakan penurunan dari perkiraan sebelumnya sebesar 2,5 persen.

Responden dari survei MAS memperkirakan inflasi tahun ini bisa datang hanya 0,1 persen, jauh lebih rendah dari perkiraan sebelumnya 1,1 persen.

MAS sekarang memperkirakan inflasi akan datang antara negatif 0,5 persen hingga 0,5 persen tahun ini, jauh lebih rendah dari perkiraan sebelumnya 0,5 persen hingga 1,5 persen.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ketua DPRD Kota Semarang Nyatakan Uang Rakyat Harus Dipertanggungjawabkan

Jakarta, Aktual.co — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang menegaskan dana kas daerah yang merupakan uang rakyat harus dipertanggungjawabkan pengelolaannya oleh pemerintah daerah setempat.
“Itu (kasda) kan uang rakyat. Ya, harus mempertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel,” kata Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi di Semarang, Rabun(18/3) menanggapi dugaan raibnya dana kasda Rp22 miliar.
Menurut dia, pihaknya segera mengklarifikasi proses perkembangan dugaan raibnya dana kasda senilai Rp22 miliar yang disimpan di salah satu perusahaan perbankan itu dengan mengundang seluruh pihak terkait.
Politikus PDI Perjuangan itu mengakui DPRD Kota Semarang selama ini belum mengetahui secara persis mengenai penyimpanan dana kasda, termasuk perbankan-perbankan mana yang menjadi tempat penyimpanan dana itu.
“Makanya, kami dalam waktu dekat segera memanggil Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), Inspektorat, dan Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Semarang untuk mengklarifikasi masalah itu,” katanya.
Kalau sekiranya klarifikasi yang dilakukan belum cukup, kata dia, DPRD Kota Semarang akan menindaklanjuti dengan membentuk panitia kerja untuk membahas tentang dugaan raibnya dana kasda senilai Rp22 miliar itu.
Yang jelas, kata dia, sesuai dengan nomenklatur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tercantum pendapatan bunga deposito kasda pada bank sebesar Rp30 miliar/tahun dan jasa giro Rp5 miliar/tahun.
“Ya, tetapi kami kan tidak tahu detail pengelolaannya bagaimana. Yang mengelola kan Pemerintah Kota Semarang. Dalam rapat dengar pendapat (RDP) nanti, kami juga akan mengundang kalangan perbankan,” tukasnya.
Berkaitan dengan langkah Kepala DPKAD Kota Semarang Yudi Mardiana yang melaporkan permasalahan itu kepada kepolisian, Supriyadi mengapresiasinya sebagai tindakan tepat untuk menyelamatkan uang rakyat.
“Kalau dalam ranah hukum, itu wilayah kepolisian. Namun, kami secara politik berhak menanyakan pengelolaan keuangan daerah, termasuk permasalahan itu dan menyampaikannya kepada publik,” pungkasnya.
Sebagaimana diwartakan, Kepala DPKAD Kota Semarang Yudi Mardiana mencurigai dugaan raibnya dana kasda senilai Rp22 miliar yang disimpan di salah satu perbankan saat penandatangan nota kesepahaman (MoU). 

Artikel ini ditulis oleh:

BI: Pertumbuhan ULN Swasta Melambat di Januari

Jakarta, Aktual.co —   Pertumbuhan Utang Luar Negeri (ULN) sektor swasta pada Januari 2015 melambat menjadi 13,6 persen (yoy) dibandingkan bulan Desember 2014 yang tumbuh sebesar 14,2 persen(yoy).

“Dengan pertumbuhan tersebut, posisi ULN sektor swasta pada akhir Januari 2015 mencapai 162,9 miliar dolar AS atau setara dengan Rp2.117,7 triliun (54,6 persen dari total ULN). Sementara itu, posisi ULN sektor publik tercatat sebesar 135,7 miliar dolar AS atau setara dengan Rp1.764,1 triliun (45,4 persen dari total ULN),” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara di Jakarta, Rabu (18/3).

Posisi ULN sektor publik tersebut tumbuh 6,1 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 5 persen (yoy), terutama dipengaruhi oleh penerbitan Global Bond Pemerintah sebesar 4 miliar dolar AS atau Rp52 triliun.

“Secara keseluruhan, posisi ULN Indonesia pada akhir Januari 2015 mencapai 298,6 miliar dolar AS (setara dengan Rp3.881,8 triliun), atau tumbuh 10,1 persen (yoy),” ujar Tirta.

Berdasarkan jangka waktu asal, posisi ULN Indonesia didominasi oleh ULN berjangka panjang (84,7 persen dari total ULN). ULN berjangka panjang pada Januari 2015 tumbuh 12 persen (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan bulan Desember 2014 yang sebesar 11,3 persen (yoy).

Sementara itu, ULN berjangka pendek tumbuh 0,4 persen (yoy), melambat dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 3,2 persen (yoy).

Pada akhir Januari 2015, ULN berjangka panjang sektor publik mencapai 131,6 miliar dolar AS (Rp1.710,8 triliun) atau 97 persen dari total ULN sektor publik dan ULN berjangka panjang sektor swasta tercatat sebesar 121,5 miliar dolar AS atau 74,6 persen (Rp1.579,5 triliun) dari total ULN swasta. Sementara itu, posisi ULN berjangka pendek mencapai 45,5 miliar dolar AS atau setara dengan Rp591,5 triliun (15,3 persen dari total ULN).

ULN swasta pada akhir Januari 2015 terutama terkonsentrasi di sektor keuangan, industri pengolahan, pertambangan, serta listrik, gas & air bersih.

Posisi ULN keempat sektor tersebut masing-masing sebesar 47,2 miliar dolar AS atau setara dengan Rp613,6 triliun (28,9 persen dari total ULN swasta), 32,2 miliar dolar AS atau Rp418,6 triliun (19,8 persen dari total ULN swasta), 26,4 miliar dolar AS atau Rp343,2 triliun (16,2 persen dari total ULN swasta), dan 19,2 miliar atau Rp249,6 triliun (11,8 persen dari total ULN swasta).

Pada Januari 2015, pertumbuhan ULN sektor keuangan, sektor industri pengolahan, dan sektor pertambangan masing-masing sebesar 24,9 persen (yoy), 8,5 persen (yoy), dan 0,2 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan Desember 2014 masing-masing sebesar 26,9 persen (yoy), 10 persen (yoy), dan 0,3 persen (yoy). Di sisi lain, pertumbuhan ULN sektor listrik, gas & air bersih tercatat sebesar 12,2 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Desember 2014 sebesar 8,9 persen (yoy).

“Bank Indonesia memandang perkembangan ULN masih cukup sehat, namun perlu terus diwaspadai risikonya terhadap perekonomian. Ke depan, Bank Indonesia akan tetap memantau perkembangan ULN, khususnya ULN sektor swasta. Hal ini dimaksudkan agar ULN dapat berperan secara optimal dalam mendukung pembiayaan pembangunan tanpa menimbulkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas makroekonomi,” ujar Tirta.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Fotografer Amatir: Tangkap ‘Goresan’ Hujan Meteor di Atas Langit Loch Ness

Jakarta, Aktual.co — Hari itu merupakan “malam yang indah,” kata pemandu wisata yang berada di Skotlandia, John Alasdair Macdonald.  Kemudian, ia pergi ke luar dengan kamera untuk mengambil beberapa foto Bintang-bintang.

Saat itulah Macdonald, yang bekerja di kantor Tur Hebridean Explorer, mengatakan ia berdecak kagum, “sebuah keberuntungan,” bisa menangkap gambar yang menakjubkan dari Meteor di atas langit Loch Ness, demikian The Independent melaporkan.

Foto dari Macdonald beredar, setelah di-posting di halaman Facebook perusahaannya, demikian kata dia kepada BBC, bahwa foto itu hanya suatu”kebetulan.”

“Aku tidak akan pernah mengambil gambar seperti itu lagi,” kata McDonald, yang tinggal di Drumnadrochit, di pantai barat dari Loch Ness, mengatakan kepada media setempat.

Untuk diketahui, foto tersebut diambil pada Minggu malam selama hujan meteor ‘menghujani’ langit Skotlandia. The Maryport Coastguard Rescue Team dilaporkan dibanjiri dengan panggilan telepon malam itu dari warga yang kebetulan menyaksikan kilatan cahaya menarik mirip ‘kembang api’.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain