17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38014

Nelayan Bangka Dihimbau Waspada Gelombang Pasang

Jakarta, Aktual.co — Nelayan di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, diingatkan agar mewaspadai gelombang pasang di areal penangkapan ikan.

“Kami ingatkan kepada seluruh nelayan dengan semua jenis alat tangkap pada saat melaut untuk mewaspadai gelombang pasang yang biasanya disertai angin kencang,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bangka, Harrie Patriadie di Sungailiat, Rabu (4/3).

Ia menyebutkan, sebagaimana diinformasikan lembaga terkait akan potensi gelombang pasang mencapai 2,5 meter sampai tiga meter di perairan laut Bangka Belitung.

“Meskipun pada saat berangkat melaut kondisi air laut cukup aman, tetapi gelombang pasang dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa disadari oleh nelayan,” katanya.

Sebelum berangkat melaut, dia sarankan agar para nelayan menyiapkan peralatan keselamatan seperti jaket pelampung, tali dan peralatan keamanan lainnya yang dibutuhkan.

“Pada saat melakukan penangkapan hendaknya antara nelayan jangan saling berjauhan sehingga mudah untuk berkomunikasi jika terjadi suatu hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Menurutnya, keselamatan dalam bekerja harus tetap diutamakan, jangan memaksa melaut kalau kondisi cuaca tidak memungkinkan, terlebih kapal yang digunakan berkapasitas di bawah 10 gross ton.

“Kapal nelayan Kabupaten Bangka yang berada di sejumlah sentra pendaratan ikan umumnya di bawah 10 gros ton, sehingga rawan jika melakukan penangkapan dalam kondisi gelombang air laut pasang yang biasanya disertai dengan angin kencang,” ujarnya.

Menurutnya, lebih baik sebelum berangkat melaut memastikan atau berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Syahbandar atau Polair di pelabuhan untuk memastikan kondisi air laut apakah aman atau berbahaya.

Artikel ini ditulis oleh:

Sebanyak 20 Pemain U-22 Dibawa ke Vietnam Untuk Uji Coba

Jakarta, Aktual.co — Pelatih Timnas Indonesia U-22, Aji Santoso, membawa 20 pemain ke Vietnam guna menjalani pertandingan uji coba sebelum Timnas Garuda Muda turun pada kualifikasi Piala Asia U-22 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 27-31 Maret.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Badan Tim Nasional (BTN) di Jakarta, Rabu (4/3), 20 pemain yang dipilih untuk memperkuat timnas menghadapi Vietnam di Hanoi, 9 Maret merupakan kombinasi dari mantan pemain Timnas Indonesia U-19 serta pemain dari klub ISL lainnya.

Mantan Timnas Indonesia U-19 yang dibawa ke Hanoi di antaranya adalah Evan Dimas, Paulo Sitanggang, Putu Gede Juni Antara, Hansamu Yama Pratama, Ilham Udin Armaiyn dan Muchlis Hadi Ning Syaifulloh.

Sebelum ke Vietnam, Garuda Muda terus ditempa dengan program yang telah disiapkan Aji Santoso. Bahkan, mantan pelatih Persebaya Surabaya itu sudah menemukan formasi yang akan digunakan.

“Formasi bakunya 4-2-3-1. Namun, penerapan di lapangan bisa berubah sesuai dengan kebutuhan. Bisa 4-3-3 atau bisa menjadi 4-1-4-1. Saya terus berusaha memberikan pemahaman kepada anak-anak terkait dengan formasi,” kata Aji Santoso.

Meski telah menetapkan 20 pemain yang dibawa ke Vietnam, pelatih asal Malang itu masih terus mencari pemain karena ada beberapa pemain yang belum bisa bergabung seperti pemain Persebaya, Zulfiandi.

“Kami masih membutuhkan seorang gelandang. Makanya kami terus melakukan komunikasi dengan manajemen Persebaya. Semoga Zulfiandi bisa segera gabung,” kata mantan pemain nasional itu.

Berikut 20 pemain yang dibawa ke Hanoi, Vietnam:

1. Teguh Amiruddin (goalkeeper) Barito Putera 2. Muhammad Natshir Fadhil (GoalKeeper) Persib Bandung 3. Ravi Murdianto (GoalKepeer Mitra) Kumar FC 4. Hansamu Yama Pranata (Defender) Barito Putera 5. Muhammad Abduh Lestaluhu (Defender) Persija Jakarta 6. Manahati Lestusen (Defender) Barito Putera 7. Andik Rendika Rama (Defender) Persela Lamongan 8. Putu Gede Juni Antara (Defender) Persebaya Surabaya 9. Paulo Oktavianus Sitanggang (Midfielder) Barito Putera 10. Evan Dimas Darmono (Midfielder) Persebaya Surabaya 11. Hendra Adi Bayauw (Midfielder) Semen Padang FC 12. Wawan Pebriyanto (Midfielder) PBR Bandung Raya 13. Ahmad Nufiandani (Midfielder) Arema Crocus 14. Adam Alis Setyano (Midfielder) Persija Jakarta 15. Antoni Putro Nugroho (Midfielder) Barito Putera 16. Ilham Udin Armaiyn (Forward) Persebaya Surabaya 17. Christofer Manuel Sibi (Forward) Persipura Jayapura 18. Rudolof Yanto Basna (Defender) Mitra Kukar FC 19. Muchlis Hadi Ning Syaifulloh (Forward) PSM Makassar 20. Jajang Maulana (Defender) Sriwijaya FC.

Artikel ini ditulis oleh:

Peneliti: Bisa Laba-laba Bisa jadi Obat Penahan Sakit

Jakarta, Aktual.co — Ilmuwan yang menganalisa kandungan kimia dari bisa laba-laba mengatakan, menemukan tujuh bahan yang dapat menghadang rasa sakit menuju ke otak.

Dalam penelitian terhadap 206 jenis laba-laba, mereka mencari molekul-molekul pada bisa yang dapat menghadang gerak syaraf, khususnya melalui saluran “Nav1.7”.

Para peneliti mengatakan, suatu saat akan menemukan kelompok yang berpotensi menjadi penahan rasa sakit baru.

Menurut perkiraan para ahli itu, satu dari lima orang di dunia menderita rasa sakit yang parah dan pengobatan dengan penghilang rasa sakit yang sekarang ada belum bisa memberikan pengaruh jangka panjang.

Beban ekonominya juga cukup tinggi, untuk rasa sakit yang parah diperkirakan memerlukan dana 600 miliar dolar setahun hanya di Amerika Serikat saja.

Manusia merasakan sakit di badan ketika gerak syaraf dari bagian tubuh yang sakit mengirimkan sinyal ke otak melalui saluran rasa sakit dan para ahli mencoba menghalangi saluran tersebut saat mencoba menemukan obat baru penahan sakit.

“Suatu bahan yang menghadang saluran Nav1.7 adalah yang khusus kami cari,” kata Glenn King yang memimpin penelitian di Universitas Queensland Australia, dilansir dari Reuters, Rabu (4/3).

Penelitian sebelum ini menurutnya, menemukan perbedaan rasa sakit dari tiap-tiap orang berdasarkan kebocoran Nav1.7 yang terjadi secara alami akibat mutasi genetik, sehingga bisa menghentikan rasa sakit pada orang-orang dengan saluran normal.

Penelitian untuk obat baru penahan sakit dipusatkan pada 45.000 jenis laba-laba, kebanyakan yang membunuh mangsanya dengan bisa yang berisi ratusan hingga ribuan molekul protein dan sebagian dengan penghadang gerak syaraf.

Karya peneliti yang disiarkan pada Jurnal Farmakologi, Kamis lalu, membangun sistem yang dapat cepat membaca kandungan bisa dari 206 jenis laba-laba dan menemukan 40 persen mengandung sedikitnya bahan yang menghadang saluran Nav1,7 pada manusia.

Dari tujuh zat yang sudah dikenali, ada satu yang secara khusus berpotensi dan memiliki susunan kimia dan juga kemungkinan mengandung bahan kimia serta panas dan stabilitas biologikal yang diperlukan untuk membuat obat.

“Dengan memakai sumber alami untuk obat baru akan memberikan harapan guna meningkatkan pengembangan kelompok baru obat penahan sakit,” ujar Klint.

Artikel ini ditulis oleh:

Presiden FIFA Sarankan Pengurangan Nilai Buat Klub Dalam Kasus Rasis

Jakarta, Aktual.co — Presiden FIFA, Sepp Blatter, menyarankan agar, tim-tim yang terlibat dalam insiden-insiden rasisme, semestinya mendapat hukuman yang lebih besar seperti pengurangan nilai di liga.

“Masalah terbesar yang kami (FIFA) hadapi belakangan ini adalah masalah rasisme, diskriminasi. Ini tidak dapat diterima,” kata Blatter, dikutip dari Reuters, Rabu (4/3).

“Kita harus mengurangi angka, mendegradasi tim. Saat kami berani melakukannya, maka diskriminasi akan berakhir,” ucapnya kepada para presiden konfederasi-konfederasi sepak bola Amerika Selatan dan ofisial-ofisial lain pada awal Kongres CONMEBOL di markas mereka di Paraguay.

Kasus terkini terkait rasisme di Amerika Selatan melibatkan penyerang Panama Luis Tejada dari klub Peru Juan Aurich, yang meninggalkan lapangan saat pertandingan masih berlangsung, setelah mendapat pelecehan rasial oleh sejumlah penggemar Cienciano.

Terdapat sejumlah kasus pelecehan rasial terhadap para pemain di Eropa dan Amerika Selatan dalam beberapa tahun terakhir, namun Blatter mengatakan denda atau penutupan stadion bukan merupakan hukuman yang cukup.

“Saya pikir bahwa suatu hari kelak (rasisme) itu akan lenyap dari sepak bola…namun itu tidak cukup, kita memerlukan kondisi-kondisi baru,” tutur Blatter.

“Kami memiliki peraturan-peraturan, namun mereka tidak diaplikasikan di seluruh dunia oleh badan-badan disiplin dan kendali,” kata Blatter, yang akan berupaya menjadi presiden FIFA untuk kelima kalinya saat pemilihan presiden baru dilangsungkan pada 29 Mei.

Kongres CONMEBOL akan meratifikasi Juan Angel Napout asal Paraguay sebagai presiden untuk masa kerja empat tahun, dan menegaskan dukungannya kepada Blatter di pemilihan presiden FIFA.

Pria Swiss itu akan bertarung melawan Michael van Praag dari Belanda, mantan pemain Portugal Luis Figo, dan wakil presiden FIFA Pangeran Ali bin Al Hussein dari Jordania, yang menghadiri kongres itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Jutawan Australia Minta Maaf Setelah Sarankan Abbott Bunuh Diri

Jakarta, Aktual.co — Jutawan pertambangan flamboyan dan politisi Clive Palmer, meminta maaf setelah menuai kritik akibat menyarankan Perdana Menteri Australia, Tony Abbott bunuh diri.

Pengusaha batu bara itu, yang terpilih menjadi anggota parlemen pada 2013 sebagai ketua Partai Persatuan Palmer, memberikan tanggapan tersebut saat menanggapi usulan pemerintah untuk memotong anggaran pendidikan universitas.

“Jadi bunuh diri saja Tony Abbott,” katanya kepada wartawan, dikutip dari AFP, Rabu (4/3).

Pernyataan itu memicu kritik di media sosial dari orang-orang yang merasa terkejut, karena Palmer bersikap tidak sopan tentang masalah yang serius.

Palmer kemudian menggunakan Twitter untuk mengklarifikasi pernyataannya. “Hari ini saya menggunakan istilah bunuh diri kepada @TonyAbbottMHR, yang saya maksud adalah bunuh diri politik. Saya minta maaf untuk pelanggaran ini,” katanya.

Palmer sebelumnya telah dinilai memandang ringan masalah kesehatan mental, termasuk menyebut mantan perdana menteri negara bagian Queensland Campbell Newman sebagai “kawan kecil yang baik dengan gangguan bipolar yang terkadang tidak minum obat.”

Palmer tidak asing dengan kontroversi dan tahun lalu ia dipaksa untuk meminta maaf. karena menyinggung pemerintah Tiongkok dengan sebutan pihak yang “menembaki warga mereka sendiri”, setelah kecaman dari Beijing dan Canberra.

Artikel ini ditulis oleh:

KONI Belum Bisa Berikan Keterangan Resmi Terkait Gugatan KOI

Jakarta, Aktual.co — Kepala Bidang Hukum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Amir Karyatin, mengaku belum bisa memberikan keterangan secara detail, terkait dengan gugatan Komite Olimpiade Indonesia (KOI), soal penggunaan logo lima ring, yang dikabulkan oleh pengadilan.

“KONI saat ini masih menunggu keputusan lengkap. Setelah itu kami baru akan bersikap,” katanya ketika dikonfirmasi, Rabu (4/3).

Amir Karyatin, masih meragukan keputusan dari hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang mengabulkan gugatan lembaga olahraga yang dipimpin oleh Rita Subowo itu.

“Kami ingin mengetahui pertimbangan hakim terkait keputusannya,” sesalnya.

Hal ini, diungkapkan Amir Karyatin, karena dirinya baru mendapatkan informasi terkait hal tersebut.

Sebelumnya diberitakan, PN Jakpus, memenangkan gugatan KOI terkait dengan logo lima ring yang digunakan oleh KONI Pusat, di PN Jakpus, Rabu.

Seperti diketahui, penggunaan logo lima ring tersebut, selama ini, menjadi polemik antara KOI dan KONI. Bahkan, polemik penggunaan logo tersebut, sudah sampai ke Induk Olahraga Dunia (IOC).

IOC memberikan peringatan tegas. Bahkan pihak IOC juga mengirimkan surat secara langsung kepada Presiden Joko Widodo.

IOC mengancam akan membekukan keanggotaan Indonesia. Jika ancaman tersebut diberlakukan, maka Indonesia tidak bisa turun pada kejuaraan internasional. Selain itu juga berpeluang tidak bisa menggelar Asian Games 2018.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain