4 April 2026
Beranda blog Halaman 38013

Ketum PBNU: Ulama NU Kembangkan Islam Nusantara di Dunia

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menegaskan bahwa Islam Nusantara kini mulai diterima dunia, karena Islam Nusantara yang dikembangkan para ulama NU itu bisa bergandengan secara damai dengan siapapun.
“Para ulama Afghanistan, Thailand, Malaysia, Filipina, dan sejumlah negara Timur Tengah juga mulai menyekolahkan anak-anak mereka ke Indonesia untuk belajar Islam ala Ahlussunnah wal Jamaah,” katanya dalam sambutan pada Peluncuran Sukses Muktamar ke-33 NU di Gedung PWNU Jatim, Surabaya, Sabtu (14/3) malam.
Dalam peluncuran yang ditandai dengan istighatsah (doa bersama memohon keselamatan), tahlil, shalawat, dan pagelaran wayang dengan lakon “Nur Kala Kalidasa” oleh dalang Ki Enthus Susmono itu, ia mengaku dirinya juga baru saja menerima penghargaan dari AS sebagai pemimpin dunia nomor 17 yang mewujudkan kedamaian dunia.
“Pak Imam Aziz (salah seorang Ketua PBNU yang kini menjabat Muktamar Ke-33 NU) juga akan segera ke Patani, Korea untuk menerima penghargaan dari negara itu atas prestasi dalam mengembangkan rekonsiliasi dengan beberapa keluarga PKI yang masih hidup,” katanya.
Di hadapan Gubernur Jatim Soekarwo, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Eko Wiratmoko, Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf, ulama dan pengurus cabang NU se-Jatim, ia mengatakan Islam Nusantara (Aswaja) yang dikembangkan para ulama NU merupakan jalan tengah yang menyelamatkan masyarakat dari konflik dari zaman ke zaman.
“Konflik politik Mu’tazilah-Khawarij melahirkan Aswaja (Imam Hasan Al-Basri), konflik antara rasionalitas dan spiritualitas melahirkan Ilmu Kalam (Imam Abu Hanifah), konflik dalam penafsiran Quran dan Hadits melahirkan Ilmu Fiqih dengan Ijmak dan Qiyas (Imam Syafii), serta konflik hakikat dan syariat yang melahirkan tarekat (Imam Ghazali),” katanya.
Perkembangan terakhir adalah konflik antara negara dengan agama “Konflik negara-agama itu dirumuskan KH Hasyim Asyari (Pendiri NU) dengan konsep Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan dalam satu agama), Ukhuwah Basyariah (persaudaraan dalam satu bangsa), dan Ukhuwah Wathoniyah (persaudaraan dalam satu negara),” katanya.
Bahkan, katanya, Ukhuwah Wathoniyah mungkin lebih utama daripada lainnya. “Itu karena kita lahir, bertindak, bekerja, dan beribadah di atas Tanah Air ini. Tidak mungkin kita bisa beribadah kalau kita tidak memiliki Tanah Air, karena itu para ulama NU menyatakan cinta Tanah Air itu sebagian dari iman,” katanya.
Oleh karena itu, ajaran Islam yang dikembangkan para ulama melalui organisasi kemasyarakatan Nahdlatul Ulama (NU) yakni Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) itu kini menjadi perhatian dunia, karena itu Muktamar Ke-33 NU di Jombang pada 1-5 Agustus 2015 mengangkat tema Islam Nusantara.
“Islam Nusantara yang berpaham Aswaja yang dimotori NU juga sering tanyakan para diplomat asing yang berkunjung ke Kantor PBNU, terutama duta-duta besar dari Eropa,” kata Said Aqil yang mencalonkan diri lagi sebagai ketua umum dalam Muktamar 2015 di Jombang itu.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Jatim Soekarwo juga menyampaikan terima kasih atas peran NU yang menghargai kebhinnekaan bangsa Indonesia, karena hal itu menyebabkan terjadinya titik temu antara agama dan negara, sehingga kehidupan masyarakat menjadi aman dan nyaman yang akhirnya masyarakat bisa sejahtera.
Muktamar Ke-33 NU itu akan dihadiri 4.000-an peserta dan 5.000-an penggembira. Lokasi pembukaan di Alun-alun Jombang, tapi lokasi muktamar akan tersebar pada empat pesantren yakni Pesantren Tebuireng, Pesantren Denanyar, Pesantren Bahrul Ulum, dan Pesantren Rejoso-Peterongan.
“Lokasinya mungkin agak ruwet, tapi kita menghormati para pendiri NU. Kita ingin napak tilas, sekaligus mencari barokah dan belajar kepada para pendiri NU,” kata Ketua Panitia Daerah Muktamar Ke-33 NU H Saifullah Yusuf yang juga Wagub Jatim.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Penghuni Rutan Olah Batu Alam Jadi Batu Akik

Jakarta, Aktual.co —   Sejumlah penghuni rumah tananan kelas II B Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau memanfaatkan waktunya untuk mengolah batu alam menjadi batu akik bermotif tinggi.

“Ini adalah salah satu bentuk usaha yang bisa dilakukan sehingga bisa menjadi trend tersendiri dan bekal nantinya untuk terjun ke masyarakat,” kata Kepala Rutan Rengat Indragiri Hulu Gumilar Budi Rahayu di Rengat, Minggu (15/3).

Ia mengatakan, hobi dan kegemaran memiliki batu akik sudah menjadi motivasi sendiri di lingkungan masyarakat, demam batu akik juga merambah ke Rutan hingga kesempatan yang ada dimanfaatkan oleh sejumlah penghuni Rutan untuk mengolah batu alam menjadi bernilai.

Btu akik yang diambil dari berbagai tempat yang dinilai biasa saja dapat djadikan sebuah batu cincin yang unik dan berharga, justru kepintaran mengasahnya tidak semua orang mampu.

“Kemampuan mengasah batu ini juga perlu diberikan apresiasi tinggi bagi penghuni Rutan Rengat, hasilnya tidak kalah dengan yang di luar sana,” ujarnya.

Kasi Pelayanan Tahanan Rudinur menyebutkan, virus batu akik tersebut telah merebak hingga ke Rutan Rengat, berawal beberapa orang warga binaan atau narapidana yang tertarik memiliki batu cincin, lalu mencoba mengasah batu dengan alat seadanya.

“Melihat hasilnya bagus, lalu menjadikannya sebagai usaha pengisi waktu,” ujarnya.

Beberapa warga binaan Rutan tengah asik mengasah batu akik secara amatir dengan alat seadanya itu, pihak Rutan terinspiraasi untuk menyalurkan bakat mereka dengan baik dan terkoordinir.

“Ya, kami berikan fasilitas dan alat yang lengkap, seperti alat pemotong, dinamo dan gerinda,” sebutnya.

Pengrajin batu akik yang merupakan warga binaan Rutan seperti ES (24) dan MR (45) diminta keterangannya menjelaskan, karena diberikan kesempatan maka dilaksanakan dengan sepenuh hati pekerjaan itu.

“Kami bangga bisa berekspresi dan menyalurkan bakat,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

APBD 2015 DKI, Ahok Pentingkan Gaji Pegawai Daripada kepentingan Masyarakat

Jakarta, Aktual.co — Pengamat politik anggaran Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) versi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tahun anggaran 2015 lebih mengutamakan gaji pegawai daripada kepentingan masyarakat.

“Jadi nonsen Ahok berantas korupsi, anggarannya saja lebih banyak untuk gaji pegawai ketimbang kepentingan masyarakat,” ujar Uchok dalam Acara Aktual Forum dengan tema “APBD DKI Jakarta, Siapa Silumannya”, di Warung E-Komando Jakarta, Minggu (15/3).

Lebih lanjut Uchok menjelaskan bahwa APBD ditangan Ahok banyak mengalami penurunan yang sangat memprihatinkan. Sebagai contoh kecil misalnya fungsi biaya pendidikan itu sebesar Rp14,5 triliun atau 21,6 persen dari total belanja.

Padahal tahun lalu 2014 biaya pendidikan Rp16,4 triliun atau 25,3 persen. Sementara saat ini mengalami penurunan 3,7  persen dari total belanja pendidikan.

“APBD untuk kepentingan masyarakat saat ini di tangan Ahok mengalami penurunan,” jelasnya.

Kemudian belanja modal atau belanja pembangunan yang pada tahun 2014 sebesar Rp25,5 triliun atau 40,1 persen namun pada tahun 2015 APBD belanja modal mengalami penurunan 7,4 persen. Sedangkan biaya kesehatan mengalami 3,7 persen penurunan.

“Penurunan ini disebabkan karena Gubernur Ahok lebih peduli meningkatnya Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) dari pada peduli dengan belanja kesehatan dan belanja pembangunanan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Bima Arya Jamin Hatta Rajasa Tidak Akan Bentuk Partai Lain

Jakarta, Aktual.co — Meski sudah selesai dan sudah mendapatkan ketua umum yang baru, namun banyak kalangan bahwa Partai Amanat Nasional (PAN) masih dilanda perseteruan oleh dua kubu pendukung pada kongres di Bali lalu.

Perseteruan yang diprediksi pecah itu, ketika beberapa pendukung ketua umum PAN incummbent Hatta Rajasa yang kalah dalam pemilihan menyatakan mengundurkan diri dari partai bentukan  jabatannya, hingga muncul kabar adanya ormas yang nantinya cikal bakal partai baru yang diduga diusung oleh kubu petahana.

Salah satu politisi PAN, Bima Arya membantah adanya indikasi pembentukan partai baru yang diduga dibentuk oleh Hatta Rajasa.

“Saya jamin bang Hatta tidak akan mendirikan partai baru. Bang Hatta itu kelasnya sudah negarawan, dan tidak akan turun kelas,” kata Bima saat dihubungi, di Jakarta, Minggu (14/3).

Politisi yang juga Walikota Bogor ini menjelaskan, jaminan yang dilontarkannya Hatta Rajasa ketika dikonfirmasi adanya gerakan untuk membuat partai baru. Ia berpandangan bahwa apa yang disampaikan calon wakil presiden dalam pemilihan 2014 itu sudah lugas dan berulang-ulang dihadapan para pendukung setianya.

“Bagi saya (Hatta,red), berpartai itu sekali seumur hidup jangan sampai perbedaan politik membuat perpecahan diantara kita. Partai ini (PAN) adalah milik semua dan banyak yang masa depannya ditemtukan langkah kita kali ini,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang
Eka

Cadangan Energi Memburuk, Indonesia Harus Bangun Kebun Energi Nasional

Jakarta, Aktual.co —  Pendiri Medco Group Arifin Panigoro mengatakan bahwa krisis energi bukan lagi ilusi. Pasalnya, listrik yang sering padam di beberapa daerah, besaran total impor minyak yang menguras kas negara, akan makin berat buat Indonesia jika tidak mampu mencukupi kebutuhan energi nasional.
 
Menurutnya, kebutuhan energi di Indonesia dalam prognosa akan tumbuh berlipat ganda seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam publikasi Price Waterhouse Cooper (PWC) Indonesia diramalkan akan menjadi negara dengan gross domestic product (GDP) terbesar kelima di dunia pada 2030.

“Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, Indonesia perlu pasokan energi yang cukup. Artinya, kalau di dalam negeri tidak ada ya harus impor. Apa mau kita hidup bergantung pada pasokan energi dari luar negeri,” ujar Arifin dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, (15/3).
 
Lebih lanjut dikatakan, kebutuhan energi nasional saat ini mencapai 4,5 juta barrel setara minyak per hari. Jumlah ini akan meningkat jadi 7,7 juta barrel setara minyak per hari pada tahun 2025. Padahal kemampuan produksi minyak nasional di bawah 800 ribu barrel per hari. Kemampuan ini terus menurun hingga 453 ribu barrel per hari dalam sepuluh tahun mendatang seiring dengan merosotnya oil lifting nasional.

“Kondisi ini akan makin memburuk karena cadangan minyak Indonesia tinggal 3,7 miliar barrel yang akan habis dalam waktu sebelas tahun mendatang. Ini wake up call bagi semua pihak, dari Presiden, Menteri, kalangan usaha hingga generasi muda bahwa Indonesia dalam krisis energi,” tegasnya.
 
Menurut pendiri Medco ini, sebenarnya Indonesia memiliki anugerah alam untuk menjawab krisis energi tersebut, yakni melalui pengembangan “energi terbarukan berbasis nabati seperti green diesel dari kelapa sawit.”

“Indonesia adalah jawara produsen crude palm oil (CPO) atau minyak sawit yang mencapai 30 juta ton per tahun. Jumlah produksi CPO ini bisa ditingkatkan dengan pengembangan lahan-lahan kritis di tanah air sebagai kebun energi berbasis kelapa sawit. Kini ada sekitar 82 juta hektar lahan kritis dalam studi Bappenas. Kita perlu setidaknya 10 juta hektar di antaranya untuk pengembangan green diesel berbasis kelapa sawit,” pungkasnya.

Pengembangan lahan kritis sebagai kebun energi ini mesti diikuti oleh dukungan kebijakan atau affirmative policy dari pemerintah. Baik dari sisi regulasi terkait konversi lahan kritis tersebut, pelibatan generasi muda sebagai leader dalam kebun energi, dukungan akses keuangan (financial inclusion), hingga off-taker dari produksi green diesel oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Pertamina atau PLN.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Tragis! Angkut Bayi Kritis, Helikopter Serbia Jatuh

Jakarta, Aktual.co — Beberapa pejabat pemerintah mengatakan bahwa satu helikopter militer jatuh di Ibu Kota Serbia, Beograd, dan menewaskan tujuh orang.

“Empat pilot, dua staf medis dan satu bayi yang berusia satu-pekan meninggal, ketika satu helikopter Angkatan Darat jatuh di dekat Bandar Udara Beograd akibat cuaca buruk,” kata Perdana Menteri Serbia Aleksandar Vucic.

Kabinet pimpinan Vucic telah menyetujui untuk membuat Ahad sebagai hari berkabung.

Beberapa pejabat pemerintah dalam satu taklimat menyatakan bahwa semua pilot tersebut dikirim ke Wilayah Raska di bagian selatan negeri itu untuk membantu mengangkut bayi naas yang berada dalam kondisi kesehatan kritis. Sebelumnya ambulans yang membawa bayi tersebut terjebak akibat tanah longsor yang menghalangi jalan.

Brigadir Jenderal Predraf Bandic mengatakan kepada wartawan bahwa helikopter tersebut dioperasikan oleh pilot yang berpengalaman lebih dari 1.000 jam terbang, dan helikopter angkut MI-17 itu adalah salah satu yang terbaik di Serbia.

“Helikopter tersebut menghadapi kondisi cuaca yang rumit saat memasuki Beograd, sehingga pilotnya memutuskan untuk mengubah lokasi pendaratan yang mulanya direncanakan dan bergerak ke bandar udara utama,” kata beberapa sumber pemerintah.

Pilot helikopter itu berusaha mendarat di landasan pacu beberapa kali tapi gagal akibat kabut tebal, kata Bandcic, sebagaimana dilaporkan oleh Xinhua –yang dipantau di Jakarta, Ahad (15/3) pagi. Helikopter tersebut kehilangan komunikasi dengan menara pengawas penerbangan sekitar pukul 22.30 waktu setempat Jumat (pukul 04.30 WIB, Sabtu).

Ljubisa Dikovic, Kepala Angkatan Bersenjata Serbia, mengatakan penyelidikan telah dimulai di lokasi kejadian untuk mengetahui penyebab pasti jatuhnya helikopter itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain