12 April 2026
Beranda blog Halaman 38316

Api Membesar di Kebon Melati Akibat Angin

Jakarta, Aktual.co —  Kebakaran yang terjadi di Jati Bunder, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis sore makin membesar akibat angin yang cukup kencang.

Dari informasi yang dihimpun, saat ini api semakin meluas dan membesar karena angin kencang bertiup di sekitar lokasi kebakaran tersebut.

Seorang relawan kebakaran dari satuan Bala Relawan Kebakaran (Balakar) sektor dua Tanah Abang M Nadin mengatakan ada sekitar tiga RW yang saat ini dijalar api.

“Rw 14, 12 dan 15. Awal mula api dari RW 14 sehabis waktu ashar,” kata Nadin.

Dari pantauan di lapangan, puluhan mobil pemadam kebakaran tengah berusaha memadamkan api.

“Sementara ini, ada 45 damkar yang dikerahkan, di antaranya sudah ditempatkan di titik lokasi kebakaran dan lainnya di jalan masuk pemukiman sebagai penyuplai air,” kata Nadin.

Sampai berita ini diturunkan api masih menyala dan menluas ke beberapa tempat serta asap hitam memenuhi jalan masuk ke lokasi kebakaran.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

MISI: Investor Indonesia Paling Percaya Diri di Asia

Jakarta, Aktual.co — Menurut riset Manulife Investor Sentiment Index (MISI) pada kuartal IV tingkat kepercayaan diri investor Indonesia paling tinggi dibandingkan investor-investor lain di Asia dengan 85 persen investor puas dengan kondisi finansial mereka.

“Sebanyak 69 persen merasa kondisi mereka saat ini lebih baik daripada dua tahun lalu, bahkan 73 persen percaya bahwa kondisi keuangan mereka akan lebih baik dalam dua tahun ke depan,” kata Chief of Employee Benefits Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Nur Hasan Kurniawan di Jakarta, Kamis (5/3).

Ia mengatakan optimisme para investor juga terlihat ketika ditanya tentang pandangan mereka terhadap kondisi finansial generasi berikutnya.

“Sebanyak 80 persen percaya bahwa kondisi finansial anak-anak mereka akan menjadi lebih baik dan 72 persen mengatakan bahwa mereka akan memiliki kualitas hidup yang lebih baik pada usia pensiun,” kata dia.

Dengan persentase tertinggi di Asia, investor Indonesia juga yakin bahwa masa sekarang adalah saat yang tepat untuk berinvestasi.

“Pandangan positif investor terhadap situasi finansial mereka dan anak-anak mereka menggambarkan optimisme masyarakat Indonesia terhadap kehidupan pada umumnya serta merefleksikan ekspektasi yang tinggi terhadap kehidupan yang lebih makmur dan sejahtera di masa depan,” kata dia.

Namun demikian, masyarakat Indonesia perlu mengingat bahwa kondisi yang baik tidak mungkin berlangsung terus menerus bahkan di tengah-tengah perekonomian Indonesia yang sedang bertumbuh.

Menurut dia, tingkat inflasi modal akibat penguatan dolar AS menghadirkan tantangan yang lebih berat dan tantangan tersebut harus dikelola dengan baik.

Ia mengatakan riset yang dilakukan Manulife tersebut dilakukan pada 500 koresponden secara daring di tiga kota besar yaitu Jakarta, Surabaya, dan Medan dengan usia 25 tahun ke atas.

Responden adalah investor kelas menengah hingga papan atas yang menjadi pengambil keputusan utama dalam hal-hal keuangan di rumah tangga dan saat ini sudah memiliki produk investasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Kebakaran Kebon Melati, Damkar Minta Pintu Air Gili-Gili Dibuka

Jakarta, Aktual.co —  Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang bertugas di RT 12, RW 14, Jati Bunder, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat meminta para penjaga di pintu air untuk mengaliri air menuju Kali Krukut.

“Kita sudah minta untuk buka Pintu Air Gili-Gili, alirkan ke Kali Krukut, sesuai permintaan pemadam,” kata Wakil Camat Tanah Abang, Juremi, di Jakarta, Kamis (5/3).

Sebelumnya, petugas Damkar sudah mengatakan untuk membantu menyampaikan ke pejabat setempat agar membuka akses air dari mana saja. Sementara itu petugas saat ini masih berusaha untuk memadamkan si jago merah di lokasi dengan sisa air yang ada.

“Ini cara satu-satunya untuk mendapatkan air, Pak Wakil. Kalau enggak ada, ini mobil kita juga bisa kena semua,” kata salah seorang petugas Damkar.

Api membakar Jati Bunder sekitar jam 16.00 WIB. Hingga saat ini, api masih menyala. Api pun sedikit demi sedikit menjalar ke rumah di sekitar pemukiman padat penduduk tersebut.

Dari pantauan di lapangan Pemadam Kebakaran mengerahkan puluhan mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan kebakaran.

“Sementara ini ada 45 damkar yang dikerahkan, dan sudah sampai di lokasi,” kata Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat Idris di tempat berbeda.

Sampai berita ini diturunkan api masih menyala namun dalam intensitas yang lebih kecil dari sebelumnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Terlilit Hutang, Napi Kerobokan Tewas Tenggak Shampo

Denpasar, Aktual.co — Kegegeran terjadi di Lapas Kelas IIA Kerobokan Denpasar. Hal itu setelah seorang narapidana bernama Edy Saputra (28) ditemukan tewas mengenaskan. Edy tewas menenggak cairan shampo.
Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan Denpasar, Sudjonggo membenarkan kabar tewasnya Edy. Edy nekat mengakhiri hidup lantaran terlilit hutang sesama narapidana. Hampir setiap hari Edy dikejar napi lain untuk segera melunasi hutangnya. “Dia menenggak cairan shampo,” kata Sudjonggo, Kamis (5/3).
Menurut Sudjonggo, gaya hidup Edy memang berlagak mewah. “Warga binaan saya yang satu ini kesehariannya bergaya seperti orang kaya. Beli ini beli itu, sok ngebosin, tapi ngutang,” papar dia.
Sudjonggo menuturkan, ia mendengar kabar jika Edy menenggak shampo pada Rabu malam, 4 Maret 2015 sekira pukul 22.00 WITA. Ia langsung merujuk Edy ke RSUP Sanglah, Denpasar. “Malam itu juga kita larikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong,” terang Sudjonggo.
Sudjonggo menampik jika Edy tewas dipukuli sesama penghuni LP Kerobokan. “Tidak benar itu. Kalau dikejar-kejar hutang, ya benar itu. Dia terlilit hutang hingga stres dan minun cairan shampo. Itu yang benar,” jelas Sudjonggo.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

BEM UI Minta Plt KPK Jangan Limpahkan Kasus BG ke Kejagung

Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indoneesia (BEM UI) melakukan aksi di gedung halaman Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2015). BEM UI menuntut Plt Pimpinan KPK agar kasus Komjen Pol Budi Gunawan tidak dilimpahkan ke Kejaksaan Agung. AKTUAL/MUNZIR

Kebakaran Kebon Melati, Listrik Stasiun Tanah Abang Mati

Jakarta, Aktual.co — Kebakaran yang terjadi kawasan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (5/3) sore mengakibatkan perjalanan KRL tujuan Tanah Abang-Serpong berhenti karena aliran listrik di stasiun tersebut dimatikan.
Akibatnya para penumpang yang hendak menuju Manggarai dan Serpong mengalami hambatan.
“Listrik di stasiun mati,” ujar Zhya salah satu calon penumpang.
Tak hanya Zhya beberapa penumpang lainnya yang hendak menaiki kereta pun saat ini banyak menanti menunggu kepastian mengenai jadwal kereta.
“Ya nunggu aja sampai selesai dan bisa jalan keretanya,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain