1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38097

BBM Premiun Naik Rp200 Per Bulan Maret

Jakarta, Aktual.co — Berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 39 tahun 2014 Tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM), yang telah diubah dengan Permen ESDM Nomor 4 Tahun 2015, harga Bahan Bakar Minyak mengikuti perkembangan minyak mentah dunia.  

“Demi untuk menjaga kestabilan perekonomian nasional, Pemerintah memutuskan bahwa harga BBM Minyak Solar subsidi serta Minyak Tanah, per tanggal 1 Maret 2015 pukul 00.00 WIB, dinyatakan tetap. Sedangkan untuk Bensin Premium RON 88 di wilayah penugasan Luar Jawa-Madura-Bali yang sebelumnya Rp6.600/liter naik menjadi Rp6.800/liter,” ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian ESDM, Saleh Abdurrahman dalam rilis yang diterima di Jakarta, Sabtu (28/2).

Lebih lanjut Dirinya merinci harga Minyak tanah Rp2.500/liter, Minyak solar Rp6.400/liter (termasuk PPN dan PBBKB), Bensin Premium RON 88 Rp6.800/liter (termasuk PPN dan PBBKB).

“Keputusan tersebut diambil atas pertimbangan beberapa aspek, antara lain untuk menjaga kestabilan sosial ekonomi pengelolaan harga dan logistik (sepanjang perbedaan harga masih belum signifikan), harga minyak dunia masih mengalami fluktuasi, ketidakstabilan harga terkait pertentangan pelaku pasar minyak dalam menyikapi konflik di Libia dan masih tingginya produksi shale oil di Amerika serta kondisi masih lesunya perekonomian global,” terangnya.

Rata-rata harga indeks pasar minyak solar (MOPS Gasoil) sepanjang bulan Februari mengalami kenaikan pada kisaran   USD62-74 per barel, sementara MOPS Premium mengalami kenaikan pada kisaran USD 55-70 per barel.

“Kenaikan MOPS sepanjang bulan Februari sebenarnya cukup signifikan. Namun, Pemerintah tidak menaikkan harga solar dan hanya menaikkan harga jual eceran bensin Premium RON 88 di wilayah penugasan Luar Jawa-Madura-Bali sebesar Rp200/liter untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mempertimbangkan seleisih harga sepanjang bulan Februari,” jelasnya.

Untuk menjaga akuntabilitas publik, auditor pemerintah maupun Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia dilibatkan. Audit itu mencakup realisasi volume pendistribusian jenis BBM tertentu, penugasan khusus, besaran harga dasar, biaya penugasan pada periode yang telah ditetapkan, besaran subsidi, hingga pemanfaatan selisih-lebih dari harga jual eceran.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Harga Beras di Pasar Jayapura Merangkak Naik

Jakarta, Aktual.co —   Sejumlah pedagang mengatakan kenaikan harga beras di beberapa daerah di Pulau Jawa ikut memengaruhi harga beras di Pasar Jayapura, Papua, mulai dari beras eceran per kilogram hingga per karung.

“Kenaikan harga di sekitar Pulau Jawa ikut mempengaruhi harga beras di Jayapura,” ujar pedagang beras, Muhamad di Pasar Hamadi Jayapura, Sabtu (28/2).

Muhamad menjelaskan bahwa beras merek Betet eceran 1 kilogram dijual dengan harga Rp14 ribu, beras merek Mentari Rp13 ribu per kilogram, dan beras merek 99 dijual dengan harga Rp13 ribu/kg.

Selanjutnya, beras bergambar buah tomat eceran dijual dengan harga Rp11 ribu/kg, beras Bulog Rp7 ribu/kg, dan beras merek Lahap Rp2.000,00/kg.

“Ini harga aceran yang baru saja naik, padahal sebelumnya tidak demikian,” ujarnya.

Sebelumnya, kata dia, beras merek Butet eceran sebesar Rp12 ribu/kg, beras Mentari Rp10 ribu/kg, dan beras Bulog eceran Rp10 ribu/kg.

Sementara itu, per karungnya juga merangkak naik. Beras Mentari satu karung 10 kg dijual dengan harga Rp120 ribu, beras Betet Rp135 ribu per karung.

Kemudian beras bergambar Putri Thailand satu karung 10 kg dijual dengan harga Rp125 ribu, beras Mentari satu karung ukuran 25 kg per karungnya dijual dengan harga Rp305 ribu.

Ia menambahkan bahwa kenaikan beras di Indonesia memengaruhi para pedagang di beberapa pasar tradisional yang ada di Jayapura.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo mengatakan bahwa kenaikan harga beras yang terjadi pada bulan Februari 2015 tidak wajar. Oleh karena itu, pemerintah melakukan operasi pasar.

“Kita keluarkan 20.000 ton. Dengan catatan, yang dibutuhkan pasar, kita akan pasok,” katanya di Jakarta, Rabu, 25 Februari 2015.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan menerjunkan tim audit untuk mengetahui permasalahan utama yang membuat harga beras mengalami kenaikan.

Direktur Bapokstra Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Robert J. Bintaryo mengatakan, Kemendag sudah membentuk tim audit stok distribusi beras dengan bekerja sama Bareskrim Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), dan salah satu lembaga survei.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Bendung Katulampa Siaga Tiga Banjir

Jakarta, Aktual.co — Kepala Pelaksana Harian Bendung Katulampa Andi Sudiman menyatakan ketinggian air di bendung mengalami kenaikan mencapai 150 centimeter atau berstatus siaga tiga banjir untuk wilayah hilir Sungai Ciliwung.

“Air naik pukul 16.00 WIB dari normal ke level 100 cm kemudian naik lagi menjadi 150 cm pada pukul 16.15 WIB, ketinggian air masih bertahan hingga pukul 17.35 WIB,” kata Andi saat di Bogor, Sabtu (28/2).

Andi mengatakan saat ini situasi di kawasan Puncak masih diguyur hujan dan masih merata di setiap wilayah, diperkirakan jika hujan masih terjadi air akan bertahan dalam beberapa jam ke depan.

“Kondisi di Puncak masih hujan, diperkirakan masih air bertahan,” katanya.

Ia memprediksikan dalam waktu 12 jam ke depan air akan sampai ke DKI Jakarta dengan debit air yang mengalir menuju wilayah hilir sebanyak 276.240 liter per detik.

“Kami sudah menginformasikan kepada warga hilir Sungai Ciliwung untuk mewaspadai adanya kenaikan air secara tiba-tiba,” kata Andi.

Andi menambahkan pihaknya akan terus memantau pergerakan kenaikan air di Bendung Katulampa selama 24 jam, sebanyak tujuh petugas pengawas bendung disiagakan untuk memantau dan melaporkan ketinggian air.

Hujan mengguyur kawasan Puncak sudah terjadi sejak siang yang diperkirakan pukul 15.00 WIB secara merata hingga menyebabkan debit air Sungai Ciliwung mengalami kenaikan.

“Sebelum hujan turun status air pagi hari masih normal di batas 30 centimeter,” katanya.

Selama bulan Februari ketinggian permukaan air Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa sudah terjadi beberapa kali, hanya saja tidak terlalu tinggi berkisar antara siaga empat dan tiga.

Hujan selain mengguyur kawasan Puncak, juga melanda wilayah Kota Bogor dan sekitarnya, begitu juga wilayah Kabupaten Bogor terutama selatan, barat dan tengah.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Sejumlah Wilayah Jakarta Diprediksi Terdampak Banjir Kiriman

Jakarta, Aktual.co — Sejumlah wilayah di Provinsi DKI Jakarta diprediksi akan terdampak akibat naiknya Tinggi Muka Air (TMA) di Bendung Katulampa, Bogor, Jawa Barat, yang terjadi hari Sabtu (28/2).

“Kronologis kenaikan air di Bendung Katulampa sangat signifikan, dari pantauan sekitar satu jam yang lalu TMA di sana sudah 150 centimeter (cm) dan saat ini sedang hujan,” kata Kepala Bidang Informatika Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Bambang Suryaputra dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/2).

Dari data yang dihimpun pewarta ada sekitar 13 wilayah Daerah Aliran Sungai Ciliwung yang tersebar di tiga Kota Administratif Provinsi DKI Jakarta yang diprediksi akan terdampak dari kenaikan muka air Bendung Katulampa tersebut.

Wilayah tersebut meliputi: JAKARTA SELATAN : 1. Rawajati 2. Kalibata 3. Pengadegan 4. Kebon Baru 5. Bukit Duri JAKARTA TIMUR : 6. Cawang/Gg.Arus 7. Bidara Cina 8. Kp.Melayu JAKARTA PUSAT : 9. Matraman Dalem/Kebon Manggis 10. Kalipasir Kwitang/Cikini 11. Jati Pinggir/Petamburan 12. Jatipulo 13. Tomang Rawa Kepa.

Sementara itu kronologis ketinggian muka air di Bendungan Katulampa pada hari ini adalah sebagai berikut: 1. Pukul 15:00 WIB, TMA 30 cm MT (siaga 4) 2. Pukul 15:15 WIB, TMA 60 cm G (siaga 4) 3. Pukul 15:20 WIB, TMA 80 cm H (siaga 3) 4. Pukul 15:45 WIB, TMA 90 cm H (siaga 3) 5. Pukul 16:00 WIB, TMA 100 cm H (siaga 3) 6. Pukul 16:14 WIB, TMA 150 cm H (siaga 2) Bersamaan dengan peringatan ini pihak BPBD mengimbau masyarakat waspada dan mempersiapkan segala kemungkinan sembari menunggu informasi selanjutnya dari pihak berwenang.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Yel Hatta dan Zul Bersahut-sahutan di BICC

Denpasar, Aktual.co — Arena Kongres IV Partai Amanat Nasional (PAN) mulai semarak. Hal itu terjadi lantaran para peserta bersahut-sahutan meneriakkan yel-yel Hatta Radjasa dan Zulkifli Hasan.

Saat pendukung Zulkifli memasuki arena kongres, pendukung Hatta secara spontan berteriak “Hatta”. Tak mau kalah, pendukung Zulkifli pun meneriakkan yel-yel “Bang Zul”.

Sontak secara bergantian mereka bersahutan “Hatta” dan “Bang Zul”. “Kalimantan mendukung Bang Zul,” teriak seorang peserta yang baru tiba, Sabtu (28/2).

Sayang, kubu Zulkifli Hasan minim pendukung. Sontak, BICC bergema nama Hatta Radjasa.

Sontak saja pendukung Hatta langsung meneriakkan yel-yel “Hatta”. Sementara itu, ribuan peserta sudah tiba di arena kongres. Sejumlah persiapan sudah dilakukan untuk pembukaan kongres yang rencananya dijadwalkan pukul 19.30 WITA.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Wapres Pastikan Harga Beras Bakal Turun

Jakarta, Aktual.co —   Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) memastikan harga beras akan turun mengingat stok sebesar 1,5 juta ton cukup tersedia ditambah lagi bulan depan akan panen raya sehingga masyarakat tak perlu khawatir membeli dengan harga yang tinggi.

“Stok cukup dan bisa turunkan harga beras karena sekali lagi panen bulan depan bahkan minggu depan sudah ada sedikit panen. Jadi tak perlu ada kekhawatiran,” kata Jusuf Kalla kepada pers di Makassar, Sabtu (28/2).

Wapres mengatakan kenaikan harga beras selama ini lebih disebabkan adanya keterlambatan raskin dari Bulog mengingat ada perubahan rencana kalau raskin akan dihentikan. Menurutnya, semula raskin akan diganti dengan uang tapi rencana tersebut tidak jadi karena tidak sesuai dengan tujuan raskin.

“Raskin harus berupa beras supaya menciptakan ketahanan pangan. Kalau dikasih uang nanti bisa untuk membeli kebutuhan yang lain,” katanya.

Bagi masyarakat, beras memang memegang peranan sangat penting mengingat 60 persen pengeluaran dipergunakan untuk membeli makanan,” katanya.

JK mengatakan stok sebesar 1,5 juta ton saat ini dinilai sangat aman dan jika nanti panen stok bisa mencapai tiga juta ton.

“Dulu malah stok pernah cuman 500 ribu ton tapi tidak apa-apa karena beberapa minggu kemudian sudah panen sehingga stok bertambah,” kata Kalla.

Gubernur Sulawesi Selatan Sjahrul Yasin Limpo mengatakan provinsinya selama ini memang menjadi salah satu lumbung beras nasional dan menyalurkan raskin ke 22 provinsi. Selama ini Sulsel bisa mendistribusikan raskin mencapai 900 ribu ton. Pada Maret dan April saat nanti panen raya stok bisa mencapai 1,5 juta ton dan siap disalurkan ke sejumlah daerah yang alami kekurangan beras.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain