10 April 2026
Beranda blog Halaman 37973

Secangkir Teh Sehari, Resep Harmonis Keluarga Mona Ratuliu

Jakarta, Aktual.co — Sukses melakoni tugasnya di dunia entertaiment, tak harus membuat aktris Mona Ratuliu kehilangan waktunya bersama keluarga tercintanya.

Usut punya usut, dengan sang suami Indra Brasco, Mona Ratuliu selalu meluangkan waktu bersama keluarganya untuk menikmati hari, sambil minum teh bersama.

Mona mengaku hal ini biasa dilakukan bersama keluarga tercintanya itu, sedikitnya tiga kali dalam seminggu.

Diakui Mona Ratuliu, hal positif ini kerap dilakukannya untuk mendapatkan hubungan harmonis dengan suami tercintanya Indra Brasco serta ketiga putra-putrinya (Davina atau Mima (11) dan Raka (5), dan Nala (2), red).

“Sedikitnya kumpul bareng itu 3 kali dalam seminggu. Tapi hampir setiap hari, Mima dan Raka selalu minta teh buatan Bunda-nya. Teh Cinta mereka bilang beda teh buatan bundanya. Padahal isinya hanya teh celup yang ditambah sedikit dengan gula, ” terang Mona Ratuliu, saat dihubungi Aktual.co, melalui sambungan telepon, Selasa (17/3).

Uniknya, dari kebiasaan minum teh bersama ini, tidak jarang terungkap cerita-cerita baru setiap anggota keluarganya.

“Dengan kumpul bareng sambil minum teh, secara nggak sengaja biasanya anak-anak suka terpancing bercerita bila kita cerita duluan. Malah biasanya mereka berebut ingin nyeritain pengalaman masing-masing,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Intervensi Parpol, Jokowi Ditantang ‘Sentil’ Menkumham

Jakarta, Aktual.co — Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Firman Noor mengatakan Presiden Joko Widodo harus berani ‘menyentil’ Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly terkait langkah pemerintah dalam menyikapi konflik partai politik.
“Sekarang ini zamannya rumor. Jangan sampai ada rumor Presiden tidak berani ‘menyentil’ Yasonna karena merupakan menteri titipan Megawati,” kata Firman Noor, di Jakarta, Selasa (17/3).
Dalam beberapa hal, Jokowi berani menegur menteri-menterinya yang bertindak konyol. Karena itu, Jokowi pun harus berani memberi teguran kepada Yasonna agar pemerintah tidak terkesan mengintervensi partai politik dan memanfaatkan konflik.
Menurut Firman, saat ini terdapat beberapa partai politik yang sedang ‘sakit-sakitan’. Kondisi tersebut diperparah dengan sikap dan langkah pemerintah yang terkesan mengintervensi dan berpihak pada faksi di internal partai politik yang memihak pemerintah.
“Perilaku pemerintah menunjukkan cara-cara Machiavelian, yaitu menghabisi lawan-lawan politik untuk mempertahankan kekuasaan dengan cara-cara yang dipertanyakan legalitasnya,” tuturnya.
Firman menambahkan, terdapat standar ganda yang dilakukan Menteri Hukum dan HAM dalam menyikapi konflik di PPP dan Partai Golkar yang pada akhirnya dipertanyakan oleh publik.

Artikel ini ditulis oleh:

Berkas Kasus Inul Vista Sudah Lengkap

Jakarta, Aktual.co — Group band Radja melaporkan dugaan pembajakan lagu yang dilakukan oleh tempat karoeke Inul Vista, milik Inul Daratista ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. Perkara itu pun sudah masuk ke persidangan.
Kuasa Hukum band Radja, Eddy Harwanto, telah menunjukan salinan surat kelengkapan penyidikan dari kejaksaan kepada media, di Bareskrim Mabes Polri, JL. Trunojoyo, Jaksel, Selasa (17/3).
“Di surat ini jelas ya,” kata Eddy sambil menunjukan surat bernomor: B-319/E.4/Euh.1/2/2015 yang menyebutkan penyidikan atas perkara tersebut sudah lengkap, dan meminta polri untuk segera menyerahkan barang bukti kepada kejaksaan.
Dalam surat tersebut juga tertulis kelengkapan berkas, dengan tersangka K yang diduga melanggar pasal 72 ayat 1 dan ayat 2 UU No. 19 tahun 2002 tentang hak cipta. Surat tersebut di tanda tangani oleh Jaksa Utama Madya Amri Sata, selaku penuntut umum.
Penyerahan berkas perkara dugaan tindak pidana hak cipta dari dit tipideksus Bareskrim Mabes Polri tanggal 26 Januari 2015 ke kejaksaan, kemudian diterima tanggal 2 februari 2015, nomor berkas perkara tersebut BP/03/I/2015/Dit. Tipideksus Bareskrim Mabes Polri.
Sebelumnya pihak Radja telah melakukan somasi kepada Inul Vizta tertanggal 18 November 2013. Kemudian, dibalas oleh PT Vizta Pratama yang menaungi Inul Vizta pada tanggal 21 November 2013
Diketahui, kasus Inul muncul berawal ketika usaha karoeke miliknya “Inul Vizta” dianggap telah merugikan salah satu band ternama yakni Radja. Dimana salah satu lagu barunya muncul atau bocor ke publik sebelum rilis, dan Radja sudah melaporkan ke Mabes Polri.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

WEM 2015, Ajang Tingkatkan Ekspor dan Perbaiki Stigma CPO Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Keikutsertaan Indonesia dalam World Expo Milano (WEM) 2015 di Italia diharapkan mampu mendorong ekspor Indonesia ke Uni Eropa sebanyak tiga kali lipatya hingga 2019. Saat ini, ekspor Indonesia ke Uni Eropa sebesar USD16,8 miliar dan ditargetkan pada 2019 akan sebesar USD50 miliar.

“Target pak menteri cukup besar, kita akan lihat kalau ada kenaikan 20 persen, yang arahnya meningkatkan surplus neraca perdagangan dengan Eropa,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag), Nus Nuzulia Ishak di kantor Kemendag Jakarta, Selasa (17/3).

Lebih lanjut dikatakan dia, untuk mencapai target tersebut pihaknya akan mendorong komoditas utama ekspor Indonesia seperti crude palm oil (CPO), produk foot wear, dan natural rubber.

Selain itu, WEM 2015 juga akan dijadikan sarana untuk memperbaiki stigma dunia tentang CPO Indonesia. Pasalnya, kata dia, selama ini CPO Indonesia terkena kampanye hitam dari beberapa negara.

“Kita sudah sesuai dengan aturan, ramah lingkungan, tidak menggunakan pekerja denga paksa. Jadi bagaimana kita ke arah nation branding dengan kabinet baru,” pungkasnya.

Untuk dikaetahui, penyelenggaraan World Expo Milano 2015 ini akan berlangsung selama enam bulan ke depan, mulai dari 1 Mei-31 Oktober 2015. Pameran tersebut diikuti 146 negara dan rencananya dikunjungi oleh 64 juta pengunjung.

Artikel ini ditulis oleh:

Bahas RAPBD DKI, Walikota Jakbar Malah Tidur

Jakarta, Aktual.co — Pemandangan ‘memalukan’ tampak di ruang rapat Badan Anggaran DPRD DKI bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Selasa (17/3). Rapat yang beragendakan pembahasan hasil evaluasi Kemendagri atas draft RAPBD 2015 itu mendapati Walikota Jakarta Barat, Anas Effendi terlelap dikursi.
Mata mantan Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah itu terlihat terpejam beberapa menit. Sempat terbangun, namun bukannya tersadar dan bersikap seperti pejabat lainnya, Anas cuma memperbaiki posisi tidurnya agar nyaman.
Dari yang menyilangkan tangan, lalu bertopang dagu dengan tangan, Anas pun tampak nyaman karena posisi duduknya berada di belakang Kepala Dinas Perhubungan Benjamin Bukit, dan diapit seorang PNS pria paruh baya serta seorang wanita berpakaian PNS.
Bukan kali ini saja Anas kedapatan tidur saat menghadiri acara formal. Ia pertama kali tepergok tertidur pada 13 Maret 2013. 
Kala itu, Jokowi yang masih menjabat Gubernur DKI menyampaikan pidato dalam rapat paripurna DPRD DKI. Anas yang duduk di kursi jajaran paling belakang terlihat tertidur cukup pulas.
Sebelah Anas, duduk Kepala Badan Kepegawaian Daerah Made Karma Yoga. Anas yang kala itu mengenakan jas hitam, tiba-tiba memiringkan badannya ke kiri dan ke kanan. 
Rekan-rekan Anas yang berada di sampingnya mengetahui saat sejumlah wartawan mengabadikan gambar Anas yang tengah tertidur. Mereka hanya tersenyum. Saat Jokowi akan menutup pidatonya, Anas pun terbangun.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Tiongkok sebagai Negara Terbesar Ketiga Pengekspor Senjata di Dunia

Jakarta, Aktual.co — Berdasarkan laporan Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI),  Tiongkok menjadi eksportir senjata terbesar ketiga di dunia senjata setelah AS dan Rusia. Tiongkok menyalip Jerman, Prancis dan Inggris dalam mengekspor senjata antara tahun 2010 dan 2014.

Saat ini, Tiongkok menyumbang sekitar lima persen dari ekspor senjata di dunia. Tiga negara Asia lainnya yaitu Pakistan, Bangladesh dan Myanmar menyumbang lebih dari dua-pertiga ekspor senjata mereka.

Demikian dilansir BBCBusiness, Selasa (17/3), ekspor senjata Tiongkok meningkat 143 persen dalam lima tahun pada 2014. Sementara itu, ekspor senjata Jerman turun 43 persen, dan Prancis turun 27 persen dalam rentang waktu yang sama.

Secara keseluruhan, terjadi peningkatan 16 persen dalam volume ekspor senjata di seluruh dunia. Namun, meskipun Tiongkok di peringkat global, masih ada kesenjangan yang cukup besar antara volume ekspor dan dua negara eksportir AS dan Rusia.

AS menyumbang 31 persen dari ekspor senjata dunia. Sedangkan, Rusia menyumbang 27 persen. Ekspor dari kedua negara tersebut naik masing-masing 23 persen dan 37 persen selama selama lima tahun.

SIPRI mengatakan penjualan senjata meningkat selama lima tahun karena terjadi fluktuasi yang besar dalam volume senjata dari tahun ke tahunnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain