9 April 2026
Beranda blog Halaman 37974

Pengamat: Draft RAPBD DKI ke Kemendagri Bukan Hasil Pembahasan dan Persetujuan DPRD

Jakarta, Aktual.co — Kemelut antara anggota DPRD  dengan pemprov DKI Jakarta pasca rapat paripurna persetujuan RAPBD DKI Jakarta 2015 pada tanggal 27 Januari 2015 seharusnya mendapat titik terang setelah ada hasil evaluasi dari kementerian dalam negeri.  Namun hasil evaluasi  itu justru menjawab sebuah pertanyaan besar yang muncul di kepala masyarakat. Bahwa dari kedua versi RAPBD yaitu versi DPRD dan versi Pemprov, mana yang diakui dan dievaluasi kementerian dalam negeri (Kemendagri).
Dari Keputusan Menteri Dalam Negeri yang ditandatangani Menteri, Tjahjo Kumolo pada tanggal 11 Maret yang lalu, ternyata dipastikan bahwa RAPBD yang dievaluasi adalah RAPBD versi Pemprov, melalui Surat Keputusan bernomor 903-682 Tahun 2015 tentang Evaluasi Ranperda Provinsi DKI Jakarta  tentang APBD  Tahun Anggaran 2015 dan  Ranpergub DKI Jakarta tentang Penjabaran APBD tahun Anggaran 2015.
Direktur Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Syamsuddin alimsyah  menjelaskan hasil penelusurannya terhadap surat keputusan, RAPBD versi DPRD dan RAPBD versi Pemprov DKI menunjukkan bahwa adanya kesamaan angka dalam Surat Keputusan dengan RAPBD versi Pemprov DKI .
“Padahal dalam RAPBD versi Pemprov adalah pagu anggaran sebelum pembahasan, setelah pembahasan oleh Komisi D maka terjadi pengurangan atau penambahan yang menjadi hasil pembahasan versi DPRD. Tetapi draft RAPBD yang dikirimkan kepada Kemendagri untuk dievaluasi bukan hasil pembahasan dan persetujuan bersama DPRD dengan Pemprov ke Kemendagri,” Kata Syamsuddin melalui siaran persnya yang diterima aktual Selasa (17/03).
Dikatakan Syam sapaan akrabnya, celakanya Kemendagri menerima pagu awal tanpa  pembahasan dan persetujuan antara DPRD dengan Pemprov sebagai bahan evaluasi. 
“Padahal dalam pasal 20 ayat (3) UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dengan tegas menyatakan bahwa DPRD dapat mengajukan usul yang mengakibatkan perubahan jumlah penerimaan dan pengeluaran dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD,” paparnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pasang Baliho, Cara Polisi Cari Teroris Poso

Jakarta, Aktual.co — Polres Poso Provinsi Sulawesi Tengah terus melakukan pemburuan terhadap buronan teroris. Pihak aparat pun kembali memasang foto dari 16 buronan teroris yang hingga kini belum juga tertangkap. 
Pemasangan foto dalam bentuk baliho berukuran besar sekitar dua kali tiga meter tersebut dilakukan di 15 titik di lima wilayah kecamatan. Pemasangan dilakukan, Selasa (17/3) secara serentak. 
Tak hanya di wilayah pelosok, pemasangan baliho berisi foto buronan tersebut juga dilakukan di pusat pertokoan dan jalur Trans Sulawesi. 
Foto-foto itu bisa dilihat di depan Mapolres Poso dan Bundaran Smaker Pos Satlantas, Kecamatan Poso Kota.
Menurut Kepala Bagian Operasi Polres Poso Ajun Komisaris Polisi Yosep, pemasangan baliho tersebut sebagai langkah Kepolisian untuk mempermudah warga mengenal para buronan.
Dia pun berharap, dengan terpasangnya sejumlah baliho, warga bisa ikut berperan aktif untuk segera melapor ke polisi bila menemukan orang-orang tersebut.  
Menurut dia, upaya pengejaran kelompok teroris pimpinan Santoso alias Abu Wardah dan Daeng Koro oleh Kepolisian dengan sandi Camar Maleo hingga kini masih terus berlangsung.
Pemasangan baliho ini pun sebagai salah satu media untuk mempersempit ruang gerak para buronan yang kemungkinan masih berada di wilayah Pegunungan Biru, Dusun Tamanjeka, Kecamatan Poso Pesisir.
“Saya berharap dengan terpasangnya sejumlah baliho DPO tersebut, kerjasama seluruh masyarakat Poso sangat kami butuhkan untuk bisa secepatnya memberikan informasi bila menemukan orang-orang yang mirip dengan yang ada difoto,” kata Yosep.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Musim Penghujan Tiba, Waspadai Penyakit Influenza bagi Ibu Hamil

Jakarta, Aktual.co — Masuk musim pancaroba seperti sekarang ini, biasanya penyakit flu kembali mewabah. Tak bisa dipungkiri hal tersebut begitu dikhawatirkan sebagian kaum hawa yang tengah mengandung buah hatinya.

Bukan tidak mungkin lantaran demam tinggi akibat flu akan berpengaruh pada ibu yang sedang mengandung maupun terhadap janinnya.  

Untuk pencegahannya, beberapa dokter menganjurkan bagi ibu-ibu yang sedang mengandung di musim penghujan seperti ini untuk segera memeriksakan kehamilannya  ke dokter terdekat agar baik si ibu maupun janin yang dikandungnya tidak tertular influenza.

Sementara itu, dokter kandungan Mary Lake Polan mengatakan, demam yang tidak tinggi sebenarnya tidak masalah. Tetapi bila suhu tubuh mencapai 39,5 derajat celsius, dampaknya bagi ibu yang tengah mengandung akan membahayakan janin dalam kandungannya.

Jadi, agar janin tetap sehat dan terhindar dari flu berkonsultasi-lah dengan dokter yang telah Anda tunjuk dengan pasangan secara rutin.

Artikel ini ditulis oleh:

Kurang Stok Picu Kenaikan Harga Bawang Merah di Pangkal Pinang

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —  Stok bawang merah di pasar Kota Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kurang karena pasokan dari daerah sentra mulai terbatas seiring tingginya permintaan.

“Permintaan mulai meningkat, stok yang tersedia tidak cukup untuk memenuhi permintaan konsumen akibatnya berdampak langsung terhadap harga komoditi itu,” kata seorang pedagang, Neti di Pangkal Pinang, Selasa (17/3).

Ia menjelaskan, saat ini, harga bawang merah naik menjadi Rp32 ribu dibanding sebelumnya Rp18 ribu per kilogram, bawang putih naik menjadi Rp16 ribu dibanding sebelumnya 15 ribu per kilogram, harga cabai merah naik menjadi Rp25 ribu dibanding sebelumnya Rp18 ribu per kilogram, sedangkan harga cabai rawit hijau dan merah bertahan masing-masing Rp50 ribu dan Rp35 ribu per kilogram.

“Saat ini, persediaan bawang sangat kurang sehingga memicu kenaikan harga, demikian juga dengan stok cabai merah yang masih kurang dan tidak dapat memenuhi permintaan, sedangkan stok cabai rawit cukup dan pasokan lancar,” ujarnya.

Menurut dia, jika stok tidak dapat memenuhi permintaan yang tinggi maka harga akan naik, demikian juga sebaliknya, karena persediaan stok sangat mempengaruhi harga komoditi tersebut. “Hingga saat ini harga masih dipengaruhi oleh persediaan barang dan banyaknya permintaan. Namun kami berharap harga itu tidak bertahan lama dan segera normal kembali,” ujarnya.

Demikian juga Rinto, pedagang lainnya yang mengakui bahwa kekurangan stok karena pemintaan yang mulai meningkat memicu kenaikan harga komoditi tersebut. Menurut dia, untuk memenuhi permintaan warga di daerah itu barang tersebut perlu dipasok dari luar daerah sebab minat petani untuk mengembangkan tanaman tersebut masih rendah.

“Untuk memenuhi kebutuhan warga, pedagang masih mengandalkan pasokan dari luar karena hasil petani lokal belum dapat mencukupi permintaan warga,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemulangan 16 WNI, BNPT: Pemerintah Koordinasi dengan Otoritas Turki

Jakarta, Aktual.co — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Komjen Saud Usman Nasution mengatakan, pemerintah Indonesia sudah berkoordinasi dengan otoritas Turki untuk pemulangan 16 warga negara Indonesia (WNI). Belasan WNI itu kini diamankan di rumah penampungan sementara di Turki.
“Sekarang sedang diupayakan untuk pengembalian,” kata Saud Usman di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (17/3).
Saud mengungkapkan, pemerintah masih berkoordinasi untuk pengembalian para WNI tersebut. Namun menurutnya, hal itu tetap bergantung pada kebijakan pemerintah Turki. “Itu tergantung Pemerintah Turki, kita patuhi peraturan yang ada di sana,” ujarnya.
Ke-16 WNI itu terdiri dari wanita dan anak-anak. Menurutnya, para wanita yang ada di rombongan itu diduga ingin mengunjungi suaminya ke Suriah, markas kelompok milisi ISIS.‎ Namun, Saud belum bisa memastikan apakah mereka terlibat ISIS atau tidak. 
“Jadi, tim kami baru berdialog dengan petugas imigrasi Turki,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berikut Temuan Anggaran Ganda di APBD Versi Ahok

Jakarta, Aktual.co —Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah mengevaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2015 versi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tahaja Purnama (Ahok).
Di salinan Peraturan Mendagri Nomor: 903-681 setebal 114 halaman tentang evaluasi ternyata terdapat anggaran ganda yang tercantum di halaman 22 dan 23 APBD yang sudah disaring sistem e-budgeting itu.
Beberapa duplikasi duplikasi anggaran dari evaluasi kemendagri tersebut, yakni:
A. 1.01.034.06.017 Kegiatan Perawatan Berat Gedung SDN Semanan 03 Jakarta Barat, Rp 1,99miliar diindikasikan duplikasi dengan penyediaan anggaran yang tercantum kode rekening 1.01.034.06.041 Perawatan Berat Gedung SDN Semanan 03 Rp 2,99 miliar pada Sudin Pendidikan Jakarta Barat;
B. 1.04.004.09.002 Kegiatan Rehabilitasi Total Gedung SDN Joglo Jakarta Barat 01/02, 03/04 Rp 29,9 miliar pada Sudin Perumahan dan Gedung Pemda Jakarta Barat, diindikasikan duplikasi dengan penyediaan anggaran yang tercantum pada kode rekening 1.01.035.06.014 Kegiatan Perawatan Berat Gedung SDN Joglo 03/04 Rp 2 miliar pada Sudin Pendidikan II Jakarta Barat;
C. 1.04.003.09.006 Kegiatan Rehabilitasi Total Gedung SDN Lagoa 07/08 Jakarta Utara Rp 12,6 miliar pada Sudin Perumahan dan Gedung Pemda Jakarta Utara diindikasikan duplikasi dengan penyediaan anggaran yang tercantum pada kode rekening 1.01.001.06.015 Penyelesaian Rehabilitasi Total Gedung SDN Lagoa 07/08 Rp 8,59 miliar pada SKPD Dinas Pendidikan;
D. 1.04.006.10.007 Kegiatan Rehabilitasi Total Gedung SMPN 102 Jakarta Timur, Rp 29,1 miliar pada Sudin Perumahan dan Gedung Pemda Jakarta Timur, diindikasikan duplikasi dengan penyediaan anggaran yang tercantum pada kode rekening 1.01.001.06.041 Penyelesaian Rehabilitasi Total Gedung SMPN 102 Jakarta Timur, Rp 16,4 miliar pada SKPD Dinas Pendidikan;
E. 1.04.003.09.005 Kegiatan Rehabilitasi Total Gedung SDN Penjaringan 08/09 Jakarta Utara Rp 11,7 miliar pada Sudin Perumahan dan Gedung Pemda Jakarta Utara, diindikasikan duplikasi dengan penyediaan anggaran pada kode rekening 1.01.001.06.032 Penyelesaian Rehabilitasi Total Gedung SDN Penjaringan 09/10 Rp 9,03 miliar pada SKPD Dinas Pendidikan;
F. 1.04.002.10.001 Kegiatan Rehabilitasi Total Gedung SDN Kramat 01,02,03, dan 04 Jakarta Jakarta Pusat, Rp 15,4 miliar pada Sudin Perumahan dan Gedung Pemda Jakarta Pusat diindikasikan duplikasi dengan penyediaan anggaran yang tercantum pada Perawatan Berat Gedung SDN Kramat 01-04 Rp 1,19 miliar pada Sudin Pendidikan II Jakarta Pusat;
G. Kegiatan Rehab Gedung Graha Wisata TMII Tp 6.000.000.000 diindikasikan duplikasi dengan Kegiatan Rehab dan Pengadaan AC Gedung Graha Wisata TMII Rp 2.000.000.000 pada SKPD Dinas Pariwisata dan Kebudayaan;
H. Kegiatan Penyelenggaraan Operasional Rp 399.999.827 diindikasikan duplikasi dengan Kegiatan Penyelenggaraan Operasional Rp 2.699.998.242 pada Pusat Pelayanan Informasi Pariwisata dan Kebudayaan;
I. Kegiatan Penyelenggaraan dan Partisipasi Event Kepemudaan Rp 880.848.400 diindikasikan duplikasi dengan penyediaan anggaran Kegiatan Penyelenggaraan Event Kepemudaan Rp 599.971.657 pada SKPD Dinas Olahraga dan Pemuda;
Untuk itu, Kemendagri meminta salah satu dari anggaran ganda tersebut dialihkan untuk peningkatan anggaran fungsi pendidikan dan belanja modal dalam rangka peningkatan pelayanan dasar kepada masyarakat. Seperti penanggulangan banjir, penanganan kebersihan dan persampahan, penanganan kemacetan lalu lintas dan peningkatan pelayanan dasar masyarakat lainnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain