11 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38503

PDIP: Presiden Jokowi akan Lantik Budi Gunawan

Medan, Aktual.co — Pasca dikabulkannya pra peradilan penetapan tersangka korupsi Komjen Pol Budi Gunawan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pelantikan Kapolri diprediksi tinggal menunggu hari saja.
“Terhadap calon Kapolri sudah disetujui secara politik, pra peradilan sudah mengabulkan pemohon. Selanjutnya adalah tinggal menunggu langkah presiden untuk melantik Kapolri yang baru. Dalam waktu sesingkatnya beliau akan melantik, kita tunggu dalam waktu satu dua hari ini,” ujar anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu kepada Aktual.co di Tapteng, Senin (16/2).
Sementara itu, disinggung upaya Pengajuan Kembali (PK) oleh KPK terhadap pengabulan pra peradilan itu, Masinton menuturkan, itu adalah upaya yang wajar ditempuh dalam proses hukum.
Namun, lanjut politisi PDI Perjuangan itu, yang patut diingat bahwa, institusi Polri sebagai lembaga negara saat ini membutuhkan keberadaan seorang pemimpin.
“Itu upaya hukum untuk banding biar ditempuh, tapi itu (PK) sembari jalan, kepolisian kan perlu kepemimpinan defenitif, perlu Kapolri yang baru, maka calon yang sudah disetujui DPR dan juga secara hukum, gugatannya sudah dikabulin, yang saya pikir tinggal dilantik,” tukasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Masinton: KPK Ugal-ugalan

Medan, Aktual.co — Dikabulkannya permohonan pra peradilan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Majelis Hakim, mengindikasikan bahwa dalam menetapkan tersangka lembaga anti rasuah itu ugal-ugalan.
Demikian dikatakan Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu kepada Aktual.co di Kabupaten Tapteng, Senin (16/2).
“Ini kita tinggal kita minta KPK berhati-hati besok, dalam menetapkan status hukum seseorang, ini kan melihat preseden ini, kayak KPK itu seperti ugal-ugalan,” tandas Masinton.
Menurutnya, KPK saat penetapan BG dinilai terburu-buru tanpa menjalani prosedur yang seharusnya.
“Buru-buru menetapkan status tersangka seseorang, tanpa melalui pemeriksaan pendahuluan, sebagai prasyarat untuk menetapkan status hukum seseorang,” ujar.
Kedepan, sambung politisi PDI Perjuangan itu, dirinya mengingatkan agar KPK sebagai sebagai institusi penegakan hukum dibidang pemberantasan korupsi untuk tidak gegabah menetapkan status hukum kepada seseorang.
Sementara itu, disinggung sikap partainya apakah sudah saatnya dilakukan pergantian terhadap pimpinan KPK, sekaitan sikap gegabah yang menunjukkan tidak kapabelnya para pimpinan KPK saat ini, Masinton menyebutkan, urusan itu sebaiknya dikembalikan kepada undang-undang KPK itu sendiri.
“Kita kan tidak boleh mengintervensi, yang berkaitan dengan pelanggaran etika, penetapan status tersangka terhadap pimpinan KPK, kalau nanti sudah memiliki kekuatan hukum, karena persyaratan di UU no 30 tahun 2002 tentang KPK, mengatur pimpinan tidak boleh statusnya itu tersangka, pimpinan ada undang-undangnya yang mengatur,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Sebanyak 650 Ribu Orang yang Menganggur di Arab Saudi

Jakarta, Aktual.co —Angka pengangguran di negara superkaya Arab Saudi mencapai 650 ribu orang. Di antara jumlah tersebut meliputi 258 laki-laki dan 392 orang kaum perempuan. Namun demikian, melalui pernyataan yang disampaikan pada Ahad, (15/2), Kerajaan mengaku berhasil menurunkan angka tersebut hingga 11,7 persen lewat program nasional Nitaqat. Menurut Departemen Statistik dan Informasi Arab Saudi, angka pengangguran yang selama ini ditulis oleh media massa adalah tidak benar. “Angka tersebut tidak mewakili jumlah pengangguran di Arab Saudi,” jelas Departemen.

Sebelumnya beredar laporan yang menyebutkan bahwa angka pengangguran di kalangan kaum peremuan Saudi pada 2013 mencapai 34 persen sedangkan di lingkungan lelaki berjumlah 6,2 persen. “Angka di lingkungan lelaki berkurang karena tenaga ahli di kalangan mereka meningkat.” Untuk mengatasi pengangguran, Kementerian Perburuhan Arab Saudi melalui program nasional Nitaqat sejak 20 April 2014 melakukan tiga aksi bagi warga Saudi. Mereka disebarkan ke berbagai sektor swasta. Tidak dijelaskan secara detail apa saja program tersebut

Hingga akhir 2015, program Nitaqat diperkirakan dapat menyediakan lapangan kerja bagi 750 ribu warga Saudi. Hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatan hingga 15,6 persen sepanjang 2015. Pencapaian tersebut dibantah oleh para penggiat blog di Saudi. Mereka mengatakan, angka pengangguran di kalangan kaum pria dan wanita Arab Saudi jauh lebih besar daripada data yang disampaikan Kerajaan kepada publik. “Jumlah total angka pengangguran di Saudi lebih dari satu juta orang,” ucap salah seorang blogger. Bahkan blogger lainnya menyebut angka enam juta orang.

Sementara itu blogger yang tak bersedia disebutkan identitasnya menerangkan, pengangguran di Saudi mencapai 1,5 juta jiwa terdiri dari kaum lelaki dan perempuan. Dia meragukan angka yang dikeluarkan oleh Departemen. “Saya rasa kaum pengangguran di desa-desa terpencil tidak dihitung oleh Departemen,” tulisnya.

Mahasiswi Turki Dibakar, Aksi Solidaritas Pun Merebak

Jakarta, Aktual.co —Tubuhnya ditemukan di sungai dekat sebuah pemakaman, hangus terbakar dan terbengkalai. Dikutip dari CNN, Tubuh Ozgecan Aslan, 20, ditemukan setelah beberapa hari keluarganya mencarinya, tepatnya pada Jumat (13/2), di Mersin, distrik Tarsus, selatan Turki. Kini, warga Turki memprotes kematiannya, yang melihat tewasnya Aslan sebagai simbol tren kekerasan terhadap perempuan di negara itu. Pemerintah Turki telah berjanji akan menghukum pelaku pembunuhan Aslan dan mencegah kejadian serupa terjadi lagi. Tiga orang yang diduga sebagai pelaku pembunuhan sudah ditangkap.

Kantor berita Turki, Anadolu, melaporkan bahwa Aslan diduga diperkosa sebelum akhirnya dibunuh oleh sopir bus yang ia tumpangi dalam perjalanan pulang ke rumh. Ia adalah mahasiswa tahun pertama, yang dilaporkan hilang sejak Rabu (11/2). Tubuhnya ditemukan dituangi bensin, dibakar dan kemudian dibuang ke sungai, kata Kepolisian Mersin. Pemakamannya  dilangsungkan pada Sabtu (14/2) dan di hari yang sama, aksi solidaritas mengenang Aslan diselenggarakan di Istanbul dan Ankara.

“Kau tak akan berjalan sendirian,” teriak para pemrotes, seperti dilaporkan Anadolu. “Kami akan mengakhiri pembunuhan terhadap perempuan.” Para pemrotes juga membawa spanduk dan foto-foto Aslan, sambil berteriak, “Kami di sini hari ini. Kami akan berjuang dan akan terus berjuang hingga ini berhenti.” Protes juga terjadi di media sosial, tanda pagar #OzgecanAslan berisi ribuan cuitan di Twitter, memprotes dan menunjukkan belasungkawa atas kematiannya.

Petisi secara online yang menyerukan pemerintah Turki untuk mengambil langkap atas peristiwa yang menimpa Aslan sudah mengundang 600 ribu tanda tangan. Menurut Anadolu, putri Presiden Tayyip Erdogan, Sumeyye Erdogan dan Esra Albayrak, mengunjungi keluarga Aslam pada Ahad (14/2). “Ini sungguh situasi yang menyedihkan. Kami datang ke sini untuk berbagi kesedihan dengan mereka. Tujuan kami adalah agar para pembunuh itu dihukum dengan cara yang efektif,” ujar Sumeyye.

Yenny Wahid: KPK dan Polri Harus Diselamatkan

Jakarta, Aktual.co — Putri Presiden keempat Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid berharap, Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa bebas dari kepentingan politik. 
“Institusi KPK dan Polri harus diselamatkan,” tegas Yenny kepada Aktual.co ketika diminta untuk menanggapi kisruh antara dua lembaga tersebut di gedung KPK, Senin (16/2).
Dia mengungkapkan, kedatangannya ke KPK untuk mengetahui sikap lembaga anti rasuh itu pasca pembacaan putusan praperadilan terkait penetapan status tersangka Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Budi Gunawan (BG).
Namun, ketika ditanya mengenai tanggapanya terhadap putusan tersebut, Yenny tidak mau menanggapi. Begitu juga saat ditanya langkah apa yang menurutnya harus dilakukan oleh Abraham Samad Cs.
“Tidak ada tanggapan. Saya cuma mau tahi sikap KPK. Saya tidak mau melampui KPK,” pungkasnya.
Setelah pembacaan putusan praperadilan BG, KPK memang mendapatkan banyak saran dan tanggapan. Salah satu sarannya adalah mengajukan Peninjauan Kembali (PK) dan meminta fatwa Mahkamah Agung (MA).

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Ketinggian Air Katulampa Aman, Pasar Ikan Siaga III

Jakarta, Aktual.co —Pagi ini, pukul 07.00Wib, ketinggian air di Bendung Katulampa terpantau aman stabil di ketinggian air 40 centimeter.
Begitu juga di pos pemantauan lainnya di Jabodetabek, ketinggian air terpantau aman stabil.
Seperti di Pos Depok, Pintu Air Manggarai, Pintu Air Karet, Pos Krukut Hulu, Pos Pesanggrahan, Pos Angke Hulu, Waduk Pluit, semua terpantau aman stabil.
Kecuali di Pasar Ikan, ketinggian air Siaga III, meski air stabil di ketinggian 192cm.
Ketinggian air di Pos Cipinang Hulu, Pos Sunter Hulu, Pintu Air Pulo Gadung, Kali Bekasi, Kali Cikeas, dan Kali Cilengsi juga terpantau aman.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain