7 April 2026
Beranda blog Halaman 37994

422 Penerbangan di Bali Ditiadakan Selama Nyepi

Denpasar, Aktual.co — Menyambut tahun baru Caka 1937 atau tahun baru umat Hindu yang biasa dikenal dengan hari raya Nyepi, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai akan ditutup total selama 24 jam.
Co General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai, I Gusti Ngurah Ardita menuturkan, penutupan dilakukan mulai pukul 06.00 WITA pada 21 Maret 2015 hingga pukul 06.00 WITA pada 22 Maret 2015.
“Selama pelaksanaan Nyepi semua penerbangan domestik maupun internasional dengan tujuan akhir dan keberangkatan pertama dari Bandara Ngurah Rai akan ditiadakan,” kata Ardita saat memberi keterangan resmi di kantornya, Senin (16/3).
Penutupan bandara secara total, ia melanjutkan, dilakukan sejak tahun 2000 mengacu pada surat Dirjen Perhubungan Udara AU/2696/DAU/1796/99 tanggal 1 September 1999.
Kendati ditutup total, Ardita menyebut bandara tetap disiagakan dan memungkinkan bagi pendaratan darurat, emergency dan medical evaquation. 
“Ini bandara alternatif. Jadi, kondisi tertentu untuk pendaratan darurat kita tetap menyiagakan tenaga operasional. Instansi lain, security dan lainnya juga disiaga,” ungkapnya.
Ia mengaku tahap persiapan Nyepi sudah dilakukan. Seluruh maskapai penerbangan dalam dan luar negeri sudah diinformasikan. “Akan ada 258 penerbangan domestik dan 164 penerbangan internasional yang ditiadakan. Total keseluruhan sebanyak 422 penerbangan yang ditiadakan selama Nyepi,” papar Ardita.
Untuk penerbangan terakhir adalah tujuan Korea Selatan pada pukul 03.00 WITA 21 Maret 2015. Sementara itu, Ardita menyebut Bandara Ngurah Rai akan mengalami kepadatan sehari menjelang Nyepi.
Soal berapa besar penghematan selama Nyepi, Ardita enggan membeberkannya. “Kita tidak menghitung itu sebagai suatu lost dan sebagai kerugian. Ini bagian budaya dan sudah menjadi perhitungan bisnis,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Ingin Mata Anda Tetap Sehat dan Indah?, Terapkan Kiat Ini

Jakarta, Aktual.co — Mata merupakan salah satu organ tubuh paling vital bagi mahkluk hidup, khususnya manusia. Ibarat sebuah pepatah yang menyebutkan, “Dimulai dari mata manusia sudah bisa berkomunikasi dengan tatap mata”. Bahkan dilihat dari mata, anggota tubuh manusia satu ini tak mampu menyembunyikan kebohongan.

Nah, untuk menjaga mata tetap sehat, tahukah Anda apa yang baik untuk mata Anda? Yup, dalam menjaga kesehatan mata, kita bisa melakukannya dengan mengonsumsi buah. Selain enak dimakan, buah juga menyehatkan serta menyegarkan tubuh. Buah juga memiliki berjuta manfaat lain, salah satunya adalah untuk meningkatkan kesehatan mata.

Usut punya usut di dalam berbagai jenis buah yang terkandung suatu komponen zat warna yang disebut sebagai beta karoten. Beta karoten ini dapat mengaktifkan pro vitamin A menjadi vitamin A yang baik untuk kesehatan mata dan meningkatkan daya akomodasi.

Misalnya, beta karoten terdapat di dalam buah-buahan khususnya yang berwarna kuning, jingga atau kemerahan. Misalnya yang terdapat dalam buah mangga, papaya, jeruk, apel, semangka, dan melon.

Bila, buah berwarna merah, kunging, jingga, oranye sudah nampak jelas mengandung karoten, tapi buah apel warna hijau serta pir ternyata juga mengandung beta karoten dalam kadar cukup tinggi.

Selain meningkatkan daya akomodasi, adanya beta karoten di dalam buah mampu mengobati katarak bahkan glaucoma. Belum lagi, kadar lutein yang terdapat dalam buah. Berkhasiat untuk menjaga kesehatan mata yang terdapat  pada buah kiwi, pisang, jambu juga dapat mengobati katarak.

Ditambah lagi dengan kadar vitamin C yang tinggi pada buah juga dapat menguatkan jaringan ikat pada area mata serta memperlancar peredaran darah. Vitamin C juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh sehingga membantu tubuh mengurangi terjadinya infeksi pada mata.

Beberapa buah yang mengandung minyak esensial seperti buah zaitun, buah stroberi bagus untuk mata, khususnya dalam proses membersihkan mata serta mengobati mata radang. Juga dapat mengobati katarak. Kandungan folat, kalsium serta kalium di dalam beberapa jenis jeruk, pisang, salak. Betapa besar manfaat buah untuk kesehatan mata. (Laporan Reporter Aktual.co: Fahrul Anwar).

Artikel ini ditulis oleh:

BPS: Depresiasi Rupiah Tidak Signifikan Membuat Ekspor Meningkat

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah mengatakan depresiasi Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) dapat mendorong ekspor menjadi lebih baik. Namun, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor Indonesia pada Februari 2015 justru menurun 7,99 persen dibandingkan bulan lalu, yaitu dari USD13,36 miliar menjadi USD12,29 juta.

Bila dibandingkan periode yang sama tahun 2015, ekspor Indonesia juga mengalami penurunan sebesar 16,02 persen. Penurunan ekspor tersebut disebabkan oleh menurunnya ekspor nonmigas dan migas, masing-masing sebesar 7,83 persen dan 8,82 persen.

“Pengaruh Rupiah tidak serta-merta membuat ekspor meningkat, dari 98 komoditi ekspor hanya ada 25 komoditi yang merespon, sisanya stagnan bahkan menurun,” ujar kepala BPS, Suryamin di kantor BPS Jakarta, Senin (16/3).

Lebih lanjut dikatakan Suryamin, beberapa komoditi yang merespon positif terhadap depresiasi Rupiah diantaranya kendaraandan bagian-bagiannya yang meningkat hampir 7 persen. Selanjutnya yaitu besi dan baja, nikel, kapas, perangkat optik, dan berbagai barang dari logam dasar.

“Sedangkan untuk perabot rumah tangga dan furniture tidak signifikan, minyak dan lemak nabati justru tidak mengalami peningkatan dengan depresiasi Rupiah, mesin dan peralatan listrik justru menurun,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Cegah Terorisme, Kembangkan Ideologi dan Theologi Cinta Damai

Jakarta, Aktual.co — Gerakan terorisme dan radikalisme di Indonesia tidak bisa hanya diatasi dengan penindakan namun juga harus dibarengi dengan mengembangkan ideologi dan theologi cinta damai sebagai langkah deradikalisasi.
“Ideologi dan theologi kekerasan harus kita lawan dengan ideologi dan theologi cinta damai. Kita harus mengembangkan pemikiran Islam rahmatan lil’alamin (Islam rahmat bagi sekalian alam),” kata tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), KH M Misbahus Salam, di Jakarta, Senin (16/3).
Menurut KH Misbah, penyimpangan pemikiran kalangan teroris dan radikalis dalam memaknai teks-teks Al-Quran dan Al-Hadist harus diimbangi dengan harakah pemikiran sesuai tafsir yang sejalan dengan nilai-nilai luhur ajaran Islam.
Ia menegaskan pula perlunya meluruskan pemikiran yang ingin mendirikan Daulah Islamiyah dengan pemikiran Islam tawassuth (moderat) serta manifestasinya dalam Negara Pancasila.
Namun, perlu juga ketegasan dari pemerintah untuk menindak kelompok-kelompok teroris dan radikalis, termasuk golongan yang anti NKRI dan Pancasila. Tindakan tegas itu tentu tidak hanya dilakukan di pihak hilir, melainkan justru yang sangat urgen adalah di pihak hulu sebagai aktor intelektual, termasuk pensuplai dananya.
“Pemerintah dalam hal ini Kepolisian dan TNI jangan menunggu masyarakat yang harus mengadili dan menghakimi mereka,” ujarnya.
Tidak kalah penting adalah upaya pembinaan dari pemerintah, termasuk pembinaan terhadap WNI yang ada di luar negeri, baik mereka yang tengah menimba ilmu maupun yang bekerja dengan menekankan pada pembinaan wawasan kebangsaan dan orientasi tentang keindonesiaan.

Artikel ini ditulis oleh:

BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Jambi 8,2 Persen

Jakarta, Aktual.co — Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi selama tahun 2015 berada pada kisaran 7,7-8,2 persen. Berdasarkan proyeksi BI, pertumbuhan ekonomi Jambi pada triwulan I tahun 2015 juga diperkirakan pada kisaran 1,7-2,2 persen dibanding triwulan sebelumnya.

“Pertumbuhan ekonomi tahunan Jambi pada triwulan I 2015, diperkirakan pada kisaran 7,9 persen, lebih tinggi dibanding periode sebelumnya yang tumbuh 7,5 persen,” ujar Deputi Kepala Perwakilan BI Jambi, Meily Ika Permata di Jambi Senin (16/3).

Berdasarkan analisis sisi penggunaan, pengeluaran konsumsi rumah tangga menjadi sumber utama perekonomian di triwulan mendatang dan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, tren kenaikan harga komoditas kelapa sawit dan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2015, menjadi faktor yang menaikkan daya beli masyarakat dalam rangka mendorong konsumsi rumah tangga.

Sejalan dengan konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah diperkirakan juga semakin meningkat seiring dengan pengeluaran pemerintah pada beberapa proyek infrastruktur.

Namun demikian masih belum membaiknya harga karet di pasar global diperkirakan berimbah pada menurunnya pendapatan masyarakat dan kinerja ekspor sehingga berpotensi menahan laju pertumbuhan ekonomi Jambi.

Inflasi pada triwulan I 2015 diperkirakan akan lebih rendah dibandingkan triwulan IV 2014 yaitu berada pada kisaran 6,2 persen hingga 6,7 persen dari sebelumnya 8,7 persen pada triwulan laporan.

Penurunan laju inflasi ini utamanya dipengaruhi oleh kelompok administered price atau harga BBM bersubsidi dan volatile food.

Faktor yang berpotensi memberikan tekanan inflasi selama triwulan mendatang dan menyebabkan perkiraan inflasi keluar dari sasaran antara lain anomali suaca, tekanan dari sektir eksternal berupa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar amerika yang berpoetnsi meningkatkan inflasi.

Kemudian kondisi infrastruktur seperti jalan dan jembatan yang rusak serta terhambatnya arus di pelabuhan yang akan meningkatkan biaya distribusi dan transportasi barang dan jasa, beberapa hal tersebut diperkirakan akan menjadi pemicu meningkatnya angka inflasi pada triwulan I tahun 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ribuan Pengungsi Badai Siklon di Vanuatu Butuh Makanan & Tempat Tinggal

Semarang, Aktual.co — Ribuan warga yang mengungsi ke pulau Vanuatu akibat amukan badai siklon tropis yang mempora-porandakan di ibu kota Port Vila, membutuhkan makanan dan minuman. Tak hanya itu,  pengungsi membutuhkan tempat tinggal sementara serta bantuan Palang Merah Internasional, Minggu (16/3).

Tim relawan korban bencana badai Siklon, menerangkan, bahwa parahnya wilayah ibu kota Port Vila menjadi kekhawatiran dan kehancuran lebih buruk.

“Banyak rumah yang rusak, tanaman hancur. Kerusakan sangat besar, dan orang-orang membutuhkan bantuan kita,” kata Aurelia Balpe, Kepala Palang Merah di kawasan Pasifik.

Badai Siklon tersebut terjadi pada pekan lalu, dengan meratakan rumah-rumah, pohon di seluruh jalan dan mengakibatkan kerusakan pada bangunan utama, seperti rumah sakit, sekolah dan Gereja.

“Ini menjadi semakin jelas, bahwa kita sekarang menghadapi situasi yang lebih buruk dari skenario terburuk di Vanuatu,” kata Helen Szoke, Direktur eksekutif di Australia untuk kelompok bantuan Oxfam.

“Hal ini mungkin menjadi salah satu bencana terburuk yang pernah dilihat di Pasifik,” tambah dia.

Setidaknya 90 persen dari perumahan di Port Vila mengalami rusak parah. Bagian dari rumah sakit, khususnya kamar mayat dibanjiri oleh banyaknya korban.  Dan, 60 ribu anak-anak membutuhkan bantuan dari UNICEF.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain