12 April 2026
Beranda blog Halaman 38408

Presiden Hadiri Rapim TNI dan Polri

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Menteri PAN dan RB Yuddy Chrisnandi (kedua kiri), Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (kiri) dan Wakil Kapolri Komjen Pol. Badrodin Haiti (kanan) memberi salam usai memberikan keterangan pers tentang Rapim TNI dan Polri Tahun 2015 di Gedung STIK, Jakarta, Selasa (3/3). Rapim TNI dan Polri tersebut mengambil tema Sinergitas TNI-Polri Penggerak Revolusi Mental. ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf

Animals Indonesia: Facebook Media Membahayakan Bagi Satwa Liar

Malang, Aktual.co — Maraknya perdagangan satwa liar via online membuat Animals Indonesia dan Center for Orangutan Protection (COP), hari ini, Selasa (2/3) menggelar aksi simpatik.
Bertempat di depan kantor Balai Kota Malang, Animals Indonesia dan COP memperagakan dua orangutan yang sedang ditawarkan via facebook.
Kemudahan berkomunikasi melalui jejaring sosial ini, ternyata malah digunakan sebagai alat untuk melakukan penjualan satwa, dimana postingan foto di akun tersebut menjadi metode penawaran.
Elizabeth Laksmi, juru bicara Animals Indonesia, mengatakan, para penghobi dan pedagang satwa, dalam modusnua, berkumpul dalam satu grup di media sosial. Hal itu, makin memudahkan bentuk komunikasi yang dilakukan oleh mereka guna mengunggah foto sekaligus membandrol satwa liar dengan harga.
“Bila mereka sepakat dengan display satwa yang diunggah, maka ada nomer rekening untuk transfer,” sebut Laksmi saat ditemui disela aksi.
Facebook, kata dia, saat ini menjadi angin segar bagi para penjahat satwa, pedagang bebas menjual secara terang-terangan tanpa adanya pantauan yang baik dari pihak aparat kepolisian. Apalagi dengan sistem delivery, satwa yang dipesan secara online, langsung bisa diantarkan kerumah pembeli.
“Ini bukti kuat bahwa facebook saat ini menjadi media yang membahayakan satwa liar. Cop bersama Animals Indonesia akan terys menyuarakan perlawanan terhadap penjualan satwa liar,” paparnya

Artikel ini ditulis oleh:

Selama Dua Bulan, Polres Dumai Cokok Belasan Begal

Jakarta, Aktual.co — Kapolres Dumai AKBP Toni Hermawan mengaku, selama kurun waktu dua bulan telah meringkus belasan pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang kerap beraksi di tempat umum.
Dia menegaskan, pelaku curanmor ini sering melakukan aksi pencurian kendaraan di sejumlah lokasi keramaian, seperti taman kota dan areal parkir umum.
Bahkan dari belasan pelaku tersebut, lanjut dia, ada seorang tersangka curanmor yang merupakan sindikat dan telah beraksi merampas puluhan kendaraan roda dua.
“Pelaku curanmor ini bisa digolongkan dengan kelompok begal motor meski sejauh ini belum terjadi di wilayah hukum Dumai,” kata dia, Selasa (3/3).
Dia mengatakan, untuk mengantisipasi kejadian aksi begal motor, selain dengan cara terus menggelar patroli rutin, Polres juga meningkatkan operasi razia kendaraan di jalan umum.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat pengendara sepedamotor agar meningkatkan kewaspadaan di jalan umum, terutama pada malam hari supaya terhindar dari upaya kejahatan.
“Masyarakat kita imbau untuk berhati-hati saat berkendara dan parkir kendaraan dengan baik dilengkapi kunci ganda,” ujar dia.
Pada 2014 lalu, dia mengaku Polres Dumai telah menerima seratusan lebih pengaduan masyarakat terkait curanmor yang hilang saat parkir di sejumlah tempat umum, seperti taman kota, rumah hunian, warung internet dan pusat keramaian serta lain sebagainya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Elpiji 12 Kilo di Bekasi Naik Sampai Rp10 Ribu

Jakarta, Aktual.co —Harga elpiji 12 kilogram di Kota Bekasi melonjak melebihi ketentuan pemerintah. Abdul Kohar, salah satu pengecer di Jalan Dewi Sartika RT 02/RW 06, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, mengaku terpaksa menaikkan harga.
“Harganya naik Rp10 ribu per tabung. Soalnya harga di agen pun sudah tinggi,” kata dia, Selasa (3/3).
Padahal pemerintah menetapkan kenaikan harga per 1 Maret lalu hanya sebesar Rp5.000. Alhasil, tokonya menjual gas 12 kilo ke konsumen seharga Rp140 ribu. Diakuinya, kenaikan sudah berlangsung sejak beberapa pekan lalu, sebelum pemerintah mengumumkan kenaikan.
“Tabung gas 12 kilogram harganya Rp140 ribu dari sebelumnya Rp130 ribu per tabung,” ujar dia.
Kata dia, di tingkat agen saja, harga elpiji 12 kilogram sudah mencapai Rp134 ribu per tabung. “Saya baru tahu kalau pemerintah ternyata menetapkan kenaikan harga elpiji 12 kilogram Rp5 ribu,” kata dia.
Hal senada diungkapkan pengecer lain di kawasan Perumahan Pondok Mitra Lestari, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kevin. “Kenaikan harga elpiji 12 kilogram membuat pembeli beralih ke tabung 3 kilogram. Jadinya sekarang langka barangnya yang 3 kilogram,” ucap dia.
Menurut dia, kelangkaan ini membuat pengecer terpaksa ikut menaikan harga menyusul tingginya permintaan masyarakat. “Saya jual Rp20 ribu per tabung dari sebelumnya Rp15 ribu. Soalnya di tingkat agen jualnya ke kami sudah Rp18.500 per tabung,” katanya.
Kenaikan harga, diakuinya, memicu kekecewaan konsumen karena kenaikan harga tidak didukung pasokan yang lancar. “Ada saja yang marah. Tapi mau bagaimana lagi, pasokannya juga jarang.”

Artikel ini ditulis oleh:

Tanggal 3 Maret: Edisi Pertama TIME Diterbitkan

Jakarta, Aktual.co — Edisi pertama TIME diterbitkan pada 3 Maret 1923 silam, dengan Joseph G. Cannon, anggota Senat Amerika Serikat pada halaman sampulnya. TIME terbit lebih awal dari pesaing-pesaingnya, sekaligus menciptakan format majalah berita mingguan.

Untuk diketahui, Majalah TIME didirikan pada 1923 oleh Briton Hadden dan Henry Luce. Keduanya pernah bekerja sama semasa di Yale, menjadi Editor dan Ketua Yale Daily News.

Time (atau TIME) adalah sebuah majalah berita mingguan Amerika Serikat. TIME diterbitkan dalam beberapa edisi, edisi Eropa (Time Europe, dulu bernama Time Atlantic) diterbitkan dari London. Time Europe dijual di Timur Tengah, Afrika dan (sejak 2003) Amerika Latin. Edisi Asia (Time Asia) berpusat di Hong Kong, sedangkan edisi Kanada (Time Canada) berpusat di Toronto.

TIME terkenal akan garis merah di keempat sisi sampulnya yang banyak ditiru majalah lainnya. Sementara itu, Time 100 adalah daftar 100 tokoh paling berpengaruh di dunia yang dikeluarkan oleh TIME. Time 100 pertama kali dipublikasikan pada tahun 1999. Fiturnya yang paling terkenal sepanjang 80 tahun penerbitannya adalah Person of the Year (Tokoh Tahun Ini, dulu bernama Man of the Year, red).

Yang terpilih tidak harus orang baik, karena kriteria yang digunakan adalah orang tersebut harus merupakan orang yang paling memengaruhi berita-berita pada tahun tersebut. Contoh tokoh yang dibenci yang pernah menjadi Person of the Year adalah Adolf Hitler atau Ayatollah Khomeini.

Selain itu, alat-alat atau robot pun kadang dapat mendapat gelar ini. Person of the Year (dahulu Man of the Year) ialah keluaran tahunan dari majalah Time dari Amerika Serikat yang menampilkan dan memprofilkan seorang pria, wanita, pasangan, kelompok, gagasan, tempat, atau mesin yang untuk yang terbaik maupun terburuk, yang telah melakukan hal yang paling berpengaruh atas peristiwa tahun ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Presiden Afghanistan Pecat 27 Perwira Polisi

Jakarta, Aktual.co — Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani memecat 27 Pejabat Senior Kepolisian. Hal tersebut lantaran Perwira Polisi tersebut disinyalir mempunyai hubungan dengan sejumlah Panglima Militer di Afghanistan.

Demikian disampaikan Kepala Kepolisian kota Kabul, Abdul Rahman Rahimi, bahwa mereka ditengarai melakukan penyelewengan dana Kepolisian untuk dialokasikan ke separatis di negaranya.

“Kepala pos Kepolisian dan Kepala Divisi anti-narkotika kota Kabul termasuk ke dalam daftar pemecatan. Perintah pemecatan datangan langsung dari Presiden,” ungkap Abdul, demikian dilansir dari BBC, Selasa (3/3).

Untuk diketahui, dari total 27 Perwira Polisi yang dipecat, 17 diantaranya adalah berasal dari Kepolisian ibukota Afghanistan. Dan, penggantinya, akan dipilih langsung oleh sebuah Komite Khusus Polisi Afghanistan.

Pasca dipilihnya Ashraf Ghani sebagai Presiden pada September 2014 lalu, perombakan besar-besaran baik dalam struktur penegak hukum maupun pemerintahan di negara tersebut. Beberapa pemecatan terhadap pejabat yang dianggap koruptor memang sedang dilakukan.

Menurut mantan Menteri Keuangan Afghanistan tersebut, hal itu dilakukan untuk membebaskan para pejabat pemerintahan dari kepentingan politik tertentu. Salah satu sumpah Ghani setelah terpilih adalah dilakukannya reformasi ditatanan Kepolisian.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain