2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38081

Diminta Kubu Zulkifli Mundur, Hatta Tetap Maju Ketum PAN

Denpasar, Aktual.co — Meski dihimbau mundur oleh kubu pesaing, Hatta Radjasa ketua umum incumbance tetap bertekad maju mencalonkan diri kembali sebagai Ketua Umum PAN periode 2015-2020.

“Tidak ada (mundur dan diberi jabatan Ketua MPP PAN). Insya Allah ini ujungnya pemungutan suara. Ini voting,” tandas Arya Bima dari Tim Pemenangan Hatta Radjasa di Nusa Dua, Bali, Minggu (1/3).

Bima yang juga Ketua DPP demisioner Partai Amanat Nasional (PAN), menegaskan Hatta tak akan mundur dari pencalonan Ketua Umum PAN periode 2015-2020.

Sebelumnya, kubu Zulkifli Hasan yang menjagokan Ketua MPR-RI 2014-2019 ini, meminta agar Hatta Radjasa mendeklarasikan kemunduran dirinya dan akan diberikan jabatan Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PAN.

Zulkifli Hasan yang mantan Menteri Kehutanan ini dikenal pers juga sebagai besan dari Amien Rais, mantan Ketua Umum PAN dan Ketua MPR RI 1999-2004. Sebaliknya Hatta Radjasa di samping mantan Menteri Perekonomian semasa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, juga merupakan besan presiden keenam karena bermenantukan Ibas, Edhie Baskoro Yudhoyono.

Sementara itu, Arya yakin Hatta Radjasa masih berpeluang besar terpilih sebagai Ketua Umum PAN kembali dalam Kongres IV di Bali International Convention Center (BICC).  “Ya Insya Allah, di atas kertas masih kuat. Mungkin sore ini sedang kita hitung terus sedang kita konsolidasi terus,”  lanjut  Arya yang juga Wali Kota Bogor ini,

Ia menjelaskan, agenda kongres Minggu siang adalah pembahasan tata tertib dan  laporan pertanggungjawaban. “Hari ini juga Insya Allah hari ini. Setelah itu selesai, baru fokus masalah isu-isu lain di sidang komisi,” katanya.

Ia tak menampik jika sempat terjadi kericuhan. “Tadi memang di dalam sempat ada insiden. Tapi sudah kami tertibkan. Ada kesalahpahaman dan sudah kami proses verifikasi,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Komisi VII: Kenaikan BBM Hal Yang Wajar, Namun Harus Transparan

Jakarta, Aktual.co — Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sebesar Rp200 per awal Maret 2015, dinilai sebagai suatu kewajaran.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Satya Widya Yudha menjelaskan berdasarkan kesepakatan antara pemerintah dengan DPR RI dalam hal ini komisi energi sebagai mitra, pemerintah dapat melakukan perubahan harga secara berkala.

“Kenaikan BBM atau evaluasi terhadap BBM itu harus dilakukan secara berkala, Komisi VII meminta agar kenaikan/penurunan BBM dilakukan dengan masa waktu satu bulan sekali,” kata Satya kepada wartawan, usai menghadiri acara diskusi, di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (1/3).

“Kemarin, terakhir 1 Febuari, apabila di 1 Maret pemerintah mau melakukan perjanjian asal didasarkan perhitungan riil dari lonjakan, dari pada harga minyak dunia, yang diatur dalam MOPS kita, maka kenaikan itu menjadi satu hal yang wajar,” tambahnya.

Menurut politisi Partai Golkar itu, meski pemerintah melakukan evaluasi harga dengan melakukan kenaikan. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan bila pemerintah akan menurunkan kembali harga tersebut.

“Karena satu saat juga tidak menutup kemungkinan bahwa mereka tidak akan naik, tetapi juga akan turun, hanya kebetulan saja MOPS nya atau ICP nya cenderung ada satu kenaikan dari rata-rata ICP satu bulan lalu. Maka pada waktu membahas Komisi VII, dua minggu lalu, kita minta turun, karena saat itu rata-rata sedang berada di bawah,” ujar dia.

“Jadi kenaikan ini menjadi hal kewajaran asal ada transparansi perhitungan mengenai harga dari pada BBM itu ke masyarakat, sehingga publik tahu,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Tinjau Kongres, Kapolda Bali Ngibing Bareng Kader PAN

Denpasar, Aktual.co — Kapolda Bali, Inspektur Jenderal Benny Mokalu menyempatkan hadir dalam arena Kongres IV Partai Amanat Nasional (PAN) di Bali International Convention Center (BICC) Nusa Dua.

Berkenaan dengan penyiagaan pengamanan dan ketertiban, Benny dan para personel Polda pun meninjau semua sudut lokasi kongres. Saat tiba di suatu stan yang disiapkan kader PAN asal Jawa Barat yang tengah membawakan lagu jaipong, Kapolda ini pun tertarik singgah. Bahkan saking tergoda oleh irama musik Pasundan itu, Benny tanpa canggung lagi langsung ikut ngibing bersama penari cantik jaipong tersebut.

Sontak saja aksi ngibing itu membetot perhatian peserta kongres. Apalagi Kapolda sempat unjuk kelihaiannya berjaipong, hingga dua lagu.

Sementara itu, meski Minggu pagi sempat terjadi kericuhan, situasi kongres partai berbasis kader Muhammadiyah ini tetap berjalan kondusif. Yang pasti jika tak ada aral melintang, hari ini PAN sudah memiliki ketua umum baru periode 2015-2020.

Artikel ini ditulis oleh:

Harga BBM Naik Rp200, Ini Kata MenESDM

Jakarta, Aktual.co — Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sebesar Rp200 oleh pemerintah dinilai merupakan hal yang wajar.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said menjelaskan bahwa kenaikan harga yang terjadi per awal Maret sudah berdasarkan pembicaraan antara pemerintah dengan Komisi VII DPR RI.

“Sesuai dengan kesepakatan ketika rapat dengan komisi VII. BBM ditinjau tiap bulan. Kalau selisih harga dari bulan ke bulan tidak besar maka kita pakai harga yang sama. Tapi begitu selisih harga besar kita aja sesuaikan,” ucap Sudirman kepada wartawan, usai menghadiri acara diskusi bertajuk  ‘Energi Kita’, di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (1/3).

Selain itu, sambung Sudirman, tren bulan lalu terlibat bahwa BBM itu kira- kira mengalami kenaikan, ditambah kebetulan dolar yang menguat. Artinya,  rupiah melemah jadi berpengaruh pada harga keekonomian. Sehingga, pemerintah putuskan menaikan premium dan solar

“Tapi karena masyarakat baru saja mengalami tekanan kenaikan harga elpiji dan beras dan lainnya maka kita sesuaikan hanya 200 rupiah untuk premium,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Jambret di Pasar Minggu Tewas Dihakimi Massa

Jakarta, Aktual.co — Sejumlah warga menghakimi salah seorang komplotan penjambret Cecep Saidin (35) hingga tewas di sekitar Pintu Perlintasan Rel Kereta Api Volvo, Jalan Purbaya Pejaten Timur Pasar Minggu, Jakarta Selatan, sekitar pukul 08.30 WIB.
“(Pelaku) penjambretan dengan mengacungkan senjata tajam berupa golok tewas dihakimi massa,” kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Pasar Minggu, Ajun Komisaris Polisi Murgianto, di Jakarta, Minggu (1/3).
Murgianto menjelaskan, awalnya ketika korban seorang wanita melintas lokasi kejadian dengan membawa tas warna cokelat. Saat itu, seseorang yang diduga pelaku penjambretan menarik tas milik korban dengan menodongkan golok.
Murgianto menuturkan tersangka Cecep bersama tiga pelaku lainnya mengendarai sepeda motor ‘matic’ itu mengincar korban.
Selanjutnya, saksi Kiki Yuliani yang melihat kejadian itu berteriak maling saat tersangka menarik tas korban. Teriakan saksi Kiki menarik perhatian warga sekitar sehingga saksi M Nasir bersama beberapa massa lainnya mengejar pelaku.
“Tersangka tertangkap dan dihakimi massa sehingga mengalami luka selanjutnya dibawa ke RS Kramat Jati, namun meninggal dunia,” ungkap Murgianto.
Murgianto menuturkan tiga pelaku lainnya melarikan diri usai lolos dari kejaran massa.
Berdasarkan penelusuran, tersangka Cecep beralamat di Jalan Batu Jamrud Nomor 51 RT06/05 Batu Ampar Kramat Jati Jakarta Timur.

Artikel ini ditulis oleh:

Amankan Benda Mencurigakan, Polisi Sempat Tutup Tol Dalam Kota

Jakarta, Aktual.co — Tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya mengamankan dua kardus yang diduga benda mencurigakan di Tol Dalam Kota KM 9 arah Slipi menuju Semanggi.
“Petugas tidak mau ambil resiko,” kata Kepala Unit Sabhara Polsek Metro Tanah Abang Komisaris Polisi Slamet Riyadi di Jakarta, Minggu (1/3).
Slamet menyatakan anggota Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Gegana Polda Metro Jaya membawa benda mencurigakan tersebut untuk diurai.
Slamet mengungkapkan benda mencurigakan itu ditemukan sekitar pukul 11.51 WIB, selanjutnya saksi menghubungi petugas kepolisian.
Usai dihubungi, beberapa anggota Gegana Brimob Polda Metro Jaya mengamankan dua kardus tersebut.
Petugas sempat menutup sementara Jalan Tol Dalam Kota Slipi menuju Semanggi saat proses evakuasi benda mencurigakan sehingga terjadi kepadatan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain