7 April 2026
Beranda blog Halaman 37990

BPS: Impor Indonesia Turun 8,42 Persen pada Februari 2015

Jakarta, Aktual.co — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia pada Februari 2015 mencapai USD11,55 miliar, mengalami penurunan sebesar 8,42 persen dibanding bulan sebelumnya. Demikian juga jika dibandingkan Februari 2014 yang turun 16,24 persen.

“Ini karena impor migas Februari 2015 mencapai USD9,83 miliar turun 6,34 persen dibanding bulan lalu, sedangkan impor nonmigas mencapai USD1,72 miliar, turun 18,7 persen dibandingkan bulan lalu,” ujar kepala BPS, Suryamin di kantor BPS Jakarta, Senin (16/3).

Lebih lanjut dikatakan dia, penurunan impor migas disebabkan oleh turunnya impor minyak mentah, hasil minyak, dan gas masing-masing sebesar USD873,7 juta (44,39 ersen), USD1,97 miliar (44,86 persen), dan USD325,5 juta (50,92 persen).

Selama Februari 2015, nlai impor nonmigas Indonesia mencapai USD9,83 miliar. Dari tujuh golongan barang yang mengalami penurunan, dua golongan diantaranya mengalami penurunan di atas USD100 juta, yaitu mesin dan peralatan mekanik serta besi dan baja.

“Dilihat dari peranan terhadap total impor nonmigas Indonesia Januari-Februari 2015, maka sepuluh golongan barang utama memberikan peranan sebesar 63,26 persen. Besarnya peranan tersebut terutama disumbang oleh golongan mesin dan peralatan mekanik sebesar 18,89 persendan mesin dan peralatan mekanik sebesar 12,69 persen,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Sindir Menteri Tak Beri Laporan, Pengamat: Jokowi Tidak Percaya Pada Menterinya

Jakarta, Aktual.co — Faktor konflik internal adalah salah pemicu runtuhnya rezim setelah adanya permasalahan ekonomi, salah satu indikasinya yakni lemahnya soliditas kabinet.
Demikian disampaikan Ubedilah Badrun Pengamat Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), kepada Aktual.co, Senin (16/3). 
“Jokowi sudah menaruh rasa ketidakpercayaan terhadap para menterinya. Contoh misal Jokowi sampai lakukan operasi dan cek kondisi lapangan dengan sendiri terkait harga beras, hal itu menunjukkan adanya ketidakpercayaan terhadap menterinya,” paparnya.
Selain itu, lemahnya koordinasi antar kementerian dan penguasa menyebabkan suatu ketidakpercayaan itu akan menjadikan instabilitas politik.
Sementara itu, Menteri-menteri juga melakukan pembangkangan dikarenakan belum jelasnya arahan dan visi-misi dari presiden sendiri. “Jadi problemnya juga sangat komplek kalau kondisi ini sengaja dibiarkan,” tutupnya.
Seperti diketahui, Presiden Jokowi di saat memimpin rapat kabinet terbatas di Istana Bogor kemarin mengatakan para menteri yang tidak melaporkan perkembangan harga-harga dipasar kepada beliau.

Artikel ini ditulis oleh:

Tim Indonesia Sabet 3 Gelar di Yonex Italian Junior Badminton 2015

Jakarta, Aktual.co — Tim bulu tangkis Indonesia yang diwakili pemain-pemain klub Badminton Junior Djarum Indonesia meraih gelar juara pada ganda campuran, ganda putra dan ganda putri kompetisi Yonex Italian Junior Badminton 2015 di Ostia, Roma, Italia, 13-15 Maret.

Menurut informasi dari Minister Counsellor KBRI Roma, Nindarsari Utomo, Minggu malam (Senin WIB), para pebulu tangkis Indonesia tidak mengalami kesulitan berarti dalam turnamen yang diikuti 17 negara tersebut.

Pada nomor ganda campuran, pasangan Indonesia Ramadiansyah Andika dan Marsheilla Gischa Islami mengalahkan pasangan Rusia Rodion Alimov/Alina Davletova.

Peringkat ketiga juara ditempati pasangan Indonesia Yahya Adikumara/ Rahmadhani Hasiyanti Putri beserta pasangan Rusia Alexandr Vasilkin/Kristina Virvich.

Di final ganda putri dan ganda putra terjadi “All Indonesian Final”.

Pada ganda putri Mychelle Christine Bandaso/Serena Kani menjadi juara dengan mengalahkan Marsheilla Gischa Islami dan Rahmadhani Hasiyanti Putri.

Sementara itu, pada ganda putra, pasangan Indonesia Yahya Adikumara dan Yantoni Edy Saputra berhasil keluar sebagai juara pertama setelah bertanding secara ketat melawan rekan senegaranya Andika Ramadiansyah/Rinov Rivaldy.

Pasangan ganda putra Indonesia lainnya, Calvin Kristanto/Bagas Maulana menempati urutan ketiga bersama pasangan Swiss Dominik Buetikofer/Julian Lehmann.

Negara-negara yang berpartisipasi dalam turnamen ini yakni Belanda, Belgia, Bulgaria, Hungaria, Indonesia, Italia, Inggris, Jerman, Perancis, Polandia, Portugal, Republik Cheko, Rusia, Slovenia, Spanyol, Swedia, dan Swiss.

Duta Besar RI di Roma, August Parengkuan ikut menyaksikan kemenangan demi kemenangan yang diraih oleh tim bulu tangkis junior Indonesia tersebut.

Pada turnamen Yonex Italian Junior Open 2015 ini Indonesia tidak mengirimkan atlet untuk kategori tunggal.

Juara tunggal putra diraih pemain Swiss Dominik Buetikofer, sedangkan tunggal putri dijuarai Elizaveta Tarasova dari Rusia.

Pelatih tim Indonesia, Rudy Gunawan dan Muhammad Alinnuha, mengatakan kegiatan partisipasi atlet Indonesia dari Klub Djarum Indonesia tersebut sangat baik dalam rangka pembibitan pebulu tangkis dari generasi muda.

Menurut mereka, idealnya Indonesia dapat mengirimkan sebanyak mungkin pemain junior pada kompetisi tingkat internasional untuk menambah pengalaman mereka.

Artikel ini ditulis oleh:

Membangun Komunikasi Politik Kebangsaan

Wakil MPR RI, Hidayat Nur Wahid (kiri) dan Ketua Dewan Pers, Bagir Manan saat menjadi pembicara dalam acara dialog pilar negara di Perpustakaan MPR RI, Nusantara IV, Senayan Jakarta, Senin (16/3/2015). Dilog tersebut dengan mengangkat tema “Membangun Komunikasi Politik Kebangsaan” AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Bareskrim Polri Dalami Dugaan Pemalsuan Dokumen Munas Ancol

Jakarta, Aktual.co — Bareskrim Mabes Polri terus menyelidiki dugaan pemalsuan dokumen dalam penyelenggaraan Munas partai Golkar kubu Agung Laksono Cs di Ancol. Atas adanya dugaan tersebut, kubu Aburizal Bakrie alias Ical telah melaporkan tindakan tersebut ke Bareskrim Mabes Polri, pada Rabu, (11/3) lalu.
Kepala Bagian Penerangan Umum Div Humas Polri, Kombes Pol Rikwanto mengatakan, tim khusus dari Bareskrim tengah mendalami penyelidikan terkait dugaan adanya dokumen bermasalah di Munas Ancol yang memenangkan Agung Laksono sebagai ketua umum.
“Kami sudah melakukan penyelidikan sejauh ini, masih dalam proses pengembangan,” jelas Rikwanto dikantornya, Jakarta Selatan, Senin (16/3).
Dia menambahkan, pihaknya sedang meminta dokumen yang diduga dipalsukan, karena sangat sensitif dan berkaitan dengan rekomendasi mandat menghadiri Munas Ancol.
“Apakah ini hasil rekomendasi mandat, kembali juga ke Golkar yang mana yang dimaksudnya dan yang ada seperti apa. Benar atau salah,” jelasnya.
Sebelumnya, Sekretaris Partai Golkar versi Munas Bali, Bambang Soesatyo, menyatakan ada 133 surat mandat yang bermasalah. Perbandingan surat mandat yang digunakan sebagai dasar pelaksanaan Munas Bali dan Munas Ancol pun sangat jelas siapa yang terlegitimate dan siapa yang minus.
Menurutnya, pelaksanaan Munas Bali diperkuat oleh surat mandat 34 unsur DPD Propinsi dan 512 surat mandat dari unsur DPD Kabupaten/Kota. Sedangkan, Munas Ancol hanya didukung 16 surat mandat dari unsur DPD Propinsi dan 260 surat mandat dari unsur Kabupaten/Kota.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

DPRD DKI Selidiki Kepentingan CSR di DKI

Jakarta, Aktual.co — Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengenai ‘Jakarta tidak butuh APBD’ yang dilontarkan oleh beberapa waktu lalu menjadi senjata makan tuan.
Pasalnya saat ini DPRD akan melakukan penyelidikan mengenai cara Ahok sapaan Basuki dalam membangun Ibukota Jakarta yang menerima bantuan melalui program corporate social responsibility (CSR). 
Demikian disampaikan Anggota DPRD dari fraksi PKS Selamat Nurdin di Gedung DPRD DKI, Senin (16/3).
“Kita mau tanya, CSR yang udah masuk selama ini udah berapa?,” ujarnya. 
Dikatakan Nurdin bahwa DPRD saat ini harus mengetahui secara detail berapa bantuan CSR tersebut untuk DKI. Tak hanya itu sambung Nurdin, DPRD juga harus mengetahui kalau pemberian yang diberikan perusahaan tersebut memiliki kepentingan atau tidak.
“Apa ada kompensasi dari itu enggak? Apa pihak yang memberikan mendapat kemudahan? Biasanya kan ada take and give,” paparnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain