4 April 2026
Beranda blog Halaman 382

Ketika Mobil Mewah Mulai Kehilangan Tahta di China

Jakarta, Aktual.com – Selama bertahun-tahun, China adalah panggung utama bagi mobil-mobil mewah dunia. Jalanan kota besar dipenuhi sedan Eropa berlogo bintang tiga, kidney grille, dan kuda jingkrak, simbol keberhasilan ekonomi sekaligus prestise sosial. Namun kini, panggung itu mulai berubah. Mobil mewah asing perlahan kehilangan daya pikatnya di pasar otomotif terbesar dunia.

Laporan Associated Press (14/12/2025) mencatat, penurunan permintaan mobil mewah impor di China dalam beberapa waktu terakhir. Pelemahan ekonomi, krisis sektor properti, serta meningkatnya kehati-hatian konsumen kelas menengah-atas membuat pembelian kendaraan premium tak lagi dianggap kebutuhan, melainkan keputusan berisiko.

Mobil mewah yang dulu menjadi lambang status kini berhadapan dengan realitas biaya, pajak, dan depresiasi nilai jual.

Namun ekonomi bukan satu-satunya faktor. Perubahan selera konsumen China menjadi kunci penting. Generasi muda perkotaan yang melek teknologi dan sensitif terhadap isu lingkungan, kian menjauh dari mobil bermesin pembakaran internal.

Mereka beralih ke kendaraan listrik dan hybrid, terutama mobil China dari merek lokal seperti BYD, NIO, dan Li Auto. Kendaraan ini tidak hanya menawarkan teknologi terkini dan konektivitas tinggi, tetapi juga harga yang lebih kompetitif berkat insentif pemerintah.

Di titik inilah merek-merek Eropa menghadapi tekanan berlapis. Mercedes-Benz, BMW, Porsche, hingga Ferrari masih membawa aura prestise global, tetapi reputasi panjang saja tidak lagi cukup.

Kendaraan listrik buatan pabrikan Barat kerap diposisikan sebagai produk premium dengan harga tinggi, sementara pesaing lokal menawarkan teknologi serupa. Bahkan lebih adaptif terhadap ekosistem digital China dengan banderol lebih rasional.

Reuters dan Bloomberg mencatat bahwa sejumlah pabrikan mobil mewah mulai meninjau ulang strategi mereka di China. Target penjualan direvisi, ekspansi jaringan dealer diperlambat, dan investasi diarahkan ulang ke pengembangan EV yang lebih agresif.

Pasar yang dulu dianggap stabil kini berubah menjadi arena kompetisi keras, di mana kecepatan inovasi dan efisiensi biaya menjadi penentu utama.

Bagi industri otomotif global, kondisi ini lebih dari sekadar fluktuasi pasar. China bukan hanya konsumen terbesar, tetapi juga penentu arah masa depan industri.

Ketika konsumen China beralih ke kendaraan listrik lokal, dampaknya menjalar hingga pusat-pusat produksi otomotif di Eropa. Penurunan penjualan mobil mewah di China menjadi sinyal jelas bahwa peta kekuatan otomotif dunia sedang bergeser.

Di era baru ini, kemewahan tak lagi ditentukan oleh mesin besar dan sejarah panjang. Ia ditakar dari kecerdasan teknologi, keberlanjutan energi, dan kemampuan membaca perubahan zaman.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Zulhas Optimistis Pangan Nasional 2026 Makin Kuat: Swasembada Tercapai, MBG Diperluas

Petani memamen padi di desa Teja Timur, Pamekasan, Jatim, Senin (14/3). Petani mengaku produksi padi pada musim tahun ini turun sekitar 30 persen dibanding pada musim panen tahun lalu diperiode yang sama, akibat serangan hama dan penyakit. ANTARA FOTO/Saiful Bahri/nz/15

Jakarta, Aktual.com — Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meyakini kinerja sektor pangan nasional akan semakin menguat pada 2026. Optimisme tersebut didasarkan pada capaian swasembada pangan yang berhasil diraih pemerintah sepanjang 2025.

Zulhas menilai, keberhasilan swasembada pangan menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan nasional sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

“Kalau bidang saya, pangan, tahun ini kita sudah swasembada. Tahun depan saya kira akan jauh lebih baik,” ujar Zulhas usai menghadiri agenda di Jakarta, Kamis (25/12/2025).

Zulhas menegaskan, sektor pangan menjadi fokus utama pemerintah di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Salah satu program prioritas yang berada di bawah koordinasi Kemenko Pangan adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, program MBG ditargetkan menjangkau 82,9 juta penerima manfaat dan akan rampung pada Maret 2026.
“Targetnya tuntas Maret tahun depan,” katanya.

Selain MBG, pemerintah juga mendorong penguatan ekonomi desa melalui pengembangan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Program ini ditargetkan membangun 40 hingga 50 ribu koperasi desa sepanjang 2026 guna memperkuat distribusi pangan dan aktivitas ekonomi masyarakat desa.

“Koperasi Desa Merah Putih target kita tahun depan dibangun sekitar 40 sampai 50 ribu,” ucap Zulhas.

Ia menegaskan, swasembada pangan dimaknai secara luas, mencakup komoditas pokok seperti beras dan jagung, serta sumber protein seperti ikan dan hasil peternakan. Program ini diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, dan nelayan.

.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Paus Leo Kecam Buruknya Situasi Kemanusiaan di Gaza

Ramallah, aktual.com – Paus Leo XIV mengecam keras memburuknya situasi kemanusiaan yang dihadapi warga Palestina di Jalur Gaza dalam pidato Natalnya, seraya menyerukan perhatian dan kepedulian dunia internasional terhadap penderitaan sipil yang terus berlangsung di wilayah tersebut.

Dalam pesan yang disampaikan dari Vatikan pada Kamis itu, Paus menempatkan krisis Gaza sebagai salah satu tragedi kemanusiaan paling mendesak saat ini, di tengah konflik berkepanjangan dan terbatasnya akses bantuan.

Ia menegaskan bahwa perayaan Natal seharusnya menjadi momentum refleksi global atas penderitaan sesama manusia, khususnya mereka yang hidup dalam bayang-bayang perang, pengungsian, dan ketidakpastian masa depan.

“Bagaimana mungkin kita tidak memikirkan tenda-tenda di Gaza yang selama berminggu-minggu terpapar hujan, angin, dan dingin?” ujar Leo XIV, Paus pertama asal Amerika Serikat itu, dalam pidatonya.

Pada 30 November Paus Leo XIV mengatakan solusi dua negara menjadi satu-satunya cara untuk mengakhiri konflik Palestina-Israel yang hingga kini masih berlangsung.

Paus Leo menekankan bahwa resolusi apa pun harus mencakup pendirian Negara Palestina, seraya menegaskan kembali posisi Vatikan terkait isu tersebut.

“Kami semua tahu bahwa pada saat ini Israel masih belum menerima solusi itu, namun kami memandangnya sebagai solusi satu-satunya”, katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Kereta Jadi Primadona Nataru, Penumpang KAJJ Tembus 2,5 Juta

Calon penumpang Kereta Api ke sejumlah tujuan pulau jawa, bersiap memasuki kereta di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (30/5/2019). Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub memprediksi pemudik yang menggunakan jasa angkutan kereta api mengalami peningkatan pada 29 Mei hingga 4 Juni dengan puncak arus mudik pada Jumat, 31 Mei. SP/Joanito De Saojoao.

Jakarta, Aktual.com — PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket kereta api jarak jauh (KAJJ) selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mencapai 2.525.134 pelanggan. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi publik kereta api untuk perjalanan libur akhir tahun.

Tingginya okupansi kereta api menandakan semakin kuatnya preferensi masyarakat terhadap moda transportasi massal yang dinilai aman, nyaman, dan efisien, terutama di tengah kepadatan lalu lintas jalan raya saat Natal dan Tahun Baru.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan penjualan tiket KAJJ tersebut setara 91,5 persen dari total kapasitas 2.761.048 tempat duduk.

“Hingga Kamis, 25 Desember 2025, penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat sebanyak 2.525.134 tiket dari kapasitas yang disediakan,” ujar Anne di Jakarta, Kamis (25/12/2025)

Secara keseluruhan, selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, total penjualan tiket kereta api—baik jarak jauh maupun lokal—mencapai 2.948.025 tiket dari total kapasitas 3.506.104 tempat duduk.

Tingginya penjualan KAJJ terlihat pada sejumlah relasi favorit, seperti Gambir–Yogyakarta (36.958 pelanggan), Yogyakarta–Gambir (35.576), Lempuyangan–Pasar Senen (28.637), dan Pasar Senen–Lempuyangan (26.332 pelanggan).

“Relasi tersebut menghubungkan pusat aktivitas, destinasi wisata, serta daerah tujuan mudik dan balik selama libur akhir tahun,” jelas Anne.

Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal hingga 25 Desember 2025 pukul 08.00 WIB tercatat 422.891 tiket atau 56,8 persen dari kapasitas yang tersedia.

KAI mencatat puncak pergerakan penumpang terjadi pada 24 Desember 2025 dengan total 259.239 pelanggan. KAI memperkirakan volume penumpang kembali meningkat pada periode arus balik.

Anne mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dan memanfaatkan aplikasi Access by KAI, termasuk program diskon tarif 30 persen yang berlaku hingga 10 Januari 2026.

 

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Dinilai Inkonstitusional, 20 DPW PPP Tolak Instruksi Mardiono, Minta Muswil Ditunda

Jakarta, aktual.com – Sebanyak 20 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) secara tegas menolak Instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP terkait pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) serentak yang dijadwalkan berlangsung mulai 22 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026.

Penolakan tersebut datang dari DPW PPP di berbagai daerah, meliputi wilayah Sumatera, Kalimantan, Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Seluruh DPW tersebut sepakat meminta agar pelaksanaan Muswil ditunda hingga terdapat kejelasan dan kepastian hukum dalam internal partai.

Sikap tersebut merupakan respons atas Surat DPP PPP Nomor: 0027/IN/DPP/XII/2025 tertanggal 17 Desember 2025 perihal Instruksi Muswil, yang dinilai bermasalah baik secara prosedural maupun substansial.

Ketua DPW PPP Banten, Subadri Usuludin, menyatakan bahwa DPW menilai pedoman organisasi yang dilampirkan dalam instruksi tersebut tidak sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) hasil Muktamar X PPP yang dilaksanakan pada 27–28 September 2025.

“Setelah kami cermati, AD/ART yang dikirimkan bukanlah AD/ART hasil Muktamar X, melainkan duplikasi dari AD/ART Muktamar IX. Ini jelas menimbulkan persoalan serius dalam legitimasi organisasi,” tegas Subadri.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Maluku, Aziz Hentihu, menyoroti aspek kepengurusan DPP PPP yang dinilai tidak memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam AD/ART.

“Merujuk AD/ART Muktamar IX PPP di Makassar, Saudara Imam Fauzan Amir Uskara tidak memenuhi syarat sebagai Sekretaris Jenderal karena belum pernah menjabat Ketua DPW selama satu masa bakti penuh. Hal ini diatur jelas dalam ART Pasal 6 huruf e,” ujar Aziz.

Lebih lanjut, Aziz menilai bahwa penandatanganan Pedoman Organisasi yang mengacu pada SK Menkumham tertanggal 1 Oktober 2025 juga menimbulkan persoalan hukum serius, karena dilakukan sebelum adanya penyesuaian AD/ART yang sah.

Sekretaris DPW PPP Bengkulu, Riki Supriadi, menegaskan bahwa dengan adanya persoalan hukum tersebut, seluruh produk organisasi yang ditandatangani oleh H. M. Mardiono dan Imam Fauzan Amir Uskara tidak sah dan batal demi hukum.

“Dengan kondisi ini, Pedoman Organisasi yang masih berlaku adalah Pedoman Organisasi Nomor 1 Tahun 2021 yang ditandatangani oleh Ketua Umum H. Suharso Monoarfa dan Sekjen H. M. Arwani Thomafi. Produk organisasi setelah itu tidak memiliki alas hukum yang kuat,” kata Riki.

Riki juga mengingatkan bahwa pasca-rekonsiliasi kepengurusan DPP PPP pada 6 Oktober 2025, telah disampaikan kepada publik bahwa akan segera diterbitkan SK Menkumham terkait AD/ART hasil Muktamar X melalui mekanisme organisasi yang sah.

“Namun hingga kini hal tersebut belum terwujud. Oleh karena itu, penjadwalan Muswil seharusnya ditunda sampai ada kejelasan hukum dan legalitas organisasi,” pungkasnya.

Atas dasar itu, 20 DPW PPP secara kolektif meminta DPP PPP untuk menunda pelaksanaan Musyawarah Wilayah demi menjaga marwah partai, kepatuhan terhadap AD/ART, serta menghindari konflik hukum dan organisasi di kemudian hari.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Jasa Marga Catat Puncak Arus Libur Natal, Lebih dari 200 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Suasana arus lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek. ANTARA/HO - Jasa Marga

Jakarta, Aktual.com — Arus lalu lintas kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek mengalami lonjakan signifikan pada H-1 libur Hari Raya Natal 2025. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 201.257 kendaraan melintas keluar Jabotabek melalui empat gerbang tol (GT) utama pada Rabu (24/12/2025) pukul 06.00 WIB hingga Kamis (25/12/2025) pukul 06.00 WIB.

Secara analitis, peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat pada momentum libur Natal dan menjelang libur Tahun Baru. Pergerakan didominasi kendaraan menuju arah Trans Jawa, Bandung, dan sejumlah kawasan wisata favorit.

Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyebut volume kendaraan tersebut meningkat 44,10 persen dibandingkan lalu lintas normal.

“Arus lalu lintas meninggalkan Jabotabek di empat GT utama tercatat mencapai 201.257 kendaraan atau meningkat 44,10 persen dari kondisi normal,” ujar Rivan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Jasa Marga juga mencatat lonjakan signifikan menuju arah Trans Jawa dan Bandung. Di GT Cikampek Utama tercatat 61.023 kendaraan, naik 113,70 persen dari lalu lintas normal. Sementara di GT Kalihurip Utama tercatat 45.644 kendaraan, meningkat 67,66 persen.

“Jumlah kendaraan pada H-1 Natal 2025 menjadi puncak arus lalu lintas meninggalkan Jabotabek, lebih tinggi dibandingkan Sabtu, 20 Desember 2025,” kata Rivan.

Secara kumulatif, pada periode H-7 hingga H-1 Natal 2025, Jasa Marga mencatat 1.195.806 kendaraan meninggalkan Jabotabek melalui empat GT utama. Angka ini naik 16,43 persen dari lalu lintas normal.

Distribusi kendaraan didominasi arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebesar 46,8 persen, disusul arah Barat (Merak) 29,9 persen, dan arah Selatan (Puncak) 23,2 persen.

Rivan menegaskan Jasa Marga telah mengoptimalkan seluruh layanan operasional guna memastikan perjalanan pengguna jalan tol tetap aman dan lancar.

“Kami mengimbau pengguna jalan memastikan kecukupan saldo kartu uang elektronik sebelum dan selama perjalanan pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Berita Lain