12 April 2026
Beranda blog Halaman 38308

Robinho Dipanggil Kembali Masuk ke Timnas Brazil

Jakarta, Aktual.co — Pelatih timnas Brazil, Dunga memasukkan kembali penyerang veteran Robinho, ketika ia mengumumkan timnya untuk dua pertandingan persahabatan melawan Prancis pada 26 Maret di Stade de France dan Chile pada 29 Maret di markas Arsenal Stadion Emirates.

Dunga, yang menggantikan Luiz Felipe Scolari setelah Brazil mengalami nasib buruk pada Piala Dunia 2014, yang berlangsung pada Juli, mengatakan idenya adalah untuk menambah darah menjelang Piala Amerika yang akan berlangsung di Chile pada Juni, namun dengan satu mata menatap ke masa yang lebih panjang.

“Ini semua mengenai memadukan kemudaan dengan pengalaman,” kata pria yang menjadi kapten saat ‘Selecao’ menjadi juara Piala Dunia 1994, seperti dikutip AFP, Jumat (6/3).

“Tujuan utama kami adalah kualifikasi Piala Dunia (untuk Rusia 2018) namun sebelum itu, kami memiliki Piala Amerika dan dua pertandingan persahabatan. Selecao harus membangun mentalitas kemenangan,” ucapnya kepada para pewarta, sambil mengatakan ia “menciptakan fondasi” terhadap pemain-pemain menjelang 2018.

Ia memanggil kembali Robinho, yang merupakan mantan pemain Real Madrid, Manchester City, dan AC Milan, namun menghabiskan musim lalu sebagai pemain pinjaman bersama Santos, ketika penyerang Zenit St Petersburg Hulk sedang cedera.

Robinho tidak masuk tim Piala Dunia 2014, namun kembalinya ia memberikan keuntungan bagi Dunga sebagai pelatih.

Artikel ini ditulis oleh:

Pencak Silat Indonesia Miliki Saingan Ketat dari Vietnam dan Singapura di SEAG

Jakarta, Aktual.co — Tim pelatihan nasional (Pelatnas) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) akan menghadapi persaingan ketat dengan tim Vietnam dan tim Malaysia dalam Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA Games) 2015 di Singapura.

“Persaingan pertandingan pencak silat di Asia Tenggara sudah merata. Jadi, semua tergantung pada persiapan dan pelaksanaan program yang ditetapkan,” kata koordinator pelatih IPSI, Indro Catur Haryono di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis (5/3).

Selain tim Vietnam dan tim Malaysia, persaingan juga akan datang dari tim pencak silat Thailand serta tim pencak silat tuan rumah, Singapura.

“Persaingan itu bisa kita lacak dari beberapa kali keikutsertaan dalam SEA Games ataupun kejuaraan dunia saat kami mengalami kekalahan,” kata Indro sembari mencontohkan kekalahan tim pencak silat Indonesia pada SEA Games 2003, 2005, dan 2009.

Sementara jika harus bersaing dengan tim tuan rumah, lanjut Indro, tim pelatnas IPSI juga harus mempunyai keunggulan di atas rata-rata atlet tim tuan rumah.

“Penilaian pencak silat itu berdasarkan subjektivitas. Jika kemampuan kita seimbang dengan tim tuan rumah, jangan mengeluh kalau kita kalah,” kata alumnus pascasarjana keolahragaan Universitas Negeri Jakarta itu.

Pelatih yang menangani atlet-atlet Pelatnas sejak 2002 itu mengatakan, IPSI selalu dituntut untuk menyabet juara umum dalam penyelenggaraan kejuaraan internasional, sehingga para pelatih mengupayakan berbagai pembinaan yang mencakup aspek fisik dan psikologis.

Sebanyak 16 atlet Pelatnas IPSI akan turun dalam 13 nomor pertandingan cabang pencak silat SEA Games 2015.

Selain pelatihan fisik dan psikologis untuk menyiapkan ketenangan atlet dalam bertanding para pelatih IPSI juga meminta atlet untuk melakukan latihan visualisasi pertandingan dengan memproyeksikan calon-calon lawan.

“Seringkali para atlet muda merasa gugup saat pertama kali turun dalam turnamen internasional sehingga kami meminta mereka melakukan latihan visualisasi dengan membayangkan lawan-lawan nanti,” kata Indro.

Para pelatih juga meminta 16 atlet IPSI untuk berlatih di luar lokasi latihan Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) satu kali dalam sepekan.

“Misalnya kami bermain sepak bola atau berenang yang dilakukan di kawasan Senayan pada pagi atau sore hari, waktu sisanya untuk berlatih sebagaimana biasa,” katanya.

Langkah itu, menurut Indro, akan mengurangi kejenuhan para atlet dalam latihan rutin dan mampu meningkatkan kondisi psikologis atlet.

“Justru yang sangat dibutuhkan para atlet saat ini adalah suplemen dan pemeliharaan kesehatan jika mereka cedera atau sakit,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Peneliti Perkenalkan Toilet Pembangkit Listrik

Jakarta, Aktual.co — Peneliti Inggris, memperkenalkan toilet yang dapat memanfaatkan energi dalam urine untuk membangkitkan tenaga listrik, yang diharapkan bisa digunakan untuk penerangan di kawasan terpencil, seperti, kampung pengungsi.

Mahasiswa dan staf di Universitas West England di Bristol didorong menggunakan toilet purwarupa itu, yang dikembangkan badan bantuan Oxfam, yang saat ini berada di kampus tersebut.

Jika terbukti bisa memberikan sumber listrik, peneliti berharap toilet itu bisa dipasang di kamp-kamp pengungsi untuk memberikan pasokan listrik secara konstan — termasuk untuk penerangan.

“Adalah tantangan untuk bisa menerangi kawasan yang susah diakses yang jauh dari pasokan listrik,” kata Andy Bastable, Kepala Air dan Sanitasi Oxfam.

“Teknologi ini merupakan langkah besar ke depan. Tinggal di kamp pengungsi sudah cukup susah tanpa tambahan ancaman serangan di tempat-tempat gelap waktu malam. Potensi penemuan ini sangat besar,” katanya, dinukil dari AFP, Kamis (5/3).

Setiap toilet itu membutuhkan biaya sekitar 600 pundsterling (914 dolar AS) untuk pembuatan dan pemasangan, dan mampu memberikan sumber listrik “tanpa henti”, kata ketua tim riset Ioannis Ieropoulos.

Toilet tersebut mengandung bakteri yang memecahkan bahan-bahan kimia dalam urine, dalam proses pelepasan energi dalam bentuk listrik yang kemudian disimpan dalam sel bahan bakar.

“Sel bahan bakar mikrobia (MFC) ini bekerja dengan memanfaatkan mikroba hidup yang memakan urine untuk perkembangbiakannya,” kata Ieropoulos menjelaskan.

“MFC adalah sebuah sistem yang menyadap sejumlah energi biokimia itu. Teknologi ini sama halnya seperti teknologi hijau karena kita tidak perlu memanfaatkan bahan bakar fosil dan secara efektif memanfaatkan produk limbah dengan pasok melimpah,” katanya.

Tim Universitas West England pada 2013 mengumumkan bahwa mereka telah menciptakan sel bahan bakar bertenaga urine yang bisa mengisi baterei telepon seluler.

Proyek bernama “Urine-tricity” itu didanai Yayasan Bill and Melinda Gates.

Artikel ini ditulis oleh:

Owi/Butet Melaju ke Perempat Final All England 2015

Jakarta, Aktual.co — Ganda campuran unggulan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, atau yang akrab disapa Owi/Butet, melangkah ke putaran perempat final turnamen Yonex All England Open 2015, setelah menyingkirkan pasangan Korea Selatan, Kamis (5/3).

Owi/Butet mampu menaklukkan pasangan Sol Kyu Choi/Yoo Jung Chae dengan skor 21-12 dan 21-7 dalam 27 menit pertandingan yang berlangsung di Barclaycard Arena Birmingham Inggris.

“Kami tidak mau menganggap remeh lawan, meski mereka berada pada peringkat di bawah kami. Kami sudah fokus pada awal permainan dan tidak memberi kesempatan mereka untuk berkembang,” kata Butet setelah pertandingan seperti dikutip dari situs resmi PBSI.

Pada game pertama, perolehan skor Owi/Butet melesat jauh dari Kyu Choi/Jung Chae dengan selisih 6-0, 6-1, 12-1, 16-6, hingga 21-12.

Dominasi Owi/Butet masih berlanjut pada game kedua dengan selisih skor 4-0, 4-1, 10-1, 12-51, 12-7, hingga 21-7.

Pada putaran perempat final, Owi/Butet akan menghadapi pasangan campuran Chris Adcock/Gabrielle Adcock yang sebelumnya mengalahkan ganda campuran lain Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Greysia Polii dengan skor 21-12 dan 21-18.

“Kami lebih banyak menang dari Chris/Gabrielle dalam catatan pertemuan kami sebelumnya. Tapi, kami tidak ingin lengah karena apapun bisa terjadi, apalagi mereka adalah pasangan tuan rumah,” kata Butet.

Sebagai pasangan unggulan yang ditargetkan meraih gelar dalam turnamen tingkat Super Series Premier berhadiah total 500 ribu dolar AS itu, Owi/Butet mengatakan tidak ingin terbebani target, terutama setelah kekalahan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dalam putaran kedua.

“Manusia pasti ada sedikit perasaan beban. Tapi, kami tidak mau memikirkannya. Kami hanya ingin fokus bermain. Pertandingan menuju final masih panjang,” kata Butet.

Pasangan ganda campuran lain Indonesia yang juga melangkah ke putaran perempat final yaitu Praveen Jordan/Debby Susanto yang sukses menyingkirkan ganda campuran Hongkong Chan Alan Yun Lung/Tse Ying Suet dengan skor 15-21, 21-16, dan 21-15 selama 54 menit pertandingan.

Praveen/Debby masih menunggu calon lawan dari hasil pertandingan antara ganda campuran Jepang Kenichi Hayakawa/Misaki Matsutomo dengan pasangan Denmakr Mads Pieler Kolding/Kamilla Rytter Juhl.

Artikel ini ditulis oleh:

Saudi Desak Koalisi AS Perangi IS di Darat

Jakarta, Aktual.co — Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Saud al-Faisal, mendesak koalisi pimpinan Amerika Serikat, yang melancarkan serangan-serangan udara terhadap kelompok Negara Islam (IS) di Suriah dan Irak, agar memerangi para pejihad di darat.

Kerajaan, yang menjadi bagian dari koalisi itu “menekankan bahwa mereka perlu menempuh cara militer untuk menghadapi tantangan ini di darat,” kata Faisal saat melakukan jumpa pers bersama Menteri Luar Negeri AS John Kerry, seperti dilansir dari AFP, Kamis (5/3).

Sejumlah negara Arab telah bergabung dengan serangan udara dalam menghadapi IS.

Presiden Barack Obama, yang mengkhawatirkan perang darat, mendukung serangan udara namun menepis kemungkinan pengerahan pasukan di darat.

Sementara itu, Faisal memperingatkan akan peranan Iran yang meningkat di Irak. Ia menuduh republik Islam yang didominasi Syiah itu “mengambil alih” tetangganya di Arab dengan memberikan bantuan melawan IS.

“Tikrit adalah contoh utama tentang apa yang kita khawatirkan. Iran sedang mengambil alih negara itu,” kata Faisal tentang kota tempat mantan pemimpin Irak Saddam Hussein itu berasal.

Pejabat tinggi militer AS Jenderal Martin Dempsey mengatakan, bantuan Iran terhadap serangan Irak untuk merebut kembali Tikrit bisa menjadi “hal yang positif” jika langkah itu tidak semakin mengobarkan sektarianisme.

Arab Saudi, yang didominasi Suni, bersikap waspada terhadap ambisi-ambisi saingannya di Teluk itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Seorang Penghuni Rutan Cipinang Meninggal Akibat Dikeroyok

Jakarta, Aktual.co — Seorang tahanan di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (5/4) meninggal dunia. Ini akibat dikeroyok oleh sesama penghuni rutan tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Martinus Sitompul, membenarkan berita tersebut.

“Korban berinisial PWH, yang merupakan tahanan narkoba di Rutan Cipinang Blok Barito 1,” kata Martinus di Jakarta.

Martinus mengatakan bahwa, jasad korban dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.

Pelaku, ungkap Martinus, berjumlah tiga orang dan sudah dimintai keterangannya di Polres Jakarta Timur.

“Pelaku JS (tahanan narkoba), SO (tahanan umum) dan DP (tahanan narkoba),” katanya menjelaskan.

Martinus mengaku, belum bisa menjelaskan kronologi terjadinya pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Barang bukti yang disita satu potong kayu 1 meter,” jelas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain