10 April 2026
Beranda blog Halaman 37974

Ikut Serta WEM 2015, Paviliun Indonesia Didesain Bubu Ikan

Jakarta, Aktual.co — Indonesia secara resmi akan mengikuti pameran internasional World Expo Milano 2015 yang dilaksanakan di Milan, Italia. Hal ini bertujuan untuk mempromosikan insan kreatif, perdagangan, pariwisata, dan peluang investasi Indonesia di kancah internasional.

Paviliun Indonesia untuk pameran tersebut didesain berbentuk bubu ikan dan terdiri dari tiga area. Area pertama yaitu The New Indonesia, dimana pengunjung akan melihat Indonesia masa kini melalui tampilan multimedia berisi 70 tahun Indonesia di bidang pangan, energi, kemaritiman, dan kebudayaan.

“Area kedua melibatkan teknologi Oculus yang membuat pengunjung seolah memperoleh pengalaman berkunjung ke Indonesia dengan metode augmented reality,” ujar Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional, Nus Nuzulia Ishak di kantor Kemendag Jakarta, Selasa (17/3).

Sedangkan di area ketiga, atau ampitheater pengunjung dapat melihat dan mendengar serta merasakan langsung berbagai atraksi penampilan berbagai produk budaya Indonesia.

Kegiatan ini juga didukung penuh oleh berbagai lintas kementerian maupun instansi pemerintah terkait lainnya. Selain itu, berbagai BUMN dan sektor swasta nasional bersama pemerintah daerah juga mendukung dan berpartisipasi memberikan sumbangsihnya.

“Semoga suksesnya penyelenggaraan ini berikut misi mulia yang dibawa bisa menjadi kado manis bagi 70 tahun kemerdekaan Indonesia,” pungkasnya.

Untuk diketahui, penyelenggaraan World Expo Milano 2015 ini akan berlangsung selama enam bulan ke depan, mulai dari 1 Mei-31 Oktober 2015. Pameran tersebut diikuti 146 negara dan rencananya dikunjungi oleh 64 juta pengunjung.

Artikel ini ditulis oleh:

Kekuatan Doa, Orangtua Ini Berkali-kali Laksanakan Ibadah Haji

Jakarta, Aktual.co — Pergi ke Tanah Suci atau melaksanakan ibadah Haji merupakan Rukun Islam yang kelima. Wajib bagi umat Islam yang mampu mengadakan perjalanan ke sana dan kondisi dalam keadaan aman untuk melaksanakannya.

Namun, niat baik itu terkadang urung tercapai, salah satunya disebabkan faktor biaya yang tentunya tidaklah murah. Namun demikian, bila Allah SWT berkehendak mengizinkan hal tersebut bisa saja dicapai dengan mudah oleh setiap Muslim.

Berikut kisah nyata yang dikutip dari status Rijalul Imam. Semoga menginspirasi Anda. Meskipun sudah berusia tua, namun tetap semangat ibadah serta membantu orang lain. Saya bersyukur bisa ditemani dia saat di Madinah dan Mekah.

Pengalamannya juga menarik ketika Umroh hampir setiap bulan dan Haji tiap tahun, padahal penghasilannya biasa-biasa saja.
 
Saya tanya, apa rahasianya bapak bisa Umrah hampir setiap bulan dan Haji tiap tahun? Padahal di Indonesia mau Haji saja harus mengantri hingga 10 tahun.

Dia memberikan nasehat kepada saya untuk mengikuti orang yang doanya sederhana tapi karena dari lubuk hati yang dalam, Alhamdulillah diijabah terus. Dia berdoa di depan Multazam dan Raudhah. Tempat yang mustajab untuk berdoa. Apa doanya pak?

“Gusti.. (bahasa daerah: Tuhanku), saya ini sudah tua. Bersyukur bisa ke sini karena nabung recehan dari hasil keringat sendiri. Gusti, jangan Kau pisahkan saya dari Raudhah ini. Kalau Engkau pisahkan saya dari tempat Rasulullah SAW ini, balikkan lagi saya ke sini.. bisa tiap bulan, tiap dua bulan atau tiap tiga bulan Umrah atau tiap tahun Haji. “

“Tapi pakai ongkos-Mu, jangan pakai uang saya. Saya nggak punya apa-apa. Hampura Gusti..”

Demikianlah manfaat hikmah dan tujuan dari sebuah doa. Dalam Islam adalah sangat besar maknanya. Hal ini karena dalam agama Islam dikatakan dalam sebuah Hadist yang artinya :”Doa itu adalah otak ibadah”. (HR. Bukhari).

Otak merupakan sarinya, intinya, dan yang paling berarti dari sesuatu itu (ibadah).

Artikel ini ditulis oleh:

Adukan Pelecehan Seksual, Giliran T Jalani Pemeriksaan Bareskrim Polri

Jakarta, Aktual.co — Artis cilik yang tenar lewat lagu “aku yang dulu”, T saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Badan Reserse Kriminal Mabes Polri terkait pelaporan pelecehan seksual yang dialaminya.
T bertandang ke Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan sebagai pelapor dengan didampingi kuasa hukumnya dan orang tuanya.
“(Tegar menjalani pemeriksaan),” kata kuasa hukum Tegar, Edy Harwanto di Bareskrim, JL Trunojoyo, Selasa (17/3).
Edy mengatakan, kliennya siap untuk diperiksa oleh penyidik Bareskrim. “Siap diperiksa.”
Dalam laporan nomor LP/294/III/2015/Bareskrim Polri. US orang tua T melaporkan MA atau MAD dengan dugaan tindak pidana perlakuan salah dan perbuatan cabul terhadap anak Pasal 76B Jo Pasal 82 UU No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Dalam laporannya T mengatakan aksi pelecehan seksual tersebut dilakukan saat diajak bekas manajernya yang juga warga negara Singapura itu dilakukan MAD di apartemen di Malaysia dan Singapura dalam dua bulan terakhir. 
Selain melaporkan tindakan pencabulan, TR juga melaporkan dugaan pencurian yang dilakukan MAD terhadapnya berupa sejumlah uang, gitar, serta laptop.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

RAPBD DKI, Pengamat: Pemprov DKI Lakukan Pemalsuan

Jakarta, Aktual.co — Direktur Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Syamsuddin alimsyah mengatakan bahwa Pemprov DKI telah melakukan pemalsuan. Karena saat menyerahkan dokumen ke Kemendagri bukanlah hasil dari pembahasan dan hasil paripurna.
Sesuai Permendagri No. 13 Tahun 2006, pasal 314 ayat (1) UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah  yang menegaskan bahwa Rancangan Perda Provinsi tentang APBD yang telah disetujui bersama dan rancangan peraturan gubernur tentang penjabaran APBD sebelum ditetapkan oleh Gubernur. 
“Paling lama 3 (tiga) hari untuk disampaikan kepada Menteri untuk dievaluasi, dilampiri RKPD, serta KUA dan PPAS yang disepakati antara kepala daerah dan DPRD,” katanya, Selasa (17/3). 
Jadi kata Syamsuddin bahwa draf yang seharusnya dikirimkan ke Kemendagri itu bukan RAPBD dari salah satu pihak. Melainkan RAPBD yang dirancang dan disahkan secara bersama-sama. 
“Jadi bukan RAPBD salah satu versi,” paparnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Dekat dengan Ahok, Jokowi Tak Akan Turun Tangan Soal Kisruh APBD DKI

Jakarta, Aktual.co — Pengamat politik Idil Akbar mengaku pesimis bila Presiden Jokowi akan turun tangan langsung menyelesaikan persoalan kisruh APBD DKI yang melibatkan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama dengan DPRD DKI.
Menurutnya, Jokowi yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur DKI, secara psokoligis memiliki kedekatan dengan Ahok saat memimpin ibu kota.
“Apa yang sudah dilakukan Ahok saat ini dan diamnya Jokowi, saya menduga ada hubungannya dengan itu semua. Hubungan dengan apa yang pernah ia (Jokowi) lakukan sebelumnya (di DKI),” kata Idil, Selasa (17/3).
Dirinya masih belum dapat memastikan apakah manuver Ahok soal APBD DKI ini terkait kepentingan politik tertentu atau memang ada sesuatu yang dilakukan untuk Pemprov DKI.
“Alasan yang paling logis menurut saya, Jokowi merasa Ahok ini adalah teman. Konteks psikologis pertemanan, pernah dekat di DKI. Lagi juga secara strategis yang ingin dilakukan secara politik di DKI dan Indonesia, saya kira itu yang menyebabkan itu semua,” ujar Idil.
Menurutnya, pembuatan mata anggaran yang berbeda dengan konteks pembangunan nasional merupakan bentuk arogansi lain yang ditampilkan Ahok.
Ahok diimbau untuk belajar dari kondisi secara keseluruhan, bagaimana untuk membuat mata anggaran yang benar, baik, dan saling bersinergi satu dengan yang lain (Pemprov DKI dan DPRD).
“Tidak bertentangan dengan kepentingan nasional. DKI kan ibukota negara, tak mudah saja dia (Ahok) mengobok-obok situasi di DKI,” kata Idil.
Idil menambahkan, Ahok harusnya berposisi, karena dirinya berada di ‘dua kaki’ (Gubernur DKI dan berhubungan langsung dengan pemerintah pusat). Saat ini, Ahok telah melakukan tindakan yang diluar batas kewenangannya.

Artikel ini ditulis oleh:

Tak Datang Sertijab: BG Siapkan Makalah Uji Kelayakan Calon Kapolri

Jakarta, Aktual.co — Kepala Lembaga Pendidikan Kepolisian (Lemdikpol) Komjen Pol Budi Gunawan jarang terlihat untuk menghadiri sebuah acara besar di lingkungan Mabes Polri. Padahal, hari ini kegiatan serah terima jabatan tiga Kapolda dan Kepala Divisi Humas Polri.
Menanggapi hal tersebut, Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti menuturkan, ‎Budi Gunawan tidak hadir dalam acara sertijab ini karena sedang menyelesaikan tugas menyusun bahan untuk uji kelayakan calon Kapolri di DPR RI nanti.
“Beliau ada tugas menyiapkan makalah dan berkas ‎untuk fit and proper test saya,” kata Badrodin usai Sertijab tiga Kapolda dan Kadiv Humas Polri, Jakarta Selatan, Selasa (17/3).
Menurutnya, meski Budi Gunawan gagal menjadi Kapolri karena dibatalkan oleh Presiden Joko Widodo, namun Komjen Budi Gunawan tetap mendukung ‎dirinya sebagai calon Kapolri baru.
“100 persen (mendukung),” ujarnya.
‎Komjen Budi Gunawan sempat ditetapkan sebagai tersangka dugaan menerima suap dan gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, BG mengajukan praperadilan terhadap status tersangkanya tersebut ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Alhasil, hakim mengabulkan permohonan dan memutuskan bahwa KPK tidak sah menetapkan BG sebagai tersangka dugaan gratifikasi. Meski begitu, Presiden Jokowi membatalkan pelantikan BG sebagai Kapolri.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain