12 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38502

Samad Tersangka, KPK Klaim Belum Terima Surat Panggilan

Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad resmi menyandang status tersangka di Polda Sulselbar atas tuduhan pemalsuan dokumen. Atas tuduhan tersebut, Polda Sulselbar langsung melayangkan panggilan terhadap Samad.
Namun demikian, pihak KPK mengaku belum menerima surat panggilan atas nama Abraham Samad. “Belum ada. tapi nanti akan coba dicek lagi,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha, Selasa (17/2).
Pihak KPK juga mengklaim belum mengetahui penetapan tersangka terhadap Samad itu. ” Memang tidak harus diberitahukan juga ke tersangka,” kata dia.
Polda Sulselbar langsung melayangkan panggilan terhadap pria asal Makassar tersebut, untuk dimintai keterangan pada Jumat (20/2) mendatang.
“Hari ini, penyidik Polda Sulselbar langsung melayangkan penggilan sebagai tersangka ke AS untuk diperiksa,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Rikwanto, Selasa (17/2).
Penyidik menetapkan Abraham sebagai tersangka karena telah memiliki alat bukti cukup yakni Kartu Keluarga (KK), KTP Feriyani Lim dan paspor Feriyani Lim yang diduga palsu. 
Sejauh ini, penyidik Polda Sulsel telah memeriksa 23 orang saksi. Mereka berasal dari pihak imigrasi, kecamatan, kelurahan dan sebagainya. Polisi menilai, seluruh bukti menunjukkan bahwa Abraham terlibat pemalsuan dokumen. 
Kasus ini berawal dari pelaporan Abraham oleh Feriyani Liem ke Bareskrim Polri atas dugaan memalsukan dokumen berupa paspor. Kuasa hukum Feriyani, Haris Septiansyah mengatakan, laporan dibuat karena kliennya dirugikan atas tindakan Abraham dan teman Abraham bernama Uki. Hal ini berawal dari keperluan Feriyani untuk membuat paspor pada 2007. Saat itu, domisili Feriyani masih di Pontianak, Kalimantan Barat. 
Dengan alasan mengalami kesulitan administrasi, teman Feriyani menyarankannya untuk pindah ke Makassar. Feriyani ditawari bantuan untuk mengurus pembuatan paspor.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Rupiah Melemah, IHSG Menguat Tipis

Jakarta, Aktual.co —  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dibuka melemah di posisi Rp 12.760 per dolar  AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 12.750 per dolar AS.

Data indikasi kurs TT Bank Mandiri pada pukul 09.17 menunjukan kurs rupiah di posisi Rp 12.735 per dolar AS. Sedangkan di data kurs BCA, harga beli rupiah berada di posisi Rp12.740 per dolar AS.

Sementara itu,  laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak datar di zona hijau. IHSG naik tipis 0,189 poin (0,01%) ke level 5.325,684. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,048 poin (0,01%) ke level 926,852.

Pada awal perdagangan hari ini, IHSG dibuka bertambah 0,334 poin (0,01%) ke level 5.325,829. Indeks LQ45 dibuka tumbuh 0,080 poin (0,01%) ke level 926,884.

Pada pukul 09.10 WIB, IHSG terus menguat dengan naik tipis 6,27 poin (0,12 persen) ke level 5.330,76. Indeks saham LQ45 mendaki 0,13 persen ke level 927.

Pada pagi ini, IHSG berada di level tertinggi 5.334,03 dan terendah 5.325,68. IHSG terangkat seiring dengan menguatnya 72 saham, sementara 25 saham lainnya melamah dan 69 saham lainnya stagnan.

Artikel ini ditulis oleh:

Seorang Nelayan Kepulauan Seribu Hilang Saat Melaut

Jakarta, Aktual.co —Seorang nelayan di Kepulauan Seribu, diduga hilang saat melaut di tengah cuaca yang tidak bersahabat.
Si nelayan bernama Jauhani (29), warga RT 06/04, Kelurahan Pulau Kelapa, hilang saat melaut di perairan Pulau Rosa, Kepulauan Seribu, Minggu (15/2).
Saat ditemukan Senin (16/2) kemarin di dekat Pulau Rosa, mesin perahu milik Jauhani dalam kondisi menyala. Namun keberadaan Jauhani justru tidak diketahui.
Kondisi perairan Kepulauan Seribu di hari Minggu dilaporkan sedang dilanda angin kencang dengan ketinggian gelombang mencapai tiga meter.
Sampai kemarin, keberadaan Jauhani belum diketahui dan masih dilakukan pencarian.
Dilansir dari Beritajakarta,  Kapolsek Kepulauan Seribu Utara, AKP Harsono Wagino, mengatakan pencarian masih dilakukan bersama warga setempat di sekitar lokasi kapal.
“Kita masih terus lakukan pencarian. Mudah-mudahan bisa segera ditemukan.”

Artikel ini ditulis oleh:

BPS: Neraca Perdagangan Lampung Surplus 90 Juta Dolar

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —  Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan luar negeri Provinsi Lampung selama Januari 2015 surplus sebesar 90 juta dolar Amerika Serikat (AS).

“Kondisi ini terjadi pada awal tahun 2015 dan diharapkan akan terus mengalami surplus pada bulan-bulan berikutnya,” kata Kepala BPS Provinsi Lampung, Adhi Wiriana di Bandarlampung, Selasa (17/2).

Ia mengatakan neraca perdagangan Lampung pada Januari 2015 dengan beberapa negara di kawasan ASEAN mengalami defisit seperti Thailand mencapai 9,4 juta dolar AS dan Malaysia 9,1 juta dolar AS. Neraca perdagangan yang mengalami suprlus dengan negara di kawasan ASEAN adalah Singapura sebesar 7,1 juta dolar AS. Sementara dengan negara-negara di kawasan Uni Eropa surplus mencapai 64,1 juta dolar. Kemudian Amerika Serikat surplus 15,8 juta dolar AS dan Tiongkok 18,8 juta dolar AS. Sementara dengan emapt negara lainnya mengalami defisit.

Adhi menyebutkan pada periode Januari 2015, neraca perdagangan mengalami surplus 90 juta dolar. Hal itu menunjukkan kinerja perdagangan luar negeri Provinsi Lampung terus membaik dibandingkan bulan Juli 2014 dan sebelumnya yang selalu defisit. Sementara nilai total ekspor Provinsi Lampung pada Januari 2015 mencapai 275,6 juta dolar AS, atau mengalami penurunan 20,77 persen dibandingkan ekspor pada Desember 2014.

BPS Lampung itu mencatat nilai ekspor Januari 2015 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2014 juga mengalami penurunan sebesar 4,5 juta dolar AS atau 1,62 persen. Lima golongan barang utama ekspor Lampung pada Januari 2015, yakni golongan lemak dan minyak hewani/nabati; kopi, teh, rempah-rempah; batu bara; ikan dan udang serta olahahan dari buah-buahan/sayuran.

Penurunan ekspor di Januari 2015 terhadap Desember 2014, lanjutnya, terjadi di tiga golongan barang utama, yakni golongan lemak dan hewan/nabati turun 32,62 persen atau 52,4 juta dolar AS; kopi, teh, rempah-rempah turun 20,27 persen (11,5 juta dolar AS), batu bara 18,95 persen (5,5 juta dolar AS) serta ikan dan udang turun 16,24 persen (3,4 juta dolar AS).

“Sedangkan olahan dari buah-buahan/sayuran mengalami peningkatan 7,22 persen atau 1,2 juta dolar AS,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Unjuk Rasa di Jakarta, Masalah PPP Hingga Pencopotan Petinggi Antam

Jakarta, Aktual.co —Dua unjuk rasa diinformasikan akan digelar di Ibu Kota DKI hari ini.
Dari informasi yang dihimpun Aktual.co, di depan Istana Negara Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat akan digelar unjukrasa dari DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Jumlah massa sekitar 500 orang, sekitar pukul 09.30Wib, mereka akan menuntut pemerintah tidak mengintervensi perselisihan di internal PPP.
Mereka juga meminta Presiden Joko Widodo tidak hadir dalam kegiatan Mukernas I PPP Romahurmuziy.
Unjuk rasa kedua akan digelar di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Massa dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Menggugat, berjumlah sekitar 100 orang. Mereka menuntut pencopotan jabatan Direksi PT. Antam yang diduga terlibat kasus korupsi.
Sebelum menuju ke BUMN, massa diinformasikan akan berkumpul di Tugu Proklamasi pukul 11.00Wib. 

Artikel ini ditulis oleh:

PTPN X Alokasikan Dana PMN Untuk Sektor Energi

Jakarta, Aktual.co — PT Perkebunan Nusantara X mengalokasikan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk sektor energi guna membantu pemerintah mengurangi konsumsi bahan bakar minyak dari fosil.

“Besaran dana PMN senilai Rp975 miliar yang kami terima akan difokuskan untuk pengembangan produk hilir tebu. Tepatnya, memproduksi bioetanol dan listrik,” kata Direktur Utama PTPN X Subiyono di Surabaya, Selasa (17/2).

Pada 2015, kata dia, perseroan menanamkan dana investasi Rp1,125 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp975 miliar di antaranya didapatkan dari PMN. “Adapun sisanya dari kas internal dan pinjaman perbankan,” ujarnya.

Investasi itu, kata dia, tidak hanya untuk membangun pabrik bioetanol, namun termasuk mewujudkan “co-generation” untuk produksi listrik dan peningkatan kapasitas pabrik gula. “Kami juga ingin membangun satu lagi pabrik bioetanol di kompleks PG Ngadiredjo, Kediri, dengan kapasitas yang sama dengan pabrik bioetanol di Mojokerto yaitu 30.000 kiloliter per tahun,” katanya. Alasannya, kata dia, sampai sekarang bahan baku bioetanol dari tetes tebu PTPN X cukup melimpah.

Dengan perkiraan produksi tetes tebu sebesar 292.500 ton maka pihaknya bisa membangun satu lagi pabrik bioetanol berkapasitas 30.000 kiloliter per tahun. “Produksi tetes tebu PTPN X bisa digunakan untuk dua pabrik bioetanol. Dan sekarang kami sudah punya satu di Mojokerto,” katanya.

Ketua Panitia Kerja PMN DPR RI Azam Azman Natawijana menyatakan pihaknya sudah mengecek rencana investasi PTPN X untuk mengoptimalkan produk hilir tebu non-gula (16/2). Dari kunjungan kerja itu, DPR menilai alokasi PMN itu memang dilakukan sesuai rencana investasi yang disampaikan, yakni fokus ke industri hilir tebu. “Jadi tidak hanya produksi gula. Tapi juga ada bioetanol dan listrik dari ampas tebu,” katanya.

Pada kesempatan sebelumnya, Anggota Komisi VI (membidangi BUMN) Abdul Wachid mengatakan semua pabrik gula akan didorong untuk menghasilkan produk non-gula yang kompetitif, terutama bioetanol dan listrik. Bioetanol dihasilkan dari olahan limbah cair tebu alias tetes tebu (molasses). Adapun listrik dihasilkan dari limbah padat tebu atau ampas tebu dengan program “co-generation”.

“Kami harap BUMN gula lain yang mendapat PMN juga bisa merintis pembangunan pabrik bioetanol seperti yang sudah dilakukan PTPN X dalam tiga tahun terakhir,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain