10 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38065

TNI Ungkap Penyelundupan Pupuk Bersubsidi

Jakarta, Aktual.co — Aparat intelijen gabungan TNI mengungkap pelaku dan penyelundupan pupuk bersubsidi di Dusun Nanom, Desa Wedoroanom, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Kapenrem Mayor Inf Rudy Sudjatmiko, Senin, mengatakan pengungkapan dilakukan oleh Serda Suliyono (anggota Den Intel Kodam V/Brw), Serma Kamil, Serka Arif, Serda Sukardi (anggota Tim Intel Korem 084/BJ), Serka Yuni serta Serma Mudhlor (anggota Unit Intel Kodim 0817/Gresik).
Pengungkapan berawal dari kecurigaan aparat TNI terhadap truk bermuatan pupuk bersubsidi yang dibawa oleh sopir truk, Nasrul beralamat di Desa Wedoroanom Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik.
“Setelah diperksa oleh petugas, sopir tidak bisa menunjukkan dokumen kepemilikan secara lengkap dan juga tidak dilengkapi dengan sejumlah dokumen pupuk bersubsidi,” katanya.
Kemudian, aparat TNI melakukan penyelidikan dengan meminta bantuan pihak PT Petrokimia untuk melakukan pengecekan dan pemeriksaan.
“Setelah dilakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap barang bukti pupuk di lokasi, dapat disimpulkan bahwa pengangkutan pupuk bersubsidi tersebut dinyatakan menyimpang,” katanya.
Dalam pengungkapan itu, aparat TNI berhasil menyita barang bukti di antaranya pupuk subsidi ZA dan Ponska Produk PT Petrokimia Gresik sebanyak tiga ton, yang diangkut menggunakan 1 unit truk bernopol W-8740-J.
Setelah dilakukan proses pengambilan data dan dokumentasi, selanjutnya barang bukti dan sopir diserahkan ke Polres Gresik untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
“Kami serahkan hasil ungkap itu ke pihak kepolisian Gresik, dan hadir dalam penyerahan barang bukti dan pelaku, Dandim 0817/Gresik, Kasiintel Rem 084/BJ dan Perwira, Bintara dan Tantama Kodim 0817/Gresik,” kata Rudy.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

PNS Dilarang Rapat di Hotel, Pemerintah Hemat Rp5,122 Triliun

Jakarta, Aktual.co — Sejak diterapkan kebijakan pemerintah tentang larangan mengadakan rapat di hotel bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di seluruh wilayah Indonesia hingga awal Februari 2015 telah berhasil menghemat Rp5,122 triliun.

“Hingga awal Februari, rapat yang tidak menggunakan fasilitas swasta telah berhasil menghemat Rp5,122 triliun. Penghematan tersebut terus membesar dan ini menjadi sesuatu yang baik,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi di Jakarta, Senin (2/3).

Ia mengatakan segala sesuatu yang dilakukan PNS dengan menggunakan APBN harus dihemat.

“Rapat paling hanya 10 orang dan paling banyak 50 orang kalau sampai ratusan namanya ngobrol,” kata dia.

Lanjut dia, pemerintah daerah didorong memiliki inovasi kegiatan yang juga dapat mendorong sektor perhotelan untuk mendapatkan penerimaan yang lebih besar.

Kedepan pihaknya akan merumuskan kegiatan-kegiatan apa saja yang boleh di lakukan di hotel.

“Kita akan merancang petunjuk teknis mengenai rapat-rapat mana yang wajib dilakukan menggunakan fasilitas internal dan mana yang boleh di tempat lain, namun rapat penyelenggaraan pemerintahan wajib dilakukan dengan menggunakan fasilitas pemerintah, tetapi kegiatan lainnya yang masih bisa ditoleransi boleh dilakukan di hotel,” kata dia.

Ia mengatakan dana penghematan tersebut dapat dialokasikan dapat digunakan pada sektor-sektor yang menunjang kesejahteraan masyarakat.

Yuddy mencontohkan dana tersebut dapat digunakan untuk pembangunan waduk yang memakan biaya sekitar Rp1 triliun, sehingga dana tersebut bisa digunakan untuk membangun lima waduk.

Selain itu, dapat digunakan untuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur, irigasi dan pengembangan di desa-desa terpencil.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Sriwijaya Belum Tentukan Calon Ketum PSSI

Jakarta, Aktual.co — Sriwijaya FC belum menentukan calon Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia 2015-2019 yang bakal dipilih pada Kongres Luar Biasa, 18 April mendatang, meski sejumlah kandidat telah mendekati untuk meminta dukungan suara.

Presiden Klub Sriwijaya FC, Dodi Reza Alex, mengatakan pihaknya akan menggelar rapat internal terlebih dahulu sebelum memilih calon ketum yang diusung pada Kongres Luar Biasa (KLB).

Sementara berdasarkan verifikasi akhir pada 11 Februari 2015, sejumlah calon dinyatakan lolos, yakni La Nyalla Mattalitti, Achsanul Qosasih, Bernhard Limbong, Subardi, Muhammad Zein, Djohar Arifin, Sarman dan Syarif Bastaman.

“Akan dipelajari visi dan misinya terlebih dahulu, serta rekam jejaknya. Pada prinsipnya Sriwijaya FC akan memilih yang terbaik dari semua calon kandidat,” kata Dodi ketika dihubungi, Senin (2/3).

Ia mengemukakan, Sriwijaya FC menginginkan ketum PSSI adalah sosok yang memiliki jiwa kepemimpinan dalam memajukan organisasi. Selain itu memiliki keberanian untuk mengubah budaya “buruk” yang selama ini menjangkiti organisasi.

“Klub ingin seseorang yang bisa membawa perubahan, memiliki integritas dan mengutamakan kemajuan sepak bola tanah air. Bukan seseorang yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi atau kelompoknya,” ujar dia.

Bursa calon ketua PSSI masih didominasi muka lama, seperti Achsanul Qosasih mantan bendahara Umum PSSI ketika era Ketua Umum Nurdin Halid, sementara Bernard Limbong, M Zein, Subardi adalah mantan Executive Committee PSSI, dan Djohar serta La Nyalla masih aktif sebagai Ketum dan Waketum PSSI saat ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Netanyahu Akan Jegal Kesepakatan Nuklir Iran di Washington

Jakarta, Aktual.co — Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyatakan, membawa tugas menggagalkan perjanjian nuklir dengan Iran, yang didukung Gedung Putih baru-baru ini.

Netanyahu menyatakan niatnya dalam pidato pada lobi Pendukung Israel AIPAC (Komite urusan Umum Amerika-Israel), Senin (2/3).

Tindakan Netanyahu tersebut membuat marah Gedung Putih dan anggota parlemen Demokrat, yang menerima undangan dari oposisi Republik untuk bertemu di Capitol Hill pada Selasa (3/3).

PM Israel itu menyatakan hal tersebut di depan 16.000 utusan AIPAC kepada utusan PBB Samantha Power dan Penasehat Keamanan Nasional Susan Rice, yang mengecam langkah Netanyahu menyatakan niatnya sebelum sidang gabungan Kongres AS tanpa restu dari pemerintah.

Seorang delegasi rombongan Netanyahu mengatakan bahwa tidak ada niat untuk menyinggung Obama.

“Kami (Israel) berusaha untuk menjelaskan kepada Amerika apa yang menjadi kekhawatiran kami,” kata delegasi yang enggan menyebutkan namanya, dikutip AFP.

“Kita sudah mengetahui sebagian besar dari perjanjian yang baru ini, menurut pandangan kami itu adalah kesepakatan yang buruk,” tambah delegasi itu lagi.

Delegasi itu juga tidak menyatakan darimana dirinya mendapat sumber “informasi terbaik” yang dimiliki Israel atas kesepakatan antara Iran dengan kelompok negara kekuatan P5 + 1 (AS, Inggris, Prancis, Rusia, Tiongkok, dan Jerman) yang akan mencegah Teheran dari mengembangkan bom nuklir.

Namun, dia mengatakan Netanyahu akan menguraikan penjelasannya untuk mengagalkan perjanjian nuklir Iran di dalam kongres itu.

Sebagai imbalan atas persetujuan Teheran, Barat akan meringankan sanksi atas program nuklirnya, yang selalu ditegaskan oleh Iran murni untuk tujuan sipil.

Israel khawatir bahwa Iran dan kekuatan dunia kemungkinan akan meraih kesepakatan yang memudahkan sanksi tanpa menerapkan perlindungan yang cukup ketat.

Kedatangan Netanyahu ke AS hanya berjarak empat minggu sebelum tengat waktu kerangka kesepakatan dengan Iran pada 31 Maret mendatang. Negosiator akan dijabarkan rincian teknis dari perjanjian yang komprehensif sebelum 30 Juni 2014.

Namun, delegasi itu menjelaskan jika tidak tercapai sebuah kesepakatan yang memuaskan, maka pembicaraan harus diperpanjang.

“Tanggal itu tidak keramat,” katanya.

Sebelumnya dalam konferensi tahunan AIPAC, Netanyahu telah memperingatkan hal mengerikan dari ancaman terhadap Israel, Timur Tengah dan dunia pada umumnya bahwa jika Iran memiliki senjata nuklir akan menimbulkan tragedi serupa dengan Holocaust (pembantaian) Yahudi oleh Nazi di Eropa.

Netanyahu juga mengatakan bahwa pembangunan fasilitas nuklir bawah tanah Iran dan pengembangan rudal balistik antarbenua (ICBM) memungkiri pernyataan bahwa program nuklir itu hanya untuk tujuan damai, dalam pidatonya pada 2012 lalu.

Obama menolak untuk bertemu Netanyahu dalam kunjungannya, Wakil Presiden Joe Biden dan Menteri Luar Negeri John Kerry keduanya dijadwalkan akan ke luar negeri pada saat ketibaan PM Israel.

Artikel ini ditulis oleh:

Jadwal ISL Disinyalir Akan Diundur Lagi

Jakarta, Aktual.co — Pengunduran jadwal kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015, yang telah dilakukan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi hingga April mendatang, disinyalir kembali akan diundur kembali.

Manajer Sriwijaya FC, Robert Heri, mengatakan bahwa, kabar untuk mengundur kembali kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air itu, karena beberapa klub ISL belum memenuhi persyaratan prinsipil yang diberikan oleh Kemenpora dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

“Ada isu bahwa akan diundur lagi (kompetisi ISL), karena masih ada klub yang belum selesaikan dokumennya,” kata dia di Palembang, Senin (2/3).

Kompetisi ISL 2015 ditunda penyelenggaraannya oleh pemerintah, karena berdasarkan rekomendasi BOPI terdapat beberapa peserta yang belum melampirkan dokumen prinsipil.

Dokumen itu diantaranya, bukti pelunasan gaji pemain dan pelatih serta bukti pembayaran pajak.

Kompetisi ISL awalnya direncanakan pada 20 Februari kemarin, namun Kemenpora melalui BOPI, mengundurnya hingga du minggu mendatang. Namun, PT Liga Indonesia (PT LI) selaku operator kompetisi, mengundurnya lebih lama hingga April mendatang. Hal ini dilakukan karena, jika mengikuti keputusan Menpora dan BOPI, maka pada medio tersebut, yakni Maret, sedang dilakukan pemusatan latihan Timnas Indonesia, yang dipersiapkan untuk mengikuti beberapa pertandingan persahabatan FIFA.

Artikel ini ditulis oleh:

IAEA Mengaku Iran Belum Berikan Kata Kunci Terkait Nuklir

Jakarta, Aktual.co — Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), menuding Iran tidak memberikan keterangan kunci tentang nuklirnya. Dan mereka meminta kepada Iran untuk segera memberikan hal itu kepada IAEA.

“Dua keterangan kunci terkait program nuklir belum diungkapkan. Iran harus memberikan penjelasan terkait hal itu kepada IAEA,” kata Direktur Jenderal IAEA, Yukiya Amano dalam pertemuan dewan gubernur di Wina, dikutip dari Reuters, Senin (2/3).

Yukiya Amano, menegaskan bahwa penyelidikan tentang nuklir Iran itu tidak dapat berlangsung selamanya.

Kedua langkah itu berkaitan dengan dugaan uji bahan peledak dan langkah lain untuk penelitian bom, yang seharusnya diserahkan Iran pada akhir Agustus 2014.

Negara P5+1 (Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Prancis, Rusia dan Tiongkok) berusaha melakukan perundingan untuk mengekang program nuklir Iran dan membatalkan sanksi ekonomi atas Iran.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain