1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38579

Aman, Demokrat Pilih Surabaya Sebagai Tuan Rumah Kongres

Jakarta, Aktual.co — Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat menyatakan keamanan di Kota Surabaya menjadi faktor utama penunjukan tuan rumah kongres III yang rencananya digelar awal April 2015.
“Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono kagum dengan keamanan dan kenyamanan di Jawa Timur, terlebih pembangunan di segala bidang berjalan cepat serta berkelanjutan,” ujar Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Soekarwo, di Surabaya, Kamis (12/2).
Selain itu, SBY merasa senang karena banyak duta-duta besar dan tamu kehormatan dari negara asing dan menjadikan provinsi ini sebagai salah satu tujuan investasi pengusaha, baik lokal maupun internasional.
Penunjukan Surabaya sebagai tuan rumah ini disampaikan langsung ke Soekarwo sesaat sebelum SBY berkunjung selama tiga hari di Surabaya dalam rangka temu kader dan konsolidasi ratusan anggota DPRD I, II, DPRD Provinsi dan DPR RI asal daerah pemilihan Jatim.
“Kemudian saat SBY hendak ke Yogyakarta menumpang kereta api, beliau mengatakan kepada saya bahwa 99 persen Jatim sebagai tuan rumah kongres,” katanya.
Pada kongres yang tujuan utamanya memilih ketua umum tersebut, hampir semua dewan pimpinan daerah se-Indonesia, termasuk Jatim, mendukung kembali SBY sebagai orang nomor satu di Demokrat.

Artikel ini ditulis oleh:

YLKI: Pakaian Impor Bekas Harus Dilarang

Jakarta, Aktual.co — Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai impor pakaian bekas memang harus dilarang karena banyak kerugian yang didapatkan oleh semua pihak dari kegiatan tersebut.

“Kegiatan impor tersebut memang harus dilarang karena banyak kerugiannya terutama dari unsur kesehatan dan ekonomi,” kata Ketua Harian YLKI Tulus Abadi di Jakarta, Kamis (12/2).

Tulus menjelaskan pakaian bekas yang datangnya dari luar negeri tersebut standar kesehatannya sangat tidak terjamin apakah mengandung bakteri atau tidak serta bisa menjadi media penyebaran bibit penyakit berbahaya dan mematikan yang belum ada di Indonesia.

Dari sisi ekonomi pelarangan tersebut juga bisa menjadi angin segar bagi perkembangan industri garmen dalam negeri yang selama ini jumlahnya melimpah, namun terhambat karena masuknya pakaian bekas tersebut Indonesia.

Pakaian bekas tersebut masuk dan dijual dengan harga yang relatif murah di Indonesia sehingga berpotensi menghilangkan pasar pakaian dalam negeri. “Jika harganya lebih mahal, ya wajar karena kondisinya masih baru dan kualitasnya juga bisa dijamin,” ujarnya.

Sementara itu, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (KUKMP) Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan tim khusus untuk mengawasi perdagangan pakaian bekas impor di Ibu Kota segera terbentuk dalam pekan ini.

“Untuk di DKI dan daerah lainnya khusus ke pedagang karena langsung bersentuhan dengan masyarakat sedangkan untuk pengimpor itu wewenang pusat,” kata Kepala Dinas KUKMP DKI Joko Kundaryo.

Joko mengatakan tim khusus tersebut akan bertugas mengawasi alur perdagangan pakaian bekas impor khususnya yang akan dipasarkan.

Sebelumnya pihak kementerian terkait masih menunggu terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) untuk melengkapi SK yang dikeluarkan oleh Menperindag Nomor 642/MPP/Kep/9/2002 tanggal 23 September 2002 tentang Barang yang diatur tata niaga impornya.

Dirjen Standardisasi dan Perlindungan Konsumen, Kementerian Perdagangan, Widodo menerangkan dalam statemennya, Perpres akan memperkuat aturan Kemendag yang saat ini berupa peraturan menteri dengan anjuran bagi pedagang yang tak memiliki badan izin usaha untuk tidak menjual pakaian bekas.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Mengenai Hukuman Mati untuk Warganya, Australia tak Menyerah

Jakarta, Aktual.co — Australia mencoba mencari kesepakatan terakhir dengan Indonesia untuk menyelamatkan dua warganya yang akan dieksekusi mati dalam kasus Narkoba, seperi yang dikutip CNN. Dalam pidato di depan parlemen Menteri Luar Negeri Julie Bishop menjelaskan upaya diplomatik Australia yang bertujuan mendapatkan kesepakatan dan meminta Indonesia untuk memperlihatkan belas kasihan.

“Kami mendesak pemerintah Indonesia untuk memperlihatkan belas kasihan yang sama kepada Andrew dan Myuran seperti yang dilakukan terhadap warga Indonesia yang berada di situasi serupa di luar negeri,” kata Bishop pada Kamis (12/2). “…kita tidak boleh berhenti berharap dan kami akan terus melakukan upaya menyelamatkan warga negara Australia,” katanya. Myuran Sukumaran dan Andrew Chan adalah dua dari delapan narapidana mati yang akan dieksekusi setelah Presiden Joko Widodo menolak permintaan grasi mereka bulan lalu.

Chan dan Sukumaran adalah anggota kelompok yang disebut sebagai Bali Nine, dan terbukti bersalah mencoba menyelundupkan lebih dari delapan kilogram heroin. Mereka ditangkap di bandar udara Ngurah Rai, Denpasar pada 2005, dan kasus mereka menjadi isu besar dalam politik dalam negeri Australia.

Indonesia sebelumnya telah menolak permintaan Australia untuk memberi keringanan pada Chan dan Sukumaran. Eksekusi kedua orang ini berpotensi memicu kembali ketegangan diplomatik kedua negara tetangga yang seringkali terjadi dan secara berkala memperumit kerjasama dalam masalah-masalah wilayah seperti penyelundupan manusia dan intelijen.

Indonesia menarik pulang dura besar dan membekukan kerjasama militer dan intelijen pada 2013 setelah muncul laporan bahwa Canberra memata-matai pejabat tinggi Indonesia, termasuk isteri presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kerjasama diplomatik penuh dikembalikan pada Mei. Bulan lalu Bishop mengatakan tidak menutup kemungkinan penarikan duta besar Australia jika eksekusi tetap dilaksanakan.

Brasil dan Belanda menarik pulang duta besar mereka untuk berkonsultasi, sementara Nigeria memanggil duta besar Indonesia di Abuja, setelah eksekusi warga negara mereka bulan lalu. Indonesia memiliki hukum yang keras untuk pelaku kasus narkoba, dan memulai kembali eksekusi mati pada 2013 setelah lima tahun tidak dilaksanakan.

Tangani Sengketa Pilkada, Bawaslu Diperkuat

Jakarta, Aktual.co — Politisi Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa mengusulkan agar keberadaan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diperkuat untuk menangani sengketa pemilihan umum kepala daerah.
“Berkenaan dengan penyelesaian sengketa pilkada, perkuat keberadaan Bawaslu dengan kewenangan menyelenggarakan peradilan sengketa pilkada, dalam bentuk panel,” kata Agun, di Jakarta, Kamis (12/2).
Panel peradilan sengketa pilkada bisa dipenuhi sejumlah unsur majelis hakim antara lain dua anggota Bawaslu, dua orang unsur pakar hukum/politik pemilu, dua orang hakim MA, serta seorang unsur masyarakat.
Sementara itu, menyikapi pelaksanaan pilkada serentak pada tahun 2015, Agun menilai ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, seperti perlunya percepatan regulasi, UU dan PKPU, serta efektivitas sosialisasi pilkada serentak.
Selain itu terkait kesiapan partai politik, pendidikan pemilih, penetapan calon/pasangan calon melalui uji publik. Lalu, waktu penyelenggaraan yang harus diupayakan seefisien mungkin/dipersingkat.
Kemudian daftar pemilih yang mudah diakses publik, melibatkan KPK/penegak hukum, membuka seluas-luasnya kesempatan bagi calon perseorangan, hingga penerapan sanksi yang berat bagi siapapun yang melanggar UU dan PKPU.

Artikel ini ditulis oleh:

Pembunuh Mahasiswa Muslim di AS Ternyata Atheis

Jakarta, Aktual.co —Pelaku penembakan tiga mahasiswa muslim di Amerika Serikat, Craig Stephen Hicks, dikenal seorang atheis yang mengecam semua agama. Hal ini terekam di laman Facebook-nya. Hicks, 49 tahun, menyerahkan diri ke polisi setelah menembak mati tiga mahasiswa Universitas North Carolina, UNC, di Chapel Hill. Korban adalah Deah Shaddy Barakat, 23 tahun, Yusor Mohammad (21), dan Razan Mohammad Abu-Salha (19). Barakat dan Mohammad adalah suami-istri, sedangkan Razan adalah adik perempuan Mohammad.

Belum diketahui motif pelaku, namun diduga kuat adalah sentimen agama. Salah satu postingan-nya berbunyi: “Jika soal penghinaan, agamamu yang memulainya, bukan saya. Jika agamamu tetap menutup mulutnya, saya juga akan melakukannya.” Diberitakan The Independent, Rabu, 11 Februari 2015, dalam akun Facebook-nya, Hicks mengaku sebagai pendukung organisasi Atheists for Equality dan sangat aktif mem-posting status serta foto.

Tiga posting terakhirnya adalah video lucu yang menampilkan seekor anjing, iklan maskapai New Zealand Air, dan foto dari United Atheists of Amerika dengan tulisan, “Mengapa Kristen radikal dan muslim radikal menentang pengaruh satu sama lain sementara setuju dalam banyak hal-hal ideologis”. Salah satu foto menampilkan sepucuk pistol revolver miliknya yang terisi penuh peluru. Belum diketahui apakah pistol ini yang digunakan untuk menembak korban atau bukan.

Gambar-gambar yang diunggah Hicks kebanyakan menghina semua agama dan mendukung atheisme. Namun Hicks juga memajang fotonya dan istrinya yang sedang berlibur ke Disneyland. Penembakan tiga mahasiswa muslim itu menuai kecaman dari seluruh dunia. Bahkan tokoh atheis terkenal Amerika Serikat, Richard Dawkins, ikut mengecamnya. Di laman Twitter-nya, Dawkins mengecam pembunuhan tersebut. “Bagaimana seseorang yang bermoral TIDAK mengecam pembunuhan keji tiga muslim AS di Chapel Hill?” tulis Dawkins.

Bangun Smelter di Gresik, Jerat Papua Desak Freeport Terbuka

Jakarta, Aktual.co — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Kerja Rakyat Papua (Jerat) meminta PT Freeport Indonesia mesti terbuka soal alasan kekurangan infrastruktur sehingga memilih Gresik, Jawa Timur untuk membangun smelter.

“Ketika dikatakan infrastruktur belum menunjang, infrastruktur seperti apa yang belum menunjang dan harus dijelaskan terbuka kepada rakyat,” kata Direktur Jaringan Kerja Rakyat Papua (Jerat) J Septer Manufandu di Jayapura, Kamis (12/2).

Manufandu mengatakan, ketika Gubernur Papua Lukas Enembe mengumumkan pembukaan smelter di Papua menandakan Pemerintah Daerah sudah siap.

” Kenapa Freeport harus tolak, bagian tertentu yang harus dilakukan berkaitan dengan hitungan ekonomisnya dan juga melihat infrastruktur yang terpasang, apa-apa saja yang perlu dilengkapi,” katanya.

Menurut Manufandu, kalau pernyataan Freeport terkait alasan infrastruktur maka harus terbuka kepada rakyat.

“Kalau seperti itu sampai kapanpun Smelter tidak akan terjadi di Papua,” ujarnya.

Untuk itulah, kata dia, pembangunan infrastruktur sudah harus dimulai dari sekarang dan direncanakan dari skearang.

“Untuk rencana pembangunan smelter itu di Papua terjadi kalau freeport bilang butuh infrastruktur dan seterusnya belum siap nanti sampai kapanpun tidak siap,” ujarnya.

Ia mengatakan, Freeport sudah harus memulai kesiapan infrastruktur dari sekarang.

“Kalau Freeport punya niat baik maka persiapanya yakni terkait infrastruktur sudah harus disiapkan sejak beroperasi pada 1976,” katanya.

Artinya, lanjut Manufandu, sudah sekian tahun perusahaan tambang emas itu beroperasi di Papua, kenapa tidak dipikirkan jangka panjangnya diantaranya kesiapan infrastruktur yang kemudian membangun smelter.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain