16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38439

Benarkah Hujan Saat Imlek Pertanda Berkah?

Jakarta, Aktual.co — Di Indonesia, perayaan Tahun Baru China alias Imlek selalu diidentikkan dengan hujan bahkan angin kencang. Banyak mitos dan kepercayaan yang beredar di masyarakat terkait perayaan ini, beberapa kalangan menganggap bahwa hujan merupakan salah satu berkah hari raya Imlek.

Namun, benarkah fenomena hujan saat imlek merupakan pertanda keberkahan?

Di tempat asalnya sendiri, China, Imlek merupakan acara sakral bagi mereka yang menganut ajaran Tri Dharma. Pada hari besar ini, para umat agama tersebut merayakan syukur atas datangnya musim semi yang penuh harapan untuk menggantikan musim dingin.

Ketika para penganut ajaran ini menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia, upacara Imlek pun tidak lupa ikut dirayakan. Namun, karena perbedaan wilayah geografis, musim yang dialami pun berbeda.

Di Indonesia sendiri misalnya, setiap Hari Raya Imlek dilaksanakan, selalu bertepatan dengan musim hujan. Sehingga, tidak mengherankan jika Imlek di Indonesia sering diwarnai dengan munculnya angin dan hujan besar-besaran.

Menurut pantauan BMKG sendiri, bada bulan Februari yang bertepatan dengan Hari Raya Imlek ini hujan masih mungkin akan terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Tercatat seluruh daerah mulai dari Sabang hingga Merauke berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga berat.

Jadi, tidaklah mengherankan apabila ketika Imlek dirayakan pada tanggal 19 Februari ini terjadi fenomena alam tersebut. Hal ini juga tidak ada hubungannya dengan cerita-cerita mistis yang beredar tentang hujan dan angin ribut yang terjadi setiap kali Imlek.

Pun menurut Ko Eng, Wakil Ketua Yayasan Amurva Bhumi di Vihara Amurva Bhumi, Kuningan, Jakarta Selatan, hujan saat imlek semata-mata hanya karena faktor cuaca yang memang sedang masuk dalam musim hujan.

“Berkah imlek tidak ada hubungannya dengan hujan, ya kalau harinya pas jatuh musin hujan, ya hujan saja,” ujarnya kepada wartawan, (19/2).

Imlek merupakan hari besar bagi mereka yang beragama Buddha Mahayana, Khong Hu Cu, dan Tao. Dalam acara keagamaan ini, para umat tersebut mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas datangnya berkah musim semi yang terjadi di belahan bumi utara, hal ini kemudian diwujudkan juga dengan lahirnya tahun baru bagi penganut agama tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Minta Batalkan Eksekusi Mati, PM Australia Ingatkan Indonesia Soal Hutang Tsunami

Jakarta, Aktual.co — Upaya pemerintah Australia agar Indonesia tidak mengeksekusi mati dua terpidana narkoba asal ‘Negeri Kangguru’ tersebut kian gencar. Terbaru, Perdana Menteri Australia Tony Abbott mengingatkan Presiden Joko Widodo soal jasa Australia ketika bencana Tsunami melanda Indonesia pada 2006.
“Saya akan mengatakan kepada orang-orang Indonesia dan Pemerintah Indonesia, Kami di Australia selalu ada untuk membantu Anda, dan kami berharap bahwa Anda mungkin membalas,” ujar Tony, sebagaimana dikutip dari Reuters, belum lama ini. 
Tony menuturkan, ketika peristiwa bencana alam yang meluluhlantahkan Aceh tersebut, Australia menggelontorkan AUD 1 miliar.
“Saya tidak ingin merugikan hubungan terbaik dengan seorang teman yang sangat penting dan tetangga. Tapi saya harus mengatakan bahwa kita tidak bisa mengabaikan hal semacam ini,” tegas dia.
Abbot dan Sekjen PBB, Jenderal Ban Ki-Moon sebelumnya, telah meminta kepada Indonesia untuk tidak mengeksekusi para tahanan untuk kejahatan narkoba, juga di antara mereka terdapat warga Brazil, Perancis, Ghana, Indonesia, Nigeria dan Filipina.
Namun demikian, seperti diketahui Presiden Joko Widodo telah menolak memberikan grasi terhadap para terpidana mati tersebut.
Australia dan Indonesia sendiri, memiliki sejarah panjang ketegangan diplomatik, yang secara berkala rumit kerjasama mengenai isu-isu regional, termasuk penyelundupan manusia dan penyadapan.
Indonesia memanggil pulang Dubes-nya dan membeku kerjasama militer dan intelijen pada 2013 setelah laporan bahwa Canberra telah memata-matai para pejabat Indonesia, termasuk istri mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Kerjasama diplomatik penuh dipulihkan Mei lalu, namun Menteri Luar Negeri Julie Bishop bulan lalu menolak untuk mengesampingkan menarik Duta Australia dari Jakarta jika eksekusi mati tetap dilakukan. (Laporan: Nebby Mahbirahman). 

Artikel ini ditulis oleh:

Ini Langkah Johan Budi Jika Resmi Jabat Plt KPK

Jakarta, Aktual.co — Pelasana Tugas (Plt) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi Sapto Prabowo mengaku akan berkoordinasi dengan kepolisian.
Langkah itu, kata Johan, akan dilakukan jika nanti resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). “Tentu langkah pertama kalau saya jadi dilantik, tentu harus bertemu dengan pimpinan Polri koordinasi,” kata Johan Budi di kantor KPK, Rabu (18/2) malam.
Namun demikian, langkah apa yang akan dilakukan, Johan mengaku tak akan mendahului, terlebih masih ada empat pimpinan lainnya. “Saya belum tahu, karena ini juga bukan hanya suara saya, ada empat pimpinan lain, dan Pak Badrodin juga saya baca juga akan segera lakukan koordinasi,” tegas dia.
Johan pun mengatakan, menghormati proses yang diambil oleh Presiden Jokowi yang telah mengeluarkan Peraturan Perundang-undangan (Perppu) untuk menunjuk Plt KPK.
“Selama ini, kalau saya selalu sampaikan, KPK sebagai penegak hukum harus hormati proses hukum. Polri dan KPK punya kewenangan untuk menangani kasus-kasus Tipikor. Saya berharap apa yang diputus presiden dan ada kalimat yang menurut saya penuh makna dalam umumkan itu,” kata dia.
Johan mengatakan, Presiden Jokowi juga telah menyampaikan, bahwa Kapolri yang telah diusulkan bisa jaga hubungan dengan KPK. 
“Sebaliknya KPK juga bisa menjaga hubungan. Ini dalam maknanya. Saya kira ada hal yang nanti saya optimis akan selesai persoalan ini,” tambah dia.
Johan juga mengaku dirinya sudah mendengar pandangan calon Kapolri Komjen Badrodin Haiti, bahwa akan berupaya bersinergi dengan KPK. 
Saat ini dua pimpinan KPK Bambang Widjojanto dan Abraham Samad sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh polisi. Kemudian juga ada 21 penyidik yang terancam menjadi tersangka karena urusan senjata api.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Imlek, Rupiah Terus Tertekan

Jakarta, Aktual.co — Pelemahan Rupiah diprediksi bertahan dalam jangka pendek usai pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia. Analis NH Korindo Securities Indonesia (NHKSI), Reza Priyambada mengatakan penurunan BI rate sebesar 25 basis poin akan berdampak positif pada perekonomian Indonesia dalam jangka panjang. 
Namun demikian, pelonggaran moneter tersebut akan menahan Rupiah bergerak terhadap dolar AS dalam jangka pendek. Pada Kamis (19/2) Reza memproyeksikan Rupiah akan bergerak pada kisaran Rp12.720—Rp12.900 per dolar AS sepanjang pekan.
Dia memperkirakan Rupiah akan terus tertekan selama Bank Sentral AS belum memberikan sinyal akan menaikkan suku bunga pada tahun ini.
“Dolar AS baru akan melemah bila The Fed mengindikasikan tidak akan menaikkan suku bunga AS tahun ini atau menahan kebijakan saat ini untuk waktu yang lebih lama,” ujar Reza.
Reza menambahkan Rupiah juga bisa berbalik menguat jika perundingan negosiasi utang Yunani menunjukkan perkembangan yang positif bagi pasar.
“Tetap waspadai adanya pembalikan arah,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Rupiah turun 0,57 persen ke Rp12.835 per Dolar AS di Bloomberg Dollar Index, meski sempat menguat 0,45 psener ke Rp12.704 pada pembukaan pagi tadi.

Artikel ini ditulis oleh:

Perayaan Pesta Kembang Api pada Tahun Baru Imlek 2566 di Kalbar Berjalan Lancar

Jakarta, Aktual.co — Gubernur Kalimantan Barat Cornelis MH bersama jajaran pejabat pemerintahannya dan tokoh masyarakat dari etnis Tiong Hoa, Rabu (18/2) malam menggelar pesta kembang api pada peringatan tahun baru Imlek ke-2566 di Pendopo Gubernur.
Dalam sambutannya, Cornelis mengatakan penyambutan tahun baru Imlek ke 2566 pada malam hari ini juga dirayakan di seluruh dunia oleh masyarakat Tiongkok.
“Diharapkan ke depan, semua pihak bisa bersama-sama membangun Kalbar dengan saling menghormati umat beragama agar lebih mudah dalam membangun, dibandingkan kita terkotak-kotak karena tentu lebih mudah menimbulkan konflik,” tuturnya.
Sejauh ini lanjutnya, kebersamaan di Kalbar antar suku yang ada sudah cukup baik. Makanya dia meminta semua masyarakat untuk bersama-sama menjaga kerukunan antar etnis dan umat beragama.
“Mari kita bersama-sama menyambut hari raya Imlek ini dengan suka cita dan semoga ke depan rakyat Kalbar semakin makmur dan sejahtera,” tuturnya.
Di tempat yang sama, Ketua Panitia Perayaan Malam Tahun Baru Imlek kota Pontianak dari Yayasan Bhakti Suci, Buyung Bunardi mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada Gubenur Kalbar karena telah mengizinkan warga Tiong Hoa untuk menggelar peringatan perayaan Imlek di Pendopo Gubernur.
“Ya, kami harapkan perayaan Imlek tahun ini bisa membawa kebahagiaan, tidak hanya bagi umat Kong Hu Cu, tetapi juga bagi semua masyarakat Kalbar. Kita juga sangat berterimakasih kepada pak Cornelis yang sudah mau ikut merayakan Imlek bersama kami pada malam ini,” tuturnya.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya mengatakan, tahun ini, Pemerintah provinsi Kalimantan Barat akan mengundang 10 duta besar dari beberapa negara untuk menghadiri perayaan Imlek yang akan dipusatkan di kota Singkawang, Kalbar.
“Pada perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun ini, pak Gubernur telah mengundang 10 duta besar dari beebrapa negara seperti Tingkok, Amerika, Malaysia dan beberapa negara lainnya. Pada tahun ini, perayaan Imlek dan Cap Go Meh akan dipusatkan di kota Singkawang, dimana dalam perayaannya akan dilangsungkan pawai budaya, arak-arakan Tatung dan Naga serta Barong Sai,” katanya.
Dia menjelaskan, untuk perayaan Imlek dan Cap Go Meh pada tahun ini memang sengaja di pusatkan di kota Singkawang karena selama ini kota tersebut memang dikenal sebagai Hongkong kedua di dunia karena masyarakat disana di dominasi oleh etnis Tiong Hua.
Selain itu, kota Singkawnag juga dikenal sebagai kota wisata di Kalbar dan diharapkan dengan adanya event Imlek dan Cap Go Meh tersebut bisa meningkatkan jumlah wisawatan yang berkunjung kesana.
“Untuk perayaan Imlek dan Cap Go Meh di kota Pontianak masih tetap ada, dimana akan ada arak-arakan naga, namun tidak ada pawai budaya dan arakan Tatung. Namun, saya harapkan perayaan Imlek dan Cap Go Meh di kota Pontianak pada tahun ini tetap bisa meriah,” tuturnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Kelenteng Hok Tek Djeng Sin Dipadati Umat Sembahyang Imlek

Warga Tionghoa melakukan sembahyang menyambut Tahun Baru Imlek 2566 di Vihara Amurva Bhumi Hok Tek Djeng Sin, di Jalan Satrio, Jakarta Selatan, Kamis (19/2/2015). Warga Tionghoa melakukan sembahyang malam khusus yang disebut juga chuxi yang dalam bahasa Cina berarti menghapus yang lama dan jahat juga berdoa untuk menyongsong kedatangan tahun baru yang terbaik adalah malam terakhir menjelang hari Tahun Baru Imlek. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Berita Lain