7 April 2026
Beranda blog Halaman 37995

Islah PPP Hadapi Kendala, Berpengaruh Pada Pilkada

Jakarta, Aktual.co — Pengamat politik Gun gun Heryanto menilai ada beberapa kendala yang harus diselesaikan dalam rencana islah Partai PPP.
“Kendala islah, pertama siapa yang mau jadi ketum partai. Kedua seberapa besar penerimaan partai yang menjadi ketua untuk mengakomodir kelompok yang berbeda, karena kecendrungannya ketika kubu di atas angin dia akan ada gap, kata Gun gun, Senin (16/3).
Menurutnya, yang paling sulit adalah menentukan ketum, karena masing-masing punya ego dan keinginan mengendalikan basis partai.
Islah itu mungkin mendorong muktamar luar biasa, muktamar islah dengan cara difasilitasi muktamar demokratis siapa yang terpilih nanti.
“Kalau merujuk pada keikhlasan masing-masing saya nggak yakin karena pasti punya ego sendiri. Seberapa mau mereka melakukan politik akomodasi, yang paling sulit pertanyaannya Djan Faridz mau ngga kalo ketua umumnya itu juniornya? Kalo ngga mau ya repot,” katanya.
Sementara itu, kendala tersebut akan berpengaruh pada pencalonan Pilkada serentak mendatang.
“Timing keputusannya harus selesai bulan Maret atau April karena agenda politik nasional kan akan berjalan, ada pilkada serentak, Kalau mereka belum bisa menuntaskan ya bagaimana. Karena kubu romy sudah bisa mendaftar kalau ada pilkada-pilkada karena diakui oleh pemerintah. Dalam hal ini kemenkumham, tapi dikalahkan juga oleh PTUN, dan memenangkan kubu Djan Faridz, berarti Romy belum boleh mengambil tindakan strategis termasuk menentukan siapa kepala daerah yang bertarung sehingga nanti akan ada kevakuman. Sama seperti halnya Golkar, karena belum selesai maka bisa jadi Golkar menemui kendala dalam pilkada serentak.”

Artikel ini ditulis oleh:

Toba Bara Bukukan Kenaikan Laba USD1,2 Juta Pada 2014

Jakarta, Aktual.co — PT Toba Bara Sejahtra Tbk (TOBA) membukukan kenaikan laba sebesar 3,5 persen menjadi 35,8 juta dolar AS pada 2014 dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 34,6 juta dolar AS.

Sekretaris Perusahaan TOBA Pandu P Syahrir dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia mengemukakan bahwa peningkatan laba perseroan seiring dengan perolehan penjualan yang lebih baik sebesar 500 juta dolar AS pada tahun 2014 atau naik sekitar 18,5 persen.

“Mengingat lokasi konsesi ketiga entitas anak yang dimiliki perseroan bersebelahan, perseroan berhasil memaksimalkan inisiatif efisiensi biaya melalui ‘joint mine plan’ dan ‘infrastructure sharing’ sehingga berhasil meningkatkan volume produksi dan penjualan,” ujar Pandu di Jakarta, Senin (16/3).

Ia menambahkan bahwa kombinasi antara upaya penjualan yang baik melalui volume penjualan yang lebih tinggi didukung oleh pembeli berkualitas baik dan menurunnya biaya secara keseluruhan meningkatkan EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi) sebesar 14,7 persen menjadi 67,3 juta dolar AS di tahun 2014.

Memasuki 2015, lanjut dia, pasar batubara “seaborne” dunia diduga akan tetap mengalami tekanan dari kelanjutan kelebihan pasokan yang disebabkan oleh tidak terserapnya produksi batubara seiring melemahnya permintaan Tiongkok karena mengalami kelebihan pasokan, serta peningkatan akses terhadap sumber-sumber energi terbarukan.

Oleh karena itu, lanjut dia, pada tahun 2015 perseroan akan memfokuskan sumber daya dan upayanya untuk mejaga keberlanjutan dan ketahanan bisnis. Dalam beberapa tahun terakhir, perseroan secara terus-menerus meningkatkan efisiensi biaya dengan mengimplementasikan ‘executable mine plans’ yang dapat mewujudkan tujuan gabungan perseroan yakni untuk mencapai target-target yang menguntungkan dan keberlanjutan cadangan jangka panjang.

“Sejalan dengan tujuan itu, perseroan diharapkan mencapai target produksi sebanyak 6-8 juta ton di tahun 2015,” katanya.

Untuk mendukung strategi perseroan, ia mengemukakan bahwa perseroan menganggarkan belanja modal sebesar 10-14 juta dolar AS pada tahun 2015, sebagian besar dialokasikan untuk memperkuat fasilitas operasi dan perangkat kerja (conveyor dan alat berat) serta pembebasan lahan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Rencana Munaslub, Kubu Ical Dinilai Tak Miliki Legalitas

Jakarta, Aktual.co — Poros Muda Partai Golkar menilai Aburizal Bakrie beserta para loyalisnya tidak memiliki legalitas lagi untuk menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (munaslub) Partai Golkar dalam menyikapi pengesahan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly atas kepemimpinan Agung Laksono.
“Silahkan saja kalau kubu Aburizal Bakrie mau buat munaslub, tapi dasar legalitasnya kan sudah tidak ada,” kata Juru Bicara Poros Muda Partai Golkar, Andi Sinulingga, Minggu (15/3).
Andi mengatakan, berdasarkan pengesahan menkumham terhadap kepemimpinan Agung Laksono, maka Aburizal Bakrie tidak memiliki legalitas menyelenggarakan munaslub. Sehingga, tidak akan ada pengaruhnya bagi partai beringin jika hal itu dipaksakan.
“Jika kepengurusan lengkap Golkar hasil Munas Jakarta sudah disahkan Menkumham maka hanya DPP kepemimpinan Agung Laksono lah yang sah mengatasnamakan Golkar dan berhak menyelenggarakan munas,” ujar dia.
Langkah kubu Aburizal merencanakan munaslub juga sama artinya dengan menjustifikasi atau mengakui sendiri bahwa Munas Bali memang tidak sah karena tidak sesuai dengan aturan-aturan Partai Golkar.
Diberitakan sebelumnya kubu pendukung Aburizal Bakrie mempersiapkan Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar jika proses hukum yang tengah digulirkan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Barat gagal atau ditolak.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Bali Nurdin Halid mengatakan ada dua poin yang bisa menjadi dasar penyelenggaraan munaslub yakni situasi partai yang genting dan Dewan Pimpinan Partai (DPP) melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).
“Kita memakai poin yang pertama yakni situasi partai genting,” ujar Nurdin.

Artikel ini ditulis oleh:

Banggar DPRD Gelar Rapat Bahas Evaluasi APBD

Jakarta, Aktual.co —Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI gelar rapat tertutup membahas  evaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2015 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Ditemui sebelum rapat, Wakil Ketua Banggar M. Taufik mengakui kalau rapat internal ini dilakukan untuk menyikapi hasil evaluasi Kemendagri berdasarkan salinan Peraturan Mendagri Nomor: 903-681 setebal 114 halaman.
Kata dia, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah menyampaikan surat yang ditandatanganinya sendiri, dan bukan lagi ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah.
“Saudara gubernur (Ahok) sudah buat surat ke kami ditandatangani gubernur untuk menjadwalkan soal evaluasi yang diberikan waktu satu minggu,” kata Taufik di DPRD, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (16/3).
Dari pantauan aktual.co, rapat yang digelar tertutup dipimpin langsung pimpinan Banggar DPRD DKI, yakni Prasetio Edi Marsudi.
Diketahui, Pemprov dan DPRD DKI diberi waktu seminggu saja oleh Kemendagri untuk segera menyepakati draf APBD yang sudah dievaluasi. Jika tidak, DKI terancam menggunakan format anggaran APBD-P 2014 untuk menjalankan program-program yang sudah dirancang.

Artikel ini ditulis oleh:

Neraca Perdagangan Indonesia Februari 2015 Surplus USD738,3 Juta

Jakarta, Aktual.co — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) pada Februari 2015 surplus USD738,3 juta. Hal ini disebabkan karena nilai ekspor sebesar USD12,29 miliar yang lebih besar daripada impor sebesar USD11,55 miliar.

Secara kumulatif neraca perdagangan Indonesia pada Januari-Feruari 2015 juga surplus USD1,48 miliar. Ini disebabkan karena nilai ekspor sebesar USD25,64 miliar lebih besar dibandingkan nilai impor sebesar USD24,16 miliar.

“Neraca perdagangan sektor migas dan nonmigas untuk pertama kalinya surplus sejak lima tahun terakhir. Pada Februari, sektor migas surplus USD174,1 juta dan nonmigas surplus USD564,2 juta,” ujar kepala BPS, Suryamin di kantor BPS Jakarta, Senin (16/3).

Lebih lanjut dikatakan Suryamin, neraca perdangan pada sekor nonmigas, seperti tambang pada Januari-Februari 2015 surplus USD2,99 miliar, sedangkan pertanian, industri, dan lainnya defisit masing-masing USD501,6 juta, USD1,148 milia, dan USD3,5 juta.

“Tambang surplus ini karena kebijakan pemerintah yang membatasi impor barang tambang yang belum diolah,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

DPR: Krisis di Depan Mata, Menteri Kabinet Kerja Tanggapi Santai

Jakarta, Aktual.co —  Perekonomian Indonesia yang sedang anjlok dan tidak menentu seperti ini harusnya menjadi waktu yang tepat untuk Presiden Jokowi melakukan evaluasi.
Bambang Harjo, anggota Komisi VI Fraksi Gerindra DPR RI, mendesak agar Presiden Jokowi untuk secepatnya melakukan reshuffle kabinet khususnya pada bidang ekonomi yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Saya melihat para menteri kabinet kerja sangat santai menghadapi gejolak ekonomi yang ada saat ini, mereka tidak melihat ke bawah keadaaan rakyat yang sudah sangat menjerit untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya selama ini,” katanya, Senin (16/03).
Sementara itu, harga beras yang naik, TDL naik, elpiji 3kg naik serta BBM yang naik menjadi bukti bahwa perlu ada perombakan secepat mungkin untuk melakukan perubahan yang dapat dirasakan oleh rakyat Indonesia seluruhnya.
“Presiden Jokowi jangan takut untuk melakukan perombakan, mengantikan menteri yang tidak becus kerjanya itu hak presiden yang diilindungi oleh UUD yang ada. Jadi beliau harus berani dan jangan takut bila benar, karena beliau didukung mayoritas rakyat indonesia. Jokowi harus tunjukkan sebagai seorang Presidennya Rakyat bukan malah menyengsarakan rakyat,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain