16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38504

Terkungkung, Ratusan Kader Mundur dari PDIP

Jakarta, Aktual.co — Ratusan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Gianyar, Bali, beramai-ramai mengajukan permohonan pengunduran diri dari partai politik pimpinan Megawati Sukarnoputri.
Hal tersebut dilakukan setelah tidak diberi kesempatan menjadi calon anggota legislatif pada Pemilu 2014.
“Kami merasa terkungkung sehingga memilih untuk mundur dari PDIP,” kata I Gusti Ngurah Purbaya, kader PDIP yang juga mantan anggota DPRD Kabupaten Gianyar, Selasa (17/2).
Alasan pengunduran diri lantaran pengekangan aspirasi pada pencalonan pada Pemilu 2014. “Aspirasi konstituen akan kami salurkan ke Perindo (Partai Persatuan Indonesia),” ujarnya.
Pihaknya telah berdiskusi dengan rekan-rekan kader PDIP lainnya dalam rencana untuk bergabung ke partai politik lain.
Demi menunjukkan keseriusan mundur dari PDIP, dirinya bersama rekan-rekan lain mendatangi kantor Sekretariat DPC PDIP Kabupaten Gianyar dengan diiringi kelompok seni bale ganjur dan gamelan.

Artikel ini ditulis oleh:

Hakim Tolak Pencabutan Hak Politik Eks Bupati Rina

Jakarta, Aktual.co — Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Jawa Tengah, menolak pencabutan hak politik bekas Bupati Karanganyar Rina Iriani.
Hal tersebut disampaikan Hakim Ketua Dwiarso Budi saat membacakan vonis perkara penyimpangan dana subsidi perumahan Griya Lawu Asri Kabupaten Karanganyar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Selasa (17/2).
“Berkaitan dengan permintaan penuntut umum, majelis hakim tidak sepakat dengan pencabutan hak terdakwa untuk dipilih maupun memilih,” kata dia.
Menurut hakim, hukuman yang dijatuhkan terhadap mantan orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar itu bukanlah sarana balas dendam. “Permintaan penuntut umum tersebut tidak relevan dan memberatkan terdakwa,” tambahnya.
Sebelumnya, Mantan Bupati Rina Iriani divonis enam tahun penjara dalam penyimpangan dana subsidi perumahan Griya Lawu Asri Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Hakim mengganjar denda sebesar Rp500 juta yang jika tidak dibayar akan diganti dengan hukuman tiga bulan penjara. Rina juga mengganjar hukuman untuk membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp7,8 miliar.
Dalam putusannya, hakim menyatakan terdakwa terbukti melanggar peraturan perundang-undangan secara kumulatif.
Mantan orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar itu terbukti melanggar pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Rina juga terbukti melanggar pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang pemberantasan tidak pidana pencucian uang.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Rini Tunjuk Direktur Indosat Jadi Direktur Perum Bulog

Jakarta, Aktual.co — Fadzri Sentosa, Director & Chief Wholesale & Enterprise Officer Indosat, ditunjuk oleh Menteri BUMN Rini Soemarno menjadi salah satu direktur di Perum Bulog (Badan Urusan Logistik)yang langsung efektif setelah menerima Surat Keputusan.

President Director & CEO Indosat Alexander Rusli dalam keterangan tertulis yang diterima di Bogor, Selasa (17/2), mengatakan Penyerahan SK (Surat Keputusan) dilakukan oleh Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Industri Strategis Kementerian BUMN Muhammad Zamkhani kepada Fadzri Sentosa, di Kantor Kementerian BUMN, Senin 16 Februari 2015.

“Kami turut bangga atas pelantikan Fadzri Sentosa, salah satu Direktur kami di Indosat, menjadi Direksi di Perum Bulog, salah satu BUMN yang penting dan memiliki peran sangat strategis,” katanya.

Fadzri Sentosa mengawali karir dari awal di Indosat, menduduki berbagai posisi strategis baik di Indosat maupun anak perusahaan. Terakhir posisi Fadzri adalah sebagai Director & Chief Wholesale & Enterprises Officer Indosat, yang posisi direksi ini telah diemban sejak 2007 hingga 2015. Sebelumnya ia sempat menduduki posisi direktur di anak perusahaan Indosat yaitu Satelindo dan IM3 sebelum kedua anak perusahaan merger ke dalam Indosat.

Penunjukan petinggi Indosat oleh pemerintah untuk duduk di berbagai lembaga dan perusahaan negara bukan hanya sekali ini. Beberapa waktu lalu tiga komisaris Indosat juga telah ditunjuk menjadi menteri dan perwakilan di Bank Dunia oleh Pemerintahan Joko Widodo. Komisaris Indosat Rachmad Gobel diangkat menjadi Menteri Perdagangan dan Komisaris Independen Indosat Bapak Rudiantara diangkat menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika. Sementara itu Rionald Silaban diangkat sebagai Executive Director di World Bank Group.

Beberapa Petinggi Indosat lainnya, juga menyebar menjadi Pimpinan di berbagai BUMN lain seperti di PT Pelni, PT Kereta Api Indonesia, PT Angkasa Pura, Perum Peruri, dan lain-lain.

Artikel ini ditulis oleh:

Alihkan Tender ke ISC-Pertamina, Daniel Sudah Efisien dan Transparan?

Jakarta, Aktual.co — PT Pertamina (Persero) mengklaim bahwa dengan mengalihfungsikan pengadaan minyak dari Pertamina Energy Trading Limited (Petral) ke Integrated Supply Chain (ISC) Pertamina, telah menghasilkan efisiensi di tubuh Perseroan. Hal itu disampaikan oleh Vice President ISC Pertamina Daniel Purba.

“Proses transaksi dan mata rantai pasokan menjadi terpangkas pasca dilimpahkannya kewenangan Petral ke ISC-Pertamina. Kita bisa dapatkan penghematan signifikan bagi kegiatan Pertamina, khususnya ekspor-impor,” ujar Daniel dalam konferensi persnya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Selasa (17/2).

Pihaknya mengklaim dapat meningkatkan fleksibilitas dan utilisasi armada transportasi yang dimiliki Pertamina. Bahkan pelimpahan kewenangan pengapalan transportasi, perseroan hemat USD2,3 juta per pengapalan. Selain itu, perseroan juga bisa melakukan negosiasi dengan suplier dalam hal pendanaan letter of credit (L/C).

“Selaku Pertamina dengan rating baik, maka pendanaan untuk LC bisa nego dengan suplier,” terangnya.

Daniel mengaku, revitalisasi fungsi ISC juga banyak mendapatkan respon positif dari mitra usaha. Bahkan, banyak perusahaan minyak nasional (National Oil Company/NOC) yang antusias untuk bekerja sama dengan perseroan.

“Proses tender pun lebih berjalan transparan, karena dilakukan di Jakarta di kantor Pertamina. Ini mempermudah akses apabila diperlukan accountability dari proses tender yang ada. Jadi lebih transparan,” tandasnya.

Namun, seperti diberikan sebelumnya, Solidaritas Pensiunan Karyawan Pertamina (eSPeKaPe) sejak awal memperkirakan jika Daniel Purba selaku Senior Vice President ISC yang baru ditunjuk beberapa waktu lalu itu tidak akan bisa memenuhi rekomendasi Tim Reformasi Tata Kelola Migas (RTKM) untuk melakukan tender secara terbuka.

“Sejak dini memang sudah diduga saat Daniel Purba jadi VP ISC Pertamina yang tujuannya hanya menggeser Petral. Tapi tidak akan mampu memenuhi apa yang direkomendasikan Tim RKTM agar ISC melakukan tender terbuka apalagi untuk melakukan tender dengan NOC atau IOC yang ikuti aturan dari MOPS,” kata Pendiri eSPeKaPe Teddy Syamsuri kepada Aktual.

Teddy menambahkan, saat ini memang tengah terjadi tarik-menarik antar kepentingan dalam proses tender tersebut. Akan tetapi, diperkirakan pada akhirnya yang memenangkan adalah kelompok dari Ari Soemarno.

“Tarik menarik itu jelas mengemuka ketika tender tertutup ISC Pertamina terpublikasi. Tapi diujungnya kelompok Ari Soemarno yang akan keluar memenangi tender tersebut. Bagaimanapun publik tahu jika Daniel Purba adalah mantan Vice President ISC Pertamina saat Ari Soemarno menjabat Dirut Pertamina,” ujarnya.

Perlu diketahui, ketika Ari Soemarno, kakak dari Menteri BUMN Rini Soemarno, menjabat sebagai Dirut Petral, Daniel Purba sendiri berperan sebagai wakil Dirut Petral. Lalu, setelah Ari Soemarno naik jabatan menjadi Dirut Pertamina, ia menarik Daniel ke ISC dimana Senior Vice President ISC saat itu adalah Sudirman Said, yang kini jadi Menteri ESDM dalam kabinet kerja Jokowi-JK. Sekaligus mengalihkan fungsi pengadaan minyak mentah dari Petral ke ISC.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pelukis Mancanegara akan Gelar Pameran di Candi Borobudur

Jakarta, Aktual.co — Sejumlah pelukis mancanegara menunjukkan minat yang tinggi untuk menggelar pameran di kawasan Candi Borobudur Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, karena daerah itu inspiratif dan menguatkan kebanggaan mereka berkarya seni, kata Koordinator Komunitas Seniman Borobudur Indonesia (KSBI), Umar Chusaeni.

“Besok Kamis (19/2) akan ada pelukis dari Vietnam yang berpameran tunggal, sudah mengontak juga dari Kanada dan Jepang, tapi kami masih mengatur waktunya,” kata Umar yang juga pengelola Limanjawi Art House Borobudur Kabupaten Magelang itu, di Borobudur, Selasa (12/2).

Ia mengatakan sejak beberapa waktu terakhir hingga saat ini, kecenderungan pelukis dari luar negeri untuk berpameran karya mereka di sekitar Candi Borobudur semakin tinggi.

Candi Borobudur, katanya, sebagai pusat seni dan budaya yang bukan hanya memberikan inspirasi untuk masyarakat lokal dan nasional, melainkan untuk masyarakat dunia

 “Karena menyimpan nilai-nilai kemanusiaan yang universal,” katanya.

Ia menyebut terjadi antrean para pelukis berasal dari sejumlah negara yang ingin berpameran di kawasan setempat, termasuk di Limanjawi Art House di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, sekitar 600 meter timur Candi Borobudur yang dikelolanya.

“Ada kebanggaan tersendiri jika pelukis menggelar pameran di Borobudur. Ada energi positif, ada spiritualitas Borobudur,” kata Umar yang juga pengurus Forum Tata Kelola Pariwisata Borobudur itu.

Ia mengatakan Candi Borobudur memberikan kekuatan nilai positif atas berbagai karya yang dipamerkan oleh sang pelukis.

Seorang pelukis Vietnam Nguyen Ngoc Dan akan menggelar pameran tunggal bertajuk “Desolution” di Limanjawi Art House Borobudur pada 19 Februari-12 Maret 2014. Pembukaan pameran yang antara lain ditandai dengan performa seni itu, oleh seorang pecinta seni di Kota Magelang Haris Kertaraharja.

Sekitar 25 karya Ngoc Dan yang akan dipamerkan, antara lain berjudul “Road Back”, “Bloom is Flowing”, “Hidden Place”, “Night before Celebration”, dan “Out of The Door”.

“Karya-karyanya tentang kesendirian. Menggali dan merenungkan kehidupan untuk menemukan sesuatu yang bermakna dan inpiratif,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berkas Sudah Dilimpahkan, Musisi Fariz RM Segera Jalani Sidang Perdana

Jakarta, Aktual.co — Musisi senior Fariz Rustam Munaf, 56 tahun segera menjalani sidang perdana dalam kasus dugaan penggunaan narkoba.
Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan diketahui telah melimpahkan tahap kedua berkas berita acara pemeriksaan ke kejaksaan milik Fariz RM.
“Sudah dilimpahkan tahap kedua ke kejaksaan,” kata Kepala Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Hando Wibowo di Jakarta Selasa (17/2).
Hando menuturkan, penyidik kepolisian menyerahkan tersangka, berkas BAP dan barang bukti kepada kejaksaan setelah dinyatakan lengkap atau P21.
Setelah dilimpahkan tahap kedua, kejaksaan yang berwenang untuk menyerahkan kepada pengadilan. Hando menuturkan pasal yang dipersangkakan kepada Fariz yakni Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika Pasal 111 terkait kepemilikan ganja, Pasal 112 tentang kepemilikan heroin dan Pasal 114 tentang penguasaan narkotika dengan ancaman penjara minimal empat tahun.
Sebelumnya, Polrestro Jakarta Selatan menangkap Fariz RM saat mengkonsumsi narkoba di rumahnya Jalan Camar Bintaro Tangerang Selatan Selasa (6/1) dini hari.
Hasil tes urine menunjukkan Fariz positif mengkonsumsi tiga jenis narkoba yakni heroin, sabu dan ganja. Polisi juga menyita satu paket narkoba jenis heroin, satu paket ganja dan alat hisap sabu (bong).

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain