12 April 2026
Beranda blog Halaman 38309

Pasar Sibolga Nauli Terbakar

Medan, Aktual.co — Pasar Sibolga Nauli, di Kota Sibolga, Sumatera Utara, Jumat (6/3) dini hari, terbakar. Belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Informasi dari warga menyebutkan, api mulai terlihat sekitar pukul 24.30 Wib. Api mulai menjalar dari Blok A yang diketahui blok penjual rempah-rempah di pasar berlantai tiga itu. “Baru setengah jam ini,” ujar seorang warga.

Terdengar beberapa kali ledakan di dalam pasar. Api masih terus membesar dan mulai malahap lantai dua pasar yang diketahui berisi kios pedagang kain. Sementara sejumlah pedagang di Blok A yang berdekatan dengan blok yang terbakar terlihat panik dan membongkar kiosnya serta memindahkan seluruh barang dagangannya.

Terlihat, empat unit mobil damkar dikerahkan. Warga terlihat sempat memarahi petugas damkar yang dinilai lambat. Warga juga turut membantu menjinakkan api. Ditaksir kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Artikel ini ditulis oleh:

Hendra/Ahsan Terhenti Dibabak Kedua All England

Jakarta, Aktual.co — Pasangan ganda putra andalan Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, harus mengakhiri perjuangannya dalam turnamen Yonex All England Open 2015, setelah kalah dalam putaran kedua yang berlangsung di Barclaycard Arena Birmingham Inggris, Kamis (5/2).

Pasangan peraih medali emas untuk nomor ganda putra dalam Asian Games 2014 itu kalah dari ganda putra Tiongkok Zhang Nan/Fu Haifeng dalam tiga game dengan skor 16-21, 21-19, dan 18-21 selama 49 menit pertandingan.

“Kami ditargetkan juara, tapi ternyata kalah pada putaran kedua. Kami minta maaf karena tidak dapat memenuhi harapan. Kami merasa permainan hari ini tidak maksimal,” kata Hendra selepas pertandingan, seperti dikutip dari situs resmi PBSI.

Pada game pertama, Hendra/Ahsan sempat berkali-kali memimpin dengan kedudukan 3-2, 5-4, 9-7, dan 11-9. Tapi, keduanya mulai tersusul dari Zhang/Fu setelah kedudukan imbang 11-11 hingga kalah 16-21.

“Kami banyak tertekan pada game pertama. Kami mencoba menyerang tapi justru tidak siap saat lawan mengembalikan bola,” kata Hendra.

Zhang/Fu kembali menekuk Hendra/Ahsan pada game ketiga setelah kecolongan pada game ketiga dan mengakhiri game terakhir dengan skor 21-18 untuk pasangan Tiongkok itu.

“Saya pribadi merasa kurang tenang saat bermain. Banyak pukulan yang kurang pas. Pertahanan lawan bagus dan kuat. Kami harus lebih sabar jika kembali menghadapi mereka,” kata Ahsan.

Ahsan mengaku kecewa dengan hasil mereka dalam turnamen tingkat Super Series Premier berhadiah total 500 ribu dolar AS itu.

“Tapi, kami harus mempersiapkan diri untuk pertandingan berikutnya. Kami tidak ingin berlarut-larut. Kami perlu evaluasi dan berusaha lebih baik,” kata Ahsan.

Pada nomor ganda putra, Indonesia masih mempunyai tiga wakil lain yang akan bertanding pada Kamis waktu setempat yaitu Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, dan Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan.

Artikel ini ditulis oleh:

Batu Akik Fenomenal, Mesin Pengasah Laris Manis

Jakarta, Aktual.co —  Maraknya pembuatan batu cincin belakangan ini membuat penjualan mesin pengasah batu cincin di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), laris.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu pedagang pengasah batu cincin di jalan Blok A Pasar Raya Padang, bahwa sebagian besar penghasilan tokonya didapat dari penjualan mesin pengasah batu cincin.

“Saat ini yang paling banyak dicari adalah mesin pengasah batu cincin dan sebagian besar penghasilan dari toko saya berasal dari mesin tersebut. Sekarang saya lebih fokus dalam penjualan mesin ini,” ujar Syaiful Hujni, di Padang, Kamis (5/3).

Karena larisnya mesin ini, sekarang mesin untuk kukur kelapa bisa diolah menjadi mesin pengasah batu cincin, lanjutnya.

Ia menjual mesin ini berbeda-beda sesuai dengan ukurannya, dimulai dari lima inci, enam inci serta delapan inci.

“Untuk ukuran lima inci saya biasanya menjual dengan harga Rp300.000, untuk ukuran enam inci Rp450.000 dan untuk ukuran delapan saya menjualnya dengan harga Rp625.000,” jelasnya.

Ia dalam sehari mampu menjual mesin ini paling banyak sekitar sepuluh unit. Yang paling banyak dicari adalah mesin berukuran enam inci. Sedangkan di saat sepi pengunjung, dia hanya bisa menjual sebanyak tiga unit saja.

Ia juga mengatakan alasan larisnya mesin berukuran enam inci dikarenakan mata gerinda hanya ada yang berukuran enam inci, sementara untuk mesin berukuran lain sulit mencari pengganti mata gerindanya.

Nia (20), pedagang mesin pengasah batu cincin yang lainnya juga merasakan hal yang sama. Penghasilan terbesar dari tokonya juga berasal dari penjualan mesin ini.

Ia dalam sehari bisa menjual mesin pengasah batu cincin paling banyak adalah sekitar delapan unit, sedangkan disaat sepi pengunjung hanya menjual sebanyak lima unit.

“Saat musim batu cincin seperti sekarang ini belum pernah dalam sehari tidak ada pembeli. Dalam sehari selalu saja ada pembeli mesin pengasah batu cincin ini,” katanya.

Berbeda dengan Syaiful, menurut Nia yang paling banyak dicari dan laris di tokonya adalah mesin pengasah berukuran tiga inci. Hal ini disebabkan ukuran ini memiliki fungsi yang serba guna, seperti kecepatanya bisa diatur.

Ia juga mengungkapkan sebenarnya dia sudah lama menjual mesin ini, namun penjualannya tidak banyak seperti sekarang. Dalam sehari Nia hanya bisa menjual satu unit, bahkan sering tidak ada yang membeli.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

McLaren Luncurkan Mobil Supercar Seri Terbaru

Jakarta, Aktual.co — Perusahaan mobil asal Inggris, McLaren, kembali meluncurkan mobil supercar seri terbaru, 675LT. Peluncuran itu dilakukan di Geneva Motor Show ke-85.

McLaren mengkonfirmasi, mobil supercar seri terbaru ini, merupakan mobil dengan daya paling kuat dan beban paling ringan di jajaran McLaren Super Series ini.

Dengan begitu, supercar seri 567LT ini, menjadi mobil supercar paling ringan di kelasnya, dengan kemampuan akselerasi 0-100 km/jam dalam 2,9 detik dan 0-200 km/jam dalam 7,9 detik.

Tampil elegan dan eksklusif, McLaren 675LT hanya akan diproduksi sebanyak 500 mobil untuk didistribusikan di seluruh dunia, dengan harga awal 259,500 euro.

Artikel ini ditulis oleh:

Korut: Serangan Terhadap Dubes AS di Korsel Adalah Hukuman

Jakarta, Aktual.co — Korea Utara (Korut), menyatakan serangan dengan pisau terhadap Duta Besar Amerika Serikat (AS), Mark Lippert di Seoul adalah hukuman atas keputusan AS menggelar pelatihan militer bersama dengan Korea Selatan (Korsel).

“Serangan itu adalah hukuman untuk penghasut perang AS dan bentuk perlawanan, yang sah,” demikian pernyataan pemerintah melalui kantor berita Korut, KCNA, Kamis (5/3).

Sebelumnya diberitakan, Mark Lippert diserang oleh orang tak dikenal saat ia memberikan kuliah umum di kota Seoul.

Dilaporkan, Lippert yang sudah sejak 2014 diutus ke Korea Selatan, langsung dilarikan ke rumah sakit setempat karena mengalami luka pada bagian wajah dan tangannya.

Penyerang Lippert oleh pihak Kepolisian Seoul diidentifikasi bernama Kim Ki – Jong, ia menyerang Lippert saat keduanya berada di Institut Kebudayaan Sejong. Rekaman video yang berhasil merekam kejadian tersebut menunjukkan Kim sedang diamankan oleh aparat setempat.

Aksi nekat Kim ternyata dilakukan, lantaran mengutuk latihan militer bersama antara Amerika Serikat dan Korea Selatan untuk reunifikasi dari Semenanjung Korea.

“Kim datang mengenakan baju tradisional Korea berwarna cokelat, dia sempat meneriakkan sesuatu ke Duta Besar,” kata Michael Lambrau, demikian dikutip dari The Guardian.

Artikel ini ditulis oleh:

Nilai Ekspor Aceh Meningkat Pada Januari 2015

Banda Aceh, Aktual.co — Nilai ekspor Provinsi Aceh pada Januari 2015, mengalami peningkatan jika dibandingkan padaDesember 2014.

Pada Januari 2015, nilai ekspor Provinsi Aceh sebesar 8.332.752 USD, jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 375,47 persen dibandingkan pada Desember 2014 sebesar 1.752.541 USD. Apabila dibandingkan dengan nilai ekspor pada Januari 2014 menunjukkan peningkatan sebesar 476,83 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh Hermanto kepada Aktual.co, Kamis (5/3) menyebutkan, nilai impor Provinsi Aceh pada Januari 2015, tercatat sebesar 2.567.115 USD, nilai ini mengalami penurunan sebesar 31,69 persen dibandingkan pada Desember 2014 sebesar 3.757.768 US.

Sedangkan neraca perdagangan Provinsi Aceh pada Januari 2015 sambung Hermanto, mengalami surplus sebesar 5.765.637 USD. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, neraca perdagangan mengalami peningkatan sebesar 287,53 persen.  Persentase perubahan neraca perdagangan secara year on year (Januari 2015 terhadap Januari 2014) mengalami peningkatan 159,98 persen.

Pada bagian lain, Hermanto menambahkan harga gabah di tingkat petani dan penggiling padi berkisar Rp1.500-5.000 per kilogram. Dia menyebutkan, gabah dari petani Aceh banyak dibeli dengan harga murah oleh pedagang di Sumatera Utara. Penurunan harga jual juga disebabkan karena baru selesai musim panen yaitu di daerah Kabupaten Aceh Timur, Pidie, Bireuen, Aceh Utara, Nagan Raya, Pidie Jaya dan Kabupaten Aceh Teggara.

“Khusus untuk gabah, pedagang di Medan membeli gabah setelah panen di Aceh, lalu mengeringkannya dan menjualnya dengan harga tinggi baik di Aceh maupun di Medan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain