1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38578

Paspor Wartawan yang Ingin ke Suriah Masih Ditahan Jepang

Jakarta, Aktual.co —Yuichi Sugimoto, wartawan foto yang dilarang meliput ke Suriah dan paspornya disita oleh pemerintah Jepang, menyatakan pelarangan tersebut merupakan preseden buruk bagi wartawan lain yang meliput perang di luar negeri. “Saya prihatin bahwa kasus ini mungkin menjadi preseden yang sangat buruk bagi Jepang. Ke depan, wartawan lain mungkin dilarang meliput ke luar negeri dan paspor mereka disita,” kata Sugimoto dalam konferensi pers, dikutip dari Reuters, Kamis (12/2).

“(Pelarangan) ini bertentangan dengan kebebasan untuk melaporkan dan meliput berita,” kata Sugimoto melanjutkan. Sugimoto kerap meliput perang di kawasan konflik seperti Bosnia, Afghanistan, Irak dan Suriah selama dua dekade terakhir. Sugimoto berencana untuk meliput perang di kota Kobani, Suriah yang telah berhasil direbut kembali oleh pejuang Kurdi dari kendali ISIS.

Namun, rencana Sugimoto tersebut batal lantaran Kementerian Luar Negeri Jepang melarang dia ke Suriah dan menyita paspornya. Kemenlu Jepang menyatakan pelarangan ini dilakukan sebagai langkah pengamanan, utamanya pasca eksekusi dua warga Jepang, Haruna Yukawa dan Kenji Goto, oleh militan ISIS.

Sugimoto menyatakan para pejabat kementerian dan polisi mendatangi apartemennya di Niigata, Jepang utara, dan menyatakan dia akan ditangkap jika tidak menyerahkan paspornya. “Saya meminta mereka agar saya bisa mendapatkan paspor saya kembali, namun mereka menyatakan akan menyimpan paspor saya untuk waktu yang belum bisa ditentukan,” kata Sugimoto.

Kemenlu dan polisi Jepang tidak memberikan penjelasan terkait cara agar Sugimoto dapat memiliki paspornya. Padahal, Sugimoto telah menjelaskan bahwa dia tidak berencana untuk bepergian ke daerah-daerah yang dikuasai oleh ISIS.

Sementara, Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga menyatakan pemerintah ingin menghormati kebebasan wartawan untuk meliput berita, namun pemerintah juga harus memenuhi tugasnya, yaitu menjamin keamanan warga negara Jepang. Pasalnya, pasca-eksekusi terhadap Yukawa dan Goto, ISIS bersumpah akan menargetkan lebih banyak warga Jepang sebagai sandera.

Di lain pihak, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe bersumpah untuk tidak pernah “menyerah pada terorisme”. Abe menyatakan bahwa Jepang akan terus memberikan bantuan kemanusiaan ke negara-negara memerangi kelompok ISIS dan menegakkan keadilan.

Tingkatkan Kinerja, Mabes TNI Mutasi Puluhan Perwira Tinggi

Jakarta, Aktual.co — Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) melakukan mutasi dan promosi jabatan terhadap 60 perwira tinggi (Pati) untuk meningkatkan kinerja institusi militer itu.
Kadispenum Puspen TNI Kolonel Inf Bernardus Robert mengatakan, mutasi jabatan itu berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/101/II/2015 tanggal 6 Februari 2015, tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.
Perwira tinggi yang mengalami mutasi jabatan itu di antaranya adalah Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Didit Herdiawan yang digeser untuk menempati jabatan sebagai Wakil Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI.
Sementara Wagub Lemhannas Marsekal Madya TNI Dede Rusamsi selanjutnya menjabat sebagai Kepala Staf Umum (Kasum) TNI.
“Mutasi dan promosi jabatan itu dalam rangka pembinaan organisasi TNI guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang sangat dinamis dan semakin berat ke depan, serta upaya peningkatan kinerja TNI agar lebih optimal,” kata Bernardus Robert, di Jakarta, Kamis (12/2).
Dalam mutasi itu tercatat dari TNI Angkatan Darat sebanyak 19 orang, diantaranya Mayjen TNI M Nasir Majid dari Deputi Bidang Taplai Bangsa Lemhannas menjadi Deputi Dik. Pimp. Tk. Nasional Lemhannas, Mayjen TNI S Widjonarko dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Beny D Suwardiyanto dari Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun).
Mayjen TNI Robby Win Kadir dari Koorsahli Kasad menjadi Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Suyatno dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI, Brigjen TNI Gede Kusuma Arta dari Dirdik Kodiklat TNI AD menjadi Koorsahli Kasad, Brigjen TNI Nuah Barus dari Pa Sahli Tk. II Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI menjadi Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Hidayat Saleh dari Pati Ahli Kasad Bid. Ekonomi menjadi Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Ruslian Hariadi dari Kasdam IX/Udayana menjadi Staf Khusus Panglima TNI.
Selain itu, Brigjen TNI Hadi Kusnan dari Kadisbintalad menjadi Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Muhammad Nur dari Bandep Lingsos Setjen Wantannas menjadi Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Bambang Haryana dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Eski Hermawan dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Amrid Salas Kembaren dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Arm Afandi Abdullah dari Anjak Bid. Renkom Polkam Setjen Wantannas menjadi Bandep Lingsos Setjen Wantannas.
Kolonel Inf Nurendi, M.Si. (Han) dari Irdam IV/Diponegoro menjadi Pati Ahli Kasad Bid. Ekonomi, Kolonel Inf Mangasa Nababan, (Han) dari Pamen Denma Mabesad (Staf Khusus Kasad) menjadi Pa Sahli Tk. II Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI, Kolonel Inf Muhammad Hafiz dari Pamen Ahli Gol. IV Kostrad Bid. Ilpengtek menjadi Kadisbintalad.
Dari TNI AL sebanyak 27 orang, di antaranya Laksdya TNI Didit Herdiawan dari Wakasal menjadi Wagub Lemhannas, Laksda TNI Widodo dari Pangarmabar menjadi Wakasal, Laksda TNI Iskandar Sitompul dari Deputi Bid. Koord Pertahanan Negara Kemenko Polhukam menjadi Staf Khusus Kasal, Laksda TNI Halomoan Sipahutar dari Sahli Bid. Ketahanan Nasional Kemenko Polhukam menjadi Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara Kemenko Polhukam, Laksda TNI A Taufiqoerrochman dari Koorsahli Kasal menjadi Pangarmabar.
Laksda TNI Leonardi dari Deputi Dik. Pimp. Tk. Nasional Lemhannas menjadi Staf Khusus Kasal, Laksda TNI Yuhastihar dari TA. Pengajar Bid. Geo Politik dan Wasantara Lemhannas menjadi Deputi Bidang Taplai Bangsa Lemhannas, Laksda TNI Susanto dari TA. Pengajar Bid. Hankam Lemhannas menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun).
Laksda TNI Wardiyono Suwaryo dari TA. Pengajar Bid. Strategi Lemhannas menjadi Staf Khusus Kasal, Laksda TNI Drs. Dadang Irawan, M.A. dari Sahli Bid. Wilayah dan Pembangunan Daerah Kemenko Polhukam menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma TNI Surya Wiranto dari Asdep Koord. Hukum Internasional Kemenko Polhukam menjadi Sahli Bid. Wilayah & Pembangunan Daerah Kemenko Polhukam, Laksma TNI Dicky Yunianto dari Dirtaplai Konst dan Sisnas Debid. Taplai Bangsa Lemhannas menjadi TA. Pengajar Bid. Geo Politik dan Wasantara Lemhannas, dan Laksma TNI Petrus Padmardjo dari Direvdik Debid. Dik. Pimp. Tk. Nasional Lemhannas menjadi Wakapuspen TNI, Laksma TNI F.X. Agus Susilo, dari Wakapuspen TNI menjadi TA. Pengajar Bid. Hankam Lemhannas.
Sementara dari TNI Angkatan Udara sebanyak 14 orang, antara lain Marsdya TNI Dede Rusamsi dari Wagub Lemhannas menjadi Kasum TNI, Marsda TNI D.F. Oloan Tambunan dari Sahli Bid. Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kemenko Polhukam menjadi Staf Khusus Kasau, Marsda TNI Hasan Londang dari Dankoharmatau menjadi Staf Khusus Kasau, Marsma TNI Warsono dari Wadan Seskoau menjadi Sahli Bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kemenko Polhukam, Marsma TNI Nugroho Prang Sumadi dari Waaslog Kasau menjadi Dankoharmatau, Marsma TNI Haryoko dari Pati Sahli Kasau Bid. Sumdanas menjadi Waaslog Kasau, Marsma TNI Emir Panji Dermawan dari Danpusdikbangspes Kodiklat TNI menjadi Wadan Seskoau, Marsma TNI Imron Nasution dari Kasgartap II/Bdg menjadi Danpusdikbangspes Kodiklat TNI, Marsma TNI Supomo dari Karoum Setjen Wantannas menjadi Waaspam Kasau.
Marsma TNI Djoko Parijanto dari Staf Khusus Kasau menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Kolonel Tek Syahrul E. Lubis dari Inspektur Koharmatau menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Sumdanas, Kolonel Pnb Suparmono dari Dandenma Mabesau menjadi Kasgartap II/Bdg, Kolonel Lek Lukas Pamardi dari Analis Kebijakan Bid. Politik dan Keamanan Setjen Wantannas menjadi Karoum Setjen Wantannas.

Artikel ini ditulis oleh:

Imam Masjid Swedia Diancam Mau Dibunuh

Jakarta, Aktual.co —Imam masjid besar di Stockholm, Swedia mendapat ancaman pembunuhan. Akibatnya polisi memperketat penjagaan di sekitar tempat ibadah umat Muslim tersebut. “Polisi telah mengambil beberapa langkah penting dan kami terus melakukan kontak dengan mereka,” kata Omar Mustafa, presiden Asosiasi Islam Swedia, seperti dilaporkan Local.se. “Kami berharap mereka dapat menyelesaikan kasus ini dengan sangat cepat., seperti yang dikutip Rimanews.com.

Ancaman terhadap masjid dekat Medborgarplatsen itu terjadi Jumat pekan lalu, dibarengi pengiriman sebuah paket bubuk putih. “Saya tidak bisa menjelaskannya secara detail, tapi itu jelas ancaman pembunuhan yang disikapi secara serius oleh polisi,” kata Mustafa. Meski bubuk putih tersebut tidak berbahaya, polisi Stockholm mengatakan bahwa keamanan di masjid telah diperketat.

Serangan terhadap sebuah masjid bukanlah yang pertama di Swedia. Menurut majalah anti-rasisme Expo, telah terjadi setidaknya selusin serangan yang dikonfirmasi terhadap masjid-masjid di Swedia pada tahun lalu. Jumlah sebenarnya bisa jauh lebih besar.

BPBD DKI: Ratusan Ribu Warga Jakarta Terdampak Banjir

Jakarta, Aktual.co — Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI menyebut sebanyak 137.822 jiwa masyarakat Jakarta yang terdampak akibat bencana banjir di ibu kota.

“Dari data yang kami punya, 137.822 jiwa terdampak bencana banjir di Jakarta dan tersebar di 12 Kecamatan,” kata Kepala Bidang Informatika BPBD DKI Bambang Suryaputra di Jakarta, Kamis (12/2).

137.822 jiwa atau sekitar 42.332 kepala keluarga yang terdampak bencana banjir tersebut, tersebar di 12 kecamatan yang ada di empat wilayah ibu kota dengan Jakarta Barat yang merupakan daerah genangan terparah.

“Rinciannya di Jakbar ada tujuh kecamatan, Jakpus satu, Timur satu dan Utara terdapat tiga kecamatan yang terdampak bencana banjir itu. Sedangkan daerah selatan tidak ada karena faktor alamnya yang lebih tinggi sehingga air lebih cepat mengalir,” katanya.

Dari informasi yang dihimpun, diketahui di dalam ratusan ribu jiwa warga terdampak tersebut 11.209 orang di antaranya mengungsi karena mereka tidak memungkinkan bertahan di tempat tinggalnya.

“Diantara mereka ada masyarakat yang melakukan pengungsian sebanyak 11.209 orang. Hal tersebut karena banjir yang terjadi antara 20 hingga 150 sentimeter (cm),” katanya.

Bambang mengatakan para pengungsi tersebut sekarang ditampung di 71 tempat pengungsian yang berlokasi tidak jauh dari tempat tinggal mereka. Tempat yang digunakan untuk lokasi pengungsian tersebut berada di tempat ibadah, gedung sekolah dan pemerintah bahkan di depan tanggul ruang pompa dan di depan pasar swalayan.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Tiga Warga Muslim Ditembak, Media AS Bungkam

Jakarta, Aktual.co —Penembakan yang menewaskan tiga warga Muslim di North Carolina, Amerika Serikat (AS) tidak diekspos besar-besaran. Media besar di AS cenderung bungkam. Seperti dilansir, Independent, Rabu (11/2), sebagai bentuk kekesalan terhadap media besar di Negeri Paman Sam, hashtag #Muslimlivesmatter pun mulai beredar di Twitter.
 
Beberapa orang mengecam media-media besar di AS yang tidak memberitakan penembakan keji, yang dilakukan oleh seorang warga kulit putih tersebut.

Terancam oleh ISIS, AS tak Masukkan Yahudi

Jakarta, Aktual.co —Permintaan izin resmi Presiden Barrack Obama kepada Kongres untuk menggunakan militer Amerika Serikat guna menggempur ISIS menuai banyak kritik. Di antara banyaknya kritik masalah pembatasan, protes berbeda dilontarkan oleh salah satu anggota Republikan, Lee Zeldin, yang menyinggung tidak disebutnya kata “Yahudi” dalam proposal tersebut.

Dilansir CNN pada Kamis (12/2), Zeldin adalah satu-satunya anggota Kongres dari Republikan yang merupakan umat Yahudi. Ketika melihat Obama hanya menyebutkan kelompok etnis yang terancam oleh ISIS adalah Kristen Irak, Yezidis, dan orang Turkmenistan, tanpa menyebut Yahudi, Zeldin mengaku langsung menutup proposal di tangannya.

“Saya paham, ada kesadaran dalam resolusi untuk menangkal serangan ISIS terhadap Muslim, Kristen, dan yang lainnya, dan saya tidak menemukan referensi ke Yahudi. Dan salah satu usaha yang sedang saya gencarkan adalah meningkatkan kesadaran atas meningkatnya gerakan anti-semit,” papar Zeldin kepada CNN dalam sebuah wawancara.

Polisi Partai Republik asal New York ini lantas mempertanyakan apakah Gedung Putih dengan sadar mengeluarkan Yahudi dari daftar kelompok etnis yang terancam ISIS. “Saya pikir ketika Gedung Putih membuat susunan resolusi untuk regulasi militer, setiap kata-katanya, setiap frasanya dilakukan dengan sadar, harus seperti itu. Yahudi seharusnya dimasukkan oleh Gedung Putih,” katanya.

Hal ini terjadi sesaat setelah Obama menyebut serangan di salah satu swalayan Yahudi di Perancis sebagai hal acak. Namun, tak lama setelah Obama melontarkan pernyataan, Gedung Putih segera memberikan klarifikasi bahwa Presiden bukan bermaksud bahwa insiden itu tidak dimotivasi oleh anti-semit.

“Pandangan kami belum berubah. Serangan teror di swalayan Kosher di Paris dimotivasi oleh anti-semit. Presiden AS tidak bermaksud sebaliknya,” kicau sekretaris pers Gedung Putih, Josh Earnest, melalui akun Twitter resminya pada Rabu (11/2). Zeldin menganggap, penyerangan di swalayan tersebut merupakan bukti bahwa ISIS melakukan aksi kejam untuk melawan Yahudi di seluruh dunia.

“Saya sangat yakin kita diingatkan di Paris bahwa ekstremis radikal Islam ini, mereka ingin menghapuskan Israel dari peta. Mereka bukan hanya menargetkan Yahudi, tapi juga kebebasan kita, pengecualian kita sebagai orang Amerika, seluruh dunia barat,” papar Zeldin. Melanjutkan penjelasannya, Zeldin berkata, “Tujuan ISIS termasuk ancaman bukan hanya kepada Muslim, bukan hanya kepada Yahudi, bukan hanya kepada Kristen, tapi kepada semua orang dan semua ini harus disadari di dalam resolusi.

Zeldin kini menjabat dalam Komite Hubungan Luar Negeri yang juga akan turut serta dalam debat penetapan penggunaan militer untuk menggempur ISIS. Ia mengaku akan terus berusaha memasukkan Yahudi ke dalam teks apapun yang bakal menjadi hukum di AS. Menanggapi protes Zeldin, Gedung Putih berkilah bahwa kata-kata dalam naskah permintaan tersebut disadur dari resolusi Komite Senat Hubungan Luar Negeri tahun lalu.

Dalam naskah tulisan Senator Robert Menendez tersebut memang tertulis, “ISIS mengancam genosida dan aksi ganas dengan kekerasan melawan agama dan kelompok etnis minoritas, termasuk Kristen, Yezidi, dan populasi Turkmenistan.” Kerangka tulisan tersebut disusun sebelum serangan di swalayan Yahudi di Perancis terjadi.

Berita Lain