1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38304

Dua Tahanan Polres Merauke Kabur

Jakarta, Aktual.co — Dua tahanan di Markas Kepolisian Resor Merauke, Papua, masing-masing Bambang Bapaimu dan Apolo Narius Pakaimu, Minggu (22/2) dini hari kabur.

Wakapolres Merauke Komisaris Polisi Muhsin Ningkeula, SH saat dikonfirmasi Antara melalui telepon Minggu (22/2), membenarkan kejadian tersebut.

Dia mengatakan, Bambang Bapaimu dan Apolo Narius Pakaimu melakukan tindak pidana pencurian sehingga ditahan di ruang tahanan Polres Merauke.

“Kami sudah menyebarkan personel ke seluruh wilayah Kabupaten Merauke dan sekitarnya untuk mencari dan menangkap mereka,” katanya.

Sebagian personel memantau Bandar Udara Mopah dan Pelabuhan Laut Kabupaten Merauke guna menjaga jangan sampai kedua pelaku melarikan diri keluar dari Kabupaten itu.

Selain itu, Polres melakukan pendekatan dengan keluarga kedua pelaku tersebut supaya membantu pihak kepolisian mencari keberadaan kedua orang tersebut.

“Kami juga sudah menyebarkan identitas kedua pelaku kepada seluruh Polsek jajaran Polres Merauke dan Polres daerah tetangga untuk membantu mencari dan menangkap kedua pelaku,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Penyaluran Beras Bulog, Mendag Kerja Sama dengan Kelurahan

Jakarta, Aktual.co —  Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel, mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan setiap kelurahan untuk menyalurkan beras pemerintah/Bulog ke permukiman-permukiman padat penduduk. “Ini dilakukan agar penyalurannya bisa langsung dan menjangkau kepada masyarakat dengan harga yang ditentukan pemerintah,” kata Rachmat di Jakarta, Minggu (22/2).

Hal tersebut, ia sampaikan saat meninjau Operasi Pasar Beras Bulog di Rumah Susun Penjaringan, Jakarta Utara, bersama dengan Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. Menurut Mendag, operasi pasar yang terus dilakukan pemerintah juga bertujuan menghindari mafia-mafia beras yang selama ini sering mengoplos dan menimbun beras milik pemerintah.

“Kami sudah memberikan sinyal, pemerintah tidak main-main karena kami sudah mengetahui hal tersebut. Kalau tidak ditanggapi, kami akan langsung pidanakan mereka,” katanya.

Menurutnya, Kemendag juga sudah meminta kepada Kepala Bulog untuk melakukan audit secara total mulai dari pengeluaran Delivery Order (DO) sampai penentuan pedagang mana yang nantinya menyalurkan, sehingga diketahui sistem distribusi yang dilakukan Bulog.

“Kami juga meminta kepada Menkop dan UKM untuk memberdayakan koperasi-koperasi pasar yang ada untuk membantu penyaluran beras di pasar-pasar,” tuturnya.

Dalam Operasi Beras Pasar Bulog di Rusun Penjaringan, pemerintah menetapkan harga beras premium sebesar Rp9.000 perkilogram sedangkan beras medium sebesar Rp7.400 perkilogram.

Artikel ini ditulis oleh:

Distan: Pasokan Beras Sumut Aman Meski Impor Ditutup

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —  Dinas Pertanian Sumatera Utara meyakini pasokan beras di daerahnya tetap aman dan memenuhi kebutuhan walaupun pemerintah menutup kran impor bahan pangan utama itu.

“Asumsi itu mengacu pada hasil panen yang bagus dan produksi padi tahun ini yang di atas kebutuhan atau bisa sebesar 4.155.590 ton,” kata Kepala Dinas Pertanian Sumut, M Roem di Medan, Minggu (22/2).

Menurut dia, keyakinan bahwa pasokan cukup aman karena panen padi di Sumut terjadi merata hampir di setiap bulan. “Keyakinan itu semakin menguat karena dewasa ini, Pemprov Sumut juga sedang mengikuti program nasional swasembada pangan 2017,” katanya.

Dengan program swasembada, Sumut menargetkan kenaikan terus produksi padinya. Pada 2015 produksi 4.155.590 ton, maka pada 2016 dan 2017 produksi dapat ditargetkan menjadi 4.711.056 ton dan 5.161.603 ton. Dengan angka-angka pencapaian itu, hingga tahun ke tiga, kenaikan produksi padi Sumut sudah mencapai 1.334.270 ton sehingga bisa memberikan kontribusi kepada nasional. Tahun lalu saja. kata dia, dengan produksi padi yang mencapai 3.604.602 ton, Sumut sudah swasembada bahkan surplus beras.

Humas Bulog Sumut, Rudy Adlyn menyebutkan stok beras cukup aman atau mencapai 45ribuan ton. Beras itu bisa untuk hampir empat bulan alokasi kebutuhan rutin daerah tersebut. Adapun soal operasi pasar (OP) beras, kata dia, belum dilakukan karena tidak ada permintaan dari pemerintah kabupaten/kota dan harga beras di Sumut juga masih berkategori aman.

Artikel ini ditulis oleh:

Marak Praktik Mafia, Koperasi Pasar Diupayakan Jadi Penyalur Beras

Jakarta, Aktual.co —  Koperasi Pasar (Koppas) sedang diupayakan untuk menjadi penyalur beras sebagai salah satu langkah untuk memotong mata rantai praktik mafia beras di Indonesia.

Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga di Jakarta, Minggu (22/2), mengatakan peran Koppas perlu dioptimalkan dalam rangka penyaluran beras secara wajar sekaligus menekan maraknya praktik mafia beras yang memainkan harga. “Urusan beras tidak berbeda seperti pupuk, koperasi harus diberi kesempatan untuk menjadi penyalur beras,” katanya.

Puspayoga yang pada Minggu (22/2) bersama Menteri Perdagangan Rachmat Gobel melakukan kunjungan ke pasar-pasar tradisional mengatakan pihaknya sudah saling sepakat untuk mengupayakan koperasi menjadi penyalur beras. “Kalau koperasi pasar diberikan peran, mereka kan beranggotakan para pedagang pasar itu sendiri dan tidak akan terjadi itu yang namanya mafia beras,” katanya.

Koppas, menurut dia, bisa mendistribusikan beras secara langsung dari Bulog atau petani ke pembeli atau tengkulak di pasar sehingga para spekulan beras tidak mendapatkan celah untuk mempermainkan harga. “Saat ini kami akan bicarakan teknis pelaksanaannya, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah ada pasar yang siap menyalurkan beras subsidi ini dari Bulog,” katanya.

Puspayoga menargetkan akan ada sebanyak mungkin koppas di Indonesia yang menjadi penyalur beras. Untuk tahap awal, ia ingin menjadikan koppas-koppas yang ada di wilayah DKI Jakarta sebagai proyek percontohan. Pada kesempatan itu, Menteri meninjau Koppas Mampang dan menanyakan kesiapan koperasi itu untuk mendistribusikan beras.

Ketua Koppas Mampang Ngadiran mengatakan pihaknya siap untuk menyalurkan beras subsidi tersebut. “Kami siap menjadi penyalur beras bersubsidi,” katanya.

Pihaknya mencatat di Jakarta ada 122 Koppas dan hanya ada 73 di antaranya yang dinyatakan sehat. Menteri Puspayoga berharap para anggota Koppas dan pedagang di pasar tersebut bisa mengawasi penyaluran distribusi beras yang akan disalurkan oleh Koppas.

Artikel ini ditulis oleh:

Kemkop: Kulon Progo Jadi Kabupaten Percontohan Wirausaha

Jakarta, Aktual.co — Kementerian Koperasi dan UKM menjadikan Kulon Progo sebagai kabupaten percontohan wirausaha melalui sejumlah program pengembangan kewirausahaan terpadu di wilayah itu. Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso Budi Susetyo di Jakarta, Minggu (22/2), mengatakan Kulonprogo yang merupakan salah satu kabupaten di wilayah DIY layak dikembangkan menjadi kabupaten wirausaha karena berbagai faktor.

“Di Kulonprogo akan banyak dikembangkan megaproyek termasuk bandara, jalan tol, dan fasilitas pendukung lainnya. Keberadaan bandara tersebut diyakini akan semakin mendorong percepatan pembangunan Kabupaten Kulon Progo. Untuk itu masyarakat setempat harus siap menghadapi perkembangan tersebut. Bila tidak siap maka kita hanya jadi penonton yang baik,” katanya.

Ia mengatakan, Kulonprogo juga merupakan salah satu kabupaten yang memiliki potensi sumber daya manusia yang kreatif dan sumber daya alam yang melimpah. Pihaknya juga akan menjajaki lebih banyak kabupaten/kotamadya lain yang potensial menjadi kota wirausaha dan layak didukung pengembangannya.

Untuk Kulon Progo pihaknya menjadikannya sebagai tempat untuk memulai rangkaian gerakan kewirausahaan nasional tahun ini. Pihaknya menggelar rangkaian pelatihan keterampilan bagi masyarakat Kulonprogo di antaranya pelatihan menjahit, konveksi, pengolahan ikan, pengolahan buah, dan kerajinan tenun.

Menurut Prakoso, gerakan kewirausahaan harus terus dimasyarakatkan terlebih menjelang diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). “MEA juga akan segera diberlakukan yang artinya persaingan akan semakin ketat baik barang maupun jasa termasuk tenaga profesional. Kita harus segera mempersiapkan diri karena negara lain juga sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari,” katanya.

Ia menegaskan, jiwa dan semangat kewirausahaan harus terus-menerus ditumbuhkan dan di sisi lain semua pihak juga harus mendorong peningkatan ketrampilan teknis para pelaku koperasi dan UKM. “Pemerintah dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM akan terus mendorong dan memfasilitasi melalui program-program dan kebijakan. Salah satunya melalui pelatihan ketrampilan bagi keluarga petani, nelayan dan kelompok strategis di kabupaten Kulon Progo ini yang merupakan bagian dari kelanjutan Gerakan Kewirausahaan Nasional,” katanya.

Hal terpenting menurut dia, masyarakat juga harus mau meningkatkan kemampuannya dan konsisten dengan bidang usaha atau jenis usaha yang ditekuninya. “Jangan terlalu gampang mengubah-ubah kegiatan usahanya, dan teruslah kreatif berinovasi,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

BMKG: Tinggi Gelombang Perairan Lampung Maksimun Capai Dua Meter

Jakarta, Aktual.co — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan tinggi gelombang perairan Lampung pada Minggu hingga Senin pagi, maksimum mencapai dua meter.

Namun menurut BMKG, seperti disampaikan Rintiana ST, prakiraaan Stasiun Meteorologi Maritim Kelas IV Lampung, di Bandarlampung, Minggu (22/2), menyebutkan tidak ada peringatan cuaca buruk di Lampung.

Keadaan cuaca diperkirakan berawan dan berpeluang hujan di wilayah pelayanan perairan Lampung. Angin di atas wilayah perairan Indonesia, di utara Khatulistiwa umumnya bertiup dari barat sampai timur laut, dan di selatan Khatulistiwa umumnya bertiup dari arah barat daya sampai barat laut dengan kecepatan angin berkisar antara 3 sampai 25 knot.

Rintiana merincikan prakiraan cuaca dan gelombang laut beraku 24 jam dari 22 Februari pukul 07.00 WIB sampai tanggal 23 Februari 2015 pukul 07.00 WIB, menunjukkan di perairan Selat Sunda bagian utara (Merak-Bakauheni) arah angin barat daya-barat dengan kecepatan 5–10 knot, hujan, tinggi gelombang antara 0,5-1,25 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,25-2,0 meter.

Cuaca di Selat Sunda bagian selatan, arah angin barat daya-barat, dengan kecepatan 5-10 knot, hujan, tinggi gelombang 0,75-1,25 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum antara 1,25-2,0 meter. Pada perairan Pantai Timur Lampung, arah angin barat-barat laut dengan kecepatan 3-10 knot, berawan, tinggi gelombang 0,5-0,75 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 0,75-1,25 meter. Diperairan Pantai Barat Lampung, arah angin barat daya-barat dengan kecepatan 5-10 knot, berawan, tinggi gelombang antara 0,75-1,25 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,25-2,0 meter.

Cuaca di perairan Samudra Hindia barat Lampung, arah angin barat daya-barat, dengan kecepatan 5–15 knot, hujan, tinggi gelombang antara 0,75-1,5 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,5-2,0 meter. Sedangkan prakiraan kondisi pasang surut air laut di Pelabuhan Panjang Bandarlampung dan sekitarnya, minimum 0,2 meter terjadi pada pukul 03.00-04.00 WIB, dan maksimum 1,4 meter terjadi pada pukul 09.00-10.00 dan 22.00 WIB. Pasang surut air laut di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan dan sekitarnya, minimum 0,2 meter terjadi pada pukul 16.00 WIB, dan maksimum 1,0 meter terjadi pada pukul 10.00 WIB.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain