19 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37989

Seskab Bantah Perpres No 26 Tahun 2015 Tabrak Kewenangan Lembaga Lain

Jakarta, Aktual.co — Sekretaris Kabinet andi Widjajanto menegaskan bahwa Perpres no 26 tahun 2015 untuk melancarkan kerja Kepala Staf Kepala Kepresidenan dalam membantu presiden dan wakil.
“Perpres itu meletakkan Kepala Staf sebagai pembantu presiden untuk melaksanakan pengendalian program-program prioritas,” kata Andi, di Jakarta, Kamis (5/3).
Menurutnya, Perpres yang menambah kewenangan Kepala Staf Kepresidenan ini tak menabrak kewenangan wapres dan lembaga lain.
Kepala Staf Kepresidenan tak mengganti fungsi pengawasan yang dilakukan Irjen atau BPKP yang selama ini sudah berjalan. “Fokusnya bantu presiden dan wapres untuk implementasi program-program prioritas,” kata dia.
Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengkritik penambahan wewenang Kepala Staf Kepresidenan, karena dapat menimbulkan kesimpangsiuran koordinasi.
Menurutnya, sudah terlalu banyak instansi yang memiliki kewenangan dalam menjalankan fungsi koordinasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Wagub Djarot Datangi Lokasi Kebakaran Kebon Melati

Jakarta, Aktual.co — Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mendatangi lokasi kebakaran yang terjadi di kawasan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Kedatangan Wakil Gubernur yakni untuk meninjau langsung lokasi kejadian tersebut. Dalam kunjungannya Wagub sempat berbincang dengan warga dan petugas dinas pemadam kebakaran. 
Seperti diketahui untuk memadamkan api yang kian membesar di lokasi kejadian, Dinas Pemadam Kebakaran menerjunkan 23 unit mobil DPK.
Hingga berita ini dibuat api di lokasi kejadian masih menyala. Petugas kebakaran saat ini masih berupaya memadamkan.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Warga Kebon Melati Panik Rumahnya Habis Terbakar

Jakarta, Aktual.co — Kebakaran yang melanda pemukiman padat penduduk di Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (5/3) sore mengakibatkan ratusan rumah habis dilalap si jago merah.
Diduga api berasal dari salah satu rumah warga di RT 03/05. Dalam peristiwa kebakaran tersebut, warga mencoba untuk mengevakuasi seluruh barang  berharganya.
“Ayah-ayah, mana Anna, ayah,” teriak salah satu perempuan muda memanggil suaminya yang gugup panik.
Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Pusat segera menutup rambatan api yang semakin melebar.
Hingga berita ini diturunkan, kebakaran hebat masih terjadi.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Jokowi: Tidak Ada Barter WNI dengan ‘Bali Nine’

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak akan melakukan barter terpidana sebagaimana yang sempat ditawarkan pihak Australia terkait warganya yang menjadi terpidana mati kasus narkoba di Indonesia.
“Tidak ada,” kata Presiden Jokowi di Bogor, Kamis (5/3) sore.
Meski secara tegas menolak tawaran itu, Presiden menegaskan akan tetap menjaga hubungan baik dengan negara tetangga dengan batasan-batasan yang menurut dia harus dihormati satu sama lain.
Ia berpendapat bahwa hubungan baik dengan negara sahabat tetap memiliki batasan yang tidak bisa saling diganggu gugat.
“Kedaulatan hukum tetap kedaulatan hukum, kedaulatan politik tetaplah kedaulatan politik,” katanya.
Presiden mengingatkan kejahatan narkoba sudah sangat masif akibat praktik peredaran narkoba yang dilakukan para bandar dan mafia internasional.
Sudah jutaan orang meninggal karena narkoba, jutaan yang lain menjalani rehabilitasi, dan banyak di antaranya yang sudah tak mungkin bisa disembuhkan.
“Korban-korbannya lihat, 4,5 juta. Jangan hanya dilihat yang dieksekusi saja,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Penurunan Harga Minyak Dunia Pengaruhi Industri Hilir Petrokimia

Jakarta, Aktual.co —  Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin menyatakan penurunan harga minyak dunia mempengaruhi industri hilir petrokimia karena industri itu harus membeli bahan baku dalam mata uang dolar AS sementara produknya dijual dalam mata uang rupiah.

“Dengan pola membeli menggunakan dolar AS dan menjual dalam rupiah, akan berpengaruh terhadap penjualan mereka,” kata Menperin Saleh Husin dalam seminar bertajuk Dampak Penurunan Harga Minyak Terhadap Industri Petrokimia di Jakarta, Kamis (5/3).

Menperin mengatakan pemerintah akan mencari solusi atas masalah itu sehingga industri petrokimia dari hulu hingga ke hilir dapat semakin kuat dan berkembang.

Sementara itu Asosiasi Plastik Hilir Indonesia (Aphindo) meminta pemerintah membuat kebijakan yang tepat sehingga industri hilir petrokimia dapat membeli bahan baku dalam mata uang rupiah.

Terkait hal tersebut, Menperin belum bisa mengambil kebijakan dan keputusan karena harus membicarakannya dengan pihak-pihak yang berkepentingan. “Justru itu kami mencari solusi apa yang bisa menjadi patokan dan kira-kira kebijakan apa yang bisa diambil. Kami akan berbicara dengan para pemangku kepentingan,” ujar Menperin.

Menurut Menperin, industri petrokimia telah menjadi bagian dari semua sektor industri saat ini dengan keterkaitan yang luas dengan industri terutama industri manufaktur. Industri petrokimia, lanjut Menperin, menjadi tolok ukur tingkat kemajuan suatu negara selain industri baja sehingga keberadaan industri petrokimia sering menjadi tulang punggung sebagian besar sektor industri di dunia.

“Berdasarkan karakteristiknya, industri petrokimia dikategorikan sebagai jenis industri yang padat modal, padat teknologi dan lahap energi sehingga perlu adanya langkah pengembangan yang berkesinambungan,” kata Menperin.

Artikel ini ditulis oleh:

Api Membesar di Kebon Melati Akibat Angin

Jakarta, Aktual.co —  Kebakaran yang terjadi di Jati Bunder, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis sore makin membesar akibat angin yang cukup kencang.

Dari informasi yang dihimpun, saat ini api semakin meluas dan membesar karena angin kencang bertiup di sekitar lokasi kebakaran tersebut.

Seorang relawan kebakaran dari satuan Bala Relawan Kebakaran (Balakar) sektor dua Tanah Abang M Nadin mengatakan ada sekitar tiga RW yang saat ini dijalar api.

“Rw 14, 12 dan 15. Awal mula api dari RW 14 sehabis waktu ashar,” kata Nadin.

Dari pantauan di lapangan, puluhan mobil pemadam kebakaran tengah berusaha memadamkan api.

“Sementara ini, ada 45 damkar yang dikerahkan, di antaranya sudah ditempatkan di titik lokasi kebakaran dan lainnya di jalan masuk pemukiman sebagai penyuplai air,” kata Nadin.

Sampai berita ini diturunkan api masih menyala dan menluas ke beberapa tempat serta asap hitam memenuhi jalan masuk ke lokasi kebakaran.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain