9 April 2026
Beranda blog Halaman 38392

Tentara Irak Rebut Kembali Kota Trikit dari Cengkraman ISIS

Semarang, Aktual.co — Pasukan Irak mencoba kembali merebut Kota Tikrit dari cengkaraman ISIS. Bahkan masih berupaya menyatukan pejuang Sunni dan Syiah di kota Misi.

Tentara Irak bersama dengan milisi Sunni dan Syiah menyerang ISIS di wilayah Benteng, Senin (2/3) kemarin. Upaya perlawanan itu dilaporkan stasiun televisi yang dikelola oleh pemerintah Irak.  

Demikian dilansir laman CNN, pesawat-pesawat tempur Irak dan helikopter juga menjadi target di sekitar wilayah Tikrit. Penyerangan besar-besaran itu diperintahkan oleh Perdana Menteri Irak Haider Al-Abadi,  pada Minggu lalu.

Kota Tikrit jatuh ke tangan ISIS pada bulan Juni 2014, setelah penangkapan kelompok dari kota terbesar kedua Irak, Mosul. Tikrit paling dikenal orang barat sebagai tempat kelahiran mantan Diktator Irak, Saddam Hussein.

ISIS merupakan kelompok militan radikal Sunni yang telah dikampanykan sebagai pembunuh untuk mendirikan kekhalifahan sendiri di petak Irak-Suriah.

Stasiun TV setempat melaporkan, pasukan Irak mendekati Tikrit dari beberapa bidang. Mereka terlibat gencatan senjata dengan ISIS utara kota di Al-Alam dan Selatan kota di Al-Dour. Bahkan pasukan Irak, mengumpulkan di dekat Tikrit bersama-sama Sunni dan Syiah.

Sementara itu, Militer Irak kemungkinan memiliki persenjataan lengkap, pekerja keras, dan sulit untuk tidak terkalahkan. Tikrit merupakan kota besar. Sementara itu, tentara dan milisi yang terkait sukses merebut kembali kota-kota yang lebih kecil dari ISIS.

Sering kali, tentara Irak juga gagal dalam merebut kembali Tikrit sejak paruh tahun kedua 2014. Sementara itu, pasukan Irak telah merebut beberapa wilayah di ‘Negeri Seribu Satu Malam’ tersebut. Rata-rata daerah yang berada di bawah kendali ISIS selama delapan bulan terakhir atau lebih.

Pasukan Irak bersama para pejuang kembali merebut Tikrit. Ikut serta di dalamnya diantaranya, tentara Irak, anggota milisi Syiah al-Hashed al-Shaabi, anggota Sons of Sunni Salahuddin brigade, dan pejuang suku Sunni lainnya. Serangan itu melibatkan sekitar 30.000 pejuang di semua lini.

Al-Abadi, yang juga Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata, mengatakan di Twitter, bahwa dirinya akan mengawasi operasi untuk membebaskan Tikrit” dari ISIS.

Artikel ini ditulis oleh:

FITRA: Konflik DPRD Versus Ahok Rugikan Warga Jakarta

Jakarta, Aktual.co — Konflik yang terjadi antara DPRD DKI dengan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama mengakibatkan kerugian yang dialami masyarakat khususnya warga Jakarta. Seperti yang disampaikan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) bahwa dengan adanya konflik tersebut, maka mengakibatkan tiga kerugian besar masyarakat Jakarta. 
“Satu dari tiga kerugian itu yakni yang pertama masyarakat Jakarta akan terancam pelayanan publiknya, dimana anggaran kesehatan dan pendidikan serta bantuan operasional sekolah juga terancam mengalami keterlambatan,” ujar Koordinator Advokasi dan Investigasi Fitra, Apung Widadi kepada wartawan, Selasa (3/3).
Dikatakan Apung untuk kerugian kedua yang akan dialami oleh warga Jakarta yakni proyek nasional terancam molor. “Proyek MRT (Mass Rapit Transit) dengan anggaran 2014 senilai Rp4,55 triliun terancam mangkrak dan terhambat pembangunannya,” katanya.
Lebih lanjut Apung menambahkan untuk kerugian ketiga yang kini dialami warga Jakarta yakni kinerja Pemprov DKI yang tidak maksimal. “Penyerapan anggaran akan semakin rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya, 2014 yang hanya 80 persen,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pertamina: Stok Gas Subsidi Melimpah

Jakarta, Aktual.co — Direktur Marketing and Trading PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang menyatakan stok gas tabung tiga kilogram atau gas subsidi cukup, sehingga masyarakat tidak perlu panik. “Stok gas subsidi malah melimpah, sehingga masyarakat tidak perlu panik dalam hal ini,” kata Ahmad Bambang saat dihubungi di Jakarta, Selasa (3/3).

Ia juga menjelaskan harga gas subsidi tidak naik, dan stok cukup, sehingga masyarakat tidak perlu membeli gas subsidi dalam jumlah banyak. Malah kalau itu dilakukan bisa berdampak lain, katanya. “Kami sudah juga telah menyediakan layanan penjualan tabung gas tiga kilogram atau gas subsidi melalui jaringan SPBU. Hal itu dilakukan agar masyarakat tidak perlu lagi memikirkan masalah harga, serta kekosongan gas subsidi, karena penjualannya berdasarkan HET yang ditetapkan pemerintah,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Ahmad mengimbau kepada masyarakat untuk berperan aktif melaporkannya kepada Pertamina ke “call center” di nomor (021) 500.000 (bebas pulsa), apabila stok gas subsidi sulit di dapat atau malah harga jualnya mahal.

“Kami akan secepatnya merespon laporan tersebut, seperti melakukan operasi pasar terhadap titik-titik yang mengalami kekurangan stok gas subsidi tersebut,” kata Ahmad.

Selain itu, dia juga meminta masyarakat agar melaporkan kalau ada agen atau pangkalan yang menjual harga gas di atas HET yang ditetapkan oleh pemerintah setempat. “Jika ada dugaan pengoplosan gas tabung tiga kilogram ke tabung 12 kilogram, silakan laporkan ke kami atau pihak kepolisian terdekat agar segera ditindaklanjuti,” katanya.

Ahmad menambahkan masyarakat umum juga harus memahami, kalau gas tabung tiga kilogram atau gas subsidi itu, hanya untuk rakyat miskin, bukan untuk golongan orang yang mampu, dan bukan untuk industri.

Sementara itu, Pengamat Kebijakan Energi Sofyano Zakaria mengatakan konsumen gas subsidi sudah “liar”. Siapapun sepertinya berhak membeli gas subsidi itu, hal itu karena abu-abunya Peraturan Menteri ESDM tentang siapa penguna dan penggunaan gas subsidi dimasa pemerintahan SBY, yang hingga kini belum direvisi dimasa Pemerintahan Presiden Jokowi. “Selain itu, pemda-pemda pun sepertinya cuci tangan, tidak melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pangkalan gas tabung tiga kilogram. Padahal mereka berkewajiban melakukan itu sesuai Peraturan Mendagri No. 17/2011 dan Permen ESDM No. 5/2011,” katanya.

Sehingga menurut dia, harus ada penataan ulang pola distribusi gas subsidi. Pemda harusnya aktif berperan membina penyalur gas subsidi jangan hanya membuat aturan tentang HET, tetapi tidak dilakukan pengawasan.

Artikel ini ditulis oleh:

Demo Nelayan Anarkis, Kasatreskrim Polres Batang Dikeroyok

Semarang, Aktual.co — Aksi bentrokan antara petugas polisi dengan ribuan massa mewarnai aksi protes Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No 2 tahun 2015 di jalan Pantura, tepatnya jalan Jenderal Soedirman Batang, Jawa Tengah, Selasa (3/3).
Aksi turun jalan para nelayan dan pekerja nelayan disertai luapan emosi berujung pada tindakan anarkis. Entah tahu kenapa, tiba-tiba massa datang mendekati dan menggeroyok Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Batang, AKP Hartono.
Kekesalan nelayan yang membabi buta itu berujung pada demo besar-besaran yang dilakukan di Jakarta pekan lalu tidak menuai respon dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Puji Astuti.
“Percuma aspirasi kami para nelayan tidak dianggap. Kalau maunya pemerintah seperti itu, kami juga punya sikap yang tidak mau diatur. Tidak urus dengan aksi ini sebagai bentuk ketidakpercayaan kepada pemerintah,” ujar dia.
Kepala bagian kiri Kasatreskrim terluka, berdarah dan memar. Sebelum terjadi aksi brutal itu, ada seorang nelayan yang berteriak provokatif untuk mengeroyok Kasatreskrim tersebut.
Sejumlah polisi yang berada di lokasi segera membantu menyelamatkan Kasat Reskrim Polres Batang. Mereka menggotongnya dan melarikan keluar dari amukan massa. AKP Hartono dilarikan ke RS Qolbu Insan Mulia.
Dalam aksi kali ini, ribuan massa memblokir jalan Pantura dari sisi arah Jakarta. Sebaliknya, jalur sisi arah timur Semarang pun diblokir. Petugas keamanan yang semula menerjunkan 2/3 dari jumlah massa tak mampu membendung luapan kekesalan para nelayan.
Selang satu jam aksi longmarch di alon-alon Batang pada sekitar pukul 10.00 WIB, pengamanan petugas polisi ditambahkan lagi dari Polresta Pekalongan Kota maupun Polres Kabupaten Pekalongan.
Terpantau, hingga saat ini aksi pembakaran ban dan tambang bakal masih menyala di tengah jalan. Kepulan asap hitam membumbung tinggi. Sejumlah kerusakan terlihat bercecer di jalanan.

Artikel ini ditulis oleh:

PTUN Menangkan Gugatan Eks Dirut Bank Jabar Banten

Jakarta, Aktual.co — Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta memenangkan gugatan eks Dirut Bank Jabar dan Banten (BJB) Bien Subiantoro atas surat keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang telah menggagalkannya dalam uji kelayakan dan kepatutan seleksi direksi BJB.
“Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada 28 Januari 2015, menyebutkan SK OJK telah bertentangan dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik (AAUPB) khususnya asas kecermatan,” kata tim kuasa hukumnya Rahmad Irwan melalui siaran persnya di Jakarta, Selasa (3/3).
SK OJK Nomor 40 Tahun 2014 yang diterbitkan pada 8 Mei 2014 tersebut berisi hasil uji kemampuan dan kepatutan atau fit and proper test Bien Subiantoro yang menyatakan Bien tidak lulus dalam uji kemampuan dan kepatutan seleksi direksi Bank BJB.
Bien dinilai melanggar proses pengadaan gedung Kantor Bank BJB yang beralamat di Jalan Gatot Subroto Kavling 93 Jakarta. Pengadaan gedung kantor yang bernilai Rp543 miliar tersebut dikerjakan oleh PT Comradindo Lintasnusa.
Bien juga dinilai tidak melaksanakan tanggung jawab sebagai anggota direksi Bank BJB untuk melaksanakan prinsip kehati-hatian di bidang perbankan.
Majelis hakim PTUN berpendapat bahwa penggugat (Bien) tidak dapat dikategorikan melakukan tindakan pelanggaran dalam proses pengadaan kantor Bank BJB Jakarta.
Dia menambahkan majelis hakim berkesimpulan bahwa tindakan OJK dengan menerbitkan SK Nomor 40 menunjukkan ketidakcermatan sehingga bertindak tidak hati-hati dengan tidak memperhatikan dan mempertimbangkan semua fakta-fakta relevan.
“Dalam pertimbangannya, majelis hakim berpendapat bahwa penggugat tidak melanggar prinsip kehati-hatian bidang perbankan dan asas-asas perbankan yang sehat dengan alasan penggugat telah melakukan rapat-rapat direksi mengenai pengadaan,” katanya.
Dia menyebutkan selama Bien Subiantoro menjabat sebagai Dirut Bank BJB, dia tidak pernah melakukan kesalahan dan selalu menunjukkan prestasi.
Bien adalah profesional perbankan yang menjalankan pekerjaannya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan seperti peraturan Bank Indonesia.
Dalam menjalankan pekerjaannya, Bien juga selalu mengacu pada Surat Edaran Bank Indonesia dan ketentuan internal perusahaan yang menjadi standar prosedur operasional/SOP.
“Selama menjabat sebagai Dirut Bank BJB, kinerja keuangan dan operasional bank selama tiga tahun terakhir terus meningkat. Ini dibuktikan, pada akhir 2010, total aset Bank BJB bernilai Rp43,5 triliun, meningkat 88 persen menjadi Rp81,8 triliun pada April 2014. Kemudian, laba bersih meningkat dari Rp890 miliar (2010) menjadi Rp1,37 triliun pada 2014.”

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Kiat Cerdas Pilih Busana Muslim bagi Wanita Hamil

Jakarta, Aktual.co —  Berbusana Muslimah atau baju gamis tidak akan terikat oleh waktu atau pun keadaan. Oleh karena itu, dengan profesi dan aktivitas apa pun, anda sebagai muslimah harus tetap mengenakan busana muslim yang menutup aurat serta berjilbab.

 Termasuk pada saat Anda sedang hamil. Sebelum Anda dapat menentukan baju gamis atau busana muslim mana  yang cocok bagi Anda yang sedang hamil, akan lebih baik bila Anda membaca tips dalam mengetahui busana muslim apa yang cocok untuk dikenakan.

 1. Bagi ibu hamil biasanya cenderung memilih busana muslim dengan warna-warna yang lebih netral, sehingga menjadikannya tampil membosankan bahkan kurang menarik. Untuk menjadikan Anda tampil lebih semangat dan lebih bahagia ketika hamil, sebaiknya Anda kenakan busana muslim dengan warna-warna yang lebih cerah, namun jika Anda kurang menyukai busana yang cerah Anda bisa menambahkan warna cerah pada cardigan yang Anda kenakan.

 2. Untuk ibu hamil saatnya untuk tampil lebih cantik dengan busana Muslim yang mempunyai sebuah elemen dekoratif. Busana berenda atau busana yang memiliki manik-manik yang bercorak akan membuat tampilan Anda tampak lebih ceria dan penuh semangat.

 3. Meskipun Anda sudah mengenakan hijab atau jilbab Anda juga bisa mengenakan aksesoris satu ini yakni, sebuah syal atau pun skarf. Padukan dengan warna busana yang Anda kenakan supaya tetap serasi. Dan Anda juga bisa menggunakan busana yang berenda untuk menambah pemanis penampilan Anda

 4. Ibu hamil juga sangat pas untuk menggunakan sweater, yang bisa menghangatkan tubuhnya. Hal ini akan membuat Anda terlihat lebih enerjik dan lebih kasual.

 5. Selain hal tersebut Anda juga bisa melengkapi dengan mengenakan aksesoris cantik, seperti kalung dan juga Anda juga bisa menggunakan model jilbab yang membuat wajah Anda terlihat lebih tirus.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain