11 April 2026
Beranda blog Halaman 38321

“Power Wheeling” Untuk Dukung Efisiensi Sistem Kelistrikan

Jakarta, Aktual.co — Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral Jarman mengatakan pemberlakuan aturan tentang pemanfaatan bersama jaringan listrik atau “power wheeling” dalam Permen ESDM Nomor 1/2015 dimaksudkan untuk mendukung efisiensi sistem kelistrikan. “Dengan aturan ini, pembangkit listrik dengan harga murah bisa dimanfaatkan sebaik mungkin dalam suatu sistem, tentunya dengan melihat kondisi jaringan,” katanya di Jakarta, Kamis (5/3).

Mengingat sangat berkaitan dengan kondisi jaringan, katanya, Kementerian ESDM juga menetapkan tiga peraturan menteri yang mengatur tentang aturan jaringan di tiga sistem yang sudah siap yaitu sistem Jawa-Bali, Sumatera, dan Sulawesi. Ketentuan-ketentuan yang diatur dalam aturan jaringan tersebut antara lain mengenai manajemen jaringan, aturan penyambungan, aturan operasi, aturan perencanaan dan pelaksanaan operasi, aturan transaksi tenaga listrik, aturan “metering”, aturan kebutuhan data, serta aturan tambahan. “Aturan ‘power wheeling’ tidak bisa terlepas dari aturan jaringan,” tuturnya.

Ia menyebutkan contoh, sebelum ada peraturan “power wheeling” PT Cikarang Listrindo hanya bisa mengandalkan pembangkit dari tenaga gas (PLTG), namun setelah ditetapkan aturan tersebut maka Cikarang Listrindo bisa bekerjasama dengan pihak swasta lain untuk membuat PLTU di sebelah utara Jawa dengan menggunakan transmisi milik PLN. “Dengan begitu kan bisa dapat listrik secara optimal karena memadukan gas dengan batubara,” ujarnya.

Selain itu, Permen ESDM Nomor 1 Tahun 2015 juga mengatur tentang Kerja Sama Penyediaan Tenaga Listrik yang bertujuan agar setiap kawasan industri memperoleh pasokan listrik yang cukup melalui kerja sama dengan PLN. “Pelaku usaha di kawasan industri bisa membangun pembangkit sendiri tapi kalau pasokannya masih kurang maka bisa dikoneksikan dengan jaringan PLN,” ujarnya.

Permen tersebut juga memfasilitasi jual beli tenaga listrik antara PLN dengan pihak swasta, misalnya jika pihak swasta mempunyai pasokan listrik berlebih, kelebihan tersebut bisa dijual ke PLN. Dengan terbitnya peraturan tersebut, antarpemegang wilayah usaha dapat bekerjasama secara langsung untuk memenuhi kebutuhan tenaga listrik di wilayah usahanya. Usaha Transmisi diwajibkan membuka kesempatan pemanfaatan bersama jaringan transmisi, sedangkan Usaha Distribusi dapat membuka kesempatan pemanfaatan bersama jaringan distribusi.

Pemegang izin operasi (IO) dapat melakukan interkoneksi jaringan tenaga listrik dengan Pemegang Izin Usaha Penyediaan Listrik (IUPL) yang memiliki wilayah usaha. Sementara itu, pemegang IUPL yang memiliki wilayah usaha juga dapat membeli kelebihan tenaga listrik dari pemegang IO.

Untuk menopang pertumbuhan ekonomi rata-rata sekitar 6,7 persen per tahun dan dalam rangka mengatasi krisis penyediaan tenaga listrik, pemerintah telah mencanangkan program pembangunan pembangkit 35.000 MW di luar proyek yang pembangkit yang saat ini sedang tahap konstruksi dengan total kapasitas mencapai 7.968 MW.

Dengan demikian, penambahan pembangkit hingga tahun 2019 diharapkan mencapai 42,9 GW dimana akan dibangun oleh PT PLN (Persero) sebesar 42 persen (18 GW) dan dibangun swasta melalui mekanisme “Independent Power Producers” (IPP) sebesar 58 persen (24,9 GW).

Artikel ini ditulis oleh:

Dikabarkan ‘Ngamuk’, Ahok: Saya Cuma Makan Kue

Jakarta, Aktual.co —Sempat ‘menghilang’ usai mediasi yang berakhir ricuh di Kementerian Dalam Negeri pagi tadi, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akhirnya menampakkan diri di Balai Kota DKI.
Ahok pun buru-buru klarifikasi kabar yang menyebut proses mediasi tadi bubar gara-gara dia ‘ngamuk’. Dia bantah ngamuk di rapat. “Saya mah (di pertemuan) cuma senyum-senyum sambil makan kue,” ujar dia, di Balai Kota DKI, Kamis (5/3).
Kata Ahok, dalam pertemuan itu dirinya hanya meminta SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) untuk menjelaskan pengadaan UPS (uninterruptible power supply) di Jakarta Barat. 
Namun, sebelum SKPD yang dimaksud memberi penjelasan, beberapa Anggota DPRD di pertemuan itu justru teriak-teriak. “Anggota DPRD yang panik marah-marah,” ujar Ahok.
Karena kondisi dianggap tidak kondusif, rapat pun langsung ditutup Sekretaris Jenderal Kemendagri, Yuswandi A. Temenggung.

Artikel ini ditulis oleh:

Eksekusi Mati, Kemenlu Tolak Lobi Pertukaran Tahanan

Jakarta, Aktual.co — Kementerian Luar Negeri RI menolak tawaran Menlu Australia Julie Bishop untuk bertukar tahanan. Sebab, barter tidak dikenal dalam sistem hukum dan Undang-undang Indonesia.
“Ibu Menlu (Retno LP Marsudi) menyampaikan (kepada Menlu Australia Julie Bishop) bahwa pertukaran tahanan tidak dikenal dalam aturan hukum atau undang-undang di Indonesia, maka tawaran itu tidak bisa direalisasikan,” kata Juru Bicara Kemlu RI, Arrmanatha Nasir, di Jakarta, Kamis (5/3).
Arrmanatha membenarkan bahwa Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop telah menghubungi Menlu RI Retno LP Marsudi untuk menyampaikan tawaran pertukaran tahanan.
Menlu Retno menerima telepon dari Menlu Bishop pada Selasa (3/3), saat Menlu RI sedang melakukan kunjungan bilateral ke Selandia Baru.
Pihaknya menganggap tawaran Menlu Australia itu sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap warga negaranya.
Menurut dia, Pemerintah Australia boleh mengerahkan berbagai upaya untuk melindungi warganya di Indonesia, namun hal itu harus dilakukan sesuai dengan sistem hukum di Indonesia dan etika diplomatik.
“Artinya, Australia tidak melanggar aturan hukum di Indonesia dan menghargai kedaulatan hukum di negara kita,” ujar Arrmanatha.
Sebelumnya, Pemerintah Australia dikabarkan menawarkan pertukaran tahanan kepada Pemerintah Indonesia untuk bisa membebaskan dua warganya yang menjadi terpidana mati kasus peredaran narkoba skala besar di Bali.

Artikel ini ditulis oleh:

Soal UPS DKI, Polda Metro Bakal Panggil BPK dan BPKP

Jakarta, Aktual.co — Jajaran Kepolisian Daerah Metro Jaya khususnya Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya hingga saat ini terus melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi pengadaan unit uninterruptible power supply (UPS) di sejumlah sekolah-sekolah DKI Jakarta. 
Untuk itu pihak kepolisian rencananya akan meminta keterangan dari sejumlah pihak seperti ‎Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul mengatakan pihaknya akan meminta keterangan untuk mengetahui kerugian negara terkait pengadaan UPS.
“Pemeriksaan kasus ini (pengadaan UPS) dibilang membutuhkan keterangan ahli, ahli darimana dari yang kita anggap dan nilai ahli nanti, dari BPKP atau BPK atau audit darimana, itu bagian proses meminta keterangan ahli,” ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (5/3). 
Dikatakan Martinus bahwa saat ini tim penyidik tengah mendalami keterangan-keterangan dari tenaga ahli dan memeriksa isi dari dokumen pengadaan UPS tersebut.
“Saat ini kami masih memeriksa si penerima yang terlibat di dalam proses pegadaan itu, dan nanti si pemenang akan kami mintai keterangannya,” tuturnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Di Kasus BW, Kabareskrim Indikasikan Akan Ada Dua Tersangka Baru

Jakarta, Aktual.co — Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Budi Waseso isyaratkan akan menetapkan dua calon tersangka baru dalam kasus yang menjerat Bambang Widjojanto sebagai pesakitan.
Wakil Ketua KPK nonaktif itu, ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus mengarahkan saksi untuk memberikan keterangan palsu dalam persidangan sengketa Pilkada Kotawaringin Barat, di Mahkamah Konstitusi (MK) tahun 2010 silam.
“Yang jelas Pak BW sama yang kemarin sudah jadi tersangka. Yang dua lagi masih kami dalami. Nanti tidak menutup kemungkinan jadi tersangka tapi belum tentu,” kata Budi di PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (5/3).
Namun, bekas Kapolda Gorontalo itu belum mendapat informasi dari penyidik sejauh mana perkembangan terhadap calon tersangka tersebut. Dengan sejumlah bukti-bukti yang diperoleh, Budi memastikan bahwa pihaknya sudah membidik dua orang yang potensial berstatus tersangka.
“Nanti lihat lah, kami tidak bisa yang belum saya lakukan pemeriksaan saya katakan menjadi tersangka. Calonnya ada,” ujarnya.
Jenderal bintang tiga itu pun, belum mengetahui kapan pengumuman terhadap kedua orang tersebut untuk menyusul Bambang Widjojanto dan Zul Fahmi Arsyad sebagai tersangka. “Jangan terlalu buru-buru, karena ini menyangkut hak asasi juga,” sambung Budi.
Budi menuturkan, dalam menetapkan seseorang menjadi tersangka harus ada bukti-bukti yang cukup kuat. Dan tidak serta merta langsung menetapkan menjadi tersangka. “Untuk jadi tersangka tergantung penyidik, nanti kami lihat alat bukti yang ada dengan kesaksiannya,” imbuhnya.
Selain itu, Budi tidak menjelaskan latar belakang tersangkanya seperti apa, karena masih proses pemeriksaan. “Nanti kami lihat. Kalo saya bilang kepala daerah nanti dikejar-kejar kepala daerah,”tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Rupiah Ditutup Menguat Tujuh Poin

Jakarta, Aktual.co — Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak menguat tipis sebesar tujuh poin menjadi Rp12.968 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp12.975 per dolar AS.

“Rupiah berbalik arah ke area positif setelah sempat tertekan ke level Rp13.000 per dolar AS di pasar valas domestik menyusul ekspektasi data cadangan devisa Indonesia periode Februari 2015 masih stabil,” ujar Pengamat Pasar Uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova di Jakarta, Kamis (5/3).

Menurut dia, cadangan devisa pada Februari 2015 masih relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya yakni di kisaran 114 miliar dolar AS. Cadangan devisa Indonesia itu masih bisa memenuhi lebih dari enam bulan kebutuhan impor.

Kendati demikian, ia menambahkan bahwa penguatan rupiah masih bersifat sementara karena dibayangi oleh belum adanya kepastian bank sentral AS (Federal Reserve) mengenai waktu penurunan suku bunganya (fed fund rate).

“Sampai pertengahan tahun ini, volatilitas rupiah diperkirakan masih akan tinggi,” ucapnya.

Di sisi lain, lanjut dia, adanya ekspektasi penurunan kembali tingkat suku bunga Bank Indonesia (BI rate) membuat investor berorientasi jangka pendek akan cenderung menarik dananya, karena turunnya BI rate dapat menurunkan imbal hasil investasi.

“Namun di sisi lain, diturunkannya BI rate dapat mendorong ekspansi perusahaan domestik meningkat sehingga dapat menopang pertumbuhan ekonomi ke depannya,” katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis (5/3) ini tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp13.022 dibandingkan hari sebelumnya, Rabu (4/3) di posisi Rp12.963 per dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain