3 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38746

TPS Pasar Senen

Sejumlah pedagang membenahi kiosnya di tempat penampungan sementara (TPS) pasar Senen, Jakarta, Minggu (6/2/2015).Setelah kebakaran melandaPasar Senen Blok III tahun lalu. Pedagang di pindahkan ke beberapatempat penampungan darurat sementara yang berjumlah 762 kios. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Bra Hitam Selamatkan Nyawa Wanita di Brasil dari Peluru Nyasar

Jakarta, Aktual.co — Tidak disangka kuasa Tuhan untuk menyelamatkan umatnya melalui media apa saja, termasuk melalui Bra wanita.
Bra hitam berenda telah menyelamatkan seorang perempuan di kota Belem, Brasil, dari terjangan peluru panas yang keluar dari pistol kawanan perampok.
Ivete Medeiros, nama perempuan itu, mengaku merasakan “sensasi terbakar” di dadanya ketika peluru nyasar itu mengenai kawat yang menyangga bra-nya.
Seperti dilaporkan Kantor berita Reuters Kamis lalu, Ivete Medeiros baru saja keluar dari sebuah toko di pusat keramaian kota Belem di wilayah Amazon, Brasil, ketika terjadi peristiwa perampokan.
Saat itu dia mendengar bunyi tembakan dan tiba-tiba dia merasakan “dadanya terasa panas”.
Ternyata “sensasi terbakar” itu berasal dari peluru nyasar yang ditembakan kawanan perampok dari seberang jalan. Dan peluru tersebut rupanya mengenai kawat penyangga bra yang dikenakan Medeiros.
“Bukan kawat bra yang menyelamatkan saya, tetapi Tuhan yang telah menyelamatkan saya,” katanya, seraya menunjukkan selongsong peluru yang nyaris melukai atau membunuhnya.
Kemudian Medeiros diberikan pertolongan medis, dan diperbolehkan pulang karena tidak mengalami cidera sedikitpun.
Sang suami mengatakan, semula dirinya khawatir istrinya terbunuh akibat terjangan peluru itu. “Ini pasti campur tangan Ilahi,” kata suaminya berulang-ulang.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Nelayan Berharap Program Sekaya Maritim Mampu Mensejahterakan Kehidupan

Jakarta, Aktual.co — Sebagian nelayan di Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur berharap program Seribu Kampung Nelayan Tangguh Indah Mandiri (Sekaya Maritim) yang diterapkan mulai Februari 2015, mampu mensejahterakan.
“Progran Sekaya Maritim ini kan program peningkatan kehidupan nelayan, dan saya berharap nelayan bisa merasakan manfaat dari program ini,” kata Saiun, salah satu nelayan yang juga merangkap sebagai sekretaris koperasi nelayan di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Minggu (8/2).
Menurut dia, penerapan program Sekaya Maritim itu harus dibarengi dengan pengawasan yang ketat sehingga bisa tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan para nelayan.
Selain itu, dia juga berharap usaha koperasi juga dilibatkan dalam program Sekaya Maritim tersebut. “Koperasi nelayan diharapkan bisa menjadi wadah penyaluran bantuan pemerintah kepada para nelayan. Selain itu, koperasi juga diharapkan bisa menjadi alat pemerintah untuk melepaskan nelayan dari para tengkulak, serta wadah untuk mengembangkan usaha mikro kemaritiman.”
Nelayan lainnya di Desa Sriminosari, Kabupaten Lampung Timur, yang juga mendapatkan program Sekaya Maritim juga menyambut bisa dipergunakan oleh nelayan.
Program Seribu Kampung Nelayan Tangguh Indah Mandiri (Sekaya Maritim) mencakup sejumlah kegiatan, seperti pembangunan infrastruktur jalan, penyediaan sarana kesehatan, menerbitkan sertifikat tanah atas nama nelayan, memberikan bantuan alat tangkap ikan, dan melakukan perbaikan perumahan.
Kabupaten Lampung Timur merupakan satu-satunya kabupaten atau kota di Provinsi Lampung yang mendapatkan program Sekaya Maritim pada tahun ini.
Empat desa di Kabupaten Lampung Timur mendapatkan program Sekaya Maritim pada tahun 2015, yakni Desa Sri Minosari, Karang Anyar, Sukorahayu dan Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai.
Nelayan bersama pemerintah desa setempat antusias menerima program Sekaya Maritim itu karena bertujuan memperbaiki kesejahteraan para nelayan setempat.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Sosialisasi Transmigrasi, Marwan Blusukan ke Pemukiman Kumuh

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar berbincang dengan masyarakat saat blusukan ke perkampungan kumuh di Pulo Nangka, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Minggu (8/2/2015). Kedatangan Marwan Jafar dalam rangka untuk mesosialisasikan program transmigrasi. AKTUAL/MUNZIR

Karyawan Toko di AS Dikejutkan Penemuan Pistol dalam Buku

Jakarta, Aktual.co — Betapa terkejutnya seorang pegawai toko barang bekas di Maine, Amerika Serikat menemukan sebuah pistol yang terselip rapih dalam sebuah buku yang disumbangkan.
Polisi mengatakan bahwa pistol kecil tersebut tersebunyi rapih di dalam buku hardcover yang dikirim ke toko Goodwill di Maine.
“Ini persis seperti yang Anda lihat di film-film mata-mata,” kata Letnan Harold Page kepada Reuters.
Karyawan yang sedang memilah-milah buku sumbangan tersebut menemukan sebuah buku yang mencurigakan.
Menurut juru bicara Goodwill Ken Chistian mengatakan buku berjudul ”Den of Lions” yang ditulis oleh reporter Terry Anderson dari kantor berita Associated Press itu dikirim dari gudang pusat yang menerima sumbangan dari sampah dan toko di seluruh wilayah, sehingga mereka juga tak punya cara untuk melacak pemiliknya.
Goodwill adalah sebuah toko non-profit internasional, menjual sebagian besar barang di toko mereka untuk mendanai program-program sosial.
Christian juga mengatakan karyawan kadang-kadang menemukan sumbangan yang tak terduga, termasuk kaki palsu, video dewasa yang tersembunyi di dalam kotak DVD dengan sampul berbeda hingga gigi palsu, tetapi baru kali ini menemukan pistol.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Gubernur Bali Setuju Rencana Penghapusan PBB

Jakarta, Aktual.co — Gubernur Bali Made Mangku Pastika setuju dengan rencana penghapusan pajak bumi dan bangunan yang digagas Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan.
“Setuju, saya sangat setuju,” katanya di sela-sela kegiatan Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS) di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Minggu (8/2).
Bahkan, menurut dia, kebijakan penghapusan PBB itu supaya diperluas, misalnya untuk kawasan jalur hijau.
Pastika berpandangan selama ini kawasan jalur hijau sulit untuk dipertahankan karena masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut merasa cukup berat untuk membayar pajak bumi dan bangunan.
Terkait dengan imbas terhadap pendapatan daerah, Pastika mengatakan tidak masalah juga karena masih ada sumber pendapatan dari sektor pajak lainnya.
Sebelumnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan mengemukakan rencana penghapusan pajak bumi dan bangunan (PBB) yang akan diberlakukan untuk rumah hunian atau kediaman masyarakat menengah ke bawah.
PBB untuk rumah komersial, seperti restoran, factory outlet (FO) atau pertokoan, perkantoran, hotel, dan rumah kontrakan masih akan diberlakukan.
Ferry mengatakan kalau pemerintah daerah mempunyai komitmen menyejahterakan rakyat tentunya akan menerima rencana itu.
Namun, apabila masih ada kepala daerah yang tetap menolak rencana penghapusan PBB tersebut, pihaknya malah mengajak untuk dilakukan audit PBB di pemerintah daerah yang bersangkutan.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain