6 April 2026
Beranda blog Halaman 37996

Usai Perbaikan Infrastruktur, Pelindo Bengkulu Targetkan Pendapatan Rp 100 Miliar

Jakarta, Aktual.co — PT Pelindo II Bengkulu menargetkan pendapatan sebesar Rp100 miliar pada 2015 setelah melakukan perbaikan infrastruktur Pelabuhan Pulau Baai.

“Kami targetkan tahun ini pendapatan Rp100 miliar karena sudah banyak investasi yang ditanam untuk memperbaiki infrastruktur pelabuhan,” kata Manajer PT Pelindo II Bengkulu Nur Hikmat di Kota Bengkulu, Senin (16/3).

Ia mengatakan pada 2014, PT Pelindo II hanya membubuhkan pendapatan Rp5 miliar, sebab sebagian besar dana digunakan untuk memperbaiki infrastruktur pelabuhan. Sedangkan pada 2013 tambah dia perusahaan milik negara yang beroperasi di Bengkulu itu mampu mencatat pendapatan Rp65 miliar.

“Banyak dana yang kami habiskan untuk meningkatkan pelayanan di dermaga seperti menambah fasilitas bongkar peti kemas hingga mengatasi sedimentasi alur masuk,” kata dia menerangkan.

Selain itu, kecilnya pendapatan PT Pelindo II pada 2014 juta karena lesunya transaksi ekspor dari pelabuhan tersebut. Komoditas ekspor yang dikirim melalui Pelabuhan Pulau Baai didominasi batu bara dan sebagian kecil cangkang kelapa sawit.

Ia mengatakan harga komoditas batu bara yang anjlok dalam setahun terakhir membuat volume batu bara yang diekspor lewat Pelabuhan Pulau Baai juga merosot.

Sementara Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu mencatat total ekspor yang tercatat melalui Pelabuhan Pulau Baai pada Januari 2015 mencapai 68,42 persen dari seluruh transaksi ekspor Bengkulu dengan nilai ekspor 6,88 juta dolar AS.

“Komoditas ekspor tertinggi dari Provinsi Bengkulu melalui Pelabuhan Pulau Baai adalah batu bara mencapai 93,54 persen dan cangkang sawit sebesar 6,46 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu Dodi Herlando.

Sementara itu ekspor Bengkulu melalui Pelabuhan Teluk Bayur Sumatera Barat mencapai 1,72 juta dolar AS dan melalui Pelabuhan Sungai Musi/Boom Baru Sumatera Selatan mencapai 1,45 juta dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Diajak Rembug Evaluasi APBD, Dewan Minta Surat Ditandatangani Ahok

Jakarta, Aktual.co —Anggota Panitia Hak Angket DPRD DKI, Syarif memberi syarat agar dewan mau duduk bersama Pemprov DKI untuk membahas evaluasi draf APBD DKI 2015 yang sudah dikirimkan Kementerian Dalam Negeri sejak 11 Maret lalu.
Yakni, Pemprov DKI harus rubah surat permintaan itu ditandatangani Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) langsung, dan bukan ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah.
“Kita minta koreksi supaya yang bersurat dari gubernur langsung, baru kita bersedia duduk bersama lakukan evaluasi,” ujar politisi Gerindra itu, di Forum Aktual, Minggu (15/3) kemarin.
Sebelumnya, Syarif mengisyaratkan bakal ‘alotnya’ tercapainya kesepakatan dalam pertemuan antara Pemprov dan DPRD DKI untuk pembahasan evaluasi draft APBD DKI 2015. 
Lantaran setelah diselidiki, draf APBD yang sudah dievaluasi Kemendagri memang bukan hasil pembahasan bersama antara eksekutif dengan legislatif dulu.
“Setelah saya selidiki, ini barang (draf APBD) memang bukan hasil pembahasan antara TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) dengan DPRD. Jadi memang bukan barang hasil pembahasan, jauh berbeda dari pembahasan sebelumnya,” ujar dia.
Kendati demikian anggota Fraksi Gerindra itu mengakui dewan akan tetap membuka diri untuk duduk bersama, agar tidak ‘mendelegitimasi’ pansus angket itu sendiri.

Artikel ini ditulis oleh:

Jurus Jitu Jaga Ginjal Anda Tetap Sehat dari Pakar Kesehatan

Jakarta, Aktual.co — Dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, dunia akan pentingnya kesehatan ginjal. Sejak tahun 2006 lalu, World Kidney Day (WKD) atau Hari Ginjal Sedunia telah diperingati setiap Kamis di Minggu kedua bulan Maret.

Bahkan memasuki satu dasawarsa (10 tahun) peringatan WKD yang jatuh pada hari Kamis (12/3) lalu International Society of Nephrology (ISN) dan The International Federation of Kidney Foundation (IFKF) mengangkat tema “Kidney Health for All” atau “Ginjal Sehat untuk Semua” untuk seluruh warga dunia.

Sementara itu, dari catatan internasional menyatakan, sekitar 10 persen penduduk dunia menderita penyakit ginjal kronik (PGK). Bahkan, akan meningkat hingga 17 persen pada dekade berikutnya.

Di Indonesia sendiri, hasil studi epidemiologi Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRi) tahun 2005 lalu, menyatakan, bahwa 12.5 persen masyarakat Indonesia mengalami penyakit ginjal kronik.

Prof. Dr. dr. Parlindungan Siregar, Sp. PD-KGH, Guru Besar Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia (FKUI) mengatakan, penyakit ginjal kronik merupakan penyakit berbahaya yang terjadi lebih dari 3 bulan.

Dia menyarankan, dalam mencegah timbulnya penyakit ginjal kronik dapat dilakukan dengan berbagai pencegahan sederhana.

“Menjaga kesehatan ginjal dapat dilakukan dengan delapan langkah. Di antaranya yang dapat dilakukan yakni, menjaga badan agar tetap bugar dan aktif berolahraga, menjaga kadar gula darah, menjaga tekanan darah tetap stabil, mengonsumsi makanan sehat dan menjaga berat badan tetap ideal, mengonsumsi air yang cukup, tidak merokok, tidak mengonsumsi obat anti nyeri dalam jangka panjang dan memeriksa fungsi ginjal secara berkala,” bebernya, saat jumpa pers Peringatan Hari Ginjal Sedunia 2015,  di JW Marriott Hotel Jakarta, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

“Selain itu, salah satu yang sangat penting diperhatikan yakni asupan air yang cukup. Yaitu mengonsumsi setidaknya dua liter sehari dan mengutamakan mengawali hari dengan segelas air putih, ” sambungnya.

Prof. Dr. dr. Parlindungan Siregar, Sp. PD-KGH kembali mengungkapkan, bahwa cara ini paling efektif guna mengurangi kemungkinan timbulnya batu saluran kemih. Dimana cara yang dilakukan ini, karena air juga berperan mencegah timbulnya infeksi saluran kemih.

“Dengan mengonsumsi air putih yang cukup, maka jumlah urine yang dikeluarkan akan bertambah sekaligus mengencerkan zat-zat pembentuk batu dan mencegah timbulnya penyakit ginjal kronik, ” pungkasnya. (Laporan Reporter Aktual.co: Fahrul Anwar)

Artikel ini ditulis oleh:

Pimpinan KPK Bertemu DPR

Plt Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiequrrachman Ruki didampingi pimpinan lain Johan Budi, Adnan Pandu Praja, Indrianto Seno Adji dan Zulkarnaen didampingi Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon memberikan keterangan pers di hadapan sejumlah awak media di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/3/2015). Kedatangannya bersama para Pimpinan KPK menemui Pimpinan DPR adalah untuk berkomunikasi dan mendengar masukan terkait usaha memberantas korupsi. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Pengamat: Ahok Korbankan Rakyat

Semarang, Aktual.co — Akibat kisruh RAPBD antara Ahok-DPRD yang dikorbankan adalah rakyat. Konflik antara Ahok-DPRD memperlihatkan kedua belah fihak tidak memiliki profesionalitas sebagai penyelenggara negara.’
Demikian disampaikan pengamat politik Universitas Diponegoro Budi Setyono saat dihubungi di Semarang, Senin (16/3).
Terlepas dari motif apapun, lanjut dia, Ahok tidak boleh seenaknya melanggar aturan. Begitu juga dengan Mendagri. Bisa rusak negara ini kalau para pejabatnya suka melanggar aturan.
“Kalau ada indikasi korupsi, harusnya biar diusut tuntas oleh lembaga penegak hukum. Tapi kalau dengan alasan itu peraturan dilanggar, maka Ahok jelas dapat diberi sanksi politik dengan dimakzulkan,” beber dia.
Mestinya, kata dia, Mendagri juga dapat diberi sanksi yang sama. Pemerintah itu hakekatnya diberi amanah rakyat untuk menegakkan aturan dan ketertiban, bukan untuk berbuat seenaknya sendiri.
Ia berharap penyelesaian akan lebih baik, jika Komisi Pemberantasan Korupsi dapat segera terjun menyelidiki kasus ini secara tuntas. Begitupun dengan langkah DPRD menggelar hak angket adalah tepat. “Kasus DPRD ini harus diselesaikan secara tuntas, dan marwah pemerintahan yang demokratis harus ditegakkan,” pungkas Budi.

Artikel ini ditulis oleh:

Tiongkok Kirim Jet Tempur, Pasca Myanmar Jatuhkan Bom di Wilayahnya

Semarang, Aktual.co — Sebuah pesawat perang milik Myanmar menyerang pemberontak dengan menjatuhkan bom di area perkebunan tebu di perbatasan Lincang, Tiongkok, Sabtu (14/3) lalu. Insiden tersebut menewaskan empat orang warga sipil setempat.

Kantor berita Xinhua, media pemerintah Tiongkok, melaporkan, selain korban tewas, sembilan lainnya mengalami luka berat.

Tak lama setelah kejadian penyeranan, Tiongkok mengirimkan jet tempur untuk patroli di wilayah perbatasan bersama mereka. Jet itu digunakan untuk melacak, memantau, dan mengusir pesawat militer milik Myanmar yang berada di wilayah penyerangan tersebut.

Pihak angkatan udara Tiongkok mengatakan kepada media pemerintah setempat, bahwa Tiongkok telah memanggil Duta Besar (Dubes) Myanmar di Beijing, setelah insiden di kota perbatasan Lincang.

Menteri luar negeri Tiongkok, Liu Zhenmin menyatakan, pihaknya telah menyelidiki pesawat militer Myanmar, dan sejumlah oknum yang terlibat dibalik serangan untuk dibawa ke pengadilan.

Sementara itu, pasukan Myanmar sudah memerangi pemberontak etnis separatis di wilayah perbatasan secara membabi buta di dekat provinsi Yunnan.

Dalam insiden terakhir, tembakan menyasar dan telah merusak sejumlah bangunan di beberapa wilayah Tiongkok. Kejadian itu mendorong Beijing untuk memperingatkan Myanmar untuk memastikan keamanan.

Namun demikian, belum ada respon resmi dari Pemerintah Myanmar terkait insiden tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain