10 April 2026
Beranda blog Halaman 38618

Salah Satu Surat BW Minta Gelar Perkara

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Bambang Wijojanto (BW) mengatakan bahwa dirinya membawa beberapa surat yang ditujukan untuk Wakapolri, Komjen Badrodin Haiti dan Direktur Tipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Kamil Razak.
Hal itu dia sampaikan saat berada di Mabes Polri, Selasa (24/2). Namun, ketika ditanya perihal surat-surat tersebut, pria yang kerap disapa BW itu enggan membeberkannya. Dia beralasan tidak etis disampaikan ke publik sementara surat belum sampai ke tangan penerima.
“Intinya ada beberapa hal yang akan diklarifikasi,” ujar BW, di Mabes Polri, Selasa (24/2).
Namun, sebelum bertolak ke Mabes Polri, pengacara BW, Lelyana Santosa sempat mengungkapkan perihal surat yang dibawa kliennya. Setidaknya ada tiga surat antara lain surat keberatan terhadap pemanggil pemeriksaan yang diklaim tidak memenuhi syarat serta surat untuk mendapatkan salinan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
“Pertama adalah surat keberatan terhadap panggilan yang nggak memenuhi persyaratan. Kedua pemohonan untuk gelar perkara. Ketiga surat untuk mendapatkan salinan BAP yang jadi hak klien kami sebagai tersangka,” papar Lelyana, di gedung KPK, Selasa (24/2).
Seperti diketahui, kedatangan BW ke Mabes Polri, Selasa (24/2), awalnya adalah untuk menjalani pemeriksaan yang sabelumnya sudah di jadwalkan penyidik Bareskrim polri. Namun, pemeriksaan tersebut gagal digelar karena BW tidak datang sesuai waktu yang tertera di surat pemanggilan.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Bambang Widjojanto Dilepas Karyawan KPK

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif Bambang Widjojanto saat keluar dari gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2015). Bambang akan diperiksa penyidik Bareskrim Mabes Polri yang ke tiga. Bambang yang terlibat dalam kasus saksi palsu dalam sidang Pilkada Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah. AKTUAL/MUNZIR

Warga Bakar Pembegal Motor di Tangerang

Jakarta, Aktual.co — Maraknya aksi perampokan terhadap pengguna motor, membuat sebagian warga geram terhadap aksi tersebut. Alhasil pada Selasa (24/2) dini hari di Jalan Masjid Baioturrahim RT 02/03, Pondok Karya, Pondok Aren, Tangerang Selatan warga berhasil menangkap salah seorang dari empat pelaku begal sepeda motor.
Pelaku yang tertangkap oleh warga pun menjadi bulan-bulanan. Tak hanya itu warga yang pun membakar pelaku hingga tewas.  
Peristiwa tertangkapnya pelaku begal tersebut bermula saat korban yang bernama Wahyu Hidayat (22) tengah berboncengan dengan Sri Astriani (20) usai menikmati santap malam.
Saat keduanya tengah berboncengan dengan menggunakan Honda Beat bernomor polisi B 6878 WHO, tiba-tiba empat orang pelaku yang mengendarai dua sepeda motor langsung memepetnya dan mengancam dengan senjata tajam.  
Korban yang diminta oleh pelaku untuk berhenti, tak menggubris kemauan para pelaku. Bahkan korban juga sempat merampas senjata tajam jenis samurai milik pelaku, hingga salah salah satu pelaku terjatuh setelah senjatanya berpindah tangan ke korban. 
Berhasil membuat pelaku terjatuh, korban pun berteriak. Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung mengepungnya. Alhasil tiga pelaku begal itu berhasil kabur dan satu lagi tak bisa berkutik.  
Warga yang kesal pun langsung menghujani pelaku dengan bogem dan benda tumpul ke arah pelaku. Tak sampai disitu, warga pun langsung membakar pelaku hingga tewas seketika.
Untuk penyelidikan lebih lanjut polisi mengamankan barang bukti sepeda motor milik korban dan sebilah samurai milik pelaku.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Ledakan Bom, Menko Polhukam Minta Masyarakat Waspada

Jakarta, Aktual.co — Masyarakat diminta segera melaporkan ke pihak keamanan setempat jika menemukan hal-hal ganjil dan mencurigakan.
Masyarakat harus waspada terkait kejadian ledakan bom dengan daya ledak rendah, di pusat perbelanjaan ITC Depok, pada Senin (23/2) kemarin.
“Kalau menemukan yang mencurigakan segera lapor ke aparat,” kata Menko Polhukam Tedjo Edhi, di jakarta, Selasa (24/2).
Dia menambahkan, saat ini pihak Badan Intelijen Negara sedang menyelidiki peristiwa ledakan bom di ITC Depok, dan mendalami apakah merupakan bagian dari teror atau bukan.
Diketahui, pada Senin sore kemarin terjadi ledakan bom berdaya ledak rendah di ITC Depok. Tak ada korban dalam kejadian itu, namun membuat masyarakat panik.

Artikel ini ditulis oleh:

Rupiah Anjlok 45 Poin, Tembus Ro12.911

Jakarta, Aktual.co — Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, bergerak melemah sebesar 45 poin menjadi Rp12.911 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp12.866 per dolar AS.

“Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan menembus level Rp12.900 per dolar ASdi tengah belum adanya kepastian penyelamatan utang Yunani dan kenaikan suku bunga AS (Fed rate),” kata Pengamat Pasar Uang Bank Himpunan Saudara Rully Nova di Jakarta (24/2).

Ia mengemukakan bahwa meski telah terjadi kesepakatan pemberian perpanjangan waktu program dana talangan utang Yunani, namun menteri keuangan negara-negara di kawasan Euro masih menanti perjanjian yang harus disepakati, salah satunya pengetatan anggaran Yunani.

“Yunani harus mereformasi anggaran keuangannya agar Uni Eropa menyetujui kelanjutan program ‘bailout’,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, pelaku pasar keuangan juga sedang menanti kebijakan bank sentral AS (the Fed) selanjutnya, meski dalam rapat sebelumnya sinyal kenaikan suku bunga belum akan terjadi dalam waktu dekat, namun situasi itu menjadi menambah ketidak pastian pasar.

“Pasar mengharapkan kejelasan kebijakan the Fed terkait suku bunganya,” ucapnya.

Dari dalam negeri, Rully Nova menambahkan bahwa meningkatnya harga beras sekitar 20-30 persen per kilo gram dapat memicu inflasi pada Februari 2015.

“Situasi itu dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depannya,” katanya.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan bahwa dolar AS mempertahankan penguatannya terhadap mayoritas mata uang utama dunia termasuk rupiah sebelum ketua Federal Reserve Janet Yellen memberikan testimoni kepada Kongres.

“Spekulasi pasar uang saat ini the Fed akan menaikan suku bunga pada tahun ini. Itu dapat mendorong penguatan dolar AS lebih panjang lagi,” katanya Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa (24/2) ini tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp12.866 dibandingkan hari sebelumnya, Senin (23/2) di posisi Rp12.813 per dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ini Alasan Bolt Belum Punya Lisensi di Jawa Barat

Jakarta, Aktual.co —  Dalam kurun waktu setahun, sejak peluncuran komersialnya, Bolt! Super 4G LTE sukses menembus angka lebih dari satu juta pelanggan di kota Jabodetabek serta Bogor. Lantas apakah Bolt akan memperluas jaringannya ke wilayah lainnya, misalnya ke Jawa Barat?

“Kenapa Bolt hanya di Jabodetabek ya? Dan belum meluas seperti di Jawa Barat. Jadi kita itu punya lisensi di dua zona, seperi Jabodetabek dan Banten satu lagi di Sumatra Utara, dan di Jawa Barat kita belum mempunyai lisensinya,” terang Dicky Moechtar, Chief Executive Officer BOLT! Super 4G LTE, kepada Aktual.co, pada Selasa (24/2), di kawasan Kuningan, Jakarta.

Ia kembali menjelaskan, bahwa untuk tahun ini Bolt menargetkan tiga juta pelanggan dengan menggarap pasar Jabodetabek dan Medan.

“Untuk di Jawa Barat, semoga saja kita berharap bisa meluas kesana, untuk saat ini target pasar kita di Jabodetabek dan Medan,” katanya lagi.

Dengan melakukan peningkatan kualitas dan kapasitas layanan melalui penambahan BTS menjadi 4.000. Selain itu, pihak Bolt juga meluncurkan produk-produk yang lebih inovatif, baik dari sisi paket internet, konten maupun perangkat 4G yang ditawarkannya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain