2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38086

Warga Diresahkan Pencurian Hewan Ternak

Jakarta, Aktual.co — Selama tiga bulan terakhir masyarakat Kabupaten Bengkulu resah dan harus berjaga-jaga ekstra akibat maraknya pencurian sapi, kambing ayam ternak.

“Desember lalu ada pencurian, Januari warga daerah sini kehilangan sapi, bahkan sapinya langsung dipotong tidak jauh dari rumah pemilik, pada Februari warga kembali kehilangan kambing, disusul ayam,” kata salah seorang warga Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, Ny Yati di Bengkulu, Minggu.

Dia yang juga memiliki usaha peternakan kambing dan ayam mengaku resah, bahkan jam istirahat tidurnya terganggu karena seringnya masyarakat kehilangan hewan ternak.

“Saya ada beberapa ekor kambing, kalau malam, kadang mendengar suara orang yang berjalan di sekitar kandang, di daerah sini penerangan jalan juga minim, jadi cukup mudah bagi maling untuk menghilang ke semak-semak,” kata dia.

Menurutnya, peternakan merupakan salah satu penghasilan utama daerah setempat, setiap kepala keluarga memiliki hawan ternak kambing atau sapi.

“Kami berharap pemerintah daerah memperhatikan keamanan daerah ini, sehingga kami tenang menggeluti usaha peternakan,” katanya.

Hal senada juga disampaikan warga setempat, Misra, yang mengungkapkan masyarakat setempat telah memberlakukan jam jaga malam untuk menekan tindak pencurian hewan ternak.

“kami di sini secara swadaya membangun pos ronda, dan mengatur jadwal ronda, hanya ini yang mampu digiatkan warga,” kata dia.

Menurut dirinya, warga setempat membutuhkan bantuan dari pemerintah daerah yakni berupa sejumlah infrastruktur pendukung keamanan dan ketertiban daerah setempat.

“Jalan di desa kami sudah banyak yang rusak, penerangan desa juga kurang, kami berharap bantuan kelengkapan peralatan keamanan desa,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Fitra Tantang Ahok Buka RAPBD ke Publik

Jakarta, Aktual.co — Forum Indonesia Untuk Transparanasi Anggaran (FITRA) meminta Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk membuka Rancangan Kerja dan Anggaran (RKS-SKPD) dalam RAPBD 2015 kepada publik.
Hal itu diperlukan terkait kisruh antara Gubernur DKI dengan DPRD terkait kisruh pengesahan APBD DKI Jakarta 2015.
“Hal itu sebagai uji publik, serta pembelajaran transparansi dan akuntabilitas anggaran,” kata Koordinator Seknas FITRA, Apung Widadi di Jakarta, Minggu (1/3).
Selain itu, saling klaim antara DPRD dengan Gubernur terkait APBD akan menjadi jelas jika publik dibiarkan tahu seperti apa APBD yang disebut-sebut ada dua versi APBD.
“Tapi daripada itu, bagaimanapun APBD DKI Jakarta 2015 harus segera disahkan untuk memperlancar pembangunan infrastruktur dan belanja publik seperti kesehatan dan pendidikan,” ungkap Apung.
Terkait hal itu, FITRA mendesak Kemendagri untuk segera memediasi antara DPRD dan Pemprov agar APBD segera disahkan.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Aksi Dukungan Kepada Ahok

Sejumlah warga memakai topeng Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat aksi gerakan teman Ahok di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (1/3/2015). Dalam aksi tersebut warga Jakarta diajak untuk menyerukan pendapatnya tentang mana yang menurut mereka benar Ahok atau DPRD disebuah kertas yang disediakan pendukung Ahok. AKTUAL/MUNZIR

KAMMI Tuntut Permintaan Maaf PM Australia

Jakarta, Aktual.co —  Protes keras yang terus dilayangkan oleh rakyat Indonesia kepada Perdana Menteri (PM) Australia Tony Abbott terus digelar.
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mendesak agar Tony untuk meminta maaf secara terbuka kepada rakyat Indonesia terkait pernyataannya yang menyinggung soal bantuan kemanusian negeri kangguru itu dalam bencana Aceh.
“Masyarakat Indonesia percaya rakyat Australia adalah sahabat yang tulus dan baik. Namun dengan keengganan Tony Abbott meminta secara terbuka kepada rakyat Indonesia dan dunia internasional,” kata Ketua Pengurus Wilayah KAMMI Aceh, Darlis Aziz saat menggelar aksinya, di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (1/3).
Menurut dia, pernyataan PM Australia itu menujukan bahwa negara itu tidak tulus dalam memberikan bantuan.
“Bantuan Australia hanya kedok untuk bisa mengintervensi kedaulatan Indonesia dan mungkin negara lain,” ucapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang
Nebby

KAMMI Tuntut Permintaan Maaf PM Australia

Jakarta, Aktual.co —  Protes keras yang terus dilayangkan oleh rakyat Indonesia kepada Perdana Menteri (PM) Australia Tony Abbott terus digelar.
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mendesak agar Tony untuk meminta maaf secara terbuka kepada rakyat Indonesia terkait pernyataannya yang menyinggung soal bantuan kemanusian negeri kangguru itu dalam bencana Aceh.
“Masyarakat Indonesia percaya rakyat Australia adalah sahabat yang tulus dan baik. Namun dengan keengganan Tony Abbott meminta secara terbuka kepada rakyat Indonesia dan dunia internasional,” kata Ketua Pengurus Wilayah KAMMI Aceh, Darlis Aziz saat menggelar aksinya, di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (1/3).
Menurut dia, pernyataan PM Australia itu menujukan bahwa negara itu tidak tulus dalam memberikan bantuan.
“Bantuan Australia hanya kedok untuk bisa mengintervensi kedaulatan Indonesia dan mungkin negara lain,” ucapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang
Nebby

795 KK Pengungsi Korban Sinabung Akan Dipulangkan

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 2.443 jiwa atau 795 kepala keluarga (KK) pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, menurut rencana akan dipulangkan ke desa masing-masing pada pekan depan.
“Pengembalian pengungsi erupsi Sinabung yang berada di lokasi penampungan itu sempat tertunda beberapa kali karena menyangkut masalah teknis,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Subur Tambun dihubungi dari Medan, Minggu (3/1).
Ribuan pengungsi erupsi Gunung Sinabung yang dikembalikan itu, menurut dia, berasal dari Desa Sigarang-garang dan Desa Sukanalu, Kecamatan Namanteran.
“Para pengungsi tersebut, sudah hampir satu tahun lebih berada di lokasi penampungan dan harus kembali menempati rumah di desa yang selama ini mereka tinggalkan,” ujarnya.
Dia menyebutkan, rumah ditinggalkan pengungsi erupsi Sinabung itu, saat ini tidak terurus, dan berdebu.
Oleh karena itu, katanya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo ikut memikirkan kehidupan pengungsi tersebut, termasuk biaya hidup mereka sebelum lahan perkebunan yang mereka kelola dapat membuahkan hasil.
“Apalagi, selama ini lahan perkebunan milik pengungsi erupsi Sinabung itu, sudah lama ditinggalkan dan tidak dikelola warga tersebut,” jelasnya.
Ketika ditanya mengenai pengungsi erupsi Sinabung, Subur mengatakan, berasal dari tujuh titik penampungan di daerah Berastagi dan Kabanjahe.
Ketujuh lokasi itu, yakni Berastagi, gedung Klasis GBKP Berastagi, gedung KWK Berastagi, GBKP Jalan Kutacane Kabanjahe, Kampus 2 dan Kampus 3 Universitas Karo Kabajahe dan Gedung Serbaguna Kabanjahe.
Pengungsi erupsi Sinabung yang dikembalikan ke desa mereka dan berada di luar areal zona merah (berbahaya) atau berjarak 5 km dari lokasi gunung Sinabung.
Selain itu, aktivitas Gunung Sinabung juga sudah turun menjadi Siaga III dan tidak lagi membahayakan bagi pengungsi.
“Keputusan pemulangan pengungsi itu merupakan hasil rapat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemkab Karo, dan Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) tanggap darurat Gunung Sinabung,” kata Kepala BPBD Karo.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain