9 April 2026
Beranda blog Halaman 37975

Rupiah di Level Rp 15.000, Lima Bank Nasional Terancam “Kolaps”

Jakarta, Aktual.co — Terpuruknya nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) membuat industri perbankan Indonesia siaga. Kebangkrutan atau kolaps di beberapa perbankan nasional menjadi hal yang tak dapat dihindarkan jika rupiah kian menukik tajam. Setidaknya, lima bank nasional terancam bangkrut.

Deputi Komisioner Pengawasan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Irwan Lubis mengungkapkan bahwa hasil dari stress test yang dilakukan mengindikasikan bahwa kondisi perbankan tanah air tetap stabil kendati dolar bertengger di level Rp 14.000.

“Dengan melakukan stress test dengan variabel-variabel tertentu sudah diperoleh hasil bahwa meski rupiah tembus ke level Rp 14.000, kondisi ketahanan perbankan tanah air tetap kokoh,”  ujarnya di Jakarta, baru-baru ini.

Adapun variabel-variabel yang dimaksud adalah  pertumbuhan ekonomi, kredit macet, utang valas, dan efek lanjutan lainnya.

Irwan mengungkapkan bahwa hasil stress test tersebut menunjukkan dari sisi permodalan maupun profil risiko perbankan di tanah air masih tetap aman meski rupiah sampai ke level Rp 14.000. “Namun kalau sudah ke level Rp 15.000, barangkali ada sekitar 1 sampai 5 bank yang akan terancam,”  lanjutnya.

Kendati tidak merinci bank-bank yang dimaksud, Lubis mengungkapkan pihaknya telah melakukan langkah antisipatif dengan memanggil manajemen perbankan terkait depresiasi tersebut.  “Yang jelas jangan menunggu depresiasi terlalu jauh,”  imbuhnya.

Dalam hal ini, kata Lubis, OJK juga terus memantau pergerakan bank yang memiliki transaksi valuta asing lebih tinggi. Kini, utang luar negeri dalam bentuk valas di perbankan dianggap tidak terlalu besar. Hal tersebut dapat diantisipasi melalui lindung nilai (hedging) sehingga risiko depresiasi bisa diredam.

Menilik kembali saat krisis ekonomi yang menerjang Indonesia pada akhir 1998 yang mengancam para bankir,  puluhan bank ‘tumbang’ akibat rupiah yang terus meninggi dan menyentuh Rp 18 ribu per dolar AS saat itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Pembahasan RAPBD Ditunda, Sekda Kumpulkan Seluruh SKPD

Jakarta, Aktual.co — Usai ditundanya rapat pembahasan draft RAPBD antara Pemprov DKI Jakarta dengan DPRD DKI Jakarta, Sekretaris Daerah Saefullah langsung mengumpulkan seluruh SKPD di Ruang Pola, Balai Kota.
Pengumpulan seluruh SKPD yang terkesan mendadak pun berlangsung tertutup. Belum ada informasi soal maksud pengumpulan seluruh SKPD yang sebelumnya ikut dalam rapat pembahasan dengan dewan tersebut.
Jika sebelumnya Pemprov selalu mengklaim setiap rapat dan pertemuan terbuka dan bisa diakses publik bahkan selalu direkam dan diunggah ke Youtube.
Sebelumnya, rapat pembahasan draft RAPBD terpaksa ditunda. Musababnya, Badan Anggaran yang berwenang membahas draft RAPBD hasil evaluasi Kemendagri belum mendapatkan print out/hard copy draft RAPBD dari Pemprov.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Seniman Colorado Ciptakan Buku Berukuran di Bawah Satu Inci

Malang, Aktual.co — Evan Lorenzen, seniman dari Colorado baru-baru ini telah merilis buku terbarunya. Namun, tidak seperti lazimnya buku pada umumnya, Lorenzen menciptakan sebuah buku dengan ukuran di bawah satu inci yang ia beri judul “Life Lil Pleasure”.

Boredpanda melaporkan, bahwa buku mungil tersebut berisi tentang beberapa kalimat ilustrasi tentang berbagai hal-hal kecil yang bisa membuat hidup seseorang lebih berarti. Proses pembuatannya ternyata cukup unik, dimana Lorenzen menulis serta menggambar ilustrasi pada buku itu tanpa menggunakan alat pembesar.

Padahal, bila Anda ingin membaca buku ini, diperlukan sebuah kaca pembesar agar mengetahui isi kalimat serta gambar dalam buku tersebut.

“Seperti yang ia lakukan sebelumnya, Lorenzen mampu menghadirkan buku kecil kembali, dimana ia berhasil menyampaikan semua kenangan, emosi dan pikiran yang sangat dalam hanya dengan beberapa kata saja,” demikian lapor Boredpanda, Selasa (17/3).

“Ilustrasi yang menyertai dalam buku ini sangat mengesankan, mengingat ukuran buku ini yang sangat kecil. Lorenzen membuatnya dengan pensil dan tinta, meskipun ia mampu menggunakan cat air untuk menggambar pada media yang besar,” katanya lagi.

Bila melihat isi dalam buku ini, maka akan ada beberapa kalimat yang bisa menyihir Anda untuk mengenang, bahkan memotivasi diri dalam menjalani hidup lebih bermakna.

Penguatan kalimat Lorenzen, dikukuhkan dengan hadirnya ilustrasi gambar yang ia sajikan. Misalnya saja kalimat “The Smell of Rain” meski terlihat sederhana kalimat ini sangat berarti bagi mereka yang merindukan akan hujan.

Kalimat lain seperti “Birds Chirps”, “Getting That Thing Unstuck From Between Your Teeth” dan “Baloons” adalah hal-hal kecil yang mampu mengembalikan kenangan kita pada masa tertentu dan dalam momen tertentu pula.

Artikel ini ditulis oleh:

Rapat Evaluasi APBD DKI 2015 Ditunda

Jakarta, Aktual.co — Badang Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta siang hari ini menggelar rapat pembahasan hasil  revisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2015 yang telah diserahkan Kemendagri pada tanggal 11 Maret lalu dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yakni Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)
“Kita akan membahas APBD yang telah divaluasi kemendagri 903/681 tahun 2015 tentang evaluasi dan rancangan pergub tentang penjabaran APBD, Pembahasan dengan TPAD dan SKPD,” kata Ketua Banggar Prasetio Edi Marsudi di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (17/03).
Rapat yang dijadwalkan selama dua hari ini ditargetkan akan rampung pada tanggal 20 Maret dengan agenda keputusan akhir dan penyampaian persetujuan DPRD kepada Gubernur Basuki Tjahaja Purnama.
“Insya allah rampung tanggal 20,” ungkap Pras
Dari pantauan aktual.co puluhan SKPD dan TPAD telah menghadiri rapat di yang digelar di lantai 3 gedung lama DPRD ini telah dimulai pukul 10.45. WIB dengan dihadiri Ketua TAPD yakni Sefullah.
Namun sayangnya selang 10 menit rapat dibuka pimpinan Badan Anggara Prasetio Edi Marsusi rapat ini langsung ditunda pasalnya Pras yang juga merangkap sebagai ketua DPRD menganggap TAPD belum menyiapkan bahan print out APBD versi Pemprov.
“Rapat kami tunda besok, karena TAPD belum siap, menyiapkan print out yang harus diterima kepada fraksi-fraksi,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

DPR: Rupiah Anjlok, Reshuffle Kabinet Diperlukan

Jakarta, Aktual.co — Lemahnya nilai tukar rupiah terhadap USD yang mengakibatkan melambungnya harga bahan pokok saat ini, lantaran Syofyan Djalil selaku Menteri Koordinator Perekonomian hanya melakukan blusukan tanpa adanya pengawasan yang ketat.
Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/3).
“Blusukan bukan bagian kerja tapi pengawasan. Selama ini Menko Perekonomian hanya blusukan. Produk Kemenko Perekonimian satu pintu bukan program baru karena itu sudah lama di zaman SBY,” ucap dia.
Politikus Partai Demokrat itu pun mengatakan bahwa Sofyan tidak punya kapabilitas dalam menstabilkan harga barang, “Dia enteng menjawab karena faktor eksternal dan internal,” ucap Agus.
Bahkan, Agus menambahkan, dirinya pesimis bahwa pemerintah bisa memperkuat nilai tukar rupiah dan memperbaiki ekonomi nasional.
“Para menteri ekonomi Jokowi seperti tidak memiliki kapabilitas untuk memperbaiki ekonomi. Kita turun drastis tapi Kementerian santai-santai saja,” bebernya.
Ketika disinggung, apakah Presiden Jokowi perlu melakukan evaluasi dengan merombak susunan kabinetnya?. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada presiden.
“Itu diserahkan ke Jokowi. Yang jelas itu domain dari Jokowi. Kita mengawasi saja kinerjanya,” tandas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Polri Pantau Pergerakan ISIS di Lima Provinsi

Jakarta, Aktual.co — Mabes Polri terus melakukan pengawasan terhadap pergerakan pengikut Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Indonesia. Polri pun mensiyalir ada lima provinsi yang diduga menjadi tempat pergerakan mereka. 
“Kantong ISIS tidak hanya di Poso (Sulawesi Tengah). Tapi ada daerah lain, ada Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Selatan,” ujar Wakil Kepala Polri Komjen Badrodin Haiti di Mabes Polri Jakarta, Selasa (17/3).
Namun dia membantah Polri kecolongan atas pergerakan kelompok ISIS di Indonesia. Pelarangan aktivitas kelompok tersebut dimulai sejak pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.  Calon tunggal Kapolri itu pun mengaku, tidak dapat melakukan penindakan terhadap mereka jika tidak melanggar undang-undang.
“Ada yang kami identifikasi kegiatan dengan senjata, kami jerat dengan undang-undang antiteror dan KUHP. Sementara yang tidak ada unsur pelanggaran, tidak dapat kami tindak,” kata dia.
Hingga saat ini, lanjut Badrodin, pihaknya terus melakukan program pencegahan agar penyebaran paham ISIS tidak meluas. 
“Ada operasi yang sifatnya kontraradikal dan deradikalisasi. Ini kita tujukan kepada orang-orang yang sudah kita identifikasi sebagai pendukung ISIS,” kata Badrodin. 

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain