16 April 2026
Beranda blog Halaman 38439

Sriwijaya Belum Tentukan Calon Ketum PSSI

Jakarta, Aktual.co — Sriwijaya FC belum menentukan calon Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia 2015-2019 yang bakal dipilih pada Kongres Luar Biasa, 18 April mendatang, meski sejumlah kandidat telah mendekati untuk meminta dukungan suara.

Presiden Klub Sriwijaya FC, Dodi Reza Alex, mengatakan pihaknya akan menggelar rapat internal terlebih dahulu sebelum memilih calon ketum yang diusung pada Kongres Luar Biasa (KLB).

Sementara berdasarkan verifikasi akhir pada 11 Februari 2015, sejumlah calon dinyatakan lolos, yakni La Nyalla Mattalitti, Achsanul Qosasih, Bernhard Limbong, Subardi, Muhammad Zein, Djohar Arifin, Sarman dan Syarif Bastaman.

“Akan dipelajari visi dan misinya terlebih dahulu, serta rekam jejaknya. Pada prinsipnya Sriwijaya FC akan memilih yang terbaik dari semua calon kandidat,” kata Dodi ketika dihubungi, Senin (2/3).

Ia mengemukakan, Sriwijaya FC menginginkan ketum PSSI adalah sosok yang memiliki jiwa kepemimpinan dalam memajukan organisasi. Selain itu memiliki keberanian untuk mengubah budaya “buruk” yang selama ini menjangkiti organisasi.

“Klub ingin seseorang yang bisa membawa perubahan, memiliki integritas dan mengutamakan kemajuan sepak bola tanah air. Bukan seseorang yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi atau kelompoknya,” ujar dia.

Bursa calon ketua PSSI masih didominasi muka lama, seperti Achsanul Qosasih mantan bendahara Umum PSSI ketika era Ketua Umum Nurdin Halid, sementara Bernard Limbong, M Zein, Subardi adalah mantan Executive Committee PSSI, dan Djohar serta La Nyalla masih aktif sebagai Ketum dan Waketum PSSI saat ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Netanyahu Akan Jegal Kesepakatan Nuklir Iran di Washington

Jakarta, Aktual.co — Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyatakan, membawa tugas menggagalkan perjanjian nuklir dengan Iran, yang didukung Gedung Putih baru-baru ini.

Netanyahu menyatakan niatnya dalam pidato pada lobi Pendukung Israel AIPAC (Komite urusan Umum Amerika-Israel), Senin (2/3).

Tindakan Netanyahu tersebut membuat marah Gedung Putih dan anggota parlemen Demokrat, yang menerima undangan dari oposisi Republik untuk bertemu di Capitol Hill pada Selasa (3/3).

PM Israel itu menyatakan hal tersebut di depan 16.000 utusan AIPAC kepada utusan PBB Samantha Power dan Penasehat Keamanan Nasional Susan Rice, yang mengecam langkah Netanyahu menyatakan niatnya sebelum sidang gabungan Kongres AS tanpa restu dari pemerintah.

Seorang delegasi rombongan Netanyahu mengatakan bahwa tidak ada niat untuk menyinggung Obama.

“Kami (Israel) berusaha untuk menjelaskan kepada Amerika apa yang menjadi kekhawatiran kami,” kata delegasi yang enggan menyebutkan namanya, dikutip AFP.

“Kita sudah mengetahui sebagian besar dari perjanjian yang baru ini, menurut pandangan kami itu adalah kesepakatan yang buruk,” tambah delegasi itu lagi.

Delegasi itu juga tidak menyatakan darimana dirinya mendapat sumber “informasi terbaik” yang dimiliki Israel atas kesepakatan antara Iran dengan kelompok negara kekuatan P5 + 1 (AS, Inggris, Prancis, Rusia, Tiongkok, dan Jerman) yang akan mencegah Teheran dari mengembangkan bom nuklir.

Namun, dia mengatakan Netanyahu akan menguraikan penjelasannya untuk mengagalkan perjanjian nuklir Iran di dalam kongres itu.

Sebagai imbalan atas persetujuan Teheran, Barat akan meringankan sanksi atas program nuklirnya, yang selalu ditegaskan oleh Iran murni untuk tujuan sipil.

Israel khawatir bahwa Iran dan kekuatan dunia kemungkinan akan meraih kesepakatan yang memudahkan sanksi tanpa menerapkan perlindungan yang cukup ketat.

Kedatangan Netanyahu ke AS hanya berjarak empat minggu sebelum tengat waktu kerangka kesepakatan dengan Iran pada 31 Maret mendatang. Negosiator akan dijabarkan rincian teknis dari perjanjian yang komprehensif sebelum 30 Juni 2014.

Namun, delegasi itu menjelaskan jika tidak tercapai sebuah kesepakatan yang memuaskan, maka pembicaraan harus diperpanjang.

“Tanggal itu tidak keramat,” katanya.

Sebelumnya dalam konferensi tahunan AIPAC, Netanyahu telah memperingatkan hal mengerikan dari ancaman terhadap Israel, Timur Tengah dan dunia pada umumnya bahwa jika Iran memiliki senjata nuklir akan menimbulkan tragedi serupa dengan Holocaust (pembantaian) Yahudi oleh Nazi di Eropa.

Netanyahu juga mengatakan bahwa pembangunan fasilitas nuklir bawah tanah Iran dan pengembangan rudal balistik antarbenua (ICBM) memungkiri pernyataan bahwa program nuklir itu hanya untuk tujuan damai, dalam pidatonya pada 2012 lalu.

Obama menolak untuk bertemu Netanyahu dalam kunjungannya, Wakil Presiden Joe Biden dan Menteri Luar Negeri John Kerry keduanya dijadwalkan akan ke luar negeri pada saat ketibaan PM Israel.

Artikel ini ditulis oleh:

Jadwal ISL Disinyalir Akan Diundur Lagi

Jakarta, Aktual.co — Pengunduran jadwal kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015, yang telah dilakukan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi hingga April mendatang, disinyalir kembali akan diundur kembali.

Manajer Sriwijaya FC, Robert Heri, mengatakan bahwa, kabar untuk mengundur kembali kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air itu, karena beberapa klub ISL belum memenuhi persyaratan prinsipil yang diberikan oleh Kemenpora dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

“Ada isu bahwa akan diundur lagi (kompetisi ISL), karena masih ada klub yang belum selesaikan dokumennya,” kata dia di Palembang, Senin (2/3).

Kompetisi ISL 2015 ditunda penyelenggaraannya oleh pemerintah, karena berdasarkan rekomendasi BOPI terdapat beberapa peserta yang belum melampirkan dokumen prinsipil.

Dokumen itu diantaranya, bukti pelunasan gaji pemain dan pelatih serta bukti pembayaran pajak.

Kompetisi ISL awalnya direncanakan pada 20 Februari kemarin, namun Kemenpora melalui BOPI, mengundurnya hingga du minggu mendatang. Namun, PT Liga Indonesia (PT LI) selaku operator kompetisi, mengundurnya lebih lama hingga April mendatang. Hal ini dilakukan karena, jika mengikuti keputusan Menpora dan BOPI, maka pada medio tersebut, yakni Maret, sedang dilakukan pemusatan latihan Timnas Indonesia, yang dipersiapkan untuk mengikuti beberapa pertandingan persahabatan FIFA.

Artikel ini ditulis oleh:

IAEA Mengaku Iran Belum Berikan Kata Kunci Terkait Nuklir

Jakarta, Aktual.co — Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), menuding Iran tidak memberikan keterangan kunci tentang nuklirnya. Dan mereka meminta kepada Iran untuk segera memberikan hal itu kepada IAEA.

“Dua keterangan kunci terkait program nuklir belum diungkapkan. Iran harus memberikan penjelasan terkait hal itu kepada IAEA,” kata Direktur Jenderal IAEA, Yukiya Amano dalam pertemuan dewan gubernur di Wina, dikutip dari Reuters, Senin (2/3).

Yukiya Amano, menegaskan bahwa penyelidikan tentang nuklir Iran itu tidak dapat berlangsung selamanya.

Kedua langkah itu berkaitan dengan dugaan uji bahan peledak dan langkah lain untuk penelitian bom, yang seharusnya diserahkan Iran pada akhir Agustus 2014.

Negara P5+1 (Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Prancis, Rusia dan Tiongkok) berusaha melakukan perundingan untuk mengekang program nuklir Iran dan membatalkan sanksi ekonomi atas Iran.

Artikel ini ditulis oleh:

PT LI Rilis Jadwal Terbaru ISL 2015

Jakarta, Aktual.co — PT Liga Indonesia (PT LI), merilis jadwal terbaru pertandingan Indonesia Super League (ISL) 2015, setelah terjadi pengunduran pertandingan perdana dari 20 Februari menjadi 4 April 2015.

Manajer Sriwijaya FC Robert Heri, mengatakan jadwal terbaru itu telah diterima manajemen klub, Senin (2/3), melalui surat eletronik, yang sekaligus memastikan keberlangsungan kompetisi tersebut.

“Klub tentunya senang jadwal dikirimkan lebih awal, karena terkait dengan persiapan,” kata Robert Heri di Palembang.

Ia mengatakan, dengan dilansirnya jadwal ini maka tim pelatih Sriwjaya FC akan mempersiapkan tim sesuai dengan lawan yang akan dihadapi, serta kondisi pertandingan mendatang di kandang sendiri atau di kandang lawan.

“Maklum saja, ada isu bahwa akan diundur lagi, karena masih ada klub yang belum selesaikan dokumennya,” kata dia.

Kompetisi ISL 2015 ditunda penyelenggaraannya oleh pemerintah, karena berdasarkan rekomendasi Badan Olahraga Profesional Indonesia terdapat beberapa peserta yang belum melampirkan dokumen prinsipil.

Dokumen itu diantaranya, bukti pelunasan gaji pemain dan pelatih serta bukti pembayaran pajak.

Berdasarkan surat resmi PT Liga Indonesia tersebut, di antaranya menginformasikan, pada 4 April terdapat enam klub yang akan bertanding, yakni Persipura vs Persiram, Perseru vs Bali United Pusam, Persib vs Semen Padang, Persela vs Barito Putera, Arema Cronus vs Persija, dan Sriwijaya FC vs Peilita Bandung Raya.

Sementara pada Minggu (5/4) dijadwalkan, Persegres Gersik United vs Pusamania Borneo FC, Persebaya vs Mitra Kukar, sedangkan pada Senin (6/4) antara PSM melawan Persiba.

Pada Selasa (7/4), Persib vs Pelita Bandung Raya, Sriwijaya FC vs Semen Padang, Persela vs Pesija, dan Arema Cronus vs Barito Putera.

Artikel ini ditulis oleh:

Mendagri: DPRD DKI Sebut Tak Ada Anggaran Siluman

Jakarta, Aktual.co — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan Ketua DPRD DKI Jakarta Edi Prasetyo Marsudi menyampaikan tidak ada anggaran siluman senilai Rp12,1 triliun dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2015.
“Ketua DPRD DKI Jakarta juga menyampaikan ke kami (Kemendagri) bahwa tidak ada indikasi (anggaran siluman) yang nilainya sejumlah itu (Rp12,1 triliun),” kata Mendagri di Bandung, Jawa Barat, Senin (2/3).
Hal itu disampaikan Edi Prasetyo saat melakukan pertemuan dengan Mendagri dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat di Jakarta, Minggu malam (1/3).
“Kemarin (Minggu), kami sudah ketemu dengan Ketua DPRD dan Wagub DKI untuk mencari titik temu persoalan ini, tanpa mengganggu proses hukum dan proses politik yang terjadi,” tambahnya.
Persoalan anggaran Ibu Kota Negara tersebut bermula dari draf yang diserahkan Gubernur Basuki kepada Kemendagri dengan format elektronik atau e-budgeting.
Kemudian, DPRD DKI Jakarta juga menyerahkan draf RAPBD yang ditengarai oleh Gubernur terdapat pos anggaran baru senilai Rp12,1 triliun untuk pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) atau penyimpan daya sementara untuk Dinas Pendidikan.
“Dengan e-budgeting kami juga mendukung supaya lebih transparan. Tetapi RAPBD itu harus ada persetujuan dari Gubernur dan DPRD,” tambahnya.
Terkait penyelesaian melalui hak angket oleh DPRD DKI dan pelaporan ke KPK oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terkait konflik pembahasan APBD 2015, Mendagri justru mendorong agar upaya keduanya terus dilanjutkan.
“Berkaitan dengan tugas konstitusional DPRD untuk menggunakan hak angket dipersilakan itu ranah DPRD, kami tidak ikut campur, dan kami juga mempersilakan Ahok menyampaikan masalah ini ke KPK,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain