15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38517

Kemenperin: Kontribusi Sektor Industri Wilayah Luar Jawa Meningkat 40 Persen

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —  Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin menyampaikan kontribusi wilayah di luar Pulau Jawa dalam sumbangannya terhadap nilai tambah sektor industri akan terus ditingkatkan dari 27,22 persen pada tahun 2013 menjadi sekitar 40 persen pada tahun 2015.

“Khusus untuk wilayah Papua, Maluku, Nusa Tengara dan Sulawesi akan ditingkatkan dari 2,78 persen pada tahun 2013 menjadi sekitar 5,33 persen pada 2035, kata Menperin Saleh Husin saat memberikan pengarahan rapat koordinasi Kementerian Perindustrian dengan Pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten / kota wilayah III (Papua, Maluku, Nusa Tengara dan Sulawesi) tahun 2015 di Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil di Bandung, Selasa (17/2).

Pengembangan industri nasional, menurut Menperin, hingga saat ini telah mencapai kemajuan yang berarti di mana industri pengolahan non-migas mampu tumbuh dan berkembang signifikan. “Pertumbuhan industri pengolahan non-migas pada tahun 2014 mencapai 5,34 persen. Pertumbuhan ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi pada periode yang sama sebesar 5,06 persen. Sektor industri pengolahan non-migas masih menjadi penyumbang kontribusi terbesar pada struktur PDB nasional dengan kontribusi sebesar 20,84 persen,” katanya.

Dalam Rapat Koordinasi yang diikuti antara lain oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Kepala Dinas Bidang Perindustrian Pemerintah Provinsi dan Kabupaten / Kota Papua, Maluku, Nusa Tengara dan Sulawesi itu, Menperin juga mengatakan sektor industri pengolahan non-migas mulai bergeser ke luar Pulau Jawa. “Pada tahun 2013, sektor industri pengolahan non-migas naik menjadi 27,22 persen sejak 2008,” katanya.

Meski demikian, kontribusi wilayah Papua, Maluku, Nusa Tengara dan Sulawesi terhadap nilai tambah sektor industri non-migas nasional masih relatif kecil; 2,78 persen. “Hal yang menggembirakan adalah pertumbuhan sektor industri non-migas di luar Pulau Jawa yang sebesar 6,56 persen lebih tinggi dari pertumbuhan di Pulau Jawa yang sebesar 5,99 persen,” katanya.

Namun, Menperin mengatakan, belum berkembangnya infrastruktur pendukung industri di luar Pulau Jawa menyebabkan penyebaran dan pemerataan industri relatif berjalan lambat. Oleh karena itu, Kemenperin akan berupaya melakukan pemerataan dan penyebaran industri ke seluruh wilayah Indonesia.

“Untuk itu, dukungan pemerintah provinsi dan kabupaten kota sangat penting seperti yang telah diamanatkan Pasal 10 dan 11 UU No 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian bahwa setiap gubernur dan bupati/wali kota menyusun Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota yang mengacu kepada Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional dan Kebijakan Industri Nasional,” kata Saleh Husin.

Selanjutnya, Kemenperin akan melakukan fasilitasi berupa bimbingan teknis kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam penyusunan Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Samad Tersangka, DPR: Cermin Bobroknya Pimpinan KPK

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmon J Mahesa mengatakan, penetapan Ketua KPK sebagai tersangka sangat luar biasa.
“Ini luar biasa, kalau sangkaan ini benar, maka Abraham Samad sangat luar biasa, seorang penegak hukum melanggar hukum,” kata Desmon di Jakarta, Selasa (17/2).
Katanya lagi, penetapan Samad merupakan cermin bobroknya pimpinan KPK.
“Ini cerminan pimpinan KPK yang bobrok. Hal sederhana mereka manipulasi, tidak tertutup kemungkinan yang besar mereka manipulasi, ada unsur duitnya,” ujar politisi Gerindra itu.
Tak hanya itu, kata Desmon, tak hanya memanipulasi, Samad juga melakukan kebohongan publik dengan bantahan-bantahan yang disampaikannya.
“Dengan ditetapkan sebagai tersangka, tanpa ada alasan lain, segera mundur dan tak perlu tunggu Keppres karena ini alasan moral. Tak perlu lagi mondar-mandir ke KPK. Bila tak mundur dan mondar-mandir seperti yang dilakukan Bambang Widjojanto, ini akal-akalan dan mencari-cari cara untuk mendapatkan simpati,” pungkas Desmon.

Artikel ini ditulis oleh:

Sandang Status Tersangka, Samad Siap Diperiksa Polda Sulselbar

Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad siap memenuhi panggilan Polda Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) sebagai tersangka pemalsuan dokumen.
Samad mengaku telah menerima surat panggilan dan siap diperiksa, Jumat (20/2) mendatang. “Sudah (terima surat panggilan) saya kemarin nggak perhatikan tapi sudah ada ketika dibuat surat kuasa. Hari ini saya akan teliiti lagi,” kata kuasa hukum Samad, Nursyahbani Katjasoengkana di KPK, Selasa (17/2).
Nursyahbani menegaskan, Samad akan menaati proses hukum yang berlaku. Ketua KPK itu juga siap untuk memenuhi panggilan Polda Sulselbar.
“Kita akan taat hukum,” tegasnya.
Namun demikian, Nursyahbani mengaku belum mengetahui pasal-pasal yang telah disangkakan ke Samad. Namun, konstruksi kasus ini dianggap lebih sederhana dan kental berbau politis.
“Dari segi kasus sih nggak rumit tapi ini bagian dari politisasi dan kriminalisasi terhadap para pimpinan KPK kalau Pak BW itu kan terkait dengan kriminalisasi terhadap karir advokat, memang itu beda sama sekali dari kualiitas tuduhan yang disangkakan‎,” tutur Nursyahbani.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Panja Keselamatan Penerbangan Sidak di Bandara Soekarno Hatta

Jakarta, Aktual.co — Panitia Kerja Keselamatan, Keamanan dan Kualitas Penerbangan bentukan Komisi V DPR RI mengadakan kunjungan kerja ke Bandara Soekarno Hatta hari ini, Selasa (17/2). Kunker ini dimaksudkan untuk meninjau dunia penerbangan, yang selanjutnya, menyambangi kediaman Mantan Presiden B.J Habibie sebagai ahli pesawat terbang.
“Sebagai langkah awal kita kunker ke bandara Soetta untuk mengecek,” kata Ketua Komisi V Yudi Widiana, Selasa (17/2).
Pertama, Panja Komisi V akan mengadakan pertemuan dengan pejabat dan seluruh jajaran otoritas Bandar Udara, Direktur Angkasa pura II, BMKG, dan LPPNPI- Airnav di kantor Angkasa Pura II.
Kemudian, Panja di bagi menjadi dua Tim. Tim 1 meninjau sarana prasarana ATC, Basarnas dan BMKG, proses perizinan slot, serta otoritas bandar udara.
Tim 2 meninjau fasilitas dan pemeliharaan pesawat, pelayanan counter check in, dan penangan serta pelayanan ground handling and rescue di bandara.
Terakhir, Panja Komisi V akan bertemu dengan mantan Presiden BJ. Habibie sebagai ahli pesawat terbang untuk menanyakan struktur pesawat yang aman.

Artikel ini ditulis oleh:

Selama 3 Bulan, Pertumbuhan Ekonomi Jepang Kembali Turun

Jakarta, Aktual.co — Jepang sebagai negara dengan ekonomi terbesar ketiga di dunia, pada kuartal keempat 2014 mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi.

Pertumbuhan ekonomi Jepang dalam tiga bulan hingga Desember 2014 sebesar 2,2 persen. Hal tersebut di luar perkiraan banyak pihak sebesar 3,7 persen.

Ekonomi Jepang tumbuh sebesar 0,6 persen jika dibandingkan kuartal sebelumnya. Padahal sebelumnya. pertumbuhan ekonomi Jepang tersebut diperkirakan sebesar 0,9 persen.

Pemulihan ekonomi Jepang belum sepenuhnya terlaksana dengan baik, indeks harga konsumen tetap flat. Bahkan, setelah Perdana Menteri, Shinzo Abe menunda kenaikan kedua pajak penjualan yang dijadwalkan Oktober 2015.

Konsumsi swasta menyumbang sekitar 60 persen dari perekonomian, naik 0,3 persen pada kuartal keempat, kurang dari kenaikan 0,7 persen yang diperkirakan oleh para ekonom.

“Ekspor semakin kuat untuk pertumbuhan ekonomi, terdapat sekitar setengah dari ekspansi, sedangkan sisanya dari ekonomi masih relatif tenang” ujar ekonom senior Moody Analytiv, Glenn Levine, demikian dilansir BBCBusiness, Selasa (17/2).

Ekspor naik 2,7 persen pada kuartal keempat dibandingkan dengan kuartal ketiga, sementara impor naik 1,3 persen.

Artikel ini ditulis oleh:

Merasa Dikiriminalisasi, Samad Bakal Didampingi 60 Pengacara

Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad resmi menyandang status tersangka di Polda Sulseslbar dengan tuduhan memalsukan dokumen.
Pascapenetapan tersangka terhadap Samad, Nursyahbani Katjasoengkana yang mengklaim sebagai kuasa hukumnya menemui Samad di gedung KPK. Bersama Nursyahbani, bergabung sekitar 60 pengacara untuk membantu proses hukum Samad terkait kasus pemalsuan dokumen yang telah dituduhkan itu.
“Saya ke sini para pembina dan pengawas YLBHI memberikan dukungan ke KPK. Saya sudah mendapat informasi dan Pak AS sudah memberikan kuasa kepada kami dan teman-teman, tim kuasa anti kriminalisasi,” kata Nursyahbani di KPK, Selasa (17/2).
Nursyahbani mengaku kedatangnya ke KPK guna membahas substansi kasus yang dituduhkan oleh Polda Sulselbar terhadap Samad. Pasalnya, hingga saat ini Samad belum mengetahui pasal apa yang disangkakan kepadanya.
“Kita akan mendiskusikannya karena kita belum tahu pasal yang dituduhkan termasuk penentuan dokumen,” ujar Nursyahbani.
“Kita anggap ini bagian kriminalisasi dan politisasi. Nantinya akan ada sekitar 60 pengacara yang bergabung,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain