7 April 2026
Beranda blog Halaman 37991

Elton John Kecam Duo Perancang Busana Internasional

Jakarta, Aktual.co — Penyanyi Inggris Elton John mengecam duo perancang busana Domenico Dolce dan Stefano Gabbana, Minggu dan menyerukan pemboikotan produk mereka setelah kedua perancang itu mengunggulkan masalah keluarga “tradisional”.

John yang menggunakan ketenarannya untuk membela soal-soal lesbian, homoseksual dan kesetaraan transgender dan sejenisnya, mengecam para perancang itu karena mengritisi masalah perawatan kesuburan dan orangtua sesama jenis dalam suatu wawancara.

Sang penyanyi dan suaminya David Furnish memiliki dua anak angkat.

John mengunggah foto kedua perancang itu dengan cadar hitam di dalam akun instagram dengan tulisan “beraninya kamu mengatai anak-anak rupawan kami sebagai ‘buatan’ dan bikin malu karena kalian memberi penilaian sempit tentang IVF … cara berpikir kuno kalian sudah ketinggalan zaman, tepat seperti mode kalian. Saya tidak akan memakai busana buatan Dolce and Gabbana lagi. #boycottdoDolceGabbana”.

Laman Majalah Italia Panorama pekan lalu mengutip perkataan Dolce, pria kelahisan Sisilia yang rancangannya dipakai Madonna dan Naome Campbell, yang mengatakan “Anda lahir, punya ayah dan ibu, atau setidaknya seperti itu. Itulah mengapa saya tidak yakin dengan anak buatan, bayi tiruan dan rahim sewaan.”

Dolce dan Gabanna yang kini menjadi mitra kerja setelah hubungan cinta mereka berakhir, pada Minggu mengatakan bahwa percakapan mereka itu merupakan pendapat pribadi dan tidak dimaksudkan untuk menilai perilaku orang lain.

“Kami percaya akan demokrasi dan kami rasa kebebasan berpendapat juga penting. Kami membicarakan cara pandang kami tentang dunia tetapi tidak ada maksud sama sekali untuk menilai pilihan orang lain. Kami percaya pada kebebasan dan cinta,” kata Gabanna.

“Keibuan” merupakan tema perawaan busana perempuan Gabanna di Milan awal tahun ini.

Para model mengenakan rok dan busana kembang-kembang membawa bayi dan model Italia Bianca Balti berjalan dengan perut hamil.  

Artikel ini ditulis oleh:

KPK: Penyelenggara Negara Wajib Lapor Harta Kekayaan

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bahwa setiap pejabat atau penyelenggara negara diwajibkan untuk melaporkan harta kekayaan yang dimilikinya, termasuk anggota DPR maupun DPRD.
“Kalau DPR iya (wajib), dan sudah sebagian besar yang melaporkan,” kata Plt Wakil Ketua KPK, Johan Budi, usai bertemu dengan pimpinan DPR RI, di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (16/3).
Johan menambahkan, perlakuan sama untuk melaporkan harta kekayaan seorang penyelenggara negara juga termasuk kepada anggota dewan di tingkat daerah, seperti DPRD DKI Jakarta.
“Sedangkan (DPRD) DKI itu kalau tidak salah masuk sebagai penyelenggara negara juga, setau saya seharusnya melaporkan (harta kekayaannya) juga,” ujarnya.
Mantan Juru Bicara KPK itu mengaku tak ingat ketika ditanya apa sudah ada anggota DPRD DKI Jakarta yang sudah melaporkan harta kekayaannya.
“Kami akan cek dulu ya apakah sudah disurati apa belum DPRD untuk LHKPN-nya, saya lupa,” tandas Johan.
Untuk diketahui, Setiap pejabat atau penyelenggara negara wajib melaporkan harta kekayaannya kepada KPK. Pelaporan dilakukan saat menjabat dan setelah menjabat. Hal itu sesuai Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.
Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pindana Korupsi; dan Keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor: KEP. 07/KPK/02/2005 tentang Tata Cara Pendaftaran, Pemeriksaan, dan Pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

DKI Terima Bantuan CSR, Ketua DPRD: Bentuk Tim Khusus

Jakarta, Aktual.co — Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengatakan bahwa DPRD DKI akan membuat tim khusus untuk persoalan bantuan yang diterima DKI melalui Corporate Social Responsibility (CSR)   “Untuk penyelidikan CSR kita akan buat tim khusus,” ujarnya kepada wartawan, Senin (16/3). 
Namun Pras menginginkan bahwa saat ini pansus angket terlebih dahulu menyelesaikan atau fokus terhadap permasalahan APBD. Sehingga dapat meneruskan soal CSR. 
“Hak angket yang sekarang harus fokus selesaikan APBD terlebih dahulu,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Didiagnosa Derita ALS, Bassis Band Rock Toto Meninggal Dunia

Jakarta, Aktual.co — Mike Porcaro, bassis lama untuk band rock Amerika Serikat pemenang penghargaan Grammy, Toto, meninggal dunia, Minggu pagi, menurut saudara laki-lakinya dan rekan-rekannya sesama anggota Toto dalam sebuah pernyataan singkat.

Mike Porcaro meninggal dunia pada usia 59 tahun. Band itu menyatakan pada bulan Februari 2010 bahwa Porcaro telah didiagnosa dengan ALS, atau Amyotrophic Lateral Sclerosis, dan band itu merencanakan tur untuk menghasilkan dana guna membantu perawatan dan untuk meningkatkan kesadaran tentang penyakit ini.

“Saudara kami Mike meninggal dunia dengan damai dalam tidurnya pada pukul 00:04 tadi malam di rumah dan dikelilingi oleh keluarganya. Istirahat dalam damai, saudara saya,” kata pemain keyboard Toto, Steve Porcaro, di akun Facebook-nya. Dia tidak memberikan informasi tambahan.

Toto, dibentuk di California pada akhir tahun 1970-an. Band itu mencatat beberapa lagu hits seperti “Hold the Line,” “Rosanna” dan “Africa.” Band ini memenangkan penghargaan Grammy untuk kategori album terbaik tahun 1982 untuk album Toto IV, setelah Porcaro melakukan tur untuk album itu, menggantikan bassis Mike Hungate. Porcaro meninggalkan band itu pada tahun 2007, kata band.

“Saudara laki-laki saya Mike Porcaro sekarang damai. Saya akan merindukannya lebih dari yang pernah saya bisa ungkapkan dalam kata-kata,” kata gitaris Toto, Steve Lukather, di akun Twitter-nya.

“Cinta terdalam saya kepada keluarga yang ditinggalkan.”

Artikel ini ditulis oleh:

Bentuk Arogansi Ahok, Program DKI Tak Selaras dengan Pusat

Jakarta, Aktual.co — Pembuatan mata anggaran berbeda dengan konteks pembangunan nasional merupakan bentuk arogansi lain yang ditampilkan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama.
Hal ini dikatakan oleh pengamat politik Idil Akbar, Senin (16/3).
Ahok diimbau untuk belajar dari kondisi secara keseluruhan, bagaimana untuk membuat mata anggaran yang benar, baik, dan saling bersinergi satu dengan yang lain (Pemprov DKI dan DPRD).
“Tidak bertentangan dengan kepentingan nasional. DKI kan ibukota negara, tak mudah saja dia (Ahok) mengobok-obok situasi di DKI,” kata Idil.
Idil menambahkan, Ahok harusnya berposisi, karena dirinya berada di ‘dua kaki’ (Gubernur DKI dan berhubungan langsung dengan pemerintah pusat). Saat ini, Ahok telah melakukan tindakan yang diluar batas kewenangannya.
“Apa yang dilakukannya sendiri sudah melampaui batas-batas kewenangannya sendiri, tak melihat aturan main, itu harus segera disepakati.”
Diketahui, berdasarkan RAPBD versi Pemprov DKI, terdapat penurunan pada anggaran pendidikan yang tercatat hanya Rp14,5 triliun atau 21,6 persen. Padahal, tahun lalu anggaran pendidikan mencapai Rp16,4 triliun atau 25,3 persen.
Selain pendidikan, belanja modal atau belanja pembangunan yang pada tahun 2014 sebesar Rp 25,5 triliun atau 40,1 persen mengalami penurunan 7,4 persen pada 2015. Demikian pula dengan biaya kesehatan yang mengalami penurunan 3,7 persen.

Artikel ini ditulis oleh:

Seruan Sukseskan Pelaksanaan Hari Suci Nyepi pada Sabtu

Jakarta, Aktual.co — Majelis lintas agama dan keagamaan di Provinsi Bali mengeluarkan seruan bersama untuk menyukseskan pelaksanaan Hari Suci Nyepi, Tahun Baru Saka 1937 yang jatuh pada Sabtu (21/3).

“Seruan bersama itu ditandatangani pimpinan majelis, majelis agama dan keagamaan di daerah ini, yang diketahui oleh Gubernur Bali, Kapolda Bali, Korem 163 Wirasatya dan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali,” kata Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali Dr I Gusti Ngurah Sudiana di Denpasar, Senin (16/3).

Seruan bersama lintas agama itu merupakan hasil rapat yang melibatkan instansi terkait di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali pada 11 Februari 2015.

Rapat dihadiri Gubernur Bali, forum komunikasi antar umat beragama (FKAUB), ketua majelis lintas agama, Polda Bali, Bendesa Agung Majelis Utama Desa Pekraman (MUDP) dan kepala Kemenang kabupaten/kota seluruh Bali.

Seruan bersama itu ditandatangani oleh 12 pimpinan majelis-majelis agama, keagamaan Provinsi Bali, Polda Bali dan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Korem 163 Wirasatya.

Seruan bersama untuk menyukseskan pelaksanaan Tapa Brata Penyepian Hari Suci Nyepi itu antara lain ditandatangani Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali dr I Gusti Ngurah Sudiana, Ketua MUDP Bali Jro Gede Suwena Putus Upadesa, SH.

Seruan bersama tersebut juga ditandatangani MPAG Provinsi Bali, Ketut Waspada, Ketua FKAUB Bali, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bali, Keuskupan Denpasar, Walubi Bali dan Matakin Provinsi Bali.

Dalam seruan bersama yang disosialisasikan kepada 1.480 desa adat (pekraman) dan berbagai komunitas di Pulau Dewata itu, umat Hindu diharapkan mampu melaksanakan catur Tapa Brata penyepian, yakni lima pantangan dapat dilaksanakan dengan baik, sesuai pedoman edaran PHDI.

Keempat pantangan itu meliputi amati geni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak melakukan kegiatan), amati lelungan (tidak bepergian) dan amati lelanguan (tidak mengumbar hawa nafsu maupun tidak mengadakan hiburan/bersenang-senang).

Sedangkan umat non Hindu pada Hari Suci Nyepi yang akan jatuh Sabtu, 21 Maret 2015 dalam melaksanakan peribadatan agar menyesuaikan dengan suasana Nyepi.

Melarang menyalakan petasan/mercon dan bunyi-bunyian sejenisnya yang sifatnya mengganggu kesucian Hari Raya Nyepi maupun membahayakan ketertiban umum.
 
Selain itu melarang adanya paket hiburan Hari Raya Nyepi bagi seluruh hotel yang ada di Pulau Dewata. Aparat keamanan negara mengamankan seruan bersama lintas agama di Bali.

Seruan bersama ini wajib disosialisasikan oleh majelis-majelis agama serta instansi terkait kepada seluruh umat beragama di Bali.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain