2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38750

JPPI: Hilangkan Hukuman Fisik Dalam Pendidikan

Jakarta, Aktual.co —Kita prihatin bahwa para pendidik masih terus menggunakan hukuman fisik dalam pendidikan. Padahal hukuman fisik sering berubah menjadi bentuk penyiksaan yang pasti rendah fungsi pendidikannya, juga tidak ada bukti akurat bahwa tindakan tersebut efektif untuk mendidik seorang siswa.

Demikian dikatakan Abdul Waidl, Koordinator Nasional Jaringan Pementau Pendidikan Indonesia (JPPI), dalam siaran pers yang diterima Aktual.co hari Minggu (8/2).

Pernyataan Abdul Waidl dilatarbelakangi berita seorang siswi SMPN di Kabupaten Majalengka, Lintang (13), yang akhirnya meninggal di Puskesmas, setelah jatuh karena tidak kuat mengelilingi lapangan sebagai hukuman karena tidak mengerjakan pekerjaan rumah (PR).

Abdul Waidl mengingatkan, guru selalu melarang anak-anak melakukan tawuran dan bullying. Larangan tersebut disebabkan kesadaran bahwa kekerasan sama sekali bukan jalan penyelesaian. Kekerasan menimbulkan dendam yang sulit usai, bahkan sering mereproduksi kekerasan baru dan berkelanjutan (terus-menerus).

Atas dasar tersebut, JPPI menyerukan, agar semua bentuk kekerasan atau hukuman fisik dihilangkan dari proses pendidikan. Semua pemangku kepentingan pendidikan bersama-sama mencari jalan keluar setiap kali ada masalah dalam proses belajar, termasuk ketika seorang anak tidak bersedia mengerjakan PR. Karena, bisa jadi hal tersebut disebabkan guru yang perlu lebih kreatif menjalankan proses belajar-mengajar, sehingga menjadi lebih menyenangkan dan anak tertarik untuk terlibat aktif.

Artikel ini ditulis oleh:

Prancis-RI Bahas Proyek “Marine Techno-Park” Minggu Ini

Jakarta, Aktual.co —Duta Besar Prancis untuk Indonesia dan Timor Leste Corinne Breuze mengatakan, pembahasan proyek pembangunan “Marine Techno Park” di Kalimantan Timur akan dilakukan minggu ini saat kunjungan Menteri Luar Negeri dan Pembangunan Prancis Laurent Fabius ke Jakarta.

“Proyek maritim tersebut akan dibahas minggu ini bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia Indroyono Soesilo dalam pertemuan dengan Menlu Fabius dan para pengusaha Prancis,” ujar Corinne Breuze kepada Antara di Jakarta, Sabtu (7/2).

Kunjungan resmi Menlu Laurent Fabius beserta belasan pengusaha tersebut diadakan atas undangan Menlu Indonesia Retno Marsudi dan dilaksanakan pada 10-11 Februari 2015.

Breuze melanjutkan, pihak Prancis dan Indonesia sama-sama tertarik akan proyek yang dilaksanakan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur itu.”Indonesia telah memberitahukan kepada kami rencana pembangunan ini dan Prancis sangat tertarik untuk bergabung dan merealisasikannya,” kata Corinne.

“Marine Techno-Park” ini sendiri merupakan pusat penelitian dan pengembangan ilmu dan teknologi bidang kelautan. Nantinya direncanakan area ini difungsikan sebagai pusat teknologi kelautan, pangkalan kapal-kapal riset Indonesia serta kawasan industri pertambangan minyak dan gas lepas pantai.

Selain itu “Marine Techno-Park” akan menjadi pusat kegiatan riset biota-biota laut seperti mangrove, terumbu karang dan-lain-lain, serta pengembangan sumber daya kemaritiman yang bekerja sama dengan beberapa universitas Prancis.

Artikel ini ditulis oleh:

Ronaldo: Kalah 4-0, Real Madrid Kurang Bugar

Jakarta, Aktual.co —Setelah timnya dikalahkan Atletico Madrid 4-0, Cristiano Ronaldo mengatakan akan melupakannya sesegera mungkin dan mengakui bahwa Real Madrid kekurangan semangat dan kebugaran fisik.

“Kami sangat buruk dalam semua hal. Hari ini harus dilupakan sesegera mungkin karena Real Madrid tak bisa menerima dikalahkan tim manapun di dunia dengan empat gol tanpa balas,” kata Ronaldo seperti dilansir laman Marca, Minggu (8/2).

Ia mengakui bahwa timnya kurang bersemangat dan tidak bersikap dengan tepat. “Sebenarnya kami tidak harus menggunakan hal tersebut untuk berdalih. Tetapi itulah kenyataannya” kata dia.

Ronaldo mengatakan bahwa timnya harus tetap berpikir positif untuk menyongsong laga-laga berikutnya.

Ia juga mengungkapkan dinamika derby Madrid yang telah berubah. “Itulah faktanya. Dalam beberapa pertandingan terakhir kami belum berhasil mengalahkan Atletico. Padahal lebih dari dua tahun lalu Atletico belum pernah mengalahkan Real Madrid selama 18 atau 20 tahun,” ujarnya.

“Kami harus kembali menjadi Real Madrid yang dulu, yang bisa mengalahkan Atletico Madrid. Tapi saya yakin kami akan kembali memenangkan laga,” kata Ronaldo.

Artikel ini ditulis oleh:

Cadangan Devisa Meningkat US$ 3 Miliar, Utang pun Meningkat

Jakarta, Aktual.co — Bank Indonesia (BI) melaporkan jumlah cadangan devisaIndonesia pada akhir Januari 2015 sebesar US$ 114,2 miliar, meningkat US$ 3miliar dari posisi Desember 2014 yang sebesar US$ 111,9 miliar. Penguatancadangan devisa salah satunya dari penarikan utang pemerintah sebesar US$ 4miliar melalui penerbitan obligasi dolar AS (global bond), seperti yang dikuti CNN Indonesia.com.

Direktur Departemen Komunikasi BI Peter Jacob mengatakan selain karena lelangglobal bond, peningkatan cadangan devisa juga berkat meningkatnya simpanandeposito valuta asing perbankan di BI dan peningkatan hasil ekspor migaspemerintah. “Serta adanya penerimaan Pemerintah lainnya dalam valuta asingyang melebihi pengeluaran untuk pembayaran utang luar negeri Pemerintah,”ujar Peter dalam rilis resmi BI yang dikutip, Sabtu (7/2).

Posisi cadangan devisa per akhir Januari 2015 ini, menurut Peter, dapatmendanai 6,8 bulan kegiatan impor atau 6,6 bulan impor dan pembayaran utangluar negeri Pemerintah. Posisi ini juga berada di atas standar kecukupaninternasional sekitar 3 bulan impor. “Bank Indonesia menilai levelcadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjagakesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan,” ujar Peter.

Januari lalu pemerintah telah melelang dua varian obligasi berdenominasi dolarAS, yakni seri RI0125 dan RI0145. Nominal yang diterbitkan untuk masing-masingobligasi tersebut sebesar US$ 2 miliar dari total pemesanan (order-book)mencapai US$19,3 miliar. Dengan demikian terjadi kelebihan permintaan (oversubscription)sebanyak 4,8 kali. “Pemerintah telah menarik seluruh dana hasil penerbitanglobal bond senilai US$ 4 miliar dari Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atauThe Federal Reserve,” ujar Direktur Jenderal Pengelola Utang RobertPakpahan Januari lalu.

RI0125 merupakan obligasi valas bertenor 10 tahun atau jatuh tempo pada 15januari 2025. Sedangkan jangka waktu jatuh tempo untuk RI0145 pada 15 Januari2045 atau bertenor 30 tahun. Dari kedua SUN tersebut terlihat paling banyakdiminati oleh investor AS, yakni 48 persen untuk global bond seri RI0125 dan 53persen untuk seri RI0145.

Gandeng Proton, Jokowi Dinilai Matikan Mobil Lokal

Jakarta, Aktual.co —Asosiasi Industri Automotif Nusantara (Asianusa) meminta Presiden Joko Widodo konsisten di dalam program mobil nasional yang kembali dirintis pelaku usaha otomotif lokal sejak 2010 silam. Desakan ini menyusul adanya rencana kerjasama antara pabrikan mobil asal Malaysia yakni, Proton Holdings Berhad dengan PT Adiperkasa Citra Lestari (ACL) mengenai program mobil nasional Indonesia yang disaksikan oleh Jokowi, Jumat (6/2) di Malaysia.

“Harus diingat bahwa tidak ada satupun negara maju di dunia yang tidak memiliki produknya (mobil) sendiri. Kalau sampai akhirnya program mobnas bekerjasama dengan Malaysia, apa bisa Indonesia menjadi negara maju?” tegas Ibnu, Sabtu (7/2). Ibnu mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengembangkan sedikitnya 3 produk mobil yang hampir 90 persen komponennya berasal dari dalam negeri (local content).

Ketiga produk mobil tersebut meliputi Tawon, FIN Komodo dan GEA yang saat ini tengah dijajaki di pasar domestik. Selain itu, terdapat pula beberapa pengembangan produk mobil berbasiskan energi ramah lingkungan seperti mobil listrik ciptaan Dasep Ahmadi hingga mobil Wakaba, Borneo dan Kancil.

Berangkat dari hal tersebut, ia pun mendesak Jokowi untuk lebih mengedepankan kepentingan industri dalam negeri untuk merealisasikan program mobil nasional. “Kalau pada akhirnya Presiden lebih memilih (produsen) Malaysia dalam mobnas, berarti beliau tidak percaya dan menghargai kemampuan anak bangsa. Kami itu sudah memiliki roadmap industri mobil nasional hingga 21 tahun mendatang sejak 2010, tinggal dievaluasi bersama saja kalau ada kekurangan,” cetusnya.

Dalam roadmap Asianusa, terang Ibnu, program mobil nasional yang ia rancang dibagi kedalam tiga tahap yakni Bayi, ABG (Anak Baru Gede), dan Remaja. Pada tahap pertama atau Bayi, program mobnas diawali dengan upaya riset serta penyempunaan pada produk yang dihasilkan. Sedangkan pada tahap kedua atau ABG, program mobnas akan memasuki tahap uji typing, riset pasar hingga menjalin kerjasama mengenai pembiayaan.

Barulah pada tahap ketiga atau Remaja, tahapannya meliputi produksi masal hingga penawaran ke pasar dalam dan luar negeri. “Agak aneh juga, sewaktu di Solo dulu beliau sangat mendukung Mobil Asemka yang dibuat oleh teman-teman SMK. Tapi kenapa sekarang jadi tidak konsisten begini,” sesal Ibnu.

Pengamat kebijakan publik, Darmaningtyas menambahkan, dengan mendukung program mobnas yang dirintis pelaku industri otomotif domestik pemerintah akan memperoleh keuntungan lebih, diantarannya peningkatan angka local content. “Akan berbeda ketika perusahaan asing diundang kesini dan membuat pabrik mobilnya disini. Walau konsekuensinya program mobnas domestik akan lebih lama direalisasikan, tapi keuntungan dan kebanggaanya akan lebih besar,” tutur Darmaningtyas.

PM Jepang Bertekad Selesaikan Sengketa Pulau dengan Rusia

Jakarta, Aktual.co —Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe bertekad menyelesaikan sengketa deretan pulau kecil dengan Rusia, yang selama ini sama-sama diklaim kedua negara. Hubungan Tokyo dengan Moskow terganggu selama berdekade-dekade atas status empat pulau kecil di Samudera Pasifik. Jepang menyebutnya sebagai Wilayah Utara, sementara Rusia menamakannya Kurils Selatan, seperti yang dikutip Metrotvnews.com.

“Seperti yang sudah saya sepakati dengan (Presiden Rusia Vladimir) Putin, sangatlah aneh jika Jepang dan Rusia tidak menyelesaikan masalah ini dengan perjanjian perdamaian,” tutur Abe dalam pertemuan tahunan di Tokyo, Sabtu (7/2). “Saya bertekad menyelesaikan masalah ini dengan berpegang pada kebijakan fundamental pemerintahan dan membuat perjanjian damai dengan Rusia,” tambah dia, seperti dikutip AFP.

Pasukan Soviet menguasai empat pulau kecil itu setelah Jepang menyerah pada Perang Dunia II. Tokyo mengatakan deretan pulau itu kini dikuasai secara ilegal oleh Rusia. Jepang menggelar pertemuan tahunan pada 7 Februari sebagai penanda dibuatnya perjanjian bilateral batas negara dengan Rusia pada 1855.

Berita Lain