14 April 2026
Beranda blog Halaman 38707

Dua Pelaku Pemukul Wartawan Dicokok Polisi

Jakarta, Aktual.co — Polisi berhasil menangkap dua orang pelaku penganiayaan terhadap wartawan lokal, Randy Yasetiawan Priogo (27).
Kendati berhasil mengungkap, tetapi polisi masih belum menentukan status tersangka dua politisi PAN sebagai salah satu pelakunya melainkan hanya dijadikan saksi saja. Padahal, dugaan awal dua politisi itu ikut terlibat untuk menyuruh pelakunya memukuli korban. 
Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo mengungkapkan, dua pelaku penganiayaan wartawan lokal bernama Muchlis (42) dan Spengli (32).
Kata Siswo, kedua pelaku ditangkap saat melintas di jalan Kartini, Bekasi Timur dengan menggunakan sepeda motor.
“Sedangkan pelaku lainnya, masih dikejar polisi,” ujarnya, Sabtu (21/2).
Diakui Siswo, kedua orang pelaku yang ditangkap itu tanpa melakukan perlawanan, keduanya langsung digiring ke Polresta Bekasi Kota.
“Mereka dijadikan tersangka sesuai keterangan korban dan saksi lainnya, yakni Ketua DPC PAN Bekasi Utara Iriansyah dan Ketua II DPD Kota Bekasi, Faturrahman,” pungkasnya.
Kedua orang pelaku yang sudah ditahan terancam Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan yang dilakukan bersama-sama di depan umum dengan hukuman penjara maksimal lima tahun.

Artikel ini ditulis oleh:

DPR: Aneh, AP 2 Talangi Lion Air, Ada Apa?

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Farid Alfauzi Farid menilai sangat aneh apabila perusahaan maskapai penerbangan sekelas Lion Air masih mengandalkan uang talangan negara.
“Padahal itu cuma untuk ganti rugi penumpang yang hanya empat miliar rupiah, apa iya Lion Air tidak bisa mengeluarkan uang empat miliar. Ini pertanyaan besar bagaimana dengan kebutuhan dana perusahaan lainnya terkait manajemen ‘maintenance’ untuk perawatan armada pesawat, serta pembiayaan teknisi,” tegas dia.
Farid mengatakan, pihaknya akan memanggil direksi PT Angkasa Pura pada masa sidang DPR berikutnya.
Pihaknya ingin memastikan apa yang dilakukan direksi PT Angkasa Pura II tidak melanggar undang-undang.
“Ini menyangkut uang negara. ‘Jangan-jangan pihak Lion Air melakukan tekanan terhadap PT Angkasa Pura II,” seloroh dia.
Sebelumnya PT Angkasa Pura II mengeluarkan dana talangan sebesar empat miliar untuk menalangi “refund” atau dana kompensasi penumpang atas sejumlah “delay” penerbangan.

Artikel ini ditulis oleh:

Menlu: Dubes RI untuk Brasil Dijemput Protokol

Jakarta, Aktual.co —Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, mengatakan, Duta Besar Indonesia untuk Brasil dijemput oleh protokol Kepresidenan Brasil. Penjemputan terhadap Dubes Toto Riyanto terkait dengan rencana penyerahan surat kepercayaan untuk Presiden Dilma Rousseff. Namun begitu tiba di Istana Kepresidenan, surat kepercayaan Dubes Toto justru ditunda untuk diterima oleh Rousseff.
 
“Apa yang dialami dubes kita pada saat akan menyerahkan surat kepercayaan dari Presiden Indonesia kepada Presiden Brasil. Tentunya laporan ini ktia terima dan merupakan satu tindakan yang tidak dapat diterima secara diplomatik,” ucap Menteri Luar Negeri ,Retno Marsudi, Sabtu (21/2) . “Bahwasanya sudah diatur jadwal untuk penyerahan surat kepercayaan. Sudah dijemput protokol dari Pemerintah Brasil dan (Dubes Toto Riyanto) juga sudah berada di tempat dan kemudian tidak jadi menyerahkan surat kepercayaan,” jelas Menlu.

Segera setelah penolakan dari Presiden Brasil, Menlu melakukan konsultasi dengan Presiden Joko Widodo. Salah satu hal dilakukan adalah memanggil Dubes Brasil di Jakarta, untuk menyampaikan protes keras Pemerintah Indonesia. “Semalam (Jumat 20 Februari 2015) kita panggil pukul 22.15 WIB. Pada saat pemanggilan itu pula kita menyerahkan nota protes kita,” lanjut Menlu. Sekali lagi Menlu menyebutkan, nota diplomatik itu yang isinya protes keras Pemerintah Indonesia terhadap tindakan yang tidak diterima dari Pemerintah Brasil.
 
Penolakan yang dilakukan oleh Presiden Brasil ini diduga terkait eksekusi mati terhadap warganya, yang terlibat kasus kejahatan narkotika. Warga Brasil yang tengah menunggu eksekusi mati adalah Rodrigo Gularte. Pria tersebut adalah warga Brasil kedua yang akan dieksekusi mati. Sebelumnya, Marco Archer Cardoso Moreira dieksekusi mati pada Januari 2015 lalu.

Anggota DPR Pertanyakan Dana Talangan AP 2 Ke Lion Air

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Farid Alfauzi menyatakan, pihaknya akan meminta penjelasan PT Angkasa Pura II terkait pengeluaran dana talangan terhadap maskapai Lion Air dalam membayar kompensasi penumpang yang merasa dirugikan akibat keterlambatan jadwal terbang (delay). 
“Bukan kewajiban PT Angkasa Pura II untuk melakukan itu, semua pengelolaan uang negara oleh direksi BUMN harus mengikuti aturan hukum. Pemberian dana talangan itu dapat melanggar peraturan menteri perhubungan nomor 77 tahun 2011 tentang asuransi ‘delay’ pesawat terbang,” kata Farid kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (22/2).
Farid meminta pihak direksi PT Angkasa Pura II segera memberikan kejelasan terkait proses pemberian talangan dana terhadap Lion Air tersebut. 
Selain itu, Farid mendesak supaya Menteri Perhubungan Ignasius Jonan bersikap tegas merespons hal itu.
“Kalau tidak sesuai dengan aturan hukum, maka itu dapat menjadi pertimbangan bagi menteri perhubungan untuk mengambil langkah yang diperlukan terhadap PT Angkasa Pura II,” ujarnya.
Seperti diberitakan, PT Angkasa Pura II menyatakan telah menyiapkan dana talangan sebesar Rp4 miliar untuk biaya refund penumpang Maskapai Lion Air akibat keterlambatan (delay) sejak Rabu 18 Februari hingga Jumat 20 Februari. Namun, biaya yang terpakai hanya sebesar Rp500 juta.
Direktur Pelayanan PT Angkasa Pura II, Ituk Herarindri, mengatakan, proses refund sendiri baru dilaksanakan pada Jumat 20 Februari.

Artikel ini ditulis oleh:

DPR: Presiden Brazil Lecehkan Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Politisi Partai Gerindra, Elnino Husein Mohi geram dengan sikap Presiden Brazil Dilma Rousseff. Presiden negeri Samba itu dengan terang-terangan menolak surat kepercayaan atau credential yang diserahkan oleh Dubes Indonesia Toto Riyanto.
Padahal, Toto sudah berada di dalam istana kepresiden Brazil bersama dengan dubes negara-negara lain.
“Perlakuan itu sangat emosional, tidak sopan, dan melecehkan Indonesia,” kata anggota Komisi I DPR RI, Elnino Husein Mohi di Jakarta, Sabtu (21/2).
Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia yang begitu cepat bereaksi dengan menarik Toto dari Brazil.
“Kita perlu memberi support penuh kepada pemerintah yang menarik Dubes Indonesia dari Brazil dan memanggil Dubes Brazil di Indonesia untuk menyampaikan protes,” katanya.
Atas kejadian yang memalukan Indonesia itu, ia meminta pemerintah menyiapkan diri menghadapi segala konsekuensi yang akan terjadi seperti pembatalan pembelian alat-alat pertahanan dari Brazil, pembatalan impor daging sapi dari Brazil dan lain sebagainya.
Hukuman mati yang dilakukan Indonesia terhadap gembong narkoba, baik WNA maupun WNI adalah bentuk pemerintah melindungi rakyatnya dari ancaman narkoba.
“Hukuman itu menjadi wajib dilakukan oleh Indonesia sebagai usaha untuk melindungi segenap bangsa Indonesia sebagaimana amanat konstitusi kita, dan tidak dapat diintervensi oleh negara manapun,” katanya.
“Kita mesti kuat dan keras melindungi anak-anak bangsa kita dari narkoba dan terorisme. Dan mari kita beri pesan kepada seluruh dunia bahwa Indonesia adalah negara yang merdeka, bersatu dan berdaulat. Cita-cita bangsa yang diwariskan oleh para pendiri Republik Indonesia,” kata Elnino.

Artikel ini ditulis oleh:

Rumah Calon Mertua Messi Dirampok

Jakarta, Aktual.co —Tujuh orang perampok menyatroni rumah calon mertua bintang Barcelona, Lionel Messi, pada Jumat (20/2) waktu setempat. Orang tua kekasih Messi, Antonella Roccuzzo, sempat diikat para perampok. Seperti dikutip dari Daily Mirror, perampokan terjadi di kawasan rumah mewah Funes Hills Miraflores, Santa Fe, Argentina. Total ada tiga rumah yang disatroni tujuh perampok tersebut.

Perampokan terjadi sekitar pukul 04.00 waktu setempat. Tidak ada yang terluka dalam insiden ini, namun para perampok berhasil mengambil uang tunai dan barang berharga yang nilainya miliaran rupiah. Kepolisian setempat mengatakan, perampok sudah mendapatkan informasi mengenai kondisi perumahan mewah tersebut. Pasalnya, mereka berhasil merampok tiga rumah hanya kurang dari satu jam.

Pihak keamanan perumahan baru mengetahui telah terjadi perampokan setelah salah satu pemilik rumah berhasil lolos dari ikatan dan membunyikan alarm. Funes Hills Miraflore hanya berjarak 10 kilometer dari Rosario, tempat di mana Messi dilahirkan. Messi dan Antonella sudah menjadi sepasang kekasih sejak 2008. Pada 2 November 2012, Antonella melahirkan putra Messi, yang kemudian diberi nama Thiago. Messi dan Antonella saat ini tinggal di Barcelona.

“Thiago mengubah hidup saya dan dia yang paling penting. Dulu, jika ada masalah, saya akan meninggalkan rumah. Sekarang, saya kembali ke rumah, melihat putra saya dan semua masalah selesai,” ujar Messi kepada suratkabar El Periodico.

Berita Lain