13 April 2026
Beranda blog Halaman 38063

Ulah Spekulan dari Langkanya LPG 3 KG di Medan

Medan, Aktual.co — Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Provinsi Sumatera Utara, menghimbau masyarakat untuk membeli tabung gas LPG 3 Kilogram langsung ke pangkalan-pangkalan resmi.
“Karena yang menjadi domain kami, adalah pangkalan-pangkalan resmi yang terdata di kita. Kita harap masyarakat membeli langsung dari pangkalan. Apalagi jumlah pangkalan kita sudah banyak, di mana hampir ada di setiap kecamatan,” ujar Ketua Bidang LPG Hiswana Migas Sumut, M Darma kepada wartawan, Jumat (13/3).
Darma mengatakan, sulitnya masyarakat mendapat tabung melon seperti yang sering terjadi, bukan dikarenakan distribusi yang kurang dari Pertamina. Melainkan adanya permainan spekulan yang sengaja mengoplos LPG bersubsidi tersebut ke LPG 12 kilogram.
“Seperti di Medan, misalnya, sebenarnya (LPG 3 kg-red) tidak langka. Barangnya ada namun harganya mahal. Ya itu tadi, karena permainan spekulan yang mengoplos gas bersubsidi tersebut,” ungkap Darma.
Darma menegaskan, pihaknya bersama tim pengawas dari beberapa instansi seperti Polri, Biro Perekonomian Setdaprovsu, Biro Hukum Setdaprovsu, Disperindag, dan instansi lainnya, akan melakukan pengawasan. Khususnya kontrol terhadap dugaan permainan di lapangan yang dilakukan oknum-oknum tak bertanggung jawab.
“Seperti kejadian yang di Marelan baru-baru ini. Kita langsung menutup dan menggaris hitam pangkalan tersebut. Suatu saat dia mau buka lagi, tidak akan kami izinkan. Begitu juga dengan pasokannya, sudah tidak kita alokasikan lagi,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Tangkap Bandar Narkoba, Aparat Sita 8,5 KG Sabu

Surabaya, Aktual.co — Sat Narkoba Polrestabes Surabaya berhasil menangkap seorang bandar narkoba, dengan barang bukti sabu-sabu seberat 8,5 Kg.
Dari pengungkapan tersebut, selain menangkap seorang bandar,  polisi juga menangkap pemakai sekaligus seorang kurir.
Kapolda Jatim, Irjen Pol Anas Yusuf, mengatakan kejadian bermula dari penangkapan pemakai dan kurir di depan Toko Mas Mahkota Jalan Pogot Surabaya. Dari penangkapan tersebut, polisi menyita 2 gram sabu.
Kemudian dilanjutkan pengembangan, akhirnya polisi menangkap bandar di daerah gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur. Dari rumah tersebut polisi menemukan barang bukti 8,5 kg sabu, senilai 8 miliar rupiah dalam kotak sepatu.
Dari pengakuan bandar berinisial BD tersebut, polisi kini memburu pemasoknya yang sekarang masih dalam pengerajaran.
“Dalam penyidikan polisi, BD mengaku sudah kali mendapat kiriman sabu-sabu tersebut, diantaranya bulan Januari dengan 3,5 Kg, bulan februari seberat 7,9 kg dan pada awal maret sebesar 7,9 kg.” Ujar Irjen pol Anas Yusuf, (13/1).
Dengan demikian berarti, diluar 8 kg sabu yang disita, BD sudah mengedarkan sekitar 20 kg sabu di Surabaya.BD sendiri selain bandar di Surabaya, dia juga terkdang menjadi  kurir dari pemasok atau bandar besar  yang kini masih DPO.
Dari catatan polisi, BD merupakan seorang residivis, dia baru saja keluar dari tahanan polrestabes Surabaya dengan kasus yang sama.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Dukung e-Budgeting Ahok, Mendagri Kehilangan Akal Sehat

Medan, Aktual.co — Dukungan Mendagri Tjahjo Kumolo terhadap E-Budgeting Ahok dinilai oleh pengamat Sosial Politik Universitas Sumatera Utara, Agus Suriadi sebagai tanda bahwa pemerintah dalam hal ini Mendagri telah kehilangan akal sehat.
“Itulah persoalannya.Karena pencitraan dan arah opini publik sudah berpihak ke Ahok maka pemerintah kehilangan akal sehat dengan mengabaikan aturan yang dibuatnya,” tandas Agus kepada Aktual.co, Jumat (13/3) malam.
Menurut Agus, persetujuan atau dukungan Mendagri tersebut dikhawatirkan akan menimbulkan preseden buruk ke berbagai daerah di Indonesia.
“Ini menjadi preseden buruk bagi daerah lain dan bisa menjadi efek domino,” katanya.
Sebelumnya, Agus mengatakan, secara prinsip tidak ada perbedaan antara E-Budgeting dengan mekanisme yang selama ini diatur oleh Undang-Undang. E-Budgeting menurutnya hanya lebih simple dan mudah di akses. Begitupun, Agus menegaskan bahwa dalam penyusunan anggaran, peran DPRD tidak boleh ditiadakan.
“Hanya saja apapun bentuknya anggaran itu memang harus melalui mekanisme DPRD sejak mulai KUA PPAS sampai pengesahan,” kata Agus.
Dalam penyusunan anggaran, lanjut Agus, eksekutif memang memiliki peran yang lebih besar. Dimana Eksekutif yang mengajukan anggaran, sementara DPRD berfungsi membahasnya sesuai mekanisme Undang-Undang.
Dalam penyusunan anggaran, sambung Agus, memang sering terjadi negosiasi antara Banggar dan TAPD. Terkait kisruh APBD yang terjadi di DKI, Agus pun mengatakan hal tersebut sebenarnya murni kesalahan kedua lembaga eksekutif dan legislatif.
“Jadi apapun hasil dari APBD yang sekarang di DKI murni kesalahan kedua lembaga tersebut yang tidak memahami peran dan fungsi masing-masing,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

BMKG Prediksi Hari Ini Hujan Guyur Sebagian Kota Jakarta

Jakarta, Aktual.co — Cuaca di akhir pekan kali ini nampaknya akan bersahabat bagi warga Jakarta yang ingin menikmati liburannya.
Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melansir prediksi cuaca pada Sabtu (14/2), wilayah Jakarta pada siang ini akan cenderung berawan. Meski demikian, wilayah Jakarta Selatan, Depok, Bekasi, dan Bogor akan diguyur hujan dengan intensitas ringan dan sedang.
Sedangkan untuk malam hari, BMKG memprediksi wilayah  Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bogor akan berawan. Sementara wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.
Dan pada pagi ini, wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Tangerang dipredikai BMKG akan diguyur hujan dengan intensitas ringan sampai sedang. Wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Depok, Bekasi, dan Bogor cenderung berawang.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Tim Sembilan Sarankan KPK Ajukan Permohonan Penghentian Kasus BW dan AS

Jakarta, Aktual.co —Tim Sembilan menyarankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengajukan permohonan penghentian penyidikan kasus Abraham Samad (AS) dan Bambang Widjojanto (BW).
Demikian disampaikan anggota Tim Sembilan, Imam Prasodjo bahwa agenda utama yang dibahas ketika bertemu dengan pimpinan KPK adalah terkait kelanjutan kasus hukum dua komisioner nonaktif itu.
“Iya itu tadi (pertemuan dengan pimpinan KPK) bahwa upaya-upaya untuk misalnya menghentikan proses itu semuanya dibahas. Iya nggak hanya penundaan, kalau bisa dihentikan. Tapi kan caranya bagaimana supaya jangan sampe orang hanya prosedurnya,” papar Imam di gedung KPK, Jumat (13/3).
Menurut Tim Sembilan, lanjut Imam, yang sekarang harus diperhatikan oleh KPK adalah bagaiman penanganan kasus AS dan BW. Dia menegaskan, bahwa jangan sampai perkara tersebut melebar dari konteks hukum.
Imam juga mengatakan, KPK juga jangan sampai terlihat arogan dan menganggap lembaganya yang paling benar. Lembaga antirasuah itu harus menjaga komunikasi dengan pihak Kepolisian dan Kejaksaan.
“Tapi yang sekarang fokusnya kita inginkan seberapa jauh proses pentersangkaan tidak melebar. Yang sudah, jangan dilanjutkan. Komunikasi politiknya, komunikasi antarlembaganya seprti apa. Ini kan banyak sekali kait mengait hal satu dengan yang lain. Kami berusaha memahami perspektif,” harapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Pemain Belakang Persipura Asal Kamerun Akan jadi WNI

Jakarta, Aktual.co — Juru bicara Persipura Jayapura, Bento Madubun mengemukakan, pemain bertahan asal Kamerun, Bio Paulin Pierre akan resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) pada pekan ini.

“Bio harus mempersiapkan diri untuk hadapi sumpah sebagai WNI yang rencananya dilakukan dalam pekan ini,” kata Bento Madubun di Jakarta, Jumat (13/3).

Pernyataan itu disampaikan Bento Madubun ketika tim Persipura berencana berangkat ke Maladewa untuk melakoni laga ketiga grup E Piala AFC Cup melawan tuan rumah Maziya Fc pada Selasa (17/3) pekan depan.

“Bio tidak bisa berangkat dan akan digantikan oleh Johanis Tjoe,” katanya.

Informasi yang dihimpun, dari berbagai sumber Bio Paulin Piere yang telah lebih dari lima musim bersama tim Mutiara Hitam akan mengucap sumpah/janji pindah kewarganegaraan di kantor Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Papua.

Pria jangkung dengan gaya rambut kuncir dua kelahiran Kamerun 30 tahun lalu itu telah berkostum ‘Merah Hitam’ sejak musim 2007.

Bersama Persipura, Bio telah mengemas 16 gol dalam 180 tampilan bersama Boaz TE Salossa dan kawan-kawan baik di Liga Indonesia maupun sejumlah even yang diikuti oleh tim Persipura Jayapura.

Kabar terakhir yang didapatkan, Bio Paulin mempunyai hubungan dekat dengan salah satu putri mantan pejabat di Pemerintah Kota Jayapura.

Kepiawaian Bio dalam mengawal pertahanan belakang tim yang telah mengoleksi empat gelar Liga Indonesia itu sangat disukai oleh publik Ibu Kota Provinsi Papua itu.

“Harapannya Bio bisa segera jadi WNI, sehingga bisa selalu dimainkan dalam tiap laga Persipura,” kata Oliver Siagian, yang mengidolakan pemain yang sempat bermain dengan Mitra Kukar pada musim 2006-2007.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain