2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38087

Polisi Buru Dua Kelompok Pelaku Tawuran di Majalaya

Jakarta, Aktual.co —  Kepolisian Resor Bandung memburu dua kelompok pelaku terlibat tawuran yang menyebabkan seorang terluka di Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (28/2) malam.
“Sekarang sedang pengejaran para pelaku baik dari kelompok H. Opik maupun korban,” kata Kapolres Bandung AKBP Jamaludin melalui telepon seluler, Minggu (3/1)
Ia mengatakan, jajarannya sudah menerjunkan 50 personel gabungan dengan Polsek terdekat untuk melakukan pengamanan di daerah warga yang bertikai.
Pihaknya koordinasi dengan aparat desa dan para tokoh masyarakat untuk bersama-sama menyelesaikan keributan dua kelompok warga di Kecamatan Majalaya.
“Pengamanan TKP (tempat kejadian perkara) dengan kerahkan 50 personel gabungan Polsek, koordinasi aparat desa dan tokoh masyarakat agar tidak terjadi permasalahan yang lebih meluas,” kata Jamaludin.
Ia menuturkan, pertikaian warga itu terjadi di Kampung Rancabali, Desa Majakerta, Sabtu sekitar pukul 18.30 WIB.
Pertikaian itu berawal dari perselisihan Wawan Turnawan alias Rawun warga Kampung Bojong, Desa Bojong, dengan H. Opik warga asal Desa Lampegan, Kecamatan Ibun.
Kemudian terjadi perkelahian hingga akhirnya Wawan Turnawan mengalami luka bacok pada rahang, dan ketiak kanan, hingga harus dibawa ke Rumah Sakit Umum Hasan Sadikin Bandung untuk mendapatkan penanganan medis.
“Korban mendatangi H. Opik di TKP, kemudian terjadi perkelahian sehingga korban mengalami luka. Saat ini pelaku masih dalam lidik,” katanya.
Kapolres menambahkan, polisi yang mengetahui perkelahian itu langsung melakukan pengamanan, kemudian menangkap empat orang yang diduga teman korban yang akan melakukan pembalasan.
“Saat ini (yang ditangkap) sedang dilakukan pemeriksaan,” katanya.
Seorang warga Majalaya yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan perkelahian warga itu sempat membuat situasi malam hari di pusat kota kecamatan Majalaya mencekam.
Bahkan sejumlah toko dan pedagang yang biasa berjualan di jalanan mendadak tutup, karena takut terkena imbas dari pertikaian tersebut.
“Korban yang dibacoknya itu adalah preman di Majalaya, sekarang dibacok orang lain. Situasi di Majalaya waktu malam sangat mencekam, toko pada tutup,” kata pemuda warga Majalaya itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Warga Kaki Gunung Kerinci Dihebohkan 10 Lubang Berasap

Jakarta, Aktual.co — Warga Desa Patok Empat, Kecamatan Kayo Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi, dihebohkan dengan ditemukannya 10 lubang yang menyemburkan asap dari dalam tanah.
Pemandu wisata kebun teh Kayu Aro, perwakilan HPI di Kerinci, Apel Tridoni, di Jambi, Minggu (3/1), mengatakan, asap dari lubang di kaki gunung itu sudah terjadi sejak sepekan, tercatat 10 lubang yang tak henti-henti menyemburkan asap.
“Asap muncul dari dalam tanah yang terbelah, menurut informasi dari lubang-lubang itu sebelumnya adalah bekas tunggul tanaman teh tua yang sudah dicabut untuk diremajakan,” kata Apel Tridoni.
Fenomena semburan asap yang keluar seperti asap rebusan itu terlihat jelas, kini warga setempat pun menjadikan lubang-lubang itu sebagai objek berdarmawisata baru.
Dikatakannya, Camat Kayu Aro Barat, Agus Bagiyono, juga telah mengecek dan membenarkan kemunculan lubang tersebut, bahkan ditegaskannya situasi tersebut telah dilaporkannya kepada pihak ESDM kabupaten Kerinci dan selanjutnya diteruskan ke ESDM Provinsi Jambi dan Badan Geologi di Bandung untuk segera di teliti apakah lubang itu lubang semburan gas berbahaya atau tidak.
“Dinas terkait di Kerinci juga sudah mengirimkan petugasnya untuk meninjau langsung temuan tersebut, hasilnya untuk sementara diduga lubang itu belum bisa dikatakan lubang gas karena tidak ada bau belerang yang keluar, meskipun suhu yang disemburkan cukup panas yakni 48 hingga 53 derajat celcius,” jelasnya.
Menurut dia, semburan asap panas tersebut bisa saja terjadi dikarenakan adanya potensi panas bumi, dikarenakan lokasi munculnya lubang-lubang itu berada di kaki gunung Kerinci yang memang hingga saat ini masih menjadi gunung api aktif tertinggi di Indonesia, yakni 3.805 mdpl.
Lanjutnya, lokasi ditemukannya lubang-lubang asap itu hanya berjarak 300 meter dari pemukiman pendudukan desa terdekat yakni desa Patok Empat.
Dia menambahkan, asap yang muncul dari tanah tersebut akan sangat jelas terlihat ketika hari sudah mulai gelap, sebab warna putihnya terlihat berpadu tertimpa bias cahaya malam.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

BMKG Prediksi Gelombang Tinggi Landa Perairan Natuna

Jakarta, Aktual.co — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Batam Kepulauan Riau mengimbau masyarakat pengguna transportasi laut di Perairan Natuna berhati-hati karena gelombang laut tinggi di wilayah perairan itu pada Minggu (3/1).
“Diimbau untuk berhati-hati karena gelombang tinggi dan arus yang cukup kuat wilayah Perairan Natuna,” kata prakirawan BMKG Batam Debora Trully.
Ia menyatakan gelombang laut di Perairan Natuna mencapai 2,5 meter dengan kecepatan arus mencapai 80 centimeter per detik.
Sementara untuk pengguna transportasi darat dan udara, menurut dia, masih kondusif.
Cuaca di Wilayah Kepri diprakirakan berawan dan berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan yang bersifat lokal.
Pusaran angin tertutup di wilayah Kalimantan bagian barat menyebabkan terbentuknya pola belokan angin di Kepri.
Hal itu, menurut dia, mengakibatkan massa udara yang melewati wilayah Kepri melambat yang berpotensi dalam pertumbuhan awan.
“Prakiraan nilai kelembaan udara yang cukup tinggi juga mendukung dalam proses pertumbuhan awan-awan konvektif.
Secara detail, BMKG memprakirakan cuaca wilayah Kota Batam pada Minggu pagi hingga siang berawan hujan ringan dan malam berawan. Kecepatan angin diprakirakan 5 – 40 kilometer per jam arah timur laut.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Jokowi Beli Ratusan Burung

Jakarta, Aktual.co — Hampir seluruh Presiden RI selama menjalankan tugasnya menyempatkan diri untuk menikmati suasana Istana Bogor yang asri dan dilingkupi udara sejuk yang dihembuskan dari kawasan Gunung Salak.

Presiden RI ke-7 Joko Widodo juga merasakan keasrian alam dan udara sejuk yang kerap memberikan inspirasi saat memutuskan langkah-langkah menghadapi masalah bangsa. Namun Presiden merasa perlu menambah kesejukan itu dengan kicauan burung sehingga menambah suasana alam di kompleks Istana Presiden tersebut.

“Burungnya kurang,” kata Presiden usai meninjau Pasar Burung di Kawasan Jalan Pramuka Jakarta Timur, Sabtu (28/2).

Kepala Negara yang sebelumnya meninjau Pasar Pagi di Rawamangun, mengatakan saat datang ke pasar burung di Jalan Pramuka membeli sejumlah burung yang akan dilepasliarkan di Istana Bogor dan Jakarta.

“Tadi beli burung Jalak 300 ekor, terus beli burung Cucak (Cucakrowo-red), Ketilang tadi 100 sama 50, jadi 150,” katanya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga membeli burung Perkutut 50 ekor dan burung-burung kecil lainnya.

“Mau dilepas di Istana Bogor dan Jakarta,” kata Joko Widodo.

Tak hanya itu, untuk melengkapi ekosistem di Istana Bogor dan Istana Jakarta, Presiden juga membeli tupai yang kabarnya akan segera dilepas di dua Istana Presiden tersebut.

Suasana asri dan alami, memang memberikan keteduhan dan kesejukan termasuk saat membahas sejumlah masalah negara.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Film Animasi Indonesia Tembus Filmfest Dresden

Jakarta, Aktual.co — – Film pendek animasi produksi studio animasi Lanting berhasil menembus nominasi di Filmfest Dresden Jerman yang akan berlangsung April 2015 mendatang bersaing dengan 2.300 peserta lainnya yang berasal dari Jerman dan berbagai negara lainnya.
“Alhamdulillah film pendek animasi Lanting, PRET masuk nominasi di Filmfest Dresden Jerman. Out of 2.300 peserta,” kata pemilik studio Lanting sekaligus sutradara film PRET, Firman Widyasmara di Jakarta, Minggu (3/1).
Firman yang pernah masuk nominasi Festival Film Indonesia 2015 untuk kategori animasi itu dan meraih penghargaan di Apresiasi Film Indonesia 2014 di Medan, mengatakan PRET masuk bersama 48 peserta kategori “international competition” lainnya.
“Senang sekali bisa mewakili Indonesia masuk nominasinya,” paparnya.
Kabar mengenai keberhasilannya masuk ke dalam penilaian kategori “international competition” didapatkan melalui konfirmasi surat elektronik dari panitia festival film pendek tersebut. Bahkan pihak panitia mengatakan telah memberikan notifikasi kepada KBRI di Berlin bahwa ada sineas Indonesia yang film animasinya masuk ke penilaian Filmfest Dresden.
“Surprise saja buat saya, apalagi menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia, apalagi kita tahu sangat sulit menembus pasar Eropa,” kata Firman.
Saat ini Firman mengatakan tengah menyiapkan versi cinema PRET untuk keperluan penjurian di festival film itu. Mengenai kepastian keberangkatannya ke Dresden, Firman belum bisa memastikan hal tersebut karena dana yang dibutuhkan cukup besar.
Ia menjelaskan telah menjalin komunikasi dengan sejumlah lembaga pemangku kepentingan di bidang perfilman dan industri kreatif nasional namun hingga saat ini belum ada tindaklanjutnya.
“Konfirmasi untuk bisa hadir di acara itu hingga akhir Maret ini. Mudah-mudahan bisa hadir di festival tersebut,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Kampung Pulo Kembali Tergenang Air

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak enam RW di permukiman penduduk Kampung Pulo di Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur kembali tergenang di status Siaga III dengan ketinggian muka air 20-150 cm.
“Sebagian rumah penduduk di Kampung Pulo sudah ada yang tergenang namun belum ada pengungsi,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Denny Wahyu, ketika dihubungi, Minggu (3/1).
Denny mengatakan, tergenangnya sebagian rumah di Kampung Pulo akibat debit air sungai Ciliwung yang meningkat sejak Sabtu malam pukul 23.00 WIB.
Peningkatan tersebut, berasal dari hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor dan Puncak sejak Sabtu sore sehingga ketinggian muka air di Bendung Katulampa, Bogor pun meluap menjadi 150 cm atau Siaga III.
Namun demikian, menurut Denny, warga sudah melaksanakan prosedur tetap yang berjalan jika ada imbauan dari BPBD mengenai banjir kiriman.
“Warga yang tinggal sepanjang aliran sungai Ciliwung di Jakarta Selatan dan Timur sudah melakukan protap delapan hingga sembilan jam setelah kami beri imbauan tentang siaga permukaan air jadi mereka sudah bisa memperkirakan sendiri,” kata Denny menambahkan.
Banjir yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor sejak Sabtu pukul 15.00 WIB tentunya membuat Pintu Air Manggarai dan Karet waspada.
Di Pintu Air Manggarai, ketinggian air berada di 770 cm atau Siaga III sejak pukul 07.00 WIB, begitu juga dengan Pintu Air Karet dengan ketinggian 460cm di Siaga III.
“Sebelum ada banjir kiriman, ketinggian di Manggarai sekitar 630cm kemudian ada peningkatan pada malam hari dan pada jam 7 pagi mencapai 770 cm,” kata Koordinator Pintu Air Manggarai Pardjono.
Pardjono mengatakan air sudah mulai surut jika ada kemungkinan banjir kiriman saat Bogor dan sekitarnya diguyur hujan sedang pada siang sampai sore hari.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain