13 April 2026
Beranda blog Halaman 37946

Ahok Sering Main Pecat, Penyebab Bawahan Tidak Betah

Jakarta, Aktual.co —Banyaknya Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI yang ingin mengundurkan diri, dinilai merupakan akibat sikap arogan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Anggota DPRD DKI Prabowo Soenirman berpendapat Ahok harusnya bisa memahami dan mendengarkan keluhan bawahan.
“Cara Ahok yang sedikit-sedikit main pecat tidak benar. Seharusnya Ahok mengerti,” kata politisi Gerindra itu di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (18/03)
Mantan Dirut PD Pasar Jaya ini, menuturkan Ahok mewajibkan PNS untuk turun ke lapangan dan diharuskan mengisi matriks pekerjaan setiap hari. Dari matriks itu, kinerja PNS dapat dipantau dan dinilai kinerja. Sehingga kalau dulunya pegawai bisa duduk santai, sekarang sulit karena harus isi laporan tiap harinya. “Jadi stres kan sekarang,” ucap dia.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Agus Suradika mengakui memang banyak PNS Pemprov DKI yang meminta mundur di era kepemimpinan Ahok. “Yang mau mundur itu banyak makanya kita beri pembinaan,” kata dia, pagi tadi di Balai Kota.
Meski enggan mengungkap secara detail siapa saja PNS yang mau mundur, Agus hanya ‘membocorkan’ alasan para pegawai itu ingin hengkang. “(Pejabat eselon) IV seperti Kepala Seksi Sekolah, mereka ingin mundur karena kaget dan merasa enggak cocok,” ujar Agus.
Namun mereka tak bisa begitu saja bisa mundur. Sebab jika mengikuti peraturan mereka harus menunggu evaluasi tiga bulanan sebagai landasan melakukan pemutusan kontrak kerja. “Sepanjang April kita evaluasi. Absensinya bagaimana, atau kalau kinerja belum jalan ya bisa. Lagi pula APBD 2015 kan juga belum disahkan,” ‎ucap dia.
Di awal tahun ini, Ahok telah lantik 6.511 PNS di semua tingkat jabatan. Mereka-mereka itu merupakan yang lolos seleksi penerimaan CPNS di November 2014. Lalu menyusul dilantik lagi 701 PNS untuk mengisi kekosongan jabatan sebanyak 1.835 dari 8.011 struktur jabatan hasil seleksi Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Atau total ada sekitar 7200 pegawai di DKI di kepemimpinan Ahok. 

Artikel ini ditulis oleh:

Diduga Gabung ISIS, Polres Malang Pulangkan Ratusan Warga Lampung

Malang, Aktual.co — Aparat Kepolisian kini sedang fokus memulangkan sebanyak 257 warga Mesuji Lampung ke tempat asalnya. Mereka dipulangkan sejak Senin 16 Maret 2015 dari Kabupaten Malang, setelah ratusan warga tinggal di beberapa Hotel di Malang sejak Desember 2014.
“Warga lampung ini tinggal di Malang sejak Desember 2014. Awalnya, mereka tinggal di beberapa hotel di Kota Malang, seperti di Hotel Serayu, Hotel Palem dan beberapa hotel lain di wilayah Kota Malang,” kata Kapolsek Singosari Kompol Decky Hermansyah, Rabu (18/3) di Malang, Jawa Timur.
Kabar yang diterima oleh Kepolisian, mereka datang ke Malang untuk menunggu giliran umroh gratis yang tak kunjung terwujud. Aparat kepolisian Malang saat ini sedang mendalami latar belakang perekrut jamaah umroh yang diketahui bernama Agus Santoso, warga Yosowilangun Lumajang.  
Decky menambahkan, selama di Malang, ratusan jamaah mendapatkan sejumlah pelatihan yang berlangsung tertutup di dalam hotel, seperti pelatihan penguatan mental ataupun kemandirian.
Ia melanjutkan, warga Mesuji itu datang ke Malang setelah direkrut oleh Ningsih, warga Kremil Surabaya Jawa Timur. Kremil membawa mereka untuk menginap di Hotel Serayu, dimana selama dalam penginapan ratusan warga ini mendapatkan berbagai pelatihan seperti penguatan mental dan pelatihan kemandirian. “Katanya tujuannya untuk bekal saat umroh gratis nanti,” katanya.
Aktifitas yang mencurigakan dan waktu menetap yang cukup lama selama di Hotel Serayu yang masuk wilayah Kecamatan Blimbing Kota Malang itu membuat warga sekitar hotel resah. Rombongan warga Mesuji pun keluar dan pindah di Hotel Antariksa di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang sejak 1 Maret 2015. 
Ia menambahkan, pihaknya mengaku kesulitan mengumpulkan informasi dari ratusan warga Mesuji yang menjadi korban penipuan Agus.
Polisi pun belum bisa mengungkap metode perekrutan yang dilakuan Ningsih kepada korban saat berada di Lampung ataupun di Jawa Tengah.
“Kalau ditanya mereka sering menghindar dan tak mau terbuka. Sampai sekarang kami masih mengembangkan kasus dan melibatkan Intel Polres Malang,” kata Decky.
Pihak Kepolisian masih belum bisa mengidentifikasi keterlibatan warga Lampung ini dengan ISIS. “Kami juga berkoordinasi dengan Polres Mesuji, Lampung karena perekrutan awal berlangsung di sana,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Fantastis, Seniman Ini Melukis dengan Kopi

Malang, Aktual.co — Minuman kopi ternyata tidak saja nikmat untuk dikonsumsi baik pada pagi, sore maupun malam hari. Namun, siapa sangka dari beberapa cangkir kopi dari berbagai jenis mampu menghadirkan karya lukisan yang cukup fantastis dan memiliki nilai seni yang tinggi.

Adalah Maria A. Aristidou, seorang seniman yang mampu menghasilkan karya lukis dari minuman kopi. Dilansir dari Laman Bored Panda, beberapa hasil karyanya seperti gambar Gajah Afrika, Davy Jones salah satu tokoh di film ‘Pirates of Carribean’, R2D2 dari ‘Star Wars’, dipampang dengan bagus. Sekilas tak tampak semua karya itu dilukis dari minuman kopi.

Seperti pada gambar Davy Jones, Maria menggunakan beberapa jenis kopi sebagai bahan gambarnya. Tak hanya menggunakan kopi hitam, kombinasi dengan kopi susu dan jenis kopi lainnya, dipadukan sehingga menghasilkan gambar yang sempurna.

“Berangkat dari background seni dan kecintaan saya akan seni dan tentu saja kopi, maka, menggambar menggunakan bahan dasar kopi adalah project saya yang bisa saya selesaikan,” tulis Maria, demikian lapor laman Bored Panda.

Ia mengaku, awal membuat ilustrasi gambar awal dari ketidaksengajaan, dengan hasil yang menawan.

“Sekarang saya lebih menggambar beberapa tokoh yang saya cintai,” paparnya.

Hal itu, kata dia, justru menantang dirinya untuk melukis gambar yang lebih menyenangkan dan rumit. Namun, dengan hasil yang cukup mengesankan.

“Untuk menghasilkan lukisan ini, saya menggunakan kertas dan 5 campuran kopi yang berbeda.”

Artikel ini ditulis oleh:

Demokrat: Hak Angket Jadi Hak Konstitusional DPR

Jakarta, Aktual.co — Anggota DPR RI Didik Mukriyanto mengatakan hak angket menjadi hak konstitusional DPR, dan diharap tidak ada intervensi terhadap partai politik dalam prosesnya.
“Sebagaimana kita tahu dalam konteks tupoksi kita di DPR, beberapa hak dipunyai di DPR terhadap pengawasan pemerintah. Hak angket jadi hak konstitusional di DPR,” ujar Didik di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (18/3).
Selain itu, terkait dengan sikap fraksinya, dari awal Partai Demokrat memahami legal standing dalam pengawasan terhadap pemerintah.
“Kalau ada wacana dari teman-teman dalam hak angket, sudah barang tentu hak itu digunakan. Mencermati kondisi itu Partai Demokrat tidak pernh antipati terhadap hak-hak itu,” katanya.
Didik menambahkan, terkait hak angket, dirinya mengimbau jangan sampai ada intervensi terhadap partai politik terkait persoalan parpol yang berseteru.
“Saya hanya berharap dalam konteks menjalankan kewenangan dalam parpol kita tahu bahwa menkumham punya undang-undang parpol dan itu jelas standing subtansi prosedurnya. Agar tetap kuat demokrasinya maka kita harus tetap jaga demokrasi. Jangan ada intervensi apapun terhadap parpol.”

Artikel ini ditulis oleh:

Kasus AS dan BW Jadi Cobaan Terberat KPK

Jakarta, Aktual.co — Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi SP berpendapat, dari tiga kondisi ekstrem yang pernah terjadi di internal lembaganya, kasus Abraham Samad (AS) dan Bambang Widjojanto (BW) merupakan yang paling berat.
“Ada tiga kondisi yang di alami KPK. Saya menyebutnya siklus tiga tahunan, secara bercanda. Kondisi-kondisi yang agak ekstrem dan yang paling berat adalah yang sekarang,” ujar Johan ketika berbincang dengan Aktual.co, Rabu (18/3).
Menurutnya, alasannya adalah karena pemerintah, dalam hal ini Presiden Joko Widodo, tidak bertindak cepat dalam mengantisipasi kisruh tersebut.
Kendati demikian, dia menganggap permasalahan hukum yang menimpa Abraham dan Bambang itu bukan upaya pelemahan lembaga antirasuah.
“Bukan melemahkan, tetapi tidak bertindak cepat. Ini saya lihat Presiden tidak bertindak cepat,” sesalnya.
Seperti diketahui, sebelum kasus dua pimpinan KPK nonaktif itu terjadi, KPK lebih dulu menghadapi pemasalahan yang menjerat Antasari Azhar dan Bibit Waluyo.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Parade Gong Kebyar Dapat Perhatian Masyarakat Lokal dan Wisatawan

Jakarta, Aktual.co — Suguhan parade (kompetisi) gong kebyar memeriahkan Pesta Kesenian Bali selalu mendapat perhatian besar masyarakat setempat maupun wisatawan dalam menikmati liburannya di “Pulau Dewata” itu, kata pengamat dan pelaku seni budaya Bali Kadek Suartaya.

“Parade gong kebyar sejak dimulai tahun 1968 dengan nama Meredangga Uttava, festival gong kebyar se-Bali berlangsung bergemuruh,” kata Kadek Suartaya yang juga dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar itu di Denpasar, Rabu (18/3).

Ia mengatakan, bahwa peristiwa seni pentas yang awalnya digelar Listibiya Provinsi Bali mampu menyedot perhatian masyarakat “Pulau Dewata”.

Festival itu, katanya, pada awalnya melibatkan sekaa-sekaa sebunan (gabungan) yang lebih mengambil peran dan menuai kejayaan, seperti Sekaa Gong Kebyar Belaluan Sadmerta Kota Denpasar, Sekaa Gong Kebyar Jaya Kesuma Banjar Gladag Denpasar, dan Sekaa Gong Kebyar Banjar Pinda, Blahbatuh Kabupaten Gianyar, serta beberapa sekaa gong kebyar dari Bali utara.

Kadek Suartaya mengatakan festival gong kebyar sekarang juga lebih menonjolkan peran sekaa sebunan yang diambil alih dari tim seniman gabungan yang langsung dikoordinasi dan difasilitasi instansi terkait di masing-masing kabupaten/kota.

Gong kebyar sejak pertama kali muncul di Kabupaten Buleleng, Bali utara pada 1915 atau 100 tahun yang silam, cepat populer di masyarakat “Pulau Dewata”.

“Demam gong kebyar merasuki Bali, membungkam keberadaan bentuk-bentuk seni karawitan lainnya. Pada tahun 1950-an, tidak sedikit ensambel gamelan yang berbahan perunggu dan semarapagulingan dilebur menjadi gong kebyar,” katanya.

Kini, katanya, hampir setiap banjar atau desa di Bali memiliki gamelan yang biasanya diukir berprada gemerlap.

“Gong kebyar juga diboyong ke mancanegara, dimainkan oleh para seniman setempat, seperti grup Gong Kebyar Sekar Jaya di Amerika Serikat dan Grup Sekar Jepun di Jepang,” ujar Kadek Suartaya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain