18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38473

Menpora Belum Mau Keluarkan Rekomendasi, ISL Dipastikan Mundur

Jakarta, Aktual.co — Kompetisi Indonesia Super League (ISL), dipastikan tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Pasalnya, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, belum bisa mengeluarkan rekomendasi.

Padahal, PT Liga Indonesia (PT LI), selaku operator kompetisi di Indonesia, telah menetapkan jadwal pertandingan ISL pada 20 Februari mendatang.

Dijelaskan politisi partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, belum dikeluarkannya rekomendasi itu karena klub peserta ISL belum memenuhi persyaratan yang berstandar FIFA.

“Rekomendasi ISL belum bisa diberikan. Alasannya, ISL belum memenuhi standar FIFA, AFC, dan SKN,” ujar Imam di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2).

Dengan demikian, Menpora memberikan tenggat waktu hingga dua minggu kedepan, terhitung per hari ini kepada klub peserta ISL untuk melengkapi persyaratan yang dimintakan sesuai dengan standar FIFA.

“Apabila sudah memenuhi (data/persyaratan), rekomendasi itu akan diberikan,” kata menpora.

Menpora mengancam kepada PT LI dan juga klub ISL, jika mereka tidak mengindahkan persyaratan yang dimintakan tersebut.

“Kalau tidak, BOPI (Badan Olahraga Profesional Indonesia) akan mengambil langkah selanjutnya,” sebutnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Sacchi Dikecam Pejabat Italia karena Komentarnya

Jakarta, Aktual.co — Seorang anggota senior pemerintahan Italia, mengutuk klaim Arrigo Sacchi bahwa ada terlalu banyak pemain berkulit hitam di sepak bola usia muda Italia sebagai “kesalahan fatal.”

“Italia 30 tahun silam bukanlah Italia pada hari ini,” kata Graziano Delrio, Sekretaris Negara untuk Perdana Menteri Matteo Renzi yang juga bertanggung jawab untuk olahraga di dewan menteri-menteri Italia, dikutip dari AFP, Rabu (18/2).

“Faktanya pada hari ini terdapat pemain-pemain muda yang merupakan warga Italia dan mendapat hak yang diberikan di mana mereka lahir dan tumbuh di Italia, bahkan jika orang tua mereka memiliki akar dari luar negeri,” kata Delrio dalam pernyataannya.

“Mereka merupakan bagian dari generasi muda yang pergi ke sekolah-sekolah kami, yang memainkan sepak bola dan cabang-cabang olahraga kami.” “Dan tema warna kulit tentu saja bukan tempat di mana kita semestinya berusaha memulai untuk merevitalisasi sistem pemain muda kami.”

Sacchi, yang merupakan mantan pelatih timnas Italia dan AC Milan, mendapat kecaman dari seluruh dunia untuk komentar-komentarnya yang menyebutkan “terlalu banyak (pemain berkulit) hitam” yang bermain di liga-liga U-20 Italia, dan bahwa negara itu “sekarang tidak memiliki martabat atau kebanggaan.”

Sacchi menegaskan bahwa komentar-komentarnya telah dibawa keluar konteks dan bahwa dirinya bukan merupakan seorang rasis.

Artikel ini ditulis oleh:

Komisi III Kecewa Presiden Tidak Lantik Komjen BG

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Trimedya Panjaitan mengaku kecewa dengan keputusan Presiden Jokowi yang tidak melantik Komjen Budi Gunawan dan mengajukan nama baru sebagai calon kapolri,  Badrodin Haiti.
“Pertama tentu kami kecewa karena sampai tadi kami harapkan Presiden Jokowi melantik BG,” kata Trimedya di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (18/2).
Komisi III DPR RI, katanya, juga akan menunggu surat dari Presiden terkait nama calon kapolri baru.
“Itu baru diumumkan Jokowi, kita tunggu suratnya untuk kemudian DPR RI bersikap. Akan terima atau tidak. Yang jadi problem ini di UU itukan 30 hari yang artinya masa aktif sidang, kami akan bahas ini setelah DPR masuk lagi, apa terima BH jadi Kapolri atau tidak,” kata Trimedya.

Artikel ini ditulis oleh:

Sebanyak 25 Pelajar Terjaring Razia karena Bolos Sekolah

Medan, Aktual.co — Sebanyak 25 pelajar yang kedapatan tengah membolos sekolah dan menghabiskan waktu bermain internet, berhasil ‘dijaring’ Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (18/2).

Para pelajar itu tertangkap disalah satu warnet di jalan Williem Iskandar, Medan, saat digelar operasi pembinaan terhadap warnet-warnet yang memberikan izin kepada anak pelajar disaat jam sekolah sedang berlangsung.

“Dari Operasi yang dilakukan, kami mengamakankan puluhan anak sekolah,” ujar Kabid Pos dan Telekomunikasi Dinas Komonikasi dan Informasi Kota Medan, Armadi Harahap.

Menurutnya, saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan terhadap para pelajar itu. Selanjutnya, ujar Armadi, pihaknya akan melayangkan surat kepada pihak sekolah dan orang tua masing-masing pelajar.

“Setelah melakukan razia kami mendata dan meminta Dinas Pendidikan untuk menyurati orang tua melalui Sekolah yang bersangkutan,” kata Armadi.

Armadi menuturkan, dalam operasi itu, selain melakukan razia, pihaknya juga melakukan sosialisasi dan arahan agar warnet tidak memberikan izin kepada pelajar untuk bermain internet pada saat jam sekolah. Pihaknya juga melakukan pengecekan terkait izin operasi Warnet.

“Kami meminta agar pelajar tidak dizinkan untuk bermain internet pada saat jam sekolah. Dan kami minta warung untuk memperpanjang izinnya” tegas Armadi.

Artikel ini ditulis oleh:

Ini Alasan Tak Dibolehkan Atraksi Tatung Kemasukan Roh dalam Cap Go Meh

Jakarta, Aktual.co — Wali Kota Pontianak Sutarmidji menyatakan, perayaan puncak Imlek atau yang dikenal dengan Cap Go Meh tahun 2015 di Pontianak dengan atraksi replika naga atau tidak ada atraksi tatung seorang dukun yang kemasukan roh.

“Biarlah atraksi tatung di Singkawang, Pontianak dengan atraksi arakan naganya,” kata Sutarmidji di Pontianak, Rabu (18/2).

Ia menjelaskan tatung tidak diizinkan untuk tampil beratraksi di kota ini lantaran sebagai kota yang multi etnis, hal itu sangat rentan terhadap kerawanan-kerawanan sosial.

Malah menurut dia dengan Kota Pontianak fokus atraksi naga, dan Kota Singkawang ada atraksi tatung, maka masyarakat ataupun wisatawan, baik nasional maupun mancanegara tinggal memilihnya untuk melihat atraksi yang mana.

Menurut Sutarmidji perayaan Imlek di Kota Pontianak tidak ada masalah yang berarti. Begitu pula perayaan Cap Go Meh dengan arak-arakan replika naga sudah rutin digelar dan masyarakat pun sudah terbiasa dengan kegiatan itu.

Pemkot Pontianak mengimbau atraksi tatung cukup dilakukan di dalam kelenteng saja.

Diberitakan sebelumnya Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pontianak Nurdin menyatakan Perayaan Imlek dan CGM (Cap Go Meh) tahun 2015, kembali dipusatkan di Jalan Diponegoro Pontianak, yakni sebagai tempat dibukanya pasar kuliner, dan ritual replika naga ‘buka mata’ dan ‘tutup mata’ di Kelenteng Kwan Tie Bio, dan ada sebanyak 46 stan kuliner yang akan disiapkan oleh pihak panitia.

Dalam kesempatan itu, Nurdin menjelaskan untuk perayaan puncak atau yang dikenal dengan CGM, jadwalnya hampir sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni dimulai dengan ritual naga buka mata yang kesemuanya dimiliki oleh Yayasan Pemadam Kebakaran (YPK) yang ada di Kota Pontianak, tanggal 3 Maret di Kelenteng Kwan Tie Bio mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB.

“Setelah itu mereka (kelompok atraksi naga) melakukan kunjungan ke instansi-instansi pemerintah, setiap atraksi naga nantinya akan dikawal oleh aparat kepolisian guna mengatur kelancaran lalu lintas yang dilewati oleh atraksi naga tersebut, kegiatan itu terus berlanjut hingga tanggal 4 Maret,” katanya.

Kemudian acara puncaknya, 5 Maret 2015, yakni para pemain replika naga dari berbagai YPK tersebut melakukan atraksinya di kawasan pecinan, yakni Jalan Gajah Mada dan Tanjungpura, yakni dimulai siang hari hingga selesai.

“Malam harinya, ada lagi atraksi ‘naga bersinar’ yang diberikan cahaya berbagai warna lampu sehingga semakin menarik untuk dilihat,” katanya.

Setelah acara puncak selesai, maka tanggal 6 Maret replika naga yang telah menjalani ritual “buka mata” maka harus melakukan ritual “tutup mata” di Kelenteng Kwan Tie Bio. Setelah itu, tiruan naga-naga itu dibakar di Kompleks Pemakaman Tionghoa milik YBS Pontianak di Jalan Adisucipto, Kabupaten Kubu Raya, dengan maksud mengirim kembali arwah naga ke kayangan setelah diundang ke bumi untuk membersihkan roh-roh jahat.

“Dari data yang kami peroleh akan ada sepuluh tiruan naga yang akan tampil pada Perayaan CGM, tetapi tidak semuanya melakukan ritual ‘naga buka mata’. Selain itu, Perayaan CGM di Pontianak juga akan dimeriahkan oleh sejumlah atraksi barongsai dan lainnya,” ujar Nurdin.

Artikel ini ditulis oleh:

Batalkan Budi Gunawan, PDIP: Jokowi Melakukan ‘Contemp of Parliament’

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo telah melakukan ‘Contempt of Parliament’ (penghinaan) dengan mengajukan nama Komjen Badrodin Haiti selaku calon Kapolri, mengganti Komjen Budi Gunawan.
Hal ini dikatakan oleh Anggota DPR F-PDIP Junimart Girsang, di Jakarta, Rabu (18/2).
“Pertama, saya agak bingung bgaiman presiden mengambil putusan tak melantik Budi Gunawan,” kata Junimart.
kemudian, Komisi III DPR akan berfikir kembali bagaimana dengan hasil keputusan komisi III yang sudah diparipurnakan, merujuk surat presiden.
“Artinya, surat belum pernah ditarik dan tak dibatalkan, kalau sudah begitu apakah sesederhana itu untuk tidak melantik dan angkat (nama) baru,” katanya.
Junimart mempertanyakan bagaimana hasil dari fit and proper test (Budi Gunawan) sebelumnya, jika sekarang presiden mengajukan nama calon kapolri baru.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain