18 April 2026
Beranda blog Halaman 38087

Peneliti: Seekor Singa Jantan Terlihat di Gabon Sesudah 20 Tahun

Jakarta, Aktual.co — Seekor singa terlihat di Gabon untuk pertama kali dalam hampir 20 tahun belakangan, yang meningkatkan harapan akan binatang itu, yang lama dikhawatirkan punah di negara itu, kembali berkembang biak, kata pelestari, Jumat (13/3).

Ratusan singa acap ditemui di Afrika Tengah pada pertengahan abad lalu. Namun, jumlahnya telah turun tajam akibat perburuan dan kehilangan lingkungan hidupnya.

Kamera tersembunyi, yang dipasang sebagai bagian dari kajian simpanse di Plato Bateke, Gabon, menangkap gambar seekor singa jantan tiga kali sejak Januari, kata Dr Philipp Henschel, Koordinator Program Survei untuk kelompok kampanye Panthera.

“Saya tidak bisa percaya. Begitu saya bisa, saya pergi ke sana untuk memasang kamera lagi,” katanya dikutip dari Reuters, Jumat, dengan menambahkan bahwa penelitian baru diluncurkan dengan harapan menemukan lebih banyak kucing besar itu.

Singa dikenal hidup beberapa ratus kilometer dari negara itu, tepatnya di Republik Demokratik Kongo dan menurut Henschel hewan itu bisa berenang menyeberangi Sungai Kongo, salah satu sungai terbesar di dunia, dan melakukan perjalanan ke savanah Gabon.

Singa jantan sering hidup sendirian dan dapat melakukan perjalanan panjang untuk mencari pasangan.

Henschel mengatakan bahwa peneliti mempertimbangkan memberi nama singa itu berdasarkan nama Presiden Gabon Ali Bongo, yang diketahui mencintai kucing, dan ayahnya, Omar Bongo, pada satu waktu memiliki harimau sebagai hewan peliharaan di rumahnya.

“Kami berpikir untuk menamai singa itu ‘Ali’ sesuai nama presiden, karena dia adalah seorang pecinta kucing,” kata Henschel.

Sejak Bongo terpilih pada 2009, Gabon meningkatkan patroli anti-perburuan di 13 taman nasional yang juga tempat tinggal bagi gajah dan gorila. Singa terakhir, betina, terlihat di Gabon pada 1996.

Artikel ini ditulis oleh:

BMKG Kembali Rekam Puluhan Titik Panas di Riau

Jakarta, Aktual.co — Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru kembali merekam puluhan titik panas melalui satelit modis sensor terra dan Aqua, Sabtu (14/3) petang.
“Data terbarui pada 14 Maret 2015 pukul 16.00 WIB, menunjukan secara keseluruhan di Pulau Sumatera terdapat 50 ‘hotspot’, dan yang terbanyak berada di Riau yakni berjumlah 46 titik,” kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin.
Sugarin mengatakan, dari 46 titik panas yang terdeteksi di Riau, sebagian besar berada di wilayah Kabupaten Bengkalis dengan total 33 titik.
Selanjutnya, daerah penyumbang titik panas lainnya tersebar di sejumlah kabupaten/kota, diantaranya terdapat tiga titik yang terdeteksi di Kabupaten Siak, dan dua titik lainnya tersebar di Kabupaten Kepulauan Meranti, Kota Dumai, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Rokan Hilir.
Sementara itu untuk tingkat akurasi di atas 70 persen yang menandakan bahwa titik panas tersebut benar merupakan titik api terdeteksi sebanyak 30 titik api.
“Untuk tingkat akurasi diatas 70 persen, satelit merekam sebanyak 30 titik api, dimana Bengkalis merupakan daerah penyumbang titik api terbanyak dengan 27 titik api. Kemudian Rokan Hilir sebanyak satu titik api dan Meranti sebanyak dua titik api,” ujarnya.
Jumlah titik api yang tercatat pada Sabtu ini merupakan yang terbanyak dalam sepekan terakhir, setelah sebelumnya titik api mulai berkurang dengan turunnya hujan buatan atas upaya Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang menaburkan garam sejak awal Maret 2015 lalu.
Namun, kembalinya titik api menurut Kepala bidang Damkar BPBD Bengkalis, Suiswantoro adalah disebabkan cuaca yang kembali panas dalam tiga hari terakhir.
“Sebelumnya sempat ada hujan, namun ketika cuaca kembali panas, titik api kembali bermunculan,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

BMKG Kembali Rekam Puluhan Titik Panas di Riau

Jakarta, Aktual.co — Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru kembali merekam puluhan titik panas melalui satelit modis sensor terra dan Aqua, Sabtu (14/3) petang.
“Data terbarui pada 14 Maret 2015 pukul 16.00 WIB, menunjukan secara keseluruhan di Pulau Sumatera terdapat 50 ‘hotspot’, dan yang terbanyak berada di Riau yakni berjumlah 46 titik,” kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin.
Sugarin mengatakan, dari 46 titik panas yang terdeteksi di Riau, sebagian besar berada di wilayah Kabupaten Bengkalis dengan total 33 titik.
Selanjutnya, daerah penyumbang titik panas lainnya tersebar di sejumlah kabupaten/kota, diantaranya terdapat tiga titik yang terdeteksi di Kabupaten Siak, dan dua titik lainnya tersebar di Kabupaten Kepulauan Meranti, Kota Dumai, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Rokan Hilir.
Sementara itu untuk tingkat akurasi di atas 70 persen yang menandakan bahwa titik panas tersebut benar merupakan titik api terdeteksi sebanyak 30 titik api.
“Untuk tingkat akurasi diatas 70 persen, satelit merekam sebanyak 30 titik api, dimana Bengkalis merupakan daerah penyumbang titik api terbanyak dengan 27 titik api. Kemudian Rokan Hilir sebanyak satu titik api dan Meranti sebanyak dua titik api,” ujarnya.
Jumlah titik api yang tercatat pada Sabtu ini merupakan yang terbanyak dalam sepekan terakhir, setelah sebelumnya titik api mulai berkurang dengan turunnya hujan buatan atas upaya Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang menaburkan garam sejak awal Maret 2015 lalu.
Namun, kembalinya titik api menurut Kepala bidang Damkar BPBD Bengkalis, Suiswantoro adalah disebabkan cuaca yang kembali panas dalam tiga hari terakhir.
“Sebelumnya sempat ada hujan, namun ketika cuaca kembali panas, titik api kembali bermunculan,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Pelatih Persipura Beri Materi Latihan Untuk Menghalau Pemain Maziya

Jakarta, Aktual.co — Untuk mengantisipasi umpan silang tuan rumah Maziya S&R Maladewa, pelatih Persipura Jayapura, Osvaldo Lessa, mengaku telah memberikan materi latihan untuk menghalau permainan yang diperagakan tuan rumah.

“Kami berlatih mengantisipasi umpan silang, karena lawan suka bermain dari sisi sayap. Seperti saat menghadapi Warriors FC. Dua gol Maziya yang tercipta lahir dari umpan silang,” kata Osvaldo Lessa menjelaskan, di Jakarta, Jumat (13/3).

Selain mengantisipasi umpan silang lawan, suksesor Jacksen F Tiago itu, meminta anak asuhnya bermain cepat dalam mengumpan terutama ke lini depan. Hal ini dilakukan agar produktivitas gol bisa lebih bagus.

Persipura akan melakukan pertandingan tandang ke markas Maziya dalam turnamen Piala AFC 2015 di Grup E.

Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Nasional Maladewa, Selasa (17/3) pekan depan.

Dalam lawatannya ke markas Maziya itu, Boaz Salossa dan kawan-kawan, memiliki modal enam poin dari hasil dua kemenangan sebelumnya, melawan Warriors FC Singapura dengan skor 3-1 dan menang atas Bengaluru 3-1.

Artikel ini ditulis oleh:

IS Bantah Alami Kemunduran Pasca Penyerangan Tentara Irak

Jakarta, Aktual.co — Juru bicara Daulah Islam (IS), Abu Mohammad al-Adnani membantah laporan yang menyebutkan kemunduran IS akibat serangan dari pasukan pemerintah Irak dan Kurdi beserta serangan udara koalisi internasional.

Di Suriah, pejuang YPG Kurdi berhasil merebut wilayah yang menjadi rute logistik penting bagi IS.

Di Irak, IS juga menghadapi badai serangan dari pasukan pemerintah yang pada Rabu (11/3) lalu berhasil menguasai tempat lahir Saddam Hussein, Tikrit.

“Daulah Islam masih kukuh berdiri, bahkan menjadi semakin kuat dan terus memenangi pertempuran,” kata Adnani yang menambahkan bahwa klaim kemenangan musuh adalah “palsu”, dikutip dari Reuters, Jumat (13/3).

“Mereka hanya menguasai beberapa desa kecil melalui strategi perang ‘serang kemudian lari’,” kata dia.

Terhadap negara Barat, Adnani mengancam menyerang di kota penting.

“Dengan pertolongan Tuhan, kami akan menguasai Paris sampai Roma,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Persipura Optimis Petik Hasil Maksimal di Kandang Maziya

Jakarta, Aktual.co — Persipura Jayapura, optimistis mampu meraih hasil maksimal dalam lawatannya ke kandang Maziya S&R Maladewa pada pertandingan Grup E Piala AFC 2015 karena memiliki bekal yang bagus dari pertandingan sebelumnya.

“Saya sudah bicara dengan pemain agar fokus pada pertandingan nanti. Pertandingan nanti sangat penting karena jika menang akan lolos ke fase berikutnya,” kata pelatih Persipura Osvaldo Lessa di Jakarta, Jumat (13/3).

Tim yang berjuluk Mutiara Hitam itu, terbang ke Maladewa dengan modal yang bagus, karena sudah mengantongi dua kemenangan dari tuan rumah Warriors FC Singapura dengan skor 3-1 dan menang atas Bengaluru 3-1.

Jika mampu memenangkan pertandingan melawan tuan rumah Maziya S&R di Stadion Nasional Maladewa, Selasa (17/3) maka Boaz Solossa dan kawan-kawan mengemas sembilan poin dan memastikan diri lolos ke fase berikutnya.

Meski berada di posisi puncak klasemen Grup E, Osvaldo Lessa meminta anak asuhnya tidak meremehkan lawan dan pada pertandingan nanti menunjukkan karakter permainan asli tim kebanggaan masyarakat Papua itu.

“Kita harus mewaspadai pergerakan lawan. Maziya sering memaksimalkan serangan balik cepat. Selain itu umpan silangnya juga harus diantisipasi,” kata pelatih asal Brasil itu.

Setelah menghadapi tuan rumah Maziya, Tim Mutiara Hitam giliran menjamu Maziya di Stadion Mandala Jayapura, 14 April. Setelah itu menjamu Warriors FC Singapura, 28 April dan dipertandingan terakhir Grup E tandang ke markas Bengaluru, Indonesia, 12 Mei.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain