4 April 2026
Beranda blog Halaman 383

Dinilai Inkonstitusional, 20 DPW PPP Tolak Instruksi Mardiono, Minta Muswil Ditunda

Jakarta, aktual.com – Sebanyak 20 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) secara tegas menolak Instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP terkait pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) serentak yang dijadwalkan berlangsung mulai 22 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026.

Penolakan tersebut datang dari DPW PPP di berbagai daerah, meliputi wilayah Sumatera, Kalimantan, Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Seluruh DPW tersebut sepakat meminta agar pelaksanaan Muswil ditunda hingga terdapat kejelasan dan kepastian hukum dalam internal partai.

Sikap tersebut merupakan respons atas Surat DPP PPP Nomor: 0027/IN/DPP/XII/2025 tertanggal 17 Desember 2025 perihal Instruksi Muswil, yang dinilai bermasalah baik secara prosedural maupun substansial.

Ketua DPW PPP Banten, Subadri Usuludin, menyatakan bahwa DPW menilai pedoman organisasi yang dilampirkan dalam instruksi tersebut tidak sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) hasil Muktamar X PPP yang dilaksanakan pada 27–28 September 2025.

“Setelah kami cermati, AD/ART yang dikirimkan bukanlah AD/ART hasil Muktamar X, melainkan duplikasi dari AD/ART Muktamar IX. Ini jelas menimbulkan persoalan serius dalam legitimasi organisasi,” tegas Subadri.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Maluku, Aziz Hentihu, menyoroti aspek kepengurusan DPP PPP yang dinilai tidak memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam AD/ART.

“Merujuk AD/ART Muktamar IX PPP di Makassar, Saudara Imam Fauzan Amir Uskara tidak memenuhi syarat sebagai Sekretaris Jenderal karena belum pernah menjabat Ketua DPW selama satu masa bakti penuh. Hal ini diatur jelas dalam ART Pasal 6 huruf e,” ujar Aziz.

Lebih lanjut, Aziz menilai bahwa penandatanganan Pedoman Organisasi yang mengacu pada SK Menkumham tertanggal 1 Oktober 2025 juga menimbulkan persoalan hukum serius, karena dilakukan sebelum adanya penyesuaian AD/ART yang sah.

Sekretaris DPW PPP Bengkulu, Riki Supriadi, menegaskan bahwa dengan adanya persoalan hukum tersebut, seluruh produk organisasi yang ditandatangani oleh H. M. Mardiono dan Imam Fauzan Amir Uskara tidak sah dan batal demi hukum.

“Dengan kondisi ini, Pedoman Organisasi yang masih berlaku adalah Pedoman Organisasi Nomor 1 Tahun 2021 yang ditandatangani oleh Ketua Umum H. Suharso Monoarfa dan Sekjen H. M. Arwani Thomafi. Produk organisasi setelah itu tidak memiliki alas hukum yang kuat,” kata Riki.

Riki juga mengingatkan bahwa pasca-rekonsiliasi kepengurusan DPP PPP pada 6 Oktober 2025, telah disampaikan kepada publik bahwa akan segera diterbitkan SK Menkumham terkait AD/ART hasil Muktamar X melalui mekanisme organisasi yang sah.

“Namun hingga kini hal tersebut belum terwujud. Oleh karena itu, penjadwalan Muswil seharusnya ditunda sampai ada kejelasan hukum dan legalitas organisasi,” pungkasnya.

Atas dasar itu, 20 DPW PPP secara kolektif meminta DPP PPP untuk menunda pelaksanaan Musyawarah Wilayah demi menjaga marwah partai, kepatuhan terhadap AD/ART, serta menghindari konflik hukum dan organisasi di kemudian hari.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Jasa Marga Catat Puncak Arus Libur Natal, Lebih dari 200 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Suasana arus lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek. ANTARA/HO - Jasa Marga

Jakarta, Aktual.com — Arus lalu lintas kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek mengalami lonjakan signifikan pada H-1 libur Hari Raya Natal 2025. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 201.257 kendaraan melintas keluar Jabotabek melalui empat gerbang tol (GT) utama pada Rabu (24/12/2025) pukul 06.00 WIB hingga Kamis (25/12/2025) pukul 06.00 WIB.

Secara analitis, peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat pada momentum libur Natal dan menjelang libur Tahun Baru. Pergerakan didominasi kendaraan menuju arah Trans Jawa, Bandung, dan sejumlah kawasan wisata favorit.

Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyebut volume kendaraan tersebut meningkat 44,10 persen dibandingkan lalu lintas normal.

“Arus lalu lintas meninggalkan Jabotabek di empat GT utama tercatat mencapai 201.257 kendaraan atau meningkat 44,10 persen dari kondisi normal,” ujar Rivan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Jasa Marga juga mencatat lonjakan signifikan menuju arah Trans Jawa dan Bandung. Di GT Cikampek Utama tercatat 61.023 kendaraan, naik 113,70 persen dari lalu lintas normal. Sementara di GT Kalihurip Utama tercatat 45.644 kendaraan, meningkat 67,66 persen.

“Jumlah kendaraan pada H-1 Natal 2025 menjadi puncak arus lalu lintas meninggalkan Jabotabek, lebih tinggi dibandingkan Sabtu, 20 Desember 2025,” kata Rivan.

Secara kumulatif, pada periode H-7 hingga H-1 Natal 2025, Jasa Marga mencatat 1.195.806 kendaraan meninggalkan Jabotabek melalui empat GT utama. Angka ini naik 16,43 persen dari lalu lintas normal.

Distribusi kendaraan didominasi arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebesar 46,8 persen, disusul arah Barat (Merak) 29,9 persen, dan arah Selatan (Puncak) 23,2 persen.

Rivan menegaskan Jasa Marga telah mengoptimalkan seluruh layanan operasional guna memastikan perjalanan pengguna jalan tol tetap aman dan lancar.

“Kami mengimbau pengguna jalan memastikan kecukupan saldo kartu uang elektronik sebelum dan selama perjalanan pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Kasus Korupsi BJB Melebar, KPK Cek Informasi Aliran Duit ke Aura Kasih

Jakarta, Aktual.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengecek kebenaran informasi terkait dugaan aliran dana korupsi proyek pengadaan iklan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) periode 2021–2023 yang disebut mengalir dari mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) kepada selebritas Aura Kasih.

KPK menilai setiap informasi dari masyarakat menjadi bagian penting dalam pengembangan perkara korupsi Bank BJB yang merugikan negara ratusan miliar rupiah. Informasi tersebut akan diverifikasi untuk memastikan relevansinya dengan konstruksi perkara.

“Informasi-informasi dari masyarakat seperti ini tentu menjadi pengayaan bagi penyidik dan penting untuk kami dalami. Nanti akan kami cek validitasnya,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Kamis (25/12/2025).

Menurut Budi, salah satu langkah yang dapat ditempuh penyidik adalah memanggil pihak-pihak yang mengetahui dugaan aliran dana tersebut.

“Kami akan cek dan bisa dilakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang dapat menjelaskan informasi tersebut,” katanya.

KPK juga membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki data awal atau bukti pendukung agar menyampaikannya secara resmi kepada lembaga antirasuah.

“Penyidik tidak hanya mendalami RK, tetapi juga pihak-pihak lain yang diduga terkait, termasuk pembelian aset dan aliran dana lainnya,” tegas Budi.

Dalam kasus dugaan korupsi Bank BJB, KPK telah menetapkan lima tersangka pada 13 Maret 2025. Kerugian negara diperkirakan mencapai Rp222 miliar. Ridwan Kamil sendiri telah diperiksa sebagai saksi pada 2 Desember 2025.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Islah PBNU Tercapai, Rais Aam dan Gus Yahya Sepakat Muktamar Bersama

Jakarta, Aktual.com — Islah atau rekonsiliasi antara Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) akhirnya tercapai. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan para masyayikh dan mustasyar PBNU di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Kamis (25/12/2025).

Secara analitis, kesepakatan ini menandai berakhirnya dualisme kepemimpinan di tubuh PBNU yang sempat memicu kegelisahan jam’iyah dalam beberapa bulan terakhir. Jalan islah dinilai sebagai solusi paling konstitusional untuk menjaga persatuan Nahdlatul Ulama melalui mekanisme Muktamar.

“Alhamdulillah, hari ini kita semua menyaksikan peristiwa yang menyejukkan. Islah telah tercapai, dan kami bersama Rais Aam sepakat bahwa jalan terbaik bagi jam’iyah adalah melalui Muktamar bersama,” ujar Gus Yahya dalam siaran pers, Kamis (25/12/2025).

Pertemuan yang berlangsung khidmat tersebut mempertemukan dua pucuk pimpinan PBNU dalam satu forum. Sebagai solusi bersama, kedua belah pihak sepakat menyelenggarakan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama secara bersama-sama.

“Musyawarah di Lirboyo ini merupakan kelanjutan dari Musyawarah Kubro yang digelar di tempat yang sama beberapa hari sebelumnya,” tambahnya.

Para masyayikh menilai konflik internal PBNU yang berawal dari keputusan pemberhentian Ketua Umum dan dinilai tidak sesuai AD/ART NU perlu diselesaikan melalui islah dan Muktamar yang sah.

“Kesepakatan ini akan segera kami tindak lanjuti dengan pembentukan panitia Muktamar,” tegas Gus Yahya.

Sejumlah tokoh sentral NU, termasuk Mustasyar PBNU KH Ma’ruf Amin, turut berperan mendorong penyelesaian konflik melalui musyawarah dan persatuan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Menag Ajak Umat Kristiani Jadikan Natal Momentum Solidaritas Bangsa

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memberikan keterangan setelah menghadiri pendampingan aparatur sipil negara (ASN) dan peluncuran program Pendampingan Pesantren di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (14/10/2025). ANTARA/HO-Humas UIN Maliki Ibrahim
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memberikan keterangan setelah menghadiri pendampingan aparatur sipil negara (ASN) dan peluncuran program Pendampingan Pesantren di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (14/10/2025). ANTARA/HO-Humas UIN Maliki Ibrahim

Manado, Aktual.com — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak gereja dan umat Kristiani menjadikan perayaan Natal 2025 sebagai momentum iman untuk menghadirkan empati dan kepedulian nyata bagi Indonesia, terutama bagi masyarakat yang tengah menghadapi berbagai musibah bencana.

Ajakan tersebut disampaikan Menag saat menyapa jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Sentrum Manado, Sulawesi Utara, Kamis (25/12/2025).

Secara analitis, Kementerian Agama memandang Natal bukan sekadar perayaan liturgi, melainkan panggilan moral untuk memperkuat solidaritas sosial dan persaudaraan lintas iman. Menag menegaskan, nilai-nilai kasih yang diajarkan dalam iman Kristen harus terwujud dalam tindakan nyata yang menyentuh kehidupan sosial masyarakat.

“Ketika gereja dan umat beriman hadir membawa kasih, di situlah Indonesia yang damai dan rukun kita bangun bersama,” ujar Menag, dikutip dari laman resmi kemenag.go.id.

Di tengah suasana sukacita Natal, Menag juga menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani dan Katolik di Sulawesi Utara. Ia menekankan bahwa Natal merupakan momen refleksi untuk semakin hadir bagi sesama, khususnya mereka yang sedang tertimpa musibah.

“Terang Natal memanggil kita untuk tidak hanya bersukacita di dalam gereja, tetapi juga menghadirkan kasih di tengah masyarakat. Saat banyak saudara-saudari kita menghadapi bencana, gereja dan umat dipanggil untuk membawa pengharapan,” tegasnya.

Melalui perayaan Natal 2025, Kementerian Agama menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat moderasi beragama, menjaga kerukunan, serta merawat kepedulian sosial sebagai modal penting bagi persatuan bangsa.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

ICW Kritik Seremoni Rp6,6 T Kejagung: Publik Jangan Terkecoh Angka Besar

Momen penyerahan uang sitaan Rp13 triliun dari Jaksa Agung ST Burhanuddin ke Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kejagung, Senin (20/10/2025). Aktual/BPMI. Setpres

Jakarta, Aktual.com — Aksi Kejaksaan Agung (Kejagung) memamerkan tumpukan uang sitaan senilai Rp6,6 triliun menuai kritik keras dari Indonesia Corruption Watch (ICW). Lembaga antirasuah itu menilai langkah tersebut tidak menyentuh substansi pemberantasan korupsi dan berpotensi menyesatkan persepsi publik.

Kepala Divisi Hukum dan Investigasi ICW, Wana Alamsyah, menyebut pamer uang rampasan negara hanya bersifat simbolik dan lebih kental nuansa pencitraan ketimbang upaya nyata memulihkan kerugian keuangan negara.

“Upaya memamerkan uang hasil rampasan merupakan langkah yang tidak substansial dan hanya bersifat pencitraan belaka,” ujar Wana dalam keterangan tertulis, Kamis (25/12/2025).

Secara analitis, ICW menilai Kejagung dan aparat penegak hukum belum optimal dalam pengawasan serta pelacakan aset hasil kejahatan korupsi, khususnya yang berkaitan dengan lahan perkebunan ilegal dan lahan tambang ilegal. Padahal, sektor-sektor tersebut menjadi sumber kerugian negara terbesar dalam satu dekade terakhir.

Berdasarkan Laporan Tren Vonis Korupsi ICW Desember 2025, nilai kerugian keuangan negara akibat tindak pidana korupsi mencapai sekitar Rp300 triliun. Namun, pengembalian ke kas negara hanya menyentuh angka 4,8 persen.

“Artinya, kinerja penegak hukum dalam merampas aset dan mengembalikan kerugian negara masih sangat rendah,” tegas Wana.

ICW menilai terdapat jurang lebar antara uang negara yang hilang dan yang berhasil dikembalikan. Karena itu, publik diminta tidak terkecoh dengan seremoni penyerahan uang bernilai triliunan rupiah.

“Jangan sampai masyarakat terkecoh dengan angka miliaran atau triliunan yang dipamerkan, padahal itu hanya sebagian kecil dari ratusan triliun yang belum kembali,” tambahnya.

Sebelumnya, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan dana sebesar Rp6.625.294.190.469,74 kepada negara pada Rabu (24/12/2025). Dana tersebut berasal dari denda pelanggaran lahan sawit ilegal, tambang nikel ilegal, serta kasus korupsi timah.

 

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Berita Lain